Anda di halaman 1dari 7

Unsur Unsur Kimia Buatan

Hasbi Azis (1405112784)


Kelompok 3 (tiga)

FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN


UNIVERSITAS RIAU
PEKANBARU
2014

Unsur Buatan Dalam Sistem Periodik Unsur


(spu)
Unsur adalah zat kimia yang tidak dapat dibagi lagi
menjadi zat yang lebih kecil, atau tidak dapat diubah
menjadi zat kimia lain dengan menggunakan metode kimia
biasa.

ALAMI

SINTESIS
(BUATAN

Penamaan unsur buatan (sintetis) didasarkan pada IUPAC


(International Union of Pure and Applied Chemistry).
Beberapa unsur sintetis dinamai berdasarkan tempat ditemukannya
unsur tersebut, contohnya adalah amerisium dan californium
ebagian besar dari unsur buatan dinamai berdasarkan ilmuwan
yang menemukannya, diantaranya adalah unsur einsteinium,
curium, mendelevium, dan lain-lain
Untuk penamaan setiap unsur, keberadaannya harus dibuktikan
oleh penemunya. Sebagai contohnya adalah unsur Curium dinamai
ilmuwan terkenal Pierre Curie dan istrinya Marie Curie. Demikian
pula, mendelevium dinamai Dmitri Mendeleev
Beberapa unsur belum mendapatkan nama dari IUPAC. Unsurunsur yang belum mendapatkan nama resmi dari IUPAC,
menggunakan nama sementara. Contohnya adalah unsur
Ununbium dan Ununoctium.

Teknesium (Tc)
Unsur ini sebenarnya ditemukan oleh Perrier dan Segre di Itali
pada tahun 1937. Teknesium juga ditemukan bersamaan dalam
sampel molibdenum yang dikirim oleh E. Lawrence, yang ditembak
dengan deutron dalam siklotron Berkeley .
Kegunaan :
Teknesium dapat mencegah korosi dan stabil dalam melawan
aktivitas neutron, sehingga dapat digunakan untuk membangun
reactor nuklir.
Isotop Tc-99 digunakan untuk mendeteksi tumor di organ hati,
otak, tiroid dan limpa
Campuran antara Tc-99 dan senyawa timah
digunakan untuk memetakkan gangguan sirkulatori.

Sifat
a. Sifat Fisik
Densitas
: Tidak diketahui
Titik leleh
: 2430 K
Titik didih
: 4538 K
Klasifikasi unsur
: Logam
Fase
: Padat
Warna
: Putih keabu-abuan
b. Sifat atomik
Nomor atom
: 43
Nomor massa
: 99
Periode
:7
Umur Paruh
: 213.000 tahun
Bersifat
: Radioaktif
Elektronegativitas
: 1,9
Energi ionisasi
: 703 kJ/mol
Jari-jari atom
: 135 pm
Afinitas elektron
: -53 kJ/mol

Ada 22 isotop teknesium dengan kisaran massa dari 90 111. Semua isotop
teknesium bersifat radioaktif. Teknesium adalah salah satu dari dua unsur dengan
massa atom lebih kecil dari 83 yang tidak memiliki isotop stabil. Teknesium memiliki
tiga isotop dengan masa paruh waktu radioaktif yang cukup panjang yaitu: 97Tc (T1/2 =
2.6 x 106 tahun), 98Tc (T1/2 = 4.2 x 106 tahun) dan 99Tc (T1/2 = 2.1 x 105 tahun).

Promethium (Pm)
Pada tahun 1902, Branner memperkirakan adanya unsur antara
neodimium dan samarium. Hal ini dibenarkan oleh Moseley pada tahun 1914.
Pada tahun 1941, para ahli di Universitas Ohio menyinari neodimium dan
praseodimium dengan neutron .
Pada tahun 1945, Marinsky, Glendenin dan Coryell membuat identifikasi
kimia pertama dengan menggunakan khromatografi pertukaran ion.
Kegunaan :
Prometium sebagian besar digunakan untuk tujuan penelitian. Hal ini
dapat digunakan sebagai sumber radiasi beta pada cat bercahaya, dalam
baterai nuklir untuk peluru kendali, jam tangan, alat pacu jantung dan rados,
dan sebagai sumber cahaya untuk sinya

Sifat
a. Sifat Fisik
Titik leleh
Titik didih
Fase
: Padat
Warna

: 1315 K,1042 C,1908 F


: 3273 K,3000 C,5432 F
: Merah muda atau merah

b.

Sifat atomik
Nomor atom
: 61
Nomor massa
: 145
Periode
:6
Umur Paruh
: 17,7 tahun
Bersifat
: Radioaktif
Elektronegativitas
: 1,13 (Pauling)
Energi ionisasi pertama : 540 kJ/mol
ke-2: 1050 kJ/mol
ke-3: 2150 kJ/mol

Unsur ini baru saja terbentuk di permukaan bintang, dengan isotop promethium
dengan masa waktu paruh terpanjang yakni 17.7 tahun. Tujuh belas isotop promethium
dengan kisaran massa atom 134 155 pun sudah dikenali. Promethium 147, dengan
masa paruh waktu 2.6 tahun, adalah isotop yang paling umum digunakan. Promethium
145 adalah isotop dengan masa hidup paling lama dan memiliki aktivitas jenis 940
Ci/gram.