Anda di halaman 1dari 41

Dr. Sri Atmaja P.

Rosyidi
Laboratorium Teknik dan Infrastruktur Transportasi
Jurusan Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

01

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

Model suatu sistem wilayah


(perkotaan) adalah model
spasial, sehingga diperlukan cara
untuk menjelaskan karakteristik
spasial secara numerik.
Suatu wilayah sebagai daerah
studi perlu dibagi dalam
beberapa zona dan dinyatakan
secara numerik untuk setiap zona
(misal.: ukuran tata guna lahan)

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

Jaringan transportasi
didefinisikan sebagai urutan
ruas jalan dan noda.
Ruas : Potongan Jalan, Jalan
Kereta Api, dll.
Noda : Persimpangan Jalan,
Stasiun, dll.
Setiap ruas, noda diberikan
nomor untuk
mengidentifikasi data yang
berkait dengan ruas, noda
dan zona.
4

Sumber : chesapeake.va.us
5

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

Sumber : consult.rochdale.gov.uk
6

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

Jurusan
Teknik Sipil

12 smp/menit

102
425

103

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

Pengertian

Daerah studi ditetapkan sebagai suatu ruang/spasial


(obyek) yang dilakukan perencanaan dan pemodelan untuk
memprediksi kebutuhan transportasi yang ada di
dalam/dari/menuju ke daerah tersebut. Daerah studi dapat
berupa daerah perkotaan atau pengembangan kota di masa
yang akan datang.
Cordon
Daerah studi dibatasi oleh suatu garis batas yang disebut
sebagai cordon. Cordon ditentukan untuk tidak memotong
jalan yang sama lebih dari dua kali. Cordon dapat
ditentukan sebagai batas alami, seperti sungai, jalan kereta
api,dll.

EXTERNAL
CORDON LINE

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

300
370

DAERAH STUDI
360

310

350
320
330

340

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

Daerah studi biasanya dipecahkan menjadi


beberapa zona. Zona adalah satuan wilayah
yang merupakan pendekatan terhadap
agregasi bangkitan/tarikan individu.
Zona dianggap sebagai satuan pergerakan
terkecil sehingga seluruh sifat pergerakan
merupakan rata-rata atau mewakili dari
seluruh bagian zona.
Variabilitas sifat
pergerakan sering menjadi kendala yang
tidak dapat diantisipasi dalam zona.
10

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

Ukuran zona tergantung dari tujuan


pekerjaan yang dapat berupa banyak zonazona kecil atau sedikit zona-zona luas.
Zona kecil memiliki akurasi yang lebih baik
namun memerlukan data yang lebih banyak
dan waktu pemprosesan komputer yang
lama.
Zona luas memiliki intra-zonal trip yang
cukup besar yang sulit untuk dibebankan
kepada jaringan jalan.
11

Zona luas sesuai untuk strategic study karena


memiliki periode jangka panjang.
Banyak studi jangka menengah menggunakan zonazona kecil yang selanjutnya diagregasikan menjadi
sejumlah zona-zona yang lebih besar.
Zona kecil biasanya digunakan di daerah pusat kota
dimana tata guna tanah/lahan lebih rapat. Zona luas
digunakan untuk daerah pinggiran kota.

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

12

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

Batas zona diusahakan bertepatan dengan batas


daerah/wilayah kajian.
Besar zona konsisten dengan kerapatan jaringan
tinjauan.
Luas zona tidak terlalu kecil agar pergerakan dapat
dibebankan ke jaringan secara efektif.
Batas masing-masing zona sesuai dengan jenis
perkembangan tata ruang kota (diusahakan agar
sehomogen mungkin).
Batas- batas zona dapat menggunakan batas
administratif, batas alam, batas jaringan atau batas jenis
tata guna lahan.
13

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

Untuk menjelaskan pergerakan yang berasal dari luar


daerah studi (daerah yang lain) diperlukan suatu zona
yang disebut sebagai zona eksternal. Data populasi zona
eksternal biasanya digunakan untuk mendapatkan nilai
akurasi tinggi dan mengkaji pengaruh pergerakan dalam
daerah studi, meskipun demikian tidak perlu diperinci
sebagaimana model yang digunakan dalam daerah studi.
Zona-zona yang berada di dalam daerah studi disebut
sebagai zona internal.
Zona eksternal tidak memiliki batas yang pasti dan
ditetapkan lebih besar dari zona internal.

14

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

Rata-rata ukuran zona dapat ditentukan dengan jumlah populasi.


Well (1975) merangkumkan untuk studi perencanaan transportasi
di UK. :
Daerah Studi
terpusat di_
Barnsley
Gt. Yarmouth
Cambridge
Slough
Norwich
Hull
Doncaster
Sheffield

Populasi

Jumlah zona

Rata-rata populasi

91000
127000
144000
144000
170000
345000
387000
730000

72
52
90
103
75
153
200
430

1260
2450
1600
1400
2280
2250
1930
1700

15

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

Aktivitas tata guna lahan diasumsikan berlokasi pada suatu


titik dalam zona yang disebut dengan pusat zona (Black,
1981)
ZONE 3

ZONE 1

ZONE 2

ZONE 4

16

DAERAH STUDI

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

300
200

370

INTERNAL ZONA
230

260

220

310

240

Jurusan
Teknik Sipil

210

360

250
350

320
330

340

EXTERNAL ZONA

17

18

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

1.

2.

3.
4.

Pergerakan dalam zona (intra zonal trip) yaitu


pergerakan dari dan ke zona yang sama umumnya
diabaikan (dianggap = nol).
Pergerakan antar zona internal (internal zonal trip) yaitu
pergerakan dari dan ke zona yang termasuk zona
internal.
Pergerakan antar zona internal dan eksternal, yaitu
pergerakan ke luar/masuk wilayah studi.
Pergerakan antar zona eksternal yaitu pergerakan antar
zona yang melewati wilayah studi yang dikenal sebagai
through traffic.
19

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

Nomor dapat digunakan untuk


mengidentifikasi lokasi kota
Sistem grid dapat digunakan untuk
menentukan pusat zona
Tipe dan intensitas tata guna lahan
dapat diagregasi dengan sistem
zona.

20

CEC 716
Perencanaan
Transportasi
Jurusan
Teknik Sipil

Jaringan transportasi dapat


dimodelkan dengan metode grafis.
Jaringan dapat direpresentasikan
dalam bentuk ruas dan noda
(Black, 1981).
Ruas merupakan fasilitas
transportasi (misal. Jalan, rute bis,
dll.). Dalam pemodelan sebaiknya
menggunakan ruas-ruas yang
penting untuk menghindari sistem
yang rumit.

Node 1

Node 2

Node 4

Node 3
Node 5

21

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

Noda adalah tempat dimana ruas-ruas jalan


berpotongan atau tempat dimana orang atau
barang memasuki jaringan (bus stop, stasiun,
terminal, dll.).
Pusat Zona adalah noda khusus dan
merupakan noda yang menunjukkan asal dan
tujuan perjalanan
Untuk menghubungkan ruas dengan pusat
zona digunakan dummy link atau centroid
connector.
22

147
146

28

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

27
145

152
151
144

25

149
26

Jurusan
Teknik Sipil

154
143

148

150
153

Zone Boundary
Links (Road)

Centroids

Centroid Connectors

Nodes

23

Jaringan dapat dinyatakan secara numerik dan juga


karakteristik sistem dapat dikaitkan untuk setiap
ruas dan jalan, contohnya: jalan satu atau dua arah,
kecepatan, waktu tempuh, kapasitas, tingkat
pelayanan dll.

Seluruh informasi dapat dinyatakan dalam bentuk


matriks.

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

24

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

Matriks digunakan dengan dua maksud :


1) Menunjukkan informasi masing-masing ruas, misalnya :
panjang, kapasitas. Matriks ini menggunakan noda dan
nomor untuk menyatakan kolom dan baris.
2) Menunjukkan informasi antara setiap pasangan zona,
misalnya : jarak, waktu atau jumlah pergerakan. Matriks
ini mempunyai nomor zona untuk menyatakan baris dan
kolom. Nilai setiap ruas jalan ditambahkan untuk
mendapatkan total waktu tempuh, biaya, dll.

25

CEC 716
Perencanaan
Transportasi
Jurusan
Teknik Sipil

Screen Line adalah sebuah garis yang membagi daerah studi


menjadi dua bagian yang relatif hampir sama dimana
digunakan untuk menentukan lokasi traffic counting bagi
kalibrasi hasil pemodelan dalam wilayah studi tersebut.

Syarat screen line : diusahakan merupakan batas alami


misalnya : jalan kereta api, atau sungai, sehingga tidak
berubah lokasi untuk waktu yang akan datang.

26

147
146

28

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

27
145

152
151
144

25

149
26

Jurusan
Teknik Sipil

154
143

148

150
153

Screen Line

Titik Pertemuan
Screen Line
dengan Links

27

Jurusan
Teknik Sipil

Ada Pertanyaan ?
28

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

Sifat: Tugas Kelompok (1 kelompok = 2


orang)
Waktu: 3 minggu (setelah liburan Idul Fitri)
Detil tugas akan dimonitor oleh Asisten
Dosen

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

29

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

1.

2.

3.

Silahkan saudara membuat kelompok maksimal 2


orang. Tugas Saudara adalah membuat peta spasialnumeris (zona, ruas, noda, centroits dll.) untuk wilayah
kabupaten/area/urban-suburban tertentu (contoh
Kabupaten Bantul, Kabupaten Klaten, Kabupaten
Sleman, dll.).
Peta spasial kabupaten bisa secara bebas Saudara
tentukan sendiri wilayahnya (boleh dari luar jawa, jika
memungkinkan).
Detilkan komponen model numeris dari peta spasial.

30

02

Waktu Pelaksanaan Kajian


Horison Kajian, terdapat dua situasi yang harus
dipertimbangkan yaitu : Tahun Rencana Pendek dan
Tahun Rencana Panjang (misal. 20 tahun).
3. Batas Daerah Kajian, batas kajian harus lebih luas
dari batas wilayah yang diperkirakan berpengaruh.
4. Sumber Daya Kajian.

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

1.
2.

32

Sistem Prasarana Transportasi :


Inventarisasi prasarana jalan : desain
geometrik, pengendalian lalu lintas, tata
guna lahan, fasilitas jalan lainnya.
2. Inventarisasi kinerja angkutan umum.
3. Inventarisasi fasilitas dan kebutuhan
parkir : survei inventarisasi ruang parkir
dan survei kebutuhan parkir.
4. Inventarisasi waktu tempuh.

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

1.

33

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

1.

Sistem Tata Guna Lahan


Survei Wawancara Rumah Tangga (home interview
survey): guna mendapatkan informasi rumah tangga
untuk karakteristik latar belakang sosial-ekonomi suatu
pergerakan : anggota keluarga, usia, jenis kelamin,
pekerjaan, pendapatan, kepemilikan kendaraan dan
intensitas pergerakan per hari oleh anggota keluarga.
Survei wawancara rumah tangga dapat juga
menanyakan karakteristik pergerakan, misal : jenis tata
guna lahan (zona asal dan tujuan), waktu berangkat dan
tiba), tujuan pergerakan, dan moda transportasi.

34

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

Sampel wawancara rumah tangga dapat diukur dalam


prosentase Bruton (1985) :
Ukuran Sampel (rumah tangga)
Populasi

di bawah 50.000
50.000 150.000
150.000 300.000
300.000 500.000
500.000 1.000.000
di atas 1.000.000

Rekomendasi

Minimum

1:5
1:8
1 : 10
1 : 15
1 : 20
1 : 25

1 : 10
1 : 20
1 : 35
1 : 50
1 : 70
1 : 100

35

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

2.

Jurusan
Teknik Sipil

3.

Survei Angkutan Umum, bertujuan untuk


mendapatkan informasi jumlah naik-turunnya
penumpang untuk setiap rute, profil pembebanan
untuk setiap rute, zone asal dan tujuan pergerakan,
tujuan pergerakan, moda transportasi dari zona asal ke
angkutan umum, serta moda transportasi dari angkutan
umum ke zona tujuan.
Survei Angkutan Barang, guna mendapatkan
informasi karakteristik barang, jenis kendaraan yang
digunakan, jenis dan volume barang yang diangkut,
zona asal dan tujuan, informasi penggunaan multi
moda, dll.
36

CEC 716
Perencanaan
Transportasi
Jurusan
Teknik Sipil

4. Survei wawancara tepi jalan, menanyakan informasi


yang sama dengan survei lainnya : jenis kendaraan,
tingkat isian penumpang, zona asal dan tujuan
pergerakan. Kelemahan survei ini : mengganggu arus lalu
lintas dan pengambilan sampel 100 % tidak dapat
dilaksanakan jika arus lalu lintas terlalu sibuk.
Biasanya dilakukan di ruas
jalan yang berpotongan
dengan external cordon
line guna mendapatkan
informasi perjalanan
dari/ke luar daerah studi.
37

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

Rekomendasi ukuran sampel survei wawancara di tepi jalan


(Ortuzar dan Willumsem, 1994) :
Arus lalu lintas
(kendaraan/jam)

Ukuran sampel

900 atau lebih


700 899
500 699
300 499
200 299
1 - 199

1 : 10
1: 8
1:6
1:4
1:3
1 :2

38

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

Traffic Counting :
Menghitung/mencacah jumlah
kendaraan yang melewati pada
suatu ruas jalan dalam waktu
tertentu.
Survei ini digunakan untuk
mengkalibrasi hasil pemodelan
transportasi. TC dilakukan di
ruas jalan yang berpotongan
dengan screen line dan external
cordon line.

39

ROAD SIDE
INTERVIEW
TRAFFIC
COUNTING

147
146

CEC 716
Perencanaan
Transportasi

HOME
INTERVIEW

28

27
145

152
151
144
25

149

Jurusan
Teknik Sipil

26
154
143

148

150
153

Screen Line

Titik Pertemuan
Screen Line
dengan Links

40

41

Jurusan
Teknik Sipil

CEC 716
Perencanaan
Transportasi