Anda di halaman 1dari 2

Reverse Osmosis

Teknologi pengolahan air reverse osmosis menggunakan proses membrane. Pemisahanb air dari
kandungan mineral dan mikro organisme yang tidak dikehendaki didasarkan pada proses
penyaringan dengan skala molekul. Untuk menghasilkan air tawar(murni), pemompaan
dilakukan dengan tekanan tinggi ke modul membrane yang mempunyai dua outlet yaitu outlet
yang menhasilkan air tawar(murni) dan outlet yang menghasilkan air garam/mineral yang telah
dipekatkan.
Dalam proses membrane, terjadi proses penyaringan berdasarkan ukuran molekul, yaitu psrtikel
yang molekulnya lebih besar dari molekul air, seperti ;
1. Larutan garam/mineral
2. Zat organik tertentu
3. Bakteri, virus, yrogen, dll
Aplikasi utama reverse osmosis adalah menghilangkan larutan garam/desalinasi dengan efek
tambahan untuk menghilangkan zat-zat serta organisme lainnya. Yuki Reverse Osmosis terdiri
dari 3 sistem, yaitu :
1. Pengolahan air tawar ( tap water Osmosis)
2. Pengolahan air payau ( brackish water treatment)
3. Pengilahan air laut ( sea water treatment)
Demineralizer
Demineralizer terdiri dari 3 jenis :
1. Two Bed Demineralizer ( Cation & anion resin terpisah) Proses pengurangan Total Dissolved
Solids.
2. Mix Bed Demineralizer (cation & anio resin tercampur) proses pengurangan Total Dissolved
Solids ke
tahap yang lebih murni.
3. Polisher ( cation atau anion resin saja)
Prinsip kerja demineralizer menggunakan kemampuan cation & anion exchange resin sebagai
proses pertukaran ion-ion pada resin dengan ion-ion dalam air baku. Resin cation bermuatan
negatif (H+ Hydrogen) akan menukar ion positif pada air baku, dan resin anion bermuatan
negatif ( OH- = Hydroxide) akan menukar ion negatif pada air baku. Selama berlangsung proses
pertikaran ion, air yang diolah akan memiliki ion-ion Hydrogen ( H+) dan Hydroxide (OH-)
yang akan bergabung membentuk H2O ( air murni). Semakin murni air yang dihasilkan, Total
Dissolved Solids & Conductivity-nya akan semakin rendah.

Jika cation &anion resin tidak mampu lagi melakukan proses pertukaran ion, gunakan larutan
Hydrolhloric Acid ( H CI) untuk mengaktifkan cation resin dan larutan Sodium Hydroxide
(NaOH) untuk mengaktifkan anion.