Anda di halaman 1dari 19

FIBROADENOMA

MAMMAE

PAYUDARA

FIBROADENOMA MAMMA

Definisi
tumor jinak yang
sering terjadi di
payudara. Benjolan
tersebut
berasal
dari jaringan fibrosa
(mesenkim)
dan
jaringan glanduler
(epitel)
yang
berada di payudara

tumor
jinak
pada
payudara yang paling
umum ditemukan

FIBROADEN
OMA
MAMMAE

relatif
jarang
ditemukan
pada
payudara
wanita
postmenopause

Epidemiologi
penyakit payudara tersering kedua
yang
menyebabkan
benjolan
di
payudara
wanita dengan usia 21-25 tahun
> 5% terjadi pada usia di atas 50
prevalensinya lebih dari 9% populasi
wanita terkena fibroadenoma

Etiologi
PENINGKATAN AKTIVITAS
ESTROGEN
FAKTOR GENETIK
Faktor predisposisi :
Usia : < 30 tahun
Jenis kelamin
Pekerjaan
Diet
Stress

Patofisiologi
sensitivitas jaringan setempat yang berlebihan
terhadap estrogen mamary displasia
proliferasi abnormal jaringan periduktus ke
dalam lobulus
sering ditemukan di kuadran lateral atas karena
di bagian ini distribusi kelenjar paling banyak.
Pada gambaran histologis menunjukkan stroma
dengan proliferasi fibroblast yang mengelilingi
kelenjar dan rongga kistik yang dilapisi epitel
dengan bentuk dan ukuran yang berbeda.

Klasifikasi
Pembagian fibroadenoma
berdasarkan histologik yaitu :
Fibroadenoma
Pericanaliculare

Fibroadenoma
intracanaliculare

Gambaran Klinis
Fibroadenoma
mammae biasanya
tidak menimbulkan
gejala dan ditemukan
secara kebetulan
Pada 10-15% kasus,
fibroadenoma
mammae bersifat
Benjolannya
majemukbersifat
keras,
kenyal,
dan
tidak
nyeri
tekan,
bulat, berbatas tegas
dan
pada
palpasi
terkesan mobile

Diagnosa
Anamnesa
pemeriksaan fisik (phisycal
examination)
Pemeriksaan penunjang :
Mammography atau ultrasound
Fine Needle Aspiration Cytology (FNAC)

TEKNIK SADARI

Teknik ini dilakukan


dari mulai pubertas,
dilakukan sebulan
sekali secara teratur

mammography

Mammography
digunakan untuk
membantu diagnosis
Mammografi ini
dapat mendeteksi
tumor-tumor yang
secara palpasi tidak
teraba
sangat baik untuk
diagnosis dini dan
screening,
ketetapan 83-95%

FNAC
(Fine Needle
Aspiration
Cytology)

mengambil
sel
dari
fibroadenoma dengan
menggunakan
penghisap
berupa
sebuah
jarum
yang
dimasukkan
pada
suntikan.
Dari
alat
tersebut
kita
dapat
memperoleh sel yang
terdapat
pada
fibroadenoma, lalu hasil
pengambilan tersebut
dikirim ke laboratorium
patologi untuk diperiksa
di bawah mikroskop

Dibawah mikroskop tumor tersebut tampak


seperti berikut:
1. Tampak jaringan tumor yang berasal
dari mesenkim (jaringan ikat fibrosa)
dan berasal dari epitel (epitel kelenjar)
yang berbentuk lobus-lobus
2. Lobuli terdiri atas jaringan ikat kolagen
dan saluran kelenjar yang berbentuk
bular (perikanalikuler) atau bercabang
(intrakanalikuler)
3. Saluran tersebut dibatasi sel-sel yang
berbentuk kuboid atau kolumnar
pendek uniform

Tata laksana
Terapi

operasi pengangkatan tumor

biasanya
dilakukan
general
anaesthetic
pada
operasi
ini.
Operasi ini tidak akan merubah
bentuk dari payudara, tetapi hanya
akan
meninggalkan
luka
atau
jaringan parut yang nanti akan
diganti oleh jaringan normal secara

Prognosis
baik, bila diangkat
dengan sempurna, tetapi
bila masih terdapat
jaringan sisa pada saat
operasi dapat kambuh
kembali
Kecil kemungkinan FAM
menjadi kanker.