Anda di halaman 1dari 7

BANGUNAN AIR

KANTONG LUMPUR

Oleh :
1.
2.
3.
4.
5.

RIJAL KHAKIMURRAHMAN
ARIO MAULANA
KUNTO ARIFIN
ZACKY NUR HADY
AZRI NOVADLI

20120110224
20120110225
20120110227
20120110228
20120110230

JURUSAN TEKNIK SIPIL


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
2015
KANTONG LUMPUR

A. Definisi
Kantong Lumpur/saluran penangkap pasir merupakan perbesaran
dari potongan melintang saluran sampai panjang tertentu untuk
mengurangi kecepatan aliran sehingga memungkinkan partikel-partikel/
sedimen untuk mengendap.
Bangunan ini terletak pada bagian awal saluran primer/saluran
induk dibelakang bangunan pengambilan. Kantong lumpur mengendapkan
fraksi-fraksi sedimen yang lebih besar dari fraksi pasir halus (0,06 0,07
mm) dan biasanya ditempetkan disebelah hilir saluran pengambilan.
B. Fungsi
Meskipun telah ada usaha untuk merencanakan sebuah bangunan
pengambilan dan pengelak sediment yang dapat mencegah masuknya
sediment kedalam jaringan irigasi, namun masih ada partikel-partikel
halus yang masuk jaringan tersebut. Untuk mencegah agar sediment ini
idak mengendap disaluran irigasi, bagian awal dari saluran primer persis di
sebelah belakangnya direncanakan untuk berfungsi sebagai kantong
Lumpur.
Kantong lumpur dibuat untuk mencegah sedimen layang agar tidak
masuk ke saluran pembawa dan ke petak sawah. Kantong lumpur pada
umumnya dibuat di sebelah hilir pintu intake bendung, sebelum saluran
induk.
Bahan-bahan yang lebih halus tidak dapat ditangkap dalam
kantong Lumpur biasa dan harus diangkat melalui jaringan saluran ke
sawah-sawah. Bahan yang telah mengendap di kantong kemudian
dibersihkan secara berkala. Pembersihan biasanya dilakukan dengan
menggunakan aliran air yang deras untuk mengahanyutkan bahan endapan

tersebut kembali ke sungai. Dalam hal-hal tertentu, pembersihan dilakukan


dengan cara yang lain, yaitu dengan jalan mengeruk.

C. Struktur
Ukuran kantong Lumpur
1. Panjang kantong Lumpur antara 200 m sampai dengan 500 m. Panjang
kantong Lumpur dipengaruhi oleh diameter sediment yang akan
mengendap, topografi dan kemungkinan dilakukannya pembilasan.
2. Kedalaman tampungan di ujung kantong Lumpur 1 m untuk jaringan
kecil (debit aliran sampai dengan 10 m3/detik) dan 2 m untuk
jaringan sangat besar (debit aliran sampai dengan 100 m3/detik)
D. Data data yang diperlukan dalam tahap perencanaan
Perencanaan kantong lumpur yang memadai bergantung kepada
tersedianyadata-data yang memadai mengenai sedimen di sungai. Adapun
data-datayang diperlukan adalah:
1. Pembagian butir
2. Penyebaran kea rah vertical
3. Sedimen layang
4. Sedimen dasar
5. Volume
Data lainnya yaitu:
1. Data curah hujan
2. Peta topografi
3. Erosivitas hujan
4. Pengukuran topografi detail
5. Pengukuran daya dukung tanah
6. Pengukuran kecepatan aliran
E. Kompetensi tenaga ahli yang dilibatkan dalam tahap perencanaan
1. Tenaga ahli teknik sipil
2. Tenaga ahli teknik keairan
3. Tenaga ahli teknik mesin
4. Tenaga ahli teknik llingkungan
5. Tenaga ahli geoteknik

F. Jenis jenis data


Data Sekunder
No
Nama Data
1 Curah hujan
2 Peta topografi

Kegunaan
Menghitung debit
Membuat layout, peta

Sumber Data
BMKG
Bakosurtanal

DAS
Data Primer
No
Nama Pengukuran
1 Pengukuran topografi detail
2 Penyelidikan geoteknik

Kegunaan
Mengetahui layout
Mengetahui daya dukung tanah

G. Gambar

Gambar 1. Tipe tata letak kantong lumpur


Sumber: http://www.scribd.com/doc/148915937/9-Perencanaan-KantongLumpur-Bab-7#scri bd

Gambar 2. Tata letak kantong lumpur yang dianjurkan

Sumber: http://www.scribd.com/doc/148915937/9-Perencanaan-KantongLumpur-Bab-7#scri bd

Gambar 3. Tata letak kantong lumpur dengan saluran primer


berada pada trase yang sama dengan kantong
Sumber: http://www.scribd.com/doc/148915937/9-Perencanaan-KantongLumpur-Bab-7#scri bd

Gambar 4. Kantong lumpur beserta pintu pengambilan


Sumber: http://mw2.google.com/mw-panoramio/photos/medium/91032010.jpg
Gambar 5. Kantong lumpur dengan pintu bilas

Sumber: http://image.slidesharecdn.com/11-sistemjaringandanbangunanirigasi140917181847-phpapp01/95/11-sistem-jaringan-dan-bangunan-irigasi-37638.jpg?cb=1410996008

Gambar 6. Kantong lumpur


Sumber: http://static.panoramio.com/photos/large/63444349.jpg

Gambar 7. Pintu pengambilan


Sumber: http://2.bp.blogspot.com/-AWMWmvapXRc/ VGwT8FPho0I/
AAAAAAAAHQA /vegWP6g1MFA/s1600/sinorang1.jpg

Gambar 6. Tata letak kantong lumpur dengan saluran primer


berada pada trase yang sama dengan kantong