Anda di halaman 1dari 11

Smart Solution

TAHUN PELAJARAN 2013/2014


Disusun Per Indikator Kisi-Kisi UN 2013

Disusun Oleh :

Pak Anang - Blogspot

Page 1 of 11

SKL 3. Memahami konsep kalor dan prinsip konservasi kalor, serta sifat gas ideal, dan perubahannya yang
menyangkut hukum termodinamika dalam penerapannya mesin kalor.

3.1. Menentukan pengaruh kalor terhadap suatu zat, perpindahan kalor, atau asas Black dalam
pemecahan masalah.
masalah.

Konduksi
?@

A CDE
@
B
F

Kalor

Perubahan Suhu

Perubahan Wujud
3 @ IM
3 @ IN

3 @ IJL

Suhu naik Menyerap kalor


Suhu turun Melepas kalor

Padat

100C
0C

Es

34

Air

Uap

37

34
37
38
39
3:

38

@ IPQ JPQ L
@ IM
@ IRST JRST L
@ IN
@ IURV JURV L

Asas Black
3QPTRV @ 3WPVRQ

Page 2 of 11

39

Cair

Menyerap kalor

Melepas kalor

Tidak mungkin keduanya


terjadi bersamaan

Diagram

Gas

3:

SMART SOLUTION:

DUA BATANG BERBEDA DAN UKURAN BERBEDA

Menentukan suhu sambungan dua batang


Ingat dan pahamilah dulu konsep konduksi yang akan digunakan dalam cara cepat ini.
Z@

3 \]L
@
[
M

L_

Lb

La

Kalor per satuan waktu yang ada di titik sambungan adalah sama. Misal L_ < La
3_ 3a
@
[
[
\_ ]_ (Lb L_ ) \a ]a (La Lb )

@
M_
Ma
\_ ]_
\a ]a
(Lb L_ ) @
(La Lb )

M_
Ma
\_ ]_
\_ ]_
\a ]a
\a ]a
d
e Lb d
e L_ @ d
e La d
e Lb
M_
M_
Ma
Ma
\_ ]_
\_ ]_
\a ]a
\a ]a
d
e Lb + d
e Lb @ d
e L_ + d
e La
M_
M_
Ma
Ma
\ ]
\ ]
g _ _ h L_ + g a a h La
M_
Ma

Lb @
\ ]
\ ]
g _ _h + g a ah
M_
Ma

Dari penurunan rumus tersebut kita bisa menarik kesimpulan nilai g

i j _j
kj

h dan g

pembanding saja, sehingga cara cepat untuk mencari suhu sambungan yaitu:
\]L
M h
Lb @
\]
g M h
g

i l _l
kl

h hanyalah

DUA BATANG BERBEDA DAN UKURAN SAMA

Menentukan suhu sambungan dua batang

Bila ukuran batang sama maka coret variabel yang dianggap sama.
\]L
M h
Lb @
\]
g M h
g

Lb @

(\L)
\

TRIK SUPERKILAT:

1. Tentukan suhu terendah, misalkan L_ .


2. Tentukan selisih suhu L @ La L_
i _
i _
3. Cari nilai pembanding untuk L_ dan La yaitu g j jh dan g l l h.
kj

kl

4. Lihat ukuran (luas atau panjang) batang sama apa nggak. Jika sama coret saja variabelnya.
5. Besar suhu sambungan adalah:
pembanding B
Lb @ L_ + d
e L
pembanding A + pembanding B
rstu \uw?

Page 3 of 11

PENCAMPURAN DUA ZAT YANG BERBEDA


BERBEDA (KALOR JENISNYA BERBEDA)

Menentukan suhu akhir campuran

Identik dengan konsep konduksi dua batang berbeda jenis di halaman sebelumnya, rumus untuk
menentukan suhu akhir campuran:
L| @

(IJL)
(IJ)

dengan (IJ) adalah nilai pembandingnya!

PENCAMPURAN DUA ZAT YANG SAMA (KALOR JENISNYA SAMA)


Menentukan suhu akhir campuran

Karena jenis zat sama, maka kalor jenisnya (J) sama, sehingga variabel J dicoret.
L| @

(IJL)
(IJ)

dengan I adalah nilai pembandingnya!

Catatan:

Untuk menentukan suhu akhir, massa, atau kalor jenis bisa juga menggunakan rumus cepat tadi.

PENCAMPURAN DISERTAI PERUBAHAN WUJUD ZAT

Menentukan suhu akhir campuran

Khusus untuk pencampuran es 0C dan air (satuan kalor harus kalori), berlaku TRIK SUPERKILAT:
L| @

IRST LRST IPQ 80


IRST + IPQ

Page 4 of 11

CONTOH SOAL
DUA BATANG BERBEDA DAN UKURAN SAMA

Menentukan suhu sambungan dua batang


1. Dua batang penghantar mempunyai panjang dan luas penampang yang sama disambung
menjadi satu seperti pada gambar di bawah ini. Koefisien konduksi termal batang penghantar
kedua @ 2 kali koefisien konduksi termal batang pertama.
M4 @ M7 dan ]4 @ ]7
\4 1
@
\7 @ 2\4
\7 2
\4 anggap bernilai 1, \7 anggap bernilai 2

Jika batang pertama dipanaskan sehingga L4 @ 100C dan L7 @ 25C, maka suhu pada

sambungan (L) adalah .... Z4 @ Z7
(L
)
(L
)
\
]

L
@
\
]

L
4 4 4
b
7 7 b
7
A. 30C
pemb 1
\4 ]4 (100 Lb ) @ \7 ]7 (Lb 25)
Lb @ L7 + d
e L
B. 35C
pemb
1 + pemb 2
(100
)
(L
\4
Lb @ 2\4 b 25)
C. 40C
1

100 Lb @ 2Lb 50
@ 25 + d
e 75
D. 45C

100 + 50 @ 2Lb + Lb
1+2
E. 50C
@ 25 + 25

3Lb @ 150

@ 50C

Lb @ 50C

2. Dua batang A dan B berukuran sama masing-masing mempunyai koefisien


konduksi 2\ dan k. Keduanya dihubungkan menjadi satu dan pada ujungujung yang bebas dikenakan suhu seperti pada gambar.
Suhu (t) pada sambungan logam A dan B adalah ....


A. 80C
\_ L_ + \a La
pemb A
B. 100C Lb @
Lb @ La + d
e L
\
+
\
pemb
A + pemb B
_
a
C. 120C
2 210 + 1 30
2
D. 150C
@
@ 30 + d
e 180
2+1
1+2
E. 160C
450
@ 30 + 120
@

@ 150C

@ 150C

3. Batang logam P dan Q dengan ukuran panjang dan luas penampang yang sama disambungkan
seperti pada gambar. Jika koefisien konduksi kalor logam Q dua kali koefisien konduksi kalor P
maka suhu akhir pada sambungan logam adalah ....
A.
B.
C.
D.
E.

300C 1
260C
160C
96C
80C


\ L + \ L
Lb @
\ + \
1 360 + 2 60
@
2+1
480
@ 160C
@
3

4. Batang logam yang sama ukurannya, tetapi terbuat dari logam


yang berbeda digabung seperti pada gambar di samping ini.
Jika konduktivitas termal logam I @ 4 kali konduktivitas logam II,
maka suhu pada sambungan kedua logam tersebut adalah ....


A. 45C
\ L + \ L
pemb I
B. 40C
Lb @
Lb @ L + d
e L
\ + \
pemb I + pemb II
C. 35C
4
4 50 + 1 0
D. 30C
@ 0+d
e 50
@
1+4
4+1
E. 25C
@ 0 + 40
200
@

@ 40C

@ 40C


pemb P
Lb @ L + d
e L
pemb P + pemb Q
1
@ 60 + d
e 300
1+2
@ 60 + 100
@ 160C
4

5. Dua batang logam A dan B yang mempunyai ukuran sama disambungkan satu sama lain
pada salah satu ujungnya (seperti pada gambar). Jika suhu ujung bebas logam A 210C
dan diujung bebas logam B 30C dan koefisien konduksi kalor logam A adalah dua kali
2
koefisien konduksi logam B, maka suhu pada sambungan kedua logam adalah ....


A. 80C
\_ L_ + \a La
pemb B
B. 90C
Lb @
Lb @ L_ + d
e L
\_ + \a
pemb A + pemb B
C. 120C
1
2 30 + 1 210
1
@
D. 150C
@ 30 + d
e 180
2+1
2+1
E. 180C
270
@ 30 + 60
@

@ 90C

@ 90C

Page 5 of 11

6. Dua batang logam P dan Q disambungkan pada salah satu ujungnya. Pada ujung-ujung yang lain
diberi panas dengan suhu yang berbeda (lihat gambar). Bila panjang dan luas penampang kedua
logam sama, tetapi koduktivitas logam P dua kali konduktivitas logam Q, suhu tepat pada
sambungan di B adalah ....
A.
B.
C.
D.
E.

20C
30C
40C
50C
60C


\ L + \ L
Lb @
\ + \
2 60 + 1 30
@
2+1
150
@ 50C
@
3


pemb P
Lb @ L + d
e L
pemb P + pemb Q
2
@ 30 + d
e 30
2+1
@ 30 + 20
@ 50C

7. Dua batang logam P dan Q yang mempunyai panjang dan luas penampang yang sama
disambung menjadi satu pada salah satu ujungnya seperti gambar. Bila konduktivitas termal
logam P 4 kali konduktivitas termal logam Q, maka suhu pada sambungan kedua logam saat
terjadi keseimbangan termal adalah ....
A.
B.
C.
D.
E.

120C 4
100
90C
80C
60C


\ L + \ L
Lb @
\ + \
4 25 + 1 200
@
4+1
300
@ 60C
@
5


pemb Q
Lb @ L + d
e L
pemb P + pemb Q
1
@ 25 + d
e 175
4+1
@ 25 + 35
@ 60C

8. Dua buah batang logam A dan B memiliki ukuran yang sama tetapi jenisnya berbeda
dihubungkan seperti gambar:
A

79C

\_ @

4C

\_ 1
1
\
@
2 a \a 2
\_ anggap bernilai 1, \a anggap bernilai 2

Kedua logam memiliki suhu yang beda pada kedua ujungnya. Jika koefisien konduksi termal A
adalah setengah konduksi termal B, maka suhu pada sambungan batang adalah ....


A. 55 C
\_ L_ + \a La
pemb B
Lb @
B. 45 C
Lb @ La + d
e L
\_ + \a
pemb
A + pemb B
C. 35 C
1 79 + 2 4
1
@
D. 29 C
@ 4+d
e 75
1+2
1+2
E. 24 C
87
@ 4 + 25
@

@ 29C

DUA BATANG BERBEDA DAN UKURAN BERBEDA

@ 29C

Menentukan suhu sambungan dua batang


9. Dua buah batang logam P dan Q dengan suhu ujung-ujung berbeda dilekatkan (lihat gambar).
Apabila koefisien konduktivitas logam P adalah setengah kali koefisien konduktivitas logam Q,
\ 1
1
serta AC @ 2CB, suhu di C adalah ....
@
\ @ \
\ 2
2
A
C
B
110C

A.
B.
C.
D.
E.

35 C
40 C
54 C
70 C
80 C


\
\
L + L
M _ M
Lb @
\ + \
1
2
110 + 40
2
1
@
1 2
+
2 1
135
@ 54C
@
2,5

\ anggap bernilai 1, \ anggap bernilai 2


M
2
40C M @ 2M @
M 1
M anggap bernilai 2, M anggap bernilai 1

Karena ukuran panjang beda, maka besar nilai pembandingnya adalah g h


pemb P
Lb @ L + d
e L
pemb P + pemb Q
1
@ 40 + 2 70
1
+2
2
1
@ 40 + d
e 70
1+4
@ 40 + 14
@ 54C

Page 6 of 11

i
k

PENCAMPURAN DUA ZAT YANG SAMA (KALOR JENISNYA SAMA)

Menentukan suhu akhir campuran


10. Air bermassa 200 gram dan bersuhu 30C dicampur air mendidih bermassa 100 gram dan
bersuhu 90C. (Kalor jenis air @ 1 kal.gram-1.C-1). Suhu air campuran pada saat keseimbangan
3QPTRV @ 3WPVRQ

termal adalah ....
I4 L4 + I7 L7
I4 J4 (L| L4 ) @ I7 J7 (L7 L| )
A. 10C
L| @
I4 + I7
200 1 (L| 30) @ 100 1 (90 L| )
B. 30C
200
30 + 100 90

200L| 6.000 @ 9.000 100L|


C. 50C
@

200L| + 100L| @ 9.000 + 6.000


200 + 100
D. 75C
15.000

300L| @ 15.000
@
E. 150C

L| @ 50C
300
@ 50C

11. Air sebanyak 60 gram bersuhu 90C (kalor jenis air @ 1 kal.g-1.C-1) dicampur 40 gram air
sejenis bersuhu 25C. Jika tidak ada faktor lain yang mempengaruhi proses ini, maka suhu akhir

campuran adalah ....
pemb 1
I4 L4 + I7 L7
A. 15,4C
L| @ L7 + d
e L
L| @
pemb 1 + pemb 2
I
+
I
4
7
B. 23,0C
3
60
60 90 + 40 25
@ 25 + d
e 65
C. 46,0C
@
60 + 40 5
60 + 40
D. 64,0C
@ 25 + 39
6.400
@
E. 77,0C
@ 64C
100
@ 64C

12. Jika 75 gram air yang suhunya 0C dicampur dengan 25 gram air yang suhunya 100C, maka

suhu akhir campurannya adalah ....
I4 L4 + I7 L7
pemb 2
A. 15C
L| @
L| @ L4 + d
e L
I4 + I7
pemb 1 + pemb 2
B. 20C
75 0 + 25 100
1
25
@
C. 25C
@
0
+
d
e
100
75 + 25
75 + 25 4
D. 30C
2.500
@ 0 + 25
@
E. 35C
100
@ 25C
@ 25C

13. Air sebanyak 200 gram bersuhu 6C dicampur dengan air sebanyak 150 gram bersuhu 69C.
Jika dianggap tidak ada kalor yang diserap lingkungan, suhu akhir air adalah ....

A. 33C

I4 L4 + I7 L7
pemb 2
B. 42C
L| @
L| @ L4 + d
e L
I4 + I7
pemb 1 + pemb 2
C. 45C
3
200 6 + 150 69
150
@
D. 57C
@ 6+d
e 63
200 + 150
200 + 150 7
E. 62C
11.550
@ 6 + 27
@

350

@ 33C

@ 25C

14. Susu cair sebanyak 80 g dan bersuhu 25C dituangkan ke dalam sebuah cangkir. Selanjutnya,
kopi panas sebanyak 120 g dan bersuhu 80C ditambahkan kedalam cangkir tersebut. Anggap
kalor jenis kedua cairan sama dan cangkir tidak menyerap maupun melepas kalor.
Kesetimbangan termal terjadi pada suhu ....

I4 L4 + I7 L7
pemb 2
A. 36C
L| @
L| @ L4 + d
e L
I
+
I
pemb
1 + pemb 2
4
7
B. 48C
3
80 25 + 120 80
120
C. 50C
@
@ 25 + d
e 55
80 + 120
80 + 120 5
D. 58C
11.600
@ 25 + 33
@
E. 65C
@ 58C
200
@ 58C

Menentukan suhu awal salah satu zat sebelum pencampuran


15. Air dingin sebanyak 80 g dituang ke dalam wadah. Setelah itu, ditambahkan air panas bersuhu
90C sebanyak 120 g. Jika suhu pada saat terjadi kesetimbangan 60C, suhu air dingin ....
A. 12C

3QPTRV @ 3WPVRQ
I4 L4 + I7 L7
B. 15C
I4 J4 (L| L4 ) @ I7 J7 (L7 L| )
L| @
I4 + I7
C. 18C
80 1 (60 L4 ) @ 120 1 (90 60)
80
L4 + 120 90
D. 24C

4.800 80L4 @ 3.600


60 @
80 + 120

120L| @ 4.800 3.600


E. 27C

80L| @ 1.200
L| @ 15C

Page 7 of 11

80L4 + 10.800
200
12.000 @ 80L4 + 10.800
80L4 @ 1.200
L4 @ 15C
60 @

PENCAMPURAN DUA ZAT YANG BERBEDA (KALOR JENISNYA BERBEDA)

Menentukan
Menentukan suhu akhir campuran
16. Potongan alumunium bermassa 200 gram dengan suhu 20C dimasukkan ke dalam bejana air
bermassa 100 gram dengan suhu 80C. Jika diketahui kalor jenis alumunium 0,22 kal/gC dan
kalor jenis air 1 kal/gC, maka suhu akhir air dan alumunium mendekati ....
3QPTRV @ 3WPVRQ

A. 20C
IRW JRW LRW + IRST JRST LRST
IRW JRW (L| LRW ) @ IRST JRST (LRST L| )
L| @
B. 42C
IRW JRW + IRST JRST
200 0,22 (L| 20) @ 100 1 (80 L| )
C. 62C
200
0,22 20 + 100 1 80

44L| 880 @ 8.000 100L|


@
D. 80C

44L| + 100L| @ 8.000 + 880


200 + 100
E. 100C
8.880

144L| @ 8.880

L| @ 61,67C 62C

300

@ 61,67C 62C

17. Sebuah logam bermassa 1 kg yang sedang ditempa memiliki suhu 826C. Logam tersebut
dicelupkan ke dalam 2 kg air bersuhu 20C. Jika kalor jenis air 4.200 J/kgC dan kalor jenis
logam 700 J/kgC, suhu saat terjadi kesetimbangan adalah ....


A. 432C
pemb logam
IWR JWR LWR + IRST JRST LRST
L| @ LRST + d
e L
B. 354C
L| @
pemb 1 + pemb logam
IWR JWR + IRST JRST
C. 220C
700 1
1 700 826 + 2 4200 20
@ 20 + d
e 806 62
@
D. 146C
700 + 8.400
1 700 + 2 4.200
13
E. 82C
@ 20 + 62
578.200 + 168.000 746.200
@

9.100

9.100

@ 82C

@ 82C

Menentukan suhu awal salah satu zat sebelum pencampuran


18. Teh panas bermassa 200 g pada suhu L4 dituang kedalam cangkir bermassa 150 g dan bersuhu
25C. Jika kesetimbangan termal terjadi pada suhu 65C dan kalor jenis air teh 5 kali kalor jenis
cangkir, suhu air teh mula-mula adalah .... 3QPTRV @ 3WPVRQ
IiT JiT L| LiT @ IP JP (LP L| )
A. 71C
150 JiT (65 25) @ 200 5JiT (LP 65) (coret JiT )
B. 69C

6.000 @ 1.000LP 65.000


C. 65C

1.000L
P @ 6.000 + 65.000
D. 62C

1.000L
P @ 71.000
E. 59C

LP @ 71C

Menentukan kalor jenis salah satu zat pada pencampuran


19. Sepotong uang logam bermassa 50 g bersuhu 85C dicelupkan ke dalam 50 g air bersuhu 29,8C
(kalor jenis air @ 1 kal.g-1.C-1). Jika suhu akhirnya 37C dan wadahnya tidak menyerap kalor,
maka kalor jenis logam adalah .... 3QPTRV @ 3WPVRQ
IRST JRST (L| LRST ) @ IUR JUR LUR L|
A. 0,15 kal.g-1.C-1
-1
-1

50 1 (37 29,8) @ 50 JUR (85 37) (coret 50)


B. 0,30 kal.g .C
7,2 @ 48JUR
C. 1,50 kal.g-1.C-1
7,2
-1
-1
D. 4,8 kal.g .C

JUR @
48
E. 7,2 kal.g-1.C-1
4
4

JUR @ 0,15 kal. g

. C

20. Sepotong logam bermassa 50 gram bersuhu 90C dicelupkan ke dalam 100 gram air bersuhu
29,5C (kalor jenis air @ 1 kal/grC). Jika suhu akhir 35C, maka kalor jenis logam adalah ....
3QPTRV @ 3WPVRQ
A. 0,20 kal/grC
IRST JRST (L| LRST ) @ IWR JWR LWR L|
B. 0,16 kal/grC
2
1
100 1 (35 29,5) @ 50 JWR (90 35) (coret 50)
C. 0,15 kal/grC

11 @ 55JWR
D. 0,12 kal/grC
11
E. 0,10 kal/grC
JWR @

55
JWR @ 0,20 kal. g 4 . C 4

21. Di dalam sebuah bejana besi bermassa 200 gram terdapat 100 gram minyak bersuhu 20C.
Didalam bejana dimasukkan 50 gram besi bersuhu 75C. Bila suhu bejana naik 5C dan kalor
jenis minyak 0,43 kal/gC, maka kalor jenis besi adalah ....
3QPTRV @ 3WPVRQ
A. 0,143 kal/gC
IP RR JPQS L| LP RR + ISRi JSRi L| LSRi @ IPQS JPQS (LPQS L| )
B. 0,098 kal/gC

200 JPQS (25 20) + 100 0,43 (25 20) @ 50 JWR (75 25)
C. 0,084 kal/gC

1.000JPQS + 215 @ 2.500JPQS


D. 0,075 kal/gC

1.500JPQS @ 215
215
E. 0,064 kal/gC

JPQS @

1.500
JPQS @ 0,143kal/gC

Page 8 of 11

PENCAMPURAN DISERTAI PERUBAHAN WUJUD ZAT

Menentukan suhu akhir campuran


22. Balok es bermassa 50 gram bersuhu 0C dicelupkan pada 200 gram air bersuhu 30C yang
diletakkan dalam wadah khusus. Anggap wadah tidak menyerap kalor. Jika kalor jenis air
1 kal/grC dan kalor lebur es 80 kal/g, maka suhu akhir campuran adalah ....
3QPTRV @ 3WPVRQ

A. 5C
IPQ JRST LRST + IRST JRST LRST IPQ M
(L
(L
)
I
M
+
I
J

0)
@
I
J

L
PQ
PQ
RST
|
RST
RST
RST
|
B. 8C
L| @
IPQ JRST + IRST JRST
C. 11C 50 80 + 50 1 (L| 0) @ 200 1 (30 L| )
50 1 0 + 200 1 30 50 80

4.000 + 50L| @ 6.000 200L|


@
D. 14C
250L| @ 2.000
50 1 + 200 1
E. 17C
0 + 6.000 4.000 2.000
2.000

L| @

L| @

250

@ 8C

250

250

@ 8C

23. Sepotong es yang massanya 75 gram saat berada pada titik leburnya dimasukkan ke dalam
bejana berisi 150 gram air bersuhu 100C (kalor jenis air @ 1 kal.gram-1.C-1 dan kalor lebur es
@ 80 kal.gram-1). Jika dianggap tidak ada kalor yang terserap pada wadahnya setelah terjadi
keseimbangan termal, maka suhu air adalah ....

3QPTRV @ 3WPVRQ
A. 60C
IPQ JRST LRST + IRST JRST LRST IPQ M
IPQ M + IPQ JRST (L| 0) @ IRST JRST (LRST L| ) L| @
B. 50C
IPQ JRST + IRST JRST
C. 45C 75 80 + 75 1 (L| 0) @ 150 1 (100 L| )
75 1 0 + 150 1 100 75 80

6.000 + 75L| @ 15.000 150L|


@
(coret 75)
D. 40C
75 1 + 150 1
225L| @ 9.000
0 + 200 80 120
E. 36C
9.000
@
@ 40C
@
225

@ 40C

24. Es massanya 125 gram bersuhu 0C dimasukkan ke dalam 500 gram air bersuhu 20C. Ternyata
es melebur seluruhnya. Bila kalor lebur es @ 80 kal/gr dan kalor jenis air adalah 1 kal/grC,
maka suhu akhir campuran adalah ....


A. 0C
IRST LRST IPQ 80
IPQ JRST LRST + IRST JRST LRST IPQ M
L| @
B. 5C
IRST + IPQ
L| @
IPQ JRST + IRST JRST
500 20 125 80
C. 10C
125 1 0 + 500 1 20 125 80
(coret 125)
@
500 + 125
@
D. 15C
125 1 + 500 1
80 80
E. 20C
0 + 10.000 10.000
0
@
@

625

625

@ 0C

5
@ 0C

Menentukan massa salah satu zat sebelum pencampuran


25. Sepotong es bersuhu 0C dimasukkan ke dalam 600 gram air bersuhu 40C. Setelah terjadi
keseimbangan, diperoleh suhu akhir 0C. Apabila kalor jenis air 1 kal/gramC, kalor lebur es
80 kal/gram, maka massa es yang melebur seluruhnya adalah ....
IRST LRST IPQ 80
3QPTRV @ 3WPVRQ
L| @
A. 0,30 kg
IRST + IPQ
IPQ M + IPQ JRST (L| 0) @ IRST JRST (LRST L| )
B. 0,25 kg
600 40 IPQ 80
0@
IPQ 80 + IPQ 1 (0 0) @ 600 1 (40 0)
C. 0,20 kg
600 + IPQ

80IPQ @ 24.000

0 @ 600 40 IPQ 80
D. 0,15 kg
24.000
80IPQ @ 24.000

IPQ @
E. 0,10 kg
24.000
80

IPQ @ 300 gram

IPQ @

80

@ 300 gram

26. Es bersuhu 0C dimasukkan ke dalam air bermassa 143,5 g yang memiliki suhu 22C. Es dan air
berada di sebuah bejana. Anggap bejana tidak menyerap atau melepas kalor. Jika suhu
kesetimbangan 2C, massa es yang dimasukkan sebanyak .... (MPQ @ 80 kal/gC, JRST @ 1 kal/gC)
A. 52 g
3QPTRV @ 3WPVRQ

IRST LRST IPQ 80
(L
(L
)
B. 48 g
IPQ M + IPQ JRST | 0) @ IRST JRST RST L|
L| @
IRST + IPQ
IPQ 80 + IPQ 1 (2 0) @ 143,5 1 (22 2)
C. 35 g
143,5
22 IPQ 80

82IPQ @ 2.870
2@
D. 30 g
143,5
+ IPQ
2.870
E. 25 g

IPQ @
287 + 2IPQ @ 3.157 80IPQ

82
IPQ @ 35 gram

Page 9 of 11

82IPQ @ 2.870
24.000
@ 35 gram
IPQ @
82

Menentukan jumlah kalor yang merambat


27. Batang besi homogen yang salah satu ujungnya dipanasi. Besi tersebut memiliki luas
penampang 17 cm2 dengan konduktivitas termal 4 10: J/msC. Panjang batang 1 m dan
perbedaan suhu kedua ujung 30C. Kalor yang merambat dalam batang besi selama 2 sekon
sebesar ....
\]L
[
3@
A. 2,81 108 Joule
M
9
4 10: 17 109 30
B. 4,08 10 Joule
@
2
1
C. 4,08 10: Joule
@ 4080 104
D. 6,00 10: Joule
@ 4,08 109 Joule
E. 7,10 10 Joule

Page 10 of 11

PEMBAHASAN SOAL UN FISIKA SMA 2012

1.

Perhatikan pernyataan berikut:


(1) konduktivitas logam
(2) perbedaan suhu ujung-ujung logam
(3) panjang logam
(4) massa logam
Faktor-faktor yang menentukan laju perambatan kalor pada logam adalah ....
A. (1), (2), dan (3)
Z \ ] L
B. (1) dan (4)
3@ @

[
C. (2) dan (4)
Kalor dipengaruhi oleh \ (konduktivitas logam), ] (luas penampang
D. (3) dan (4)
logam), L (perbedaan suhu logam), dan (panjang logam)
E. (4) saja

2.

Air sebanyak 60 gram bersuhu 90C (kalor jenis air = 1 kal.g1.C1) dicampur 40 gram air sejenis
bersuhu 25C. Jika tidak ada faktor lain yang mempengaruhi proses ini, maka suhu akhir campuran adalah
....
A. 15,4 C TRIK SUPERKILAT:
B. 23,0 C Diket: I4 @ 60 g; L4 @ 90C; I7 @ 40 g; L7 @ 25C; J @ 1 kal g 4 C 4
C. 46,0 C L @ L + d I4 e L @ 25 + d 60 e 65 @ 25 + 39 @ 64 C
|
7
I4 + I7
100
D. 64,0 C
E. 77,0 C

Page 11 of 11