Anda di halaman 1dari 8

Definisi Dan Perbedaan Kawasan Perkotaan Dan Pedesaan

DEFINISI KAWASAN PERKOTAAN DAN PEDESAAN


Perkotaan adalah suatu sistem jaringan kehidupan manusia
yang ditandai dengan adanya kepadatan penduduk yang tinggi, strata
sosial ekonomi yang heterogen, dan materialistis. Dimana Perkotaan
merupakan bentang budaya yang ditimbulkan oleh unsur-unsur alami
dan non alami dengan gejala pemusatan penduduk yang cukup padat
dan besar dengan corak kehidupan yang bersifat heterogen dan
meterialis dengan daerah belakangnya.
Selain itu Pengertian Perkotaan

dapat ditijau dari segi

morfologinya yaitu Kenampakan Perkotaan secara morfologi adalah


kenamapakan-kenampakan tertentu yang mempunyai ciri khas fisikal
sebuah Perkotaan dapat diartikan pula bahwa Perkotaan merupakan
sebagai suatu daerah tertentu dengan karakteristik tata guna lahan
non agraris, sebagian besar tertutup oleh bangunan yang bersifat non
reidental maupun residental (secara umum building coverage lebih
banyak daripada vegetation coverage).
Pengertian Perkotaan yang lain dapat diartikan sebagai suatu
daerah yang memiliki gejala pemusatan penduduk yang merupakan
perwujudan geografis yang ditimbulkan oleh unsur-unsur fisiografis,
sosial, ekonomi, kultur yang terdapat di daerag tersebut dengan
adanya pengaruh timbal balik dari daerah-daerah lainnya. Perkotaan
merupakan suatu sistem jaringan kehidupan manusia yang ditandai
dengan kepadatan penduduk dan diwarnai dengan trata sosial,
ekonomi yang heterogen, dan berorientasi pada materialistik.
Sedangkan Pedesaan merupakan suatu wilayah yang ditempati
oleh sejumlah penduduk sebagai kesatuan masyarakat hukum, yang
mempunyai organisasi pemerintahan terendah, langsung di bawah
camat dan berhak menyelenggarakan rumah tangganya sendiri
dalam ikatan negara kesatuan Republik Indonesia.

Definisi Dan Perbedaan Kawasan Perkotaan Dan Pedesaan

PERBEDAAN PERKOTAAN DAN PEDESAAN


Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kesan Perkotaan
sebagai memiliki atribut yang positif dan Pedesaan yang terkesan
negatif. Salah satunya yang terpenting adalah bahwa Perkotaan
mewakili suatu kedinamisan dan progresifitas (kemajuan), sementara
Pedesaan

menyimbolkan

kediaman

dan

keterbelakangan

serta

kemalasan.
Situasi Perkotaan yang padat, memaksa warga Perkotaan untuk
terus bergerak dinamis memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Tidak
bergerak berarti tidak makan, demikian bahasa sederhananya.
Berbeda dengan situasi di Pedesaan yang tenang dan tampak baik
tapi sebenarnya dapat membahayakan bagi jiwa yang lemah.
Penduduk Pedesaan tidak begitu dituntut untuk bekerja keras;
tanpa kerja keras pun mereka dapat makan dari hasil tanaman di
sekitar pekarangan rumah mereka. Pada gilirannya, perbedaan situasi
Perkotaan dan Pedesaan ini juga mempengaruhi cara berfikir dan
bertindak masyarakatnya. Sementara masyarakat Perkotaan biasa
bertindak cepat, lugas dan dinamis, masyarakat Pedesaan cenderung
berperilaku santai. Masyarakat Perkotaan juga dianggap lebih cepat
dalam memperoleh informasi aktual dibanding masyarakat Pedesaan,
informasi aktual yang dimaksud termasuk tren terbaru di berbagai
bidang dari tren baju, musik, wawasan sampai keilmuan.
Singkatnya, Perkotaan identik dengan berbagai unsur positif
(walau tidak lepas dari sisi negatif) seperti kerja keras, kemajuan dan
kedinamisan;
keterbelakangan

sementara
dan

Pedesaan

kemalasan.

Oleh

berkonotasi
karena

itu,

sebaliknya:
pengertian

Perkotaan dan Pedesaan yang hakiki hendaknya tidak dimaknai


secara harfiah dan sempit . Dengan kata lain, atribut orang

Definisi Dan Perbedaan Kawasan Perkotaan Dan Pedesaan

Perkotaan

atau

berdasarkan

orang

lokasi

Pedesaan

seseorang

hendaknya

berada.

tidak

Pemahaman

difahami
geografis

semacam ini hanya akan memalingkan pengertian positif yang hakiki


dari istilah ini.
Adapun beberapa perbedaan Pedesaan dan Perkotaan dapat dilihat
dari berbagai aspek yaitu diantaranya:

Ditinjau Dari Aspek Fisik


Perkembangan Perkotaan

selalu memperhatikan setlement

yang dipilih oleh manusia yang pada mulanya selalu memperhatikan


topografi daerah, tanah dan keadaan iklim serta kesuburan tanah.
Dilihat dari letaknya Perkotaan

biasanya berada di tempat-

tempat yang strategis, misalnya saja di persimpangan jalan, letak di


pertemuan dua aliran , letak di lembah-lembah yang subur, di dataran
aluvial dan tempat tempat yang lain yang dari sisi fisiografis
menguntungkan. Perkotaan yang terletak di tepi pantai biasanya
mempunyai akses keluar lewat jalur laut untuk menghubungkan
dengan kota lain sebaliknya Perkotaan

yang berdada lebih ke

pedalaman akan mempunyai lapangan udara dan jalur darat untuk


menhubungkan dengan Perkotaan atau daerah lain.
Dilihat dari unsur iklim dan bisa dijelaskan sebagai berikut.
Perkotaan yang terlalu basah atau terlalu kering biasanya sulit untuk
berkembang. Demikian pula untuk Perkotaan di daerah pegunungan
atau perbukitan. Pemekarannya dibatasi oleh rintangan alami atau
natural bariers. Tetapi unsur-unsur perintang pada masa kini tidak lagi
merupakan

penghambat

mutlak.

Hambatan-hambatan

tersebut

dikurangi dengan adanya kemajuan tekonologoi seperti adanya

Definisi Dan Perbedaan Kawasan Perkotaan Dan Pedesaan

jembatan-jembatan,
menhubungkan

terowongan-terowongan

perkotaan

yang

terisolir

yang

dengan

dapat

daerah

luar.

Sebaliknya Perkotaan yang berelief datar akan mempunyai jaringan


jalan yang padat, sehingga perkembangannya diharapkan dapat
berkembang lebih cepat. Apalagi Perkotaan semacam itu mempunyai
iklim yang sejuk dan lebih-lebih lagi unsur manusianya memiliki taraf
teknologi dan budaya yang cukup tinggi, maka Perkotaan

tersebut

akan merupakan Perkotaan yang menyenangkan.


Tambang

atau

tambang-

tambang lainnya merupakan pemacu bagi tumbuhnya

Kawasan

Perkotaan

minyak,gas,

batu

bara,

bauksit

yang baru dan Perkotaan yang baru tersebut akan

mengalami perkembangan yang cepat. Seperti beberapa Kawasan


Perkotaan di Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Jepang dan beberapa
kawasan Perkotaan di Indonesia. Kawasan Perkotaan

tersebut

merupakan Perkotaan industri. Kegiatan di bidang perdagangan akan


timbul sehingga akan menarik penduduk dari luar.

Unsur tanah di daerah Perkotaan

Revolusi agraris yang

menyangkut pengolahan dan penggunaan tanah secara efisien


dengan sistem transportasi yang mengimbangi evolusi agraris
tersebut merupakan faktor pendorong bagi kota-kota kecil di tengahtengah tanah atau daerah pertanian. Lebih-lebih di daerah yang
tanahnya

subur

maka

hasil

pertraniannya

akan

cukup

untuk

membiayai perkembangan pembangunan kota. Sebaliknya di daerahdaerah yang tandus dan gersang barang tambang tidaklah dapat
diharapkan adanya perkembangan kota.
Sedangkan kawasan Pedesaan lebih memeiliki unsure tanah
yang subur. Namun secara keseluruhan perbedaan kondisi fisik
(kemiringan, iklim , jenis tanah dll) antara desa dan kota tidak terlalu
nampak.

Definisi Dan Perbedaan Kawasan Perkotaan Dan Pedesaan

Ditinjau Dari Aspek Tata Guna Lahan


Kawasan Perkotaan merupakan suatu wilayah dimana kawasan
terbangunnya

lebih

besar

dibandingkan

dengan

kawasan

non

terbangunnya, karena pada umumnya di kawasan ini didominasi oleh


struktur binaan. Selain itu kawasan perkotaan memiliki RTH( Ruang
Terbuka Hijau ) yang relatif lebih rendah dibandingkan kawasan
Pedesaan.
Kawasan Pedesaan merupakan suatu wilayah dimana masih
banyaknya lahan-lahan kosong yang masih belum dimanfaatkan oleh
kawasan ini. Dimana penggunaan lahan di kawasan pedesaan
didominasi oleh pertanian.
Ditinjau Dari Aspek Sosial Kependudukan
Kawasan Perkotaan merupakan suatu lokasi dimana kepadatan
penduduk lebih tinggi dibandingkan dengan populasi serta bersifat
heterogen/plural, dimana para penduduknya berinteraksi satu sama
lain dan menghargai waktu. Kawasan PerPedesaanan merupakan
suatu lokasi dimana kepadatan penduduknya rendah serta jumlah
penduduknya sedikit, penduduknya bersifat homogen serta kurang
mengghargai waktu yang ada.
Unsur

sosial

menjadi

pemacu

dari

timbulnya

dan

berkembangnya suatu setlement, karena dalam kehidupan di suatu


tempat perlu adanya pergaulan dan kerjasama yang baik demi
ketenangan dan kesejahteraan hidup di dalam suatu lingkungan
daerah tertentu termasuk di daerah Perkotaan.
Di daerah perkotaan ditandai dengan adanya badan-badan
pemerintah, yayasan-yayasan sosial, organisasi pemuda , Lembaga
swadaya masyarakat, dan berbagai perkumpulan atau organisasi
sosial yang sangat banyak jumlahnya. Sedangkan di daerah Pedesaan
badan-badan pemerintah, yayasan-yayasan social dan organisasi
pemuda cenderung sedikit jumlahnya.

Definisi Dan Perbedaan Kawasan Perkotaan Dan Pedesaan

Penduduk yang berada di kawasan Perkotaan bersifat heterogen dan


padat sehingga akan banyak muncul berbagai masalah sosial yang
berdampak positif maupun negatif. Sperti kejahatan, perampokan,
seks bebas, kenakalan remaja dan sebagainya. Sedangkan di
pedesaan penduduknya cenderung memiliki sifat homogen dan tidak
terlalu padat sehingga masalah social yang timbul tidak terlalu
banyak.
Di perkotaan kontak sosial antar penduduk dapat dikategorikan
sebagai kontak yang berfrekuensi besar dan mempunyyai stratifikasi
penduduk

yang

heterogen

dan

kompleks.

Kontrol

sosial

yang

terbentuk di kota tidak lagi sebagai suatu adat atau tradisi melainkan
sebagai suatu hukum atau peraturan yang sebagian besar tertulis
jelas.

Kelompok

sosial

yang

terbentuk

bersifat

tidak

lagi

mengutamakan kebersamaan atau gotong royong melainkan bersifat


individualis

atau

gesellchaft

dan

cenderung

materialis

atau

memandang segala aktivitas maupun barang dengan uang. Mobilitas


yang terjadi di kota sangatlah tinggi mengingat banyaknya aktivitas
dan kepentingan yang berpusat di kawasan Perkotaan juga sangat
banyak. Status sosial di Kawasan Perkotaan berbeda dengan di desa,
kalau di desa cenderung stabil sedangkan di perkotaan tidak stabil
dan heterogen.
Di perkotaan toleransi sosialnya sangatlah rendah. Kesibukan
masing-masing individu atau warga kota dalam tempo yangcukup
tinggi dapat mengurangi erhatiannya kepada sesamanya. Apabila ini
berlebihan maka mereka akan mempunyai sifat acuh-atak acuh atau
kurang mempunyai toleransi sosial terhadap sesama. Di kota masalah
ini dapat diatasi dengan adanya lembaga atau yayaan yang
berkecimpung

dalam

hal

ikhwal

penduduk di kawasan perkotaan

kemasyarakatan.

Kepadatan

sangat tinggi, jadi secara fisik

manusia selalu berdekatan tetapi secara sosial mempunyai jarak


yang sagat jauh. Sedangkan di kawasan pedesaan lebih bersifat
kebersamaan dan gotong royong.

Definisi Dan Perbedaan Kawasan Perkotaan Dan Pedesaan

Ditinjau Dari Aspek Ekonomi


Kawasan Perkotaan merupakan suatu wilayah yang kegiatan
utamanya diluar sektor pertanian, namun lebih berarah pada industri
baik itu sekunder maupun tersier. Kawasan Perkotaan dilihat dari segi
ekonomi menonjolkan adanya pusat-pusat perdagangan seperti
pasar, mall, swalayan, pabrik-pabrik dan adanya sarana prasarana
yang menunjang seperti hotel, penginapan, rumah sewa, bank,
stasiun, terminal, bandar udara dan sebagainya yang banyak dapat
memasukkan uang bagi kota yang dapat dipergunakan untuk
pembiayan pemeliharaan kota. Di perkotaan mata pencaharian
penduduk dapat dikategorikan bermata pencaharian non agraris dan
sangat

bervariasi

seperti

manufaktur,

kepegawaian,

jasa

dan

perdagangan.
Ruang kerja yang terbentuk sebagian besar tertutup dalam arti
ada di dalam ruangan meskipun tidak semua. Di kawasan Perkotaan
ada berbagai usaha dengan berbagai spesialisasi sehingga akan lebih
banyak

membuka

lapangan

pekerjaan.

Sehingga

akan

banyak

dijumpai berbagai toko-toko dan tempat usaha atau produksi di dalam


kota.
Biasanya penduduk di perkotaan mempunyai tempat tinggal
yang tidak menyatu atau tidak berdekatan dengan tempat bekerja.
Perkotaan

sebagai

pusat

perdaganga

dapat

dijelaskan

bahwa

sebenarnya sudah menjadi sifat umum dari kawasan perkotaan


tetapi tidak semua kawasan perkotaan didominasi oleh kegiatan
perdagangan. Ada yang hanya merupakan kebutuhan sehari-hari
warga kota, ada yang merupakan perantara bagi perdagangan
nasional ataupun internasional Kota sebagai pusat produksi biasanya
terletak dikelilingi oleh daerah-daerah pengahasil bumi atau hasil
tambang,

Definisi Dan Perbedaan Kawasan Perkotaan Dan Pedesaan

Kawasan Pedesaan merupakan suatu wilayah yang keguiatan


utamamnya berupa sektor pertanian serta bersifat industri primer.
Dan

biasanya

kawasan

pedesaan

merupakan

kawasan

yang

menyediakan bahan baku bagi daerah Perkotaan, sehingga dapat


dikatakan kawasan Pedesaan merupakan kawasan Pendukung bagi
perekonomian di kawasan Perkotaan.

Ditinjau Dari Aspek Sarana Dan Prasarana


Kawasan

PerPerkotaanan

merupakan

suatu

wilayah

yang

memiliki sarana dan prasarana (infrastruktur) yang lengkap serta


memadai dalam menunjang kegiatan yang terjadi di kawasan
perPerkotaanan. Kawasan PerPedesaanan merupakan suatu wilayah
dimana sarana dan prasarananya kurang memadai karena adanya
suatu hal karena terbatasnya sumber daya yang ada, baik itu
sumberdaya alam maupun sumber daya manusia atau tenaga kerja.
Ditinjau Dari Aspek Transportasi
Kawasan

PerPerkotaanan

merupakan

suatu

wilayah

yang

memiliki sarana transportasi yang baik dan lengkap sehingga dapat


memudahkan para penggunanya untuk menuju ke suatu tempat.
Kawasan PerPedesaanan merupakan suatu wilayah dimana sarna
transportasinya kurang memadai sehingga adanya suatu hambatan
untuk menuju suatu tempat.