Anda di halaman 1dari 8

PRINSIP FERMENTASI

Manan Setiawan
F1C1 11032

JURUSAN KIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS HALUOLEO
2015

Pengertian Fermentasi
Fardiaz (1992)
Mendefinisikan
dan asam amino

fermentasi sebagai proses pemecahan karbohidrat


secara anaerobik, yaitu tanpa memerlukan oksigen

Satiawihardja (1992)
Mendefinisikan fermentasi dengan suatu proses di manan komponenkomponen kimiawi dihasilakan sebagai akibat adanya pertumbuhan
maupun metabolisme mikroba. Mencangkup fermentasi aerob dan
anaerob.
Johan W.Von (2008)
Fermentasi merupakan proses perubahan biokimia dari substrat,
karena adanya aktivitas dari mikroba dan enzim yang dikeluarkan
oleh mikroba tersebut. Dan pada proses fermentasi terjadi
peningkatan nutrisi

FERMENTASI

SUBSTRAT

Tempat Tumbuh

LINGKUNGAN
AGEN
BIOLOGI

Inokulum

Proses Optimal

Substrat
Senyawa yang terdapat di lingkungan pertumbuhan yang digunakan sebagai
tempat tumbuh mikroba dan menyediakan nutrien yang dibutuhkan oleh
mikroba untuk memperoleh energi dan pertumbuhan sel

Fermentasi Medium
Padat

Fermentasi Medium Cair

Fermentasi Medium Semi


Padat

substrat
dan
atau
takcukup
larut
Medium
tdklarut
larut,
kelembaban
Medium
tdk
larut,
tapi
cukup
lembab
(KA
> 80
(KA
= 65
80%)
%) 12 60 %)
utk keperluan
mikrobia(KA

Agen Biologi
Mikroorganisme sebagai agen biologi dalam fermentasi. Agen
potensial yang digunakan dalam proses fermentasi
mikroorganisme (kapang, khamir, dan bakteri)

biologi
adalah

Lingkungan
Air
Air sangat penting untuk pertumbuhan mikroba karena selain
merupakan 80% dari berat sel mikroba juga karena air berfungsi
sebagai reaktan, misalnya dalam reaksi hidrolisis dan sebagai produk
misalnya dari reduksi oksigen dalam sistem transpor elektron.

Suhu
Masing-masing mikrobia memerlukan suhu tertentu untuk
hidupnya. Suhu pertumbuhan suatu mikrobia dapat di bedakan
dalam suhu minimum, optimum dan maksimum, contohnya Spesies
Leuconostoc yang memulai fermentasi memiliki suhu optimum 18
sampai 22C.

pH

Mikrobia dapat tumbuh baik pada daerah pH tertentu

Bakteri

KISARAN pH UNTUK PERTUMBUHAN


Batas bawah

Optimum

Batas atas

Thiobacillus

0,5

Thiooxidans

4,0-4,5

5,4-6,3

7,0-8,0

Acetobacter aceti

4,2

7,0-7,5

9,3

Staphylococcus aureus

5,5

7,0-7,5

8,5

Azotobacter spp

6,8

Clhorobium limicola

7,5 7,8

9,5

2,0-3,5

Aerasi dan Agitasi


Oksigen merupakan nutrisi kunci untuk mikroba aerob, biasanya ditemukan
sebagai penyusun air selular dan komponen organik. Aerasi dan agitasi
dalam skala laboratorium biasanya dilaksanakan dengan menggoyanggoyangkan labu berisi larutan (shaken flask culture). Dalam skala lebih
besar, aerasi diberikan dengan cara menghembuskan udara bertekanan ke
dalam cairan medium dan biasanya dilaksanakan pengadukan mekanik.