Anda di halaman 1dari 13

Facebook, Twitter, Instagram, dan puluhan aplikasi yang mirip serta berbasiskan komunitas

lainnya saat ini sudah menjamur. Para penggunanya tidak lagi remaja-remaja yang mereka
yan bekerja di dunia internet saja, namun telah merambah kesegala usia serta juga kedalam
urusan politik dan partai.
Dahulu ketika mesin mIRC masih banyak digunakan sebagai media chat, serta Friendster
sebagai pelopor media sosial masih sedikit digunakan, nyaris tidak ada unsur politik,
kampanye sampai dengan urusan pemalsuan akun milik publik figur yang kita dengar.
Seiring dengan berjalannya waktu, dimana aplikasinya yang terus bertambah, dan faktor
penggunanya yang semakin banyak, sehingga dilirik oleh mereka para penjahat dunia maya,
untuk melakukan penyalahgunaan media-media sosial guna menjatuhkan rival bisnis, atau
juga lawan politiknya.
Tidak terhitung jumlah para pejabat dunia atau publik figur yang menggunakan media sosial
untuk kepentingan pribadi atau kelompok atau bahkan urusan negara, termasuk Indonesia
sendiri.
Dari unsur tertinggi di tanah air, yakni presiden kita juga menggunakan media sosial untuk
berinteraksi dengan rakyatnya, tentu diikuti oleh para bawahannya dan tentu banyak staf
mereka yang mengikuti jejak tersebut.
Nah, kembali kesempatan ini pula dimanfaatkan oleh para pelaku penjahat media sosial,
untuk melakukan aksi mereka.
Tentu ada berbagai motif dan tujuan dari mereka melakukan perbuatan tersebut, dari motif
uang, balas dendam, menjatuhkan nama baik , dan sebagainya.
Kita tentu ingat pemilik akun di Twitter yang bernama triomacan2000, yang membuat info
dan statemen yang luar biasa pedas bagi yang terkena kicauannya.
Lalu akun palsu yang mengatasnamakan para petinggi negara, dari Kapolri, ketua Ma,
Sekretaris Kabinet, dan sebagainya.
Dan saat ini yang sedang memanas adalah akun twitter yang mengatasnamakan ketua KPK,
yang kicauannya menyerang capres dari koalisi Gerindra dKK.
Lalu, mengapa hal ini sampai terjadi.?, tentu jawabannya adalah selain mudahnya membuat
akun mengatasnamankan siapa saja, media sosial juga digunakan oleh hampir semua
kalangan, sehingga akses dan kecepatannya benar-benar luar biasa.
Lalu bagaimana solusinya agar para pejabat tinggi di negara ini terhindar dari fitnah dan
pemalsuan akun?..
Tentu solusi yang paling tepat dan cerdas adalah, pelarangan semua pejabat tinggi negara
menggunakan akun disemua media sosial, serta adanya aturan yang jelas penggunaan akun
dimedia sosial bagi seluruh instansi pemerintah baik pusat dan didearah.
Jangan salah, kebanyakan para pembuat akun yang mengatasnamakan lembaga pemerintah
atau instansi pemerintah kebanyakan adalah pengawai-pengawai yang tidak mempunyai

relevansi ataupun tugas sebagai humas atau publik relation, bahkan kebanyakan hanya
sekedar iseng.
Jika ada aturan yang jelas, tegas serta ketat, tentu sebagai pejabat negara dan juga sebagai
instansi milik negara tidak perlu repot dan binggung jika ada yang mencoba membuat akun
palsu mengatasnamakan mereka.
Namun parahnya di tanah air ini, dari kementrian yang bertanggung jawab terhadap masalah
informatika dan sejenisnya, tidak peduli atau mungkin tidak memikirkan masalah tersebut,
atau bahkan tidak mengetahui karena sibuk dengan situs porno dan situs yang akan diblokir..

Penyalahgunaan Media Sosial


Begitu pesatnya perkembangan teknologi di Indonesia saat ini, banyak alat-alat
canggih yang baru saja dimunculkan, bahkan media-media sosial yang baru bermunculan,
berlomba-lomba untuk menarik perhatian masyarakat Indonesia khususnya bagi para remaja.
Banyak kasus yang tidak pernah terduga mempunyai dampak tidak hanya bagi pengguna
media sosial saja melainkan bagi masyarakat yang membacanya pun mempunyai rasa
prihatin terhadap media sosial sendiri. Tetapi dengan ini saya mengulik media sosial yang
sampai saat ini masih tenar dikalangan masyarakat yaitu Twitter.
Twitter, salah satu media atau jejaring sosial yang mempunyai minat dan rating cukup
tinggi setelah adanya Facebook, banyak masyarakat berlomba-lomba untuk menggunakan
twitter entah itu karena tidak ingin dikatakan sebagai orang yang gaptek (gagap teknologi).
Tetapi sangat disayangkan sekali, karena masyarakat khususnya remaja menyalahgunakan
media sosial ini, seperti contohnya mencaci maki entah siapa orangnya di jejaring sosial,
curhat (curahan hati), bahkan menyindir orang yang memang tidak seharusnya di share.
Sebenarnya sudah sangat jelas bahwa media sosial merupakan media yang dapat di
koneksikan tidak hanya pada negara Indonesia melainkan di seluruh dunia, jadi apapun
permasalahannya, kita sudah seharusnya berhati-hati menggunakan jejaring sosial dan tidak
dapat sembarang berkata atau menulis yang memang tidak akan merugikan diri kita begitu
juga dengan orang lain.
Mungkin sudah tidak asing lagi apabila kita mendengar bahkan melihat berita tentang
kasus Farhat Abbas yang bertengkar dengan Al (anak pertama dari Ahmad Dhani) di jejaring
sosial yaitu Twitter. Setelah dilihat di profile twitter Farhat Abbas, lebih dalam kalau
dicermati, tidak hanya dengan Al saja, beliau mengeluarkan kata sindiran, tetapi pada negara
Indonesia dan banyak orang-orang penting yang mendapatkan sindiran, bahkan ada beberapa
artis yang beliau sindir. Kita dapat mengerti bahwa membuat kalimat-kalimat sindiran di
jejaring sosial saja sudah tidak dapat menarik simpati orang lain, apalagi sindiran ini pun
berasal dari Account pemilik pengacara yang terkenal yaitu Farhat Abbas. Masyarakat pun
mungkin merasakan jengkel karena masalah tersebut dapat disalahkan secara bersamaan.
Bahkan untuk mengontrol jejaring sosial sekarang sudah mulai menurun, banyak
masyarakat atau orang atau remaja yang masih saja menulis sindiran tanpa memikirkan
dampaknya bagi dirinya. Memungkinkan orang-orang berpendapat bahwa yang akan jelek

namanya hanyalah nama dia, tetapi sangat disayangkan kalau hanya berpikiran seperti itu,
karena yang jelek bukanlah nama pemilik Account melainkan nama negara Indonesia pun
ikut tercemar karena yang melihat bukanlah masyarakat Indonesia saja tetapi masyarakat
seluruh dunia pun akan mengetahuinya. Kalau pun sudah adanya masalah seperti ini, yang
akan disalahkan pastinya medianya.
Kegunaan media sosial yaitu memberikan layanan atau memberikan suatu informasi
yang berguna untuk khalayak dan memberikan kebebasan berpendapat terhadap media itu
sendiri. Dapat dilihat pula Farhat Abbas merupakan seorang yang begitu penting lalu beliau
menggunakan twitter hanya untuk mennyindir beberapa orang yang mungkin bukan
urusannya dan Beliau pun menggunakan twitter memang memberikan informasi, tetapi
informasi yang beliau berikan bukanlah informasi yang dapat diterima di masyarakat dengan
positif melainkan masyarakat memberikan pemikiran yang negative terhadap pengguna
twitter bukan dengan masalahnya.
Manfaat dari media sosial yaitu kemudahan berinteraksi dengan keluarga, teman, atau
saudara yang berbeda tempat tinggal, pengguna dapat mencari akun jejaring sosial mereka
dan setelah itu pengguna dapat memulai berinteraksi. Selain untuk berkomunikasi secara
pribadi, jejaring sosial juga dapat menjadi tempat dimana pengguna daoat berbagi informasi.
Bahkan melewati jejaring sosial pun pengguna dapat menyempatkan untuk berjualan dan
mendapatkan keuntungan dari hasilnya tersebut. Dampak dari media sosial itu sendiri dapat
merugikan bagi para pengguna dalam memberikan informasi sehingga pengguna jejaring pun
tidak mendapatkan simpatik dari pengguna jejaring sosial lainnya dan sebagainya.
Secara singkat dapat disimpulkan bahwa para masyarakat di Indonesia dapat menahan
diri untuk tidak membuat masalah di media sosial, yang akan merugikan dirinya sendiri. Kita
memang boleh mengapresiasikan kemampuan kita dimana pun, tetapi setidaknya kita harus
bisa memberikan pengetahuan bahkan wawasan bagi pengguna jejaring sosial lainnya dan ini
pun bukan hanya untuk menguntungkan diri sendiri saja tetapi yang lainnya.

Bagi anda yang sering berselancar di dunia internet, pasti anda mengenal berbagai macam
situs-situs jejaring sosial atau Social Network seperti Facebook, Twitter, Friendster, My
Space, dan lain-lain. Bahkan, anda pasti memiliki akun dari salah satu situs-situs tersebut,
atau bahkan anda memiliki semua akun dari situs-situs tersebut. Apalagi, saat ini banyak
sekali penyedia situs berbasis Social Network. Namun, sering kali kita menemukan banyak
penyalahgunaan dari situs-situs Social Network tersebut. Terlebih, saat ini banyak kasuskasus yang cukup ramai dibicarakan orang tenang penyalahgunaan situs-situs Jejaring sosial.
Kemudahan orang untuk menyalahgunakan situs jejaring sosial untuk berbuat kejahatan
membuat orang-orang yang tidak bertanggung jawab menggunakan situs-situs jejaring sosial
untuk mencari mangsa. Sebagai contoh, kasus anak-anak dibawah umur yang hilang sejak
mengenal seseorang yang jauh melalui Facebook. Semua ini karena anak-anak ini belum
paham dengan motif kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung
jawab tersebut. Selain karena pendidikan tentang dunia internet yang masih minim, peran
serta orang tua dalam memantau anak-anaknya juga bisa menjadi pokok permasalahannya.
Peran orang tua untuk engajarkan anak-anaknya tentang dunia internet dan juga bahayanya
sangat diperlukan. Namun, jika orang tuanya Gaptek, tentu ini akan menjadi masalah yang
cukup rumit. Pendidikan di sekolahan juga tidak pernah mengajarkan tentang bagaimana baik
dan buruknya dunia internet.
Lalu, kita mau menyalahkan siapa jika kasus-kasus seperti ini terjadi kembali? Kita tidak bisa
menyalahkan orang tua, atas kelalaiannya dalam memberikan pengarahan. Kita tidak bisa
menyalahkan sekolah atas tidak diberikannya pendidikan tambahan tentang dunia internet.
Terlebih lagi, kita tidak bisa menyalahkan penyelenggara situs jejaring sosial tersebut, karena
mereka hanya membuat dan menyediakan wadah bagi kita untuk berkomunikasi dan juga
berinteraksi melalui situs yang mereka buat.
Kemudahan untuk menggunakan nama samaran atau nama palsu dalam sebuah situs jejaring
sosial bisa menjadikan para penjahat ini leluasa untuk menipu para korbannya. Selain sulit
mencari jejak dari para penjahat ini, korban hanya bisa mengingat nama samaran atau nama
palsu dari penjahat, namun tidak pernah tahu nama sebenarnya. Ini yang semakin membuat
para penyidik dan juga petugas hukum menelusuri jejak para penjahat ini. Yang paling
menakutkan adalah, terdapat sindikat perdagangan manusia dalam situs-situs jejaring sosial,
yang siap mencari mangsanya. Oleh karena itu, sebaiknya kita waspada. Terlebih, jika kita
memiliki anak, saudara, atau sahabat yang baru mengenal dunia internet dan juga mengikuti
sebuah situs jejaring sosial, sebaiknya kita ikut mengarahkan dan juga memberikan
pengertian, serta dampak baik dan buruknya. Karena, peran kita yang telah lebih dulu
mengenal dunia internet serta telah mengetahui mana yang baik dan buruknya, harus bisa
membagi ilmu yang kita miliki kepada mereka yang belum mengerti. Semua ini agar
kejahatan-kejahatan seperti ini tidak terulang kembali.

DampakdanPenyalahgunaansitus
JejaringSosial
Penggunaan jejaring sosial saat ini berkembang sangat pesat dan cepat. Hampir setiap
remaja ataupun orang dewasa memilikinya.
Jejaring sosial adalah suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (yang
umumnya adalah individu atau organisasi) yang diikat dengan satu atau lebih tipe relasi
spesifik seperti nilai, visi, ide, teman, keturunan, dan sebagainya. (http://wikipedia.com)
Jejaring sosial sebagai struktur sosial yang terdiri dari elemen-elemen individual atau
organisasi. Jejaring ini menunjukan jalan dimana mereka berhubungan karena kesamaan
sosialitas, mulai dari mereka yang dikenal sehari-hari sampai dengan keluarga. Istilah ini
diperkenalkan oleh Profesor J.A. Barnes di tahun 1954.
Dengan berkembangnya dunia teknologi, saat ini banyak situs-situs jejaring sosial yang
menyedot perhatian banyak massa. Sebut saja Facebook dan Twitter yang belakangan ini
sangat digandrungi anak kecil, remaja maupun dewasa. Sudah dapat dipastikan situs jejaring
sosial ini memiliki dampak positif dan negatif bagi penggunanya itu sendiri. Pemanfaatan
internet akhir akhir ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. Media internet tidak
lagi hanya sekedar menjadi media berkomunikasi semata, tetapi juga sebagai bagian tak
terpisahkan dari dunia bisnis, industry, pendidikan dan pergaulan social. Khusus mengenai
jejaring social atau pertemanan melalui dunia internet, atau lebih dikenal dengan social
network pertumbuhannya sangat mencengangkan.
Jejaring sosial adalah sebutan lain terhadap web community. Jejaring sosial adalah tempat
untuk para netter berkolaborasi dengan netter lainnya. Bentuk kolaborasi antara lain adalah
* saling bertukar pendapat/komentar,
* mencari teman,
* saling mengirim email,
* saling memberi penilaian,
* saling bertukar file dan lain sebagainya.
Intinya situs jejaring sosial di kategorikan sebagai inter-aktivitas, lihat contoh di bawah
:
1. Jaringan sosial di internet
Jejaring sosial atau jaringan sosial adalah suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpulsimpul (umumnya adalah individu atau organisasi) yang diikat dengan satu atau lebih tipe
relasi spesifik seperti nilai, visi, ide, teman, keturunan, dll.
Jejaring sosial sebagai struktur sosial yang terdiri dari elemen-elemen individual atau
organisasi. Jejaring ini menunjukan jalan dimana mereka berhubungan karena kesamaan
sosialitas, mulai dari mereka yang dikenal sehari-hari sampai dengan keluarga.
2. Facebook
Facebook adalah website jaringan sosial dimana para pengguna dapat bergabung dalam
komunitas seperti kota, kerja, sekolah, dan daerah untuk melakukan koneksi dan berinteraksi

dengan orang lain. Orang juga dapat menambahkan teman-teman mereka, mengirim pesan,
dan memperbarui profil pribadi agar orang lain dapat melihat tentang dirinya.
3. Twitter
Twitter adalah salah satu layanan social networking dan saat ini merupakan layanan sangat
terkenal terutama di Amerika Serikat dan Eropa. Twitter ini berfungsi semacam portal yang
berisi daftar kegiatan sehari-hari dari para anggotanya. Jadi kalau kita tergabung di twitter
kita akan tahu apa saja yang lagi dilakukan oleh teman-teman di jaringan kita.
Tentu saja situs jejaring sosial ini memiliki banyak dampak positif dan negatif atau banyak
keuntungan yang diperoleh juga kerugian yang dihasilkan.
Berikut ini adalah dampak positif dan negatif yang diakibatkan oleh jejaring sosial:
DAMPAK NEGATIF:
1. Kecanduan situs jejaring sosial seperti Facebook atau MySpace juga bisa membahayakan
kesehatan karena memicu orang untuk mengisolasikan diri. Meningkatnya pengisolasian diri
dapat mengubah cara kerja gen, membingungkan respons kekebalan, level hormon, fungsi
urat nadi, dan merusak performa mental.
2. Seseorang yang menghabiskan waktunya di depan komputer akan jarang berolahraga
sehingga kecanduan aktivitas ini dapat menimbulkan kondisi fisik yang lemah, bahkan
obesitas.
3. Kerusakan fisik juga sangat mungkin terjadi. Bila menggunakan mouse atau memencet
keypad ponsel selama berjam-jam setiap hari, seseorang dapat mengalami cedera tekanan
yang berulang-ulang. Penyakit punggung juga merupakan hal yang umum terjadi, pada
orang-orang yang menghabiskan banyak waktu duduk di depan meja komputer.
4. Media elektronik, seperti komputer, laptop, atau handphone (ponsel) juga menghancurkan
secara perlahan-lahan kemampuan anak-anak dan kalangan dewasa muda untuk mempelajari
kemampuan sosial dan membaca bahasa tubuh. Maksudnya adalah seseorang akan
mengalami pengurangan interaksi dengan sesama mereka dalam jumlah menit per hari-nya
menyebabkan jumlah orang yang tidak dapat diajak berdiskusi mengenai masalah penting,
menjadi semakin meningkat setiap harinya.
DAMPAK POSITIF:
1.Memperluas pergaulan.
2.Sebagai media promosi dalam bisnis.
Semenjak situs jejaring sosial (seperti Facebook dan Twitter) menyedot perhatian publik.
Sebagian besar menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengunjungi situs tersebut. Oleh
karena itu diperlukan cara untuk mengatasi kecanduan jaringan sosial ini seperti dengan
membatasi waktu penggunaan internet, terutama situs jaringan sosial. Kita juga perlu belajar
menggunakan jaringan internet secara bijak sehingga kita tidak menjadi orang yang
mencandu akan jejaring sosial. Sebaiknya para pengguna situs jejaring sosial ini tidak harus
berhenti total untuk tidak menikmati situs tersebut, namun lebih bijak kalau secara perlahan
untuk menguranginya yaitu dengan mengurangi jam bermain Facebook.

Artikel Dampak dan Penyalahgunaan situs


Jejaring Sosial
Februari 1, 2013
Penggunaan jejaring sosial saat ini berkembang sangat pesat dan cepat. Hampir setiap remaja
ataupun orang dewasa memilikinya.
Jejaring sosial adalah suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (yang
umumnya adalah individu atau organisasi) yang diikat dengan satu atau lebih tipe relasi
spesifik seperti nilai, visi, ide, teman, keturunan, dan sebagainya. (http://wikipedia.com)
Jejaring sosial sebagai struktur sosial yang terdiri dari elemen-elemen individual atau
organisasi. Jejaring ini menunjukan jalan dimana mereka berhubungan karena kesamaan
sosialitas, mulai dari mereka yang dikenal sehari-hari sampai dengan keluarga. Istilah ini
diperkenalkan oleh Profesor J.A. Barnes di tahun 1954.
Dengan berkembangnya dunia teknologi, saat ini banyak situs-situs jejaring sosial yang
menyedot perhatian banyak massa. Sebut saja Facebook dan Twitter yang belakangan ini
sangat digandrungi anak kecil, remaja maupun dewasa. Sudah dapat dipastikan situs jejaring
sosial ini memiliki dampak positif dan negatif bagi penggunanya itu sendiri. Pemanfaatan
internet akhir akhir ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. Media internet tidak
lagi hanya sekedar menjadi media berkomunikasi semata, tetapi juga sebagai bagian tak
terpisahkan dari dunia bisnis, industry, pendidikan dan pergaulan social. Khusus mengenai
jejaring social atau pertemanan melalui dunia internet, atau lebih dikenal dengan social
network pertumbuhannya sangat mencengangkan.
Jejaring sosial adalah sebutan lain terhadap web community. Jejaring sosial adalah tempat
untuk para netter berkolaborasi dengan netter lainnya. Bentuk kolaborasi antara lain adalah
* saling bertukar pendapat/komentar,
* mencari teman,
* saling mengirim email,
* saling memberi penilaian,
* saling bertukar file dan lain sebagainya.
Intinya situs jejaring sosial di kategorikan sebagai inter-aktivitas, lihat contoh di bawah :
1. Jaringan sosial di internet
Jejaring sosial atau jaringan sosial adalah suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpulsimpul (umumnya adalah individu atau organisasi) yang diikat dengan satu atau lebih tipe
relasi spesifik seperti nilai, visi, ide, teman, keturunan, dll.

Jejaring sosial sebagai struktur sosial yang terdiri dari elemen-elemen individual atau
organisasi. Jejaring ini menunjukan jalan dimana mereka berhubungan karena kesamaan
sosialitas, mulai dari mereka yang dikenal sehari-hari sampai dengan keluarga.
2. Facebook adalah website jaringan sosial dimana para pengguna dapat bergabung dalam
komunitas seperti kota, kerja, sekolah, dan daerah untuk melakukan koneksi dan berinteraksi
dengan orang lain. Orang juga dapat menambahkan teman-teman mereka, mengirim pesan,
dan memperbarui profil pribadi agar orang lain dapat melihat tentang dirinya.
3. Twitter adalah salah satu layanan social networking dan saat ini merupakan layanan sangat
terkenal terutama di Amerika Serikat dan Eropa. Twitter ini berfungsi semacam portal yang
berisi daftar kegiatan sehari-hari dari para anggotanya. Jadi kalau kita tergabung di twitter
kita akan tahu apa saja yang lagi dilakukan oleh teman-teman di jaringan kita.
Tentu saja situs jejaring sosial ini memiliki banyak dampak positif dan negatif atau banyak
keuntungan yang diperoleh juga kerugian yang dihasilkan.
Berikut ini adalah dampak positif dan negatif yang diakibatkan oleh jejaring sosial:
DAMPAK NEGATIF:
1. Kecanduan situs jejaring sosial seperti Facebook atau MySpace juga bisa membahayakan
kesehatan karena memicu orang untuk mengisolasikan diri. Meningkatnya pengisolasian diri
dapat mengubah cara kerja gen, membingungkan respons kekebalan, level hormon, fungsi
urat nadi, dan merusak performa mental.
2. Seseorang yang menghabiskan waktunya di depan komputer akan jarang berolahraga
sehingga kecanduan aktivitas ini dapat menimbulkan kondisi fisik yang lemah, bahkan
obesitas.
3. Kerusakan fisik juga sangat mungkin terjadi. Bila menggunakan mouse atau memencet
keypad ponsel selama berjam-jam setiap hari, seseorang dapat mengalami cedera tekanan
yang berulang-ulang. Penyakit punggung juga merupakan hal yang umum terjadi, pada
orang-orang yang menghabiskan banyak waktu duduk di depan meja komputer.
4. Media elektronik, seperti komputer, laptop, atau handphone (ponsel) juga menghancurkan
secara perlahan-lahan kemampuan anak-anak dan kalangan dewasa muda untuk mempelajari
kemampuan sosial dan membaca bahasa tubuh. Maksudnya adalah seseorang akan
mengalami pengurangan interaksi dengan sesama mereka dalam jumlah menit per hari-nya
menyebabkan jumlah orang yang tidak dapat diajak berdiskusi mengenai masalah penting,
menjadi semakin meningkat setiap harinya.
DAMPAK POSITIF:
1.Memperluas pergaulan.
2.Sebagai media promosi dalam bisnis.
Semenjak situs jejaring sosial (seperti Facebook dan Twitter) menyedot perhatian publik.
Sebagian besar menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengunjungi situs tersebut. Oleh
karena itu diperlukan cara untuk mengatasi kecanduan jaringan sosial ini seperti dengan
membatasi waktu penggunaan internet, terutama situs jaringan sosial. Kita juga perlu belajar

menggunakan jaringan internet secara bijak sehingga kita tidak menjadi orang yang
mencandu akan jejaring sosial. Sebaiknya para pengguna situs jejaring sosial ini tidak harus
berhenti total untuk tidak menikmati situs tersebut, namun lebih bijak kalau secara perlahan
untuk menguranginya yaitu dengan mengurangi jam bermain Facebook.
Berikut ini merupakan sepuluh situs jejaring sosial terpopuler di dunia saat ini :
No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Situs Jejaring Sosial


Facebok
Twitter
Linked In
My Space
The Google +
Deviant Art
Live Journal
Tagged
Orkut
Cafe Mom

Banyak Pengguna
750.000.000
250.000.000
110.000.000
70.500.000
65.000.000
25.500.000
20.500.000
19.500.000
17.500.000
12.500.000

Sumber : http://www.ebizmba.com
Intinya situs jejaring sosial di kategorikan sebagai inter-aktivitas, Berikut beberapa contoh
jaringan sosial di Internet :
A. FACEBOOK
Facebook adalah situs web jejaring sosial yang diluncurkan pada 4 Februari 2004 dan
didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High
School. Keanggotaannya pada awalnya dibatasi untuk siswa dari Harvard College. Dalam
dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston
College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan
semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League. Banyak perguruan tinggi lain yang
selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya.
Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat surat (e-mail) suatu universitas (seperti: .edu,
.ac, .uk, dll) dari seluruh dunia dapat juga bergabung dengan situs jejaring sosial ini.
Selanjutnya dikembangkan pula jaringan untuk sekolah-sekolah tingkat atas dan beberapa
perusahaan besar. Sejak 11 September 2006, orang dengan alamat surat-e apa pun dapat
mendaftar di Facebook. Pengguna dapat memilih untuk bergabung dengan satu atau lebih
jaringan yang tersedia, seperti berdasarkan sekolah, tempat kerja, atau wilayah geografis.
Hingga Juli 2007, situs ini memiliki jumlah pengguna terdaftar paling besar di antara situssitus yang berfokus pada sekolah dengan lebih dari 34 juta anggota aktif yang dimilikinya
dari seluruh dunia. Dari September 2006 hingga September 2007, peringkatnya naik dari
posisi ke-60 ke posisi ke-7 situs paling banyak dikunjungi, dan merupakan situs nomor satu
untuk foto di Amerika Serikat, mengungguli situs publik lain seperti Flickr, dengan 8,5 juta
foto dimuat setiap harinya.
B. FRIENDSTER

Friendster, yang ide penamaannya berasal dari nama Napster, adalah sebuah situs web
jaringan sosial yang memberikan fasilitas untuk membuat profil dan kemudian mengisi data
dirinya untuk kemudian mendapatkan akun di Friendster. Dalam Friendster, kita juga dapat
melihat teman dari teman kita dan teman dari teman dari teman kita, selain melihat teman kita
sendiri.
Friendster dimulai sejak tahun 2002 oleh Jonathan Abrams dan sekarang sudah melewati
masa beta test. Sejak awal 2005, Friendster juga telah memulai fitur blog.
Saat ini Friendster telah menginternasionalisasi bahasanya yang semula hanya bahasa Inggris,
saat ini telah tersedia bahasa Indonesia, bahasa Tionghoa, bahasa Spanyol, bahasa Korea,
bahasa Jepang, bahasa Vietnam, bahasa Malaysia.
C. MySPACE
MySpace adalah situs jaringan sosial populer yang menawarkan jaringan antar teman, profil
pribadi, blog, grup, foto, musik dan video untuk remaja dan dewasa di seluruh dunia. Markas
situs ini terletak di Beverly Hills, California, Amerika Serikat.
D. KENALAN YUK
KenalanYuk adalah situs jaringan sosialnya indonesia. keluaran 2009 dengan tampilan mirip
facebook.
E. TWITTER
Twitter adalah suatu situs web layanan jaringan sosial dan mikroblog yang memberikan
fasilitas bagi pengguna untuk mengirimkan pembaharuan berupa tulisan teks dengan
panjang maksimum 140 karakter melalui SMS, pengirim pesan instan, surat elektronik, atau
aplikasi seperti Twitterrific dan Twitbin. Twitter didirikan pada Maret 2006 oleh perusahaan
rintisan Obvious Corp.
Kesuksesan Twitter membuat banyak situs lain meniru konsepnya, kadang menawarkan
layanan spesifik lokal suatu negara atau menggabungkan dengan layanan lainnya. Suatu
sumber bahkan menyebutkan bahwa paling tidak ada 111 situs web yang memiliki layanan
mirip dengan Twitter
Tentu saja situs jejaring sosial ini memiliki banyak dampak positif dan negatif atau banyak
keuntungan yang diperoleh juga kerugian yang dihasilkan.
2.2 Manfaat Jejaring Sosial
Sebenarnya banyak manfaat yang dapat kita ambil dari jejaring sosial adalah sebagai berikut.

Sebagai sarana diskusi dengan jangkauan yang luas


Media untuk bertukar informasi

Sebagai sarana hiburan

Sebagai sarana berkomunikasi

Mempererat pertemanan dengan teman satu sekolah, atau teman kuliah

Menjalin silaturahmi yang sudah lama putus dengan teman lama atau kerabat lama

Mendapat banyak informasi terbaru

Mengisi waktu luang

Menambah wawasan

Tempat pembelajaran online

2.3 Contoh Kasus Penyalahgunaan Jejaring Sosial


Meningkatnya penggunaan jejaring sosial menimbulkan manfaat diiringi dengan
penyalahgunaan jejaring sosial tersebut. Berikut adalah beberapa fakta nyata penyalahgunaan
jejaring sosial salah satunya pada Facebook:

Kasus pelarian seorang remaja berumur 14 tahun bernama Marietha Novatriani di


Sidoarjo, Surabaya. Remaja ini dilaporkan hilang dan diduga dibawa teman yang baru
dikenalnya di Facebook. Diduga kuat pelakunya bernama Arie Power, temannya di
Facebook.
Kasus Ibnu Rachal Farhansyah di Bali (16 Maret 2010), yang memperbaharui status
Facebook dengan kata-kata yang mengandung SARA. Hal ini mengudang kontroversi
sehingga Ibnu masuk dalam daftar pencarian orang yang dicari oleh kepolisian Bali
dan dikecam oleh masyarakat Bali.

2.4 Dampak Negatif Jejaring Sosial


Pada kenyataannya, didapatkan fakta dari Komnas Perlindungan Anak (2010) bahwa sekitar
53% pemakai situs jejaring sosial di Indonesia adalah remaja berusia kurang dari 18 tahun.
Hal ini perlu mendapatkan perhatian ekstra dari pemerintah dan setiap orang dewasa, karena
umumnya banyak terjadi dampak-dampak negatif karena penggunaan situs jejaring sosial.
(http://vivanews.com)
Berikut adalah dampak negatif yang timbul akibat pengguaan jejaring sosial:

Kecanduan
Lupa waktu

Bisa terperangkap dalam kejahatan internet

Berkurangnya perhatian terhadap keluarga

Tergantikannya kehidupan sosial

Tersebarnya data penting yang tidak semestinya

Pornografi

Pemanfaatan untuk kegiatan negatif

Kurangnya sosialisasi dengan lingkungan

Membuat prestasi pelajar semakin menurun

Tumbuhnya sikap hedonisme dan konsumtif

Demikian adalah beberapa penjelasan artikel Dampak dan Penyalahgunaan situs Jejaring
Sosial yang memiliki efek langsung dengan kehidupan manusia. Beberapa akibat turunan
diantaranya adalah bisa dipecat dari pekerjaan, nilai pelajaran turun, mengalami susah tidur
dan pola makan yang tidak sehat. Selain itu kecanduan jejaring sosial juga dapat memicu
false perspective, yakni mempercayai apa yang ada di jejaring sosial melebihi apa yang
dilihatnya secara nyata. Semoga hal-hal ini tidak terjadi pada kita dan kawan-kawan atau
saudara kita semua. :)