Anda di halaman 1dari 5

84,2

Penilaian postur kerja pada pembuatan gerabah. Terdapat dua postur kerja yang dapat
dinilai, yaitu sebagai berikut:

(a)

(b)

Gambar 1 Postur Kerja Proses Pembentukan Gerabah (a) Postur 1 (b) Postur 2

Tabel 1 menunjukkan langkah-langkah perhitungan RULA dan REBA untuk postur 1,


sedangkan tabel 2 untuk postur 2.

Step

Lokasi

Lengan
atas

Lengan
bawah

Telapak
tangan

Putaran
telapak
tangan

Tabel A

Nilai otot

Tabel 1 Perhitungan RULA dan REBA Postur Kerja 1


RULA
REBA
Keterangan
Skor
Lokasi
Keterangan
Posisi besar sudut lengan atas
Posisi besar sudut gerakan leher
terhadap beban sebesar 102,5o
terhadap punggung besarnya
(0 = +1, 20-45 = +2, 45-90 =
4
Leher
180 (0 - 20 = + 1, > 20 = +2) =
2
+3, > 90 A= r =+4) = +
+1
4
Posisi besar sudut punggung
Posisi besar sudut lengan
dengan garis vertical
bawah terhadap lengan atas
Punggun
2
besarnya 84,20
sebesar 153,1o( 0-60 = +2, 60g
(00 = +1, 0 - 200 = + 2, 20o
100 = +1, > 100 = +2) = +2
60 = +3, > 60o = +4) = +4
Posisi telapak tangan (lurus =
Posisi sudut kaki terhadap
0, kebawah/keatas < 15o = +1,
1
Kaki
garis vertical besarnya
ke bawah/ke atas > 15o = +2
21,80o= +1
Nilai tabel A diambil dari
Berputar setengah = + 1,
1
Tabel A
koordinat garis lurus dari
berputar penuh = + 2
poin no. 1, 2, 3.
Nilai tabel A diambil dari
koordinat garis lurus dari poin
4
Beban
Nilai beban 5kg -10kg = 1
no. 1, 2, 3,4
Nilai score A diperoleh dari
Jika pekerjaan berulang
penambahkan step 4 dan step
1
Nilai A
selama 4 x dalam 1 menit = +1
5 yang berada pada poin no.
4 dan 5

Skor
1

1
3
1

Posisi besar sudut lengan


atas terhadap beban sebesar
102,50 (0 = +1, 20-45 = +2,
45-90 = +3, > 900 = +4) = +
4
Posisi besar sudut lengan
bawah terhadap lengan atas
sebesar 153,10 ( 0-60 = +2,
60-100 = +1, > 1000 = +2) =
+2

Tenaga

Nilai Tenaga

Lengan
atas

Nilai
baris C

Diambil dari penjumlahan


poin no.5,6,7

Lengan
bawah

Telapak
tangan

Posisi telapak tangan


kebawah (keatas = +1,
kebawah = +2) = +2

Tabel B

Nilai table B diambil dari


koorninat garis dari poin no.
7,8,9.

Handle

Posisi pemegangan tangan


(handle cople) dinilai
kategori fair = +1

Nilai B

Nilai poin no. 10 ditambah


poin no. 11

Nilai C

Nilai tabel C diambil dari


poin no.6 dan poin no.12

Activity score

Score in table C ditambah


nilai activity score

Leher

10

Punggun
g

11

Kaki

12

Tabel B

13

Nilai otot

14

Tenaga

15

Nilai
kolom C

Final

Posisi besar sudut gerakan


leher terhadap punggung
besarnya 180 (0- 10 = +1, 1020 = +2, > 20 = +3,
mendongak = +4) = +2
Posisi besar sudut punggung
dengan garis vertical besarnya
84,20 (00 = +1, 0-200 = +2,
20-60 = +3, > 600 = +4) = +4
Jika kaki mendukung = +1,
jika tidak = +2
Nilai table B diambil dari
koordinat garis lurus dari poin
no. 9,10,11
Jika pekerjaan berulang
selama 4x dalam 1menit=+1
Nilai tenaga
Diambil dari penjumlahan
poin no.12,13,14
Score in table C

3
9

Nilai
aktivitas
Final
REBA

Postur kerja 1, menggunakan RULA hasil grand score 7 dengan action level 4,
menggunakan metode REBA grand score 8 dengan action level 3 sehingga perlu
dilakukan perbaikan sesegera mungkin (Tabel 1).

Step

Lokasi
Lengan
atas

Tabel 2 Perhitungan RULA dan REBA Postur Kerja 2


RULA
REBA
Keterangan
Skor
Lokasi
Keterangan
Posisi besar sudut lengan
Posisi besar sudut gerakan
atas terhadap beban sebesar
leher terhadap punggung
83,40 (00 = +1, 200-450 =
+3
Leher
besarnya 33,50 (00-200 = +1,
+2, 450-900 = +3, > 900 =
> 200 = +2) = +2
+4) = + 4

Skor
+2

Lengan
bawah

Telapak
tangan

Ruas jari

Tabel A

Otot

Tenaga
(beban)

Nilai A
(Wrist &
Arm)

Leher

10

Punggung

11

Kaki

12

Tabel B

13

Otot

14

Tenaga
(beban)

15

Nilai B

16

Tabel C

Posisi besar sudut lengan


bawah terhadap lengan atas
sebesar 127,70 ( 00-600 =
+2, 600-1000 = +1, > 1000 =
+2) = +2
Posisi ltelapak tangan
menekuk ke atas sebesar
14,70 = +2
Besar sudut 14,70 = +1
Nilai tabel A diambil dari
koordinat garis lurus dari
poin no. 1, 2, 3, 4.
Bentuk postur diam (statis)

Posisi besar sudut punggung


dengan garis vertikal besarnya
39,60 (00 = +1, 00-200 = +2,
200-600 = +3, > 600 = +4) =
+4

+3

Posisi sudut kaki besarnya


23,20 = +1

+1

+2

Punggung

+2

Kaki

+1

Tabel A

Nilai tabel A diambil dari


koordinat garis lurus dari poin
no. 1, 2, 3.

+4

+4

Beban

Nilai beban < 5 kg

Nilai score A diperoleh dari


menambahkan step 4 dan step
5 yang berada pada poin no.4
dan 5
Posisi besar sudut lengan atas
terhadap beban sebesar 83,40
(00 = +1, 200-450 = +2, 450900 = +3, > 900 = +4) = + 4
Posisi besar sudut lengan
bawah terhadap lengan atas
sebesar 127,70 ( 00-600 = +2,
600-1000 = +1, > 1000 = +2) =
+2

+1

Nilai A

Tenaga kurang dari 2 kg

Lengan
atas

Nilai score A diperoleh dari


penambahan step 5, step 6
dan step 7

+5

Lengan
bawah

+3

Telapakta
ngan

Posisi telapak tangan ke atas


sebesar 14,70 = +1

+1

+3

Tabel B

Nilai tabel B diambil dari


koordinat garis dari poin no.
7,8,9.

+4

+2

Handle

Posisi pemegangan tangan


(handle cople) dinilai kategori
fair = +1

+1

+5

Nilai B

Niali poin no. 10 ditambah


poin no.11

+5

Bentuk postur diam (statis)

+1

Nilai C

Tenaga kurang dari 2 kg

Nilai
aktivitas

Posisi besar sudut gerakan


leher terhadap punggung
besarnya 33,50 (00-100 =
+1, 100-200 = +2, > 200 =
+3
Posisi besar sudut punggung
dengan garis vertikal
besarnya 39,60 (00 = +1, 00
200 = +2, 200-600 = +3, >
600 = +4) = +4
Posisi sudut kaki terhadap
garis vertikal besarnya23,20
= +2
Nilai tabel B diambil dari
koordinat garis dari poin no.
9, 10, dan 11.

Nilai score B diperoleh dari


penambahan step 12, step 13
dan step 14
Score in tabel C dari
koordinat garis dari poin no.
8 dan 15

Nilai tabel C diambil dari poin


no.6 dan poin no.12
Activity score (postur tetap
selama > 1 menit)

+4

+3

+2

+5
+1

+6
7

Score in tabel C ditambah nilai


activity score

Postur kerja 2, menggunakan RULA hasil grand score 7 dengan action level 4,
menggunakan metode REBA grand score 6 dengan action level 3 sehingga perlu
dilakukan perbaikan sesegera mungkin (Tabel 2).
Tabel 3 Perhitungan OWAS pada Postur 1 dan Postur 2
Sikap Postur
Sikap Postur
Step
1
2
Postur
Skor
Postur
Skor
1
Punggung
2
Punggung
2
2
Lengan
1
Lengan
1
3
Sikap Kaki
4
Sikap Kaki
4
4
Berat Beban
1
Berat Beban
1
Final
Skor
3
Skor
3

Postur kerja 1 dan postur 2, menggunakan OWAS hasil final skor berupa kategori 3 yaitu
pada sikap ini berbahaya pada sitem musculoskeletal (postur kerja mengakibatkan
pengaruh ketegangan yang sangat signifikan) perlu perbaikan sesegera mungkin (Tabel3).
Tabel 4 Perhitungan QEC pada Postur 1 dan Postur 2

Uraian
Skor 1
Skor 2
Penilaian Punggung
Skor 3
Skor 4
Skor 5
Skor 1
Skor 2
Penilaian
Skor 3
Bahu/Lengan
Skor 4
Skor 5
Skor 1
Skor 2
Penilaian
Skor 3
Tangan/Pergelangan
Skor 4
Skor 5
Penilaian Leher
Skor 1
Skor 2
Penilaian Pekerja
Total Skor

Postur 1
6
2
2
6
4
4
4
2
4
4
8
8
4
6
4
6
2
9
83

Postur 2
6
4
6
6
4
6
6
6
6
6
6
6
6
6
6
6
4
6
102

Menggunakan QEC, postur kerja 3 dengan total skor 83 dan postur 8 dengan total skor
102, masuk dalam range 82-123 dengan penanganan investigasi lebig lanjut dan
dilakukan penanganan segera (Tabel 4).

Kesimpulan
Postur 1 dan postur 2 dilakukan evaluasi menggunakan metode RULA, REBA, OWAS,
dan QEC menunjukkan aktivitas berbahaya untuk dilakukan investigasi lebih lanjut dan
dilakukan penanganan sesegera mungkin, sehingga perbaikan mutlak diperlukan.