Anda di halaman 1dari 8

Judul : Mengatasi Krisis Energi Dengan Memanfaatkan Aliran Pangkung Sebagai Sumber

Pembangkit Listrik Alternatif


Latar Belakang
Masyarakat pedesaan selama ini memang masih sangat tertinggal dalam hal pemanfaatan
energi listrik rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan minimal khususnya untuk penerangan
dimalam hari. Sumber daya alam yang tersedia memang belum dimanfaatkan secara maksimal,
akibat keterbatasan pengetahuan, dana dan perhatian pemerintah akan kesejahteraan masyarakat
pedesaaan yang jauh dan terpencil khususnya seperti di Dusun Gambuk, Kecamatan Pupuan,
Kabupaten Tabanan Bali. Selama ini masyarakat yang notabene adalah petani penggarap untuk
perkebunan seperti kopi, coklat, cengkeh yang nilai jualnya tidak tetap sesuai dengan
perkembangan harga pasar. Semua ini membuat kesejahtraan petani menjadi urutan yang paling
akhir. Untuk kebutuhan energi rumah tangga selama ini mengandalkan minyak tanah untuk
penerangan dan kayu bakar untuk memasak. Dusun gambuk dengan penduduk yang tinggalnya
saling berjauhan antara satu rumah dengan rumah yang lainnya dan dengan kondisi rumah
sederhana memang bukan menjadi tempat tinggal yang permanen selamanya. Masyarakat akan
tinggal menggarap hasil kebun kirakira 6-8 bulan dilokasi, selain itu tinggal di dusun yang lebih
mudah akses ke jalan raya yang lebih besar seperti dusun Padangan, Batungsel, Pajahan dan
Pupuan. Dengan lokasi yang sangat strategis dan memanfaatkan sumber energi yang murah dan
diharapkan bisa membantu masyarakat petani di Dusun gambuk dapat memenuhi sumber energy
terutama untuk penerangan dimalam hari.
Potensi alam yang ada memang sangat memungkinkan bisa dimanfaatkan sebagai salah satu
usaha untuk mengatasi masalah kemiskinan. Dengan memanfaatkan energi terbarukan, sebagai
upaya untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Keterbatasan sumber energi dari
minyak bumi membuat usaha untuk mencari sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan
dan murah. Ekonomi masyarakat pedesaan selama ini merupakan masalah pemerintah yang tidak
kunjung selesai, karena kemiskinan dan pendapatan perkapita masyarakat yang rendah dan
derajat pendidikan yang relatif rendah menambah semakin sulitnya masyarakat pedesaan untuk
maju dan berkembang disamping akses jalan yang menjadi masalah. Dengan memanfaatkan
aliran air yang mengalir pada sungai kecil / Pangkung sebagai pembangkit tenaga listrik akan
sangat membantu masyarakat setempat dalam mendapatkan Listrik secara swadaya.Dengan

metode Vertex dengan sumbu axial, sangat memungkinkan mengingat potensi alam yang sangat
mendukung. Energi listrik yang bersumber dari Air merupakan sumber energi yang murah, dapat
dimanfaatkan untuk penerangan rumah tangga masyaarakat dimalam hari khususnya di Dusun
Gambuk, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan Bali yang selama ini memanfaatkan minyak
tanah dengan harga yang relatif mahal. Dengan memanfaatkan potensi lingkungan yang ada
berupa aliran kali (pangkung) sebagai pembangkit listrik sederhana dengan kapasitas kecil. Lebih
diutamakan disaat musim penghujan, air kali (pangkung) yang mengalir terbuang percuma, yang
dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik. Tersedianya listrik secara swadaya dan murah,
akan sangat membantu meringankan beban masyarakan ditengah-tengah kemiskinan yang tidak
kunjung usai. Berdasarkan latar belakang masalah diatas, perlu adanya pemanfaatkan Aliran
Pangkung Sebagai Sumber Pembangkit Listrik Alternatif agar dapat mengurangi beban hidup
warga.

Rumusan Masalah
a. Bagaimana mengatasi krisis energi dengan memanfaatkan aliran pangkung sebagai
sumber pembangkit listrik alternatif?
b. Teknologi apa saja yang dapat digunakan untuk mengatasi krisis energi dengan
memanfaatkan aliran pangkung sebagai sumber pembangkit listrik alternatif?
c. Apa saja manfaat mengatasi krisis energi dengan memanfaatkan aliran pangkung
sebagai sumber pembangkit listrik alternatif bagi manusia dan lingkungan atau alam?
Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah adalah untuk membantu mengadakan sumber energi listrik dalam
sekala kecil dengan memanfaatkan aliran air kali / pangkung sebagai penggerak turbin pemutar
generator. Kemudian mengetahui bagaimana mengatasi krisis energi dengan memanfaatkan aliran
pangkung sebagai sumber pembangkit listrik alternatif, teknologi apa saja yang dapat digunakan
dalam memanfaatkan pangkung tersebut, dan manfaat apa yang ditimbulkan dari pemanfaatan
pangkung bagi masyarakat dan lingkungan
Manfaat Penelitian

Adapun manfaat dalam penelitian ini adalah :


1. Membantu usaha-usaha pemerintah dalam menciptakan pemerataan kesejahteraan
masyarakat yang masih ada pada garis kemiskinan, sebagai wujud peran serta akademisi
dalam memanfaatkan energy listrik yang didapat dari potensi alam yang ada.
2. Masyarakat menjadi tahu bahwa potensi alam yang ada, dapat dimanfaatkan sebagai
salah satu usaha untuk mengatasi masalah energi di desa tersebut.
3. Dengan tersedianya listrik secara swadaya dan murah tersebut, akan sangat membantu
meringankan beban masyarakat ditengah-tengah kemiskinan yang tidak kunjung usai.
4. Dengan adanya sumber pembangkit listrik alternatif tersebut, sebagai upaya untuk
mengurangi ketergantungan pada energi fosil yang terbatas.
Tinjauan Pustaka
a. Pengertian Energi
Menurut Campbell, Reece, dan Mitchell, energi adalah kemampuan untuk
mengatur ulang materi. Energi secara singkat adalah kapasitas atau kemampuan untuk
melaksanakan pekerjaan. Menurut Arif Alfatah dan Muji Lestari, energi adalah sesuatu
yang sangat dibutuhkan oleh tubuh agar dapat melakukan obyek bisnis. pada
kenyataannya, setiap usaha dilakukan selalu ada perubahan. Kurang lebih sama dengan
pendapat Arif & Muji, Aip Saripudin juga berpendapat energi adalah kemampuan untuk
melakukan bisnis. Sedangkan Menurut Michael J. Moran, energi adalah konsep dasar
termodinamika yang menjadi salah satu aspek penting dari analisis teknis. Tak jauh
berbeda menurut Alvin Hadivvono, energi adalah segala sesuatu yang bergerak, dan
memiliki hubungan dengan ruang dan waktu. Sumantoro juga mendefinisikan, energi
adalah kemampuan untuk melakukan pekerjaan seperti mendorong atau memindahkan
objek. Berbeda dengan pendapat lain menurut Einstein, energi adalah produk dari massa
dan kuadrat kecepatan cahaya. Jadi, pada dasarnya energi dipakai untuk melakukan suatu
pekerjaan, menghasilkan suatu usaha juga dibutuhkan energi. Begitu pentingnya energi
dalam kehidupan makhluk hidup, terutama manusia yang mampu meningkatkan
teknologi yang menopang kehidupannya dengan memanfaatkan energi.
b. Pemanfaatan Energi
1. Energi Panas Bumi
Energi panas bumi berasal dari peluruhan radioaktif di pusat Bumi, yang membuat
Bumi panas dari dalam, serta dari panas matahari yang membuat panas permukaan
bumi. Ada tiga cara pemanfaatan panas bumi:

Sebagai tenaga pembangkit listrik dan digunakan dalam bentuk listrik

Sebagai sumber panas yang dimanfaatkan secara langsung menggunakan pipa


ke perut bumi

Sebagai pompa panas yang dipompa langsung dari perut bumi

2. Energi surya
Tenaga surya dapat digunakan untuk:

Menghasilkan listrik menggunakan sel surya

Menghasilkan listrik Menggunakan menara surya

Memanaskan gedung secara langsung

Memanaskan gedung melalui pompa panas

Memanaskan makanan Menggunakan oven surya.

Memanaskan air melalui alat pemanas air bertenaga surya

Tentu saja matahari tidak memberikan energi yang konstan untuk setiap titik di bumi,
sehingga penggunaannya terbatas. Sel surya sering digunakan untuk mengisi daya
baterai, di siang hari dan daya dari baterai tersebut digunakan di malam hari ketika
cahaya matahari tidak tersedia.
3. Tenaga Angin
Perbedaan temperatur di dua tempat yang berbeda menghasilkan tekanan udara yang
berbeda, sehingga menghasilkan angin. Angin adalah gerakan materi (udara) dan
telah diketahui sejak lama mampu menggerakkan turbin. Turbin angin dimanfaatkan
untuk menghasilkan energi kinetik maupun energi listrik. Energi yang tersedia dari
angin adalah fungsi dari kecepatan angin; ketika kecepatan angin meningkat, maka
energi keluarannya juga meningkat hingga ke batas maksimum energi yang mampu
dihasilkan turbin tersebut[5]. Wilayah dengan angin yang lebih kuat dan konstan
seperti lepas pantai dan dataran tinggi, biasanya diutamakan untuk dibangun "ladang
angin".
4. Tenaga air
Energi air digunakan karena memiliki massa dan mampu mengalir. Air memiliki
massa jenis 800 kali dibandingkan udara. Bahkan gerakan air yang lambat mampu
diubah ke dalam bentuk energi lain. Turbin air didesain untuk mendapatkan energi
dari berbagai jenis reservoir, yang diperhitungkan dari jumlah massa air, ketinggian,
hingga kecepatan air. Energi air dimanfaatkan dalam bentuk:

Bendungan pembangkit listrik. Yang terbesar adalah Three Gorges dam di


China.

Mikrohidro yang dibangun untuk membangkitkan listrik hingga skala 100


kilowatt. Umumnya dipakai di daerah terpencil yang memiliki banyak sumber
air.

Run-of-the-river yang dibangun dengan memanfaatkan energi kinetik dari


aliran air tanpa membutuhkan reservoir air yang besar.

5. Biomassa
Ada tiga bentuk penggunaan biomassa, yaitu secara padat, cair, dan gas [8]. Dan
secara umum ada dua metode dalam memproduksi biomassa, yaitu dengan
menumbuhkan organisme penghasil biomassa dan menggunakan bahan sisa hasil
industri pengolahan makhluk hidup.

Bahan bakar bio cair

Biomassa padat

Biogas

c. Permasalahan Energi
Permasalahan energi bagi kelangsungan hidup manusia merupakan masalah besar yang
dihadapi oleh hampir seluruh negara di dunia ini. Inti permasalahan energi dunia adalah
ketidakseimbangan permintaan (demand) dan penawaran (supply) serta akses terhadap
sumber daya energi. Berbagai faktor yang menciptakan ketidakseimbangan tersebut
antara lain adalah pesatnya laju pertambahan penduduk dan masifnya industrialisasi
dunia. Hal ini meningkatkan konsumsi energi dunia secara drastis dan mengakibatkan
tersedotnya cadangan energi khususnya energi fosil.

Metode

Metode

a. Sistematika Penelitian
Sistematika penelitian direncanakan agar penelitian dapat dilakukan
secara bertahap dengan sistematikan sebagai berikut :
1. Survey lapangan,
2. Dilanjutkan dengan analisa kelayakan

3. Diteruskan dengan rancangan disain


4. Dilakukan analisa perhitungan secara

teoritis

dengan

memanfaatkan data-data lapangan sebagai parameter.


5. Implementasi berdasarkan rancangan yang sudah dianalisis secara
teoritis.
6. Setelah itu baru tahapan uji coba.
7. Dilakukan audit data yang didapat dari hasil ujicoba.
8. Dilakukan perbaikan desain sebagai tahapan penyempurnaan dari
desain yang sebelumnya.
9. Penulisan Laporan
10. Desiminasi hasil Penelitian
b. Penerapan Hasil Penelitian
Dikarenakan penelitian yang bersifat terapan maka begitu
penelitian selesai sesuai dengan sistematika yang telah dituliskan diatas
akan dapat secara langsung dinikmati oleh Massyarakat Dusun Gambuk,
Kecamatan Papuan, Kabupaten Tabanan Bali, berupa penyediaan tenaga
listrik untuk penerangan dimalam hari.
c. Kebaruan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat
Penelitian ini kalau dilihat dari ilmu yang akan diimplementasikan
merupakan hal yang baru bagi masyarakat yang dapat memanfaatkan
energi listrik yang dihasilkan dari aliran air kali yang memang
memungkinkan untuk memutar kincir terutama dimusim penghujan.
Dengan adanya penelitian ini masyarakat secara nyata terbantu
walau dengan jumlah yang masih terbatas, namun dengan implementasi
penelitian ini diharapkan bisa menjadi acuan dari pemerintah daerah
kabupaten Tabanan untuk meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam
yang selama ini belum tergali secara baik.
d. Luaran Kegiatan
Luaran kegiatan yang diharapkan dari penelitian ini adalah:
1. Adanya pembangkit listrik tenaga air sederhana yang dapat
dimanfaatkan masyarakat Dusun Gambuk, Kecamatan Pupuan,

Kabupaten Tabanan Bali sebagai media penerangan dimalam


hari dengan memanfaatkan sumber daya alam berupa aliran kali
(pangkung) yang digunakan memutar kincir air.
2. Hasil penelitian yang dituliskan dalam bentuk artikel ilmiah yang
dituliskan dalam jurnal ilmiah nasional / jurnal ilmiah nasional
yang terakreditas.

Pembahasan
Penelitian ini merupakan sebagai usaha untuk mengatasi krisis listrik yang terjadi dewasa ini,
ditengah-tengah keterbatasan masyarakat pedesaan yang bergulat dengan kemiskinan akibat
terbatasnya kemampuan yang dimiliki. Energi listrik yang didapat dari potensi alam yang ada,
sebagai wujud peran serta kalangan akademisi membantu usaha usaha pemerintah menciptakan
pemerataan kesejateraan masyarakat dengan yang masih ada pada garis kemiskinan. Dengan

ketersediaan energi listrik untuk penerangan dimalam hari akan menciptakan kesempatan
masyarakat di Dusun Gambuk, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan Bali dapat menikmati
energi listrik. Energi terbarukan yang ada secara tidak langsung mendukung program pemerintah
untuk mengurangi masyarakat miskin di pedesaan yang terpencil dan akses yang sulit dari
lalulintas transportasi dan komunikasi. Dengan adanya penelitian ini masyarakat secara nyata
terbantu walau dengan jumlah yang masih terbatas.
Kesimpulan
Energi bisa diartikan sebagai kemampuan untuk melakukan usaha. Kita dapat mengamati dan
memahaminya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari wujud dari energi. Energi dari
berbagai sumber dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti sumber energi panas
bumi, energi surya, tenaga angin, tenga air, dan biomassa. Kesadaran bahwa energi tak bisa
dipisahkan dari kehidupan manusia harus didukung juga dengan kesadaran untuk menghemat
energi karena energi tidak dapat diperbarui dan bisa habis sewaktu-waktu. Kehabisan energi
merupakan masalah didunia. Maka dari itu setiap negera di dunia melakukan penghematan

energi, agar dapat menghindari permasalahan krisis energi, yang bisa dilakukan dengan berbagai
cara, salah satunya pemanfaatan Aliran Pangkung Sebagai Sumber Pembangkit Listrik Alternatif.
Saran
Pemerintah hendaknya lebih memperhatikan mengenai krisis listrik yang terjadi dewasa
ini, khususnya pada masyarakat pedesaan yang jauh dan terpencil. Masyarakat pedesaan selama
ini memang sangat tertinggal dalam hal pemanfaatan energi listrik rumah tangga, khususnya untk
peneragan di malam hari. Sumber daya alam yang tersedia memang belum dimanfaatkan secara
maksimal akibat keterbatasan pengetahuan, dana, dan kurangnya perhatian pemerintah. Untuk itu
perhatian dari pemerintah sangatlah penting guna tersedianya listrik secara swadaya dan murah,
akan sangat membantu meringankan beban masyarakat ditengah-tengah kemiskinan yang tidak
kunjung usai.