Anda di halaman 1dari 3

TAMBAHAN

a. reflex patologis
1. Babynski Test / Babinskis toe sign
menggoreskan ujung palu reflex pd telapak
kaki px mulai dr tumit ke atas bagian lateral
telapak kaki setelah sampai di kelingking,

1. 1. Jaw Jerk Reflex Tingkat segmental :


Pons (Trigeminal). Tekankan ibu jari tangan pd
dagu px dg mulut setengah sampai 3 per 4
terbuka, dlm keadaan rileks. Respon : tjd
kontraksi otot maseter (elevasi mulut)
2. Reflex Biceps Tingkat segmental : C5-C6.

goresan dibelokkan ke medial & berakhir di

Lengan px dlm keadaan fleksi, letakkan ibu

pangkal jempol kaki.


Respon : dorso fleksi ibu jari kaki disertai

jari tangan di atas tendon m.biceps. Respon :

pemekaran/ abduksi jari2 lain. Biasanya

timbul gerakan fleksi lengan bawah.


3. Reflex Brachioradialis Tingkat segmental :

stimulus semacam itu menyebabkan

C5-C6. Px duduk dg lengan difleksikan serta

semua jari-jari kaki menekuk ke bawah.


Tanda ini spesifik u/ cedera traktus

pronasi, lakukan ketukan pada proc. Stiloideus

piramidalis/ upper motor neuron lesi.

radius. Respon : timbul gerakan lengan bawah


fleksi & supinasi.
4. Reflex Triceps Tingkat segmental :

Refleks Babinski a/ tindakan refleks jari-jari

C6,C7,C8. Pegang lengan bawah px yg

kaki, yg normal selama masa

disemifleksikan, ketuklah tendon insersio

bayi tetapi abnormal setelah usia 12 sampai

m.triceps pd atas olecranon/ topang lengan yg

18 bln. Refleks ini merupakan indikasi kelainan

berada dlm keadaan abduksi dg lengan

pd jalur kontrol motorik utama

bawah yg bergantung bebas kemudian ketuk.

dr korteks serebral & secara luas


digunakan sbg alat bantu diagnostik pd
gg SSP.

Respon : tjd gerakan ekstensi elbow.


5. Reflex Tendon Patella (Kne Pes Reflex)
Tingkat segmental : L3. Tungkai difleksikan
dan digantung di tepi tempat bed. Lakukan

2. Oppenheim Test mengurut tulang tibia/


t.kering dr atas ke bawah menggunakan ibu
jari & jari telunjuk. Tanda ini positif responnya

ketukan pd tendon m. quadriceps femoris.


Respon : gerakan ekstensi knee joint.
6. Refleks Tendon Achilles (Achilles Pes

sama babinski tes yang mengindikasikan

Reflex) Tingkat segmental : S1-S2. Tungkai

upper motor neuron lesi.

bawah difleksikan sedikit, pegang kaki pd


ujungnyau/ memberikan sikap dorso fleksi

3. Chaddock Test menggores pd bagian

ringan pd kaki. Lakukan ketokan pd tendon

lateral malleolus lateralis.


4. Gordon Test memencet/ mencubit otot

achilles. Respon : tjd kontraksi pd m.triceps

betis.
5. Refleks Oppenheim mengurut dengan

pada kaki.

surae sehingga terjadi gerakan plantar fleksi

kuat pada tibia dan otot tibialis anterior dari


atas ke distal.
6. Refleks Schaefer memencet/mencubit
tendon achilles.

C. Reflex Superficialis
1. Reflex Kornea kornea mata disentuh dg
sepotong kapas yg ujungnya dibuat runcing,
menyebabkan dipejamkannya mata (m.

Semua pemeriksaan Reflex patologis di atas

orbicularis oculi), saat melakukan

memiliki respon = Babynski ketika ada kelainan

pemeriksaan px tdk boleh tahu shg disuruh

pd upper motor neuron.

melirik ke arah berlawanan. Respon : Gg. NV


sensorik memberi respon berupa refleks mjd

B. Reflex Fisiologis (Reflex Dalam)

berkurang.

2. Reflex Dinding Perut menggores dinding


perut dg benda agak runcing. Refleks ini
dilakukan pada berbagai lapang dindin perut,
yaitu :
a. Epygastrium (Th6-Th7)
b. Perut bagian atas (Th7-Th9)
c. Perut bagian tengah (Th9-Th11)
d. Perut bagian bawah (Th11,Th12 & Lumbal
atas)

Respon : terlihat pusar bergerak kearah otot


yg berkontraksi.
3. Reflex Kremaster
Cara : dilakukan dengan menggores atau
menyentuh bagian medial pangkal paha ke
arah atas. Respon : scrotum akan
berkontraksi. Pada lesi tractus piramidalis
refleks ini akan menjadi negatif. Lengkung
refleks melalui L1,L2.

Refleks Pada Bayi Yang Harus Dikenali Sejak Lahir


1.

Refleks menghisap (sucking reflex) meletakkan puting/ sesuatu ke bibir, bayi


otomatis akan menghisap

2.

Refleks menggenggam (palmar grasp reflex) Grasping Reflex a/ refleks gerakan


jari-jari tangan mencengkram benda yg disentuhkan ke telapak tangan bayi, indikasi saraf
berkembang normal hilang setelah 3-4 bulan

3.

Refleks leher (tonic neck reflex) tjd kekuatan otot (tonus) pd lengan & tungkai sisi
ketika bayi menoleh ke salah satu sisi.

4.

Refleks mencari (rooting reflex) terjadi ketika pipi bayi diusap (dibelai) atau di
sentuh bagian pinggir mulutnya. Sebagai respons, bayi itu memalingkan kepalanya ke arah
benda yang menyentuhnya, dalam upaya menemukan sesuatu yang dapat dihisap. Refleks
menghisap dan mencari menghilang setelah bayi berusia sekitar 3-4 bulan.

5.

Refleks moro (moro reflex) tjd akibat suara/ gerakan yg mengejutkan. Ketika
dikagetkan, bayi yang baru lahir itu melengkungkan punggungnya, melemparkan kepalanya
ke belakang, & merentangkan tangan serta kaki, pada umumnya diiringi dengan tangisan
yang keras.

6.

Babinski Reflex . Refleks primitif pada bayi berupa gerakan jari-jari mencengkram ketika
bagian bawah kaki diusap, indikasi syaraf berkembang dengan normal. Hilang di usia 4 bulan.

7.

Swallowing Reflex adalah refleks gerakan menelan benda-benda yang didekatkan ke


mulut, memungkinkan bayi memasukkan makanan ada secara permainan tapi berubah sesuai
pengalaman

8.

Breathing Reflex Refleks gerakan seperti menghirup dan menghembuskan nafas secara
berulang-ulang fungsi : menyediakan O2 dan membuang CO2 permanen dalam kehidupan

9.

Eyeblink Reflex Refleks gerakan seperti menutup dan mengejapkan mata fungsi :
melingdungi mata dari cahaya dan benda-benda asing permanen dalam kehidupan Jika bayi
terkena sinar atau hembusan angin, matanya akan menutupatau dia akan mengerjapkan
matanya.

10.

Puppilary Reflex Rekleks gerakan menyempitkan pupil mata terhadap cahaya terang,
membesarkan pupil mata terhadap lingkungan gelap. fungsi : melindungi dari cahaya
terang, menyesuaikan terhadap suasana gelap

11.

Refleks tonic neck/ menengadah muncul pd usia 1 bln & menghilang sekitar usia 5
bln. Saat kepala bayi digerakkan ke samping, lengan pd sisi tersebut akan lurus & lengan yg
berlawanan akan menekuk (kadang-kadang pergerakan akan sangat halus/ lemah). Jika bayi
baru lahir tidak mampu u/ melakukan posisi ini/ jika reflek initerus menetap hingga lewat usia
6 bulan, bayi dimungkinkan mengalami Gg. pd neuron motorik atas.

12.

Refleks tonic Labyrinthine / labirin Pada posisi telentang, reflek ini dapat diamati
dengan menggangkattungkai bayi beberapa saat lalu dilepaskan. Tungkai yang diangkat
akanbertahan sesaat, kemudian jatuh. Hilang pada usia 6 bulan.

13.

Refleks merangkak (crawling) Jika ibu atau seseorang menelungkupkan bayi baru
lahir, iamembentuk posisi merangkak karena saat di dalam rahim kakinya tertekuk kearah
tubuhnya.

14.

Refleks berjalan dan melangkah (stepping) Jika tulang keringnya menyentuh


sesuatu, ia akan mengangkat kakinya sepertiakan melangkahi benda tersebut. Refleks
berjalan ini akan hilang dan berbeda dg gerakan berjalan normal, yang ia kuasai beberapa
bulan berikutnya. Menurun setelah 1 mgg & hilang sekitar 2 bulan.

15.

Refleks yawning refleks seperti menjerit kalau ia merasa lapar, biasanya disertai dg
tangisan.

16.

Reflek plantar/ reflek plantar grasp muncul sejak lahir & berlangsung hingga sekitar 1
tahun kelahiran. diperiksa dg menggosokkan sesuatu di telapak kakinya, maka jari2 kakinya
akan melekuk secara erat.

17.

Reflek swimming ditunjukkan saat bayi diletakkan di kolam berisi air, ia akan mulai
mengayuh dan menendang seperti gerakan berenang.reflek ini akan menghilang pada usia 46 bln. Berfx u/ membantu bayi bertahan jika ia tenggelam.

Anda mungkin juga menyukai