Anda di halaman 1dari 3

Kelenjar Ovarium dan Testis

1.

Kelenjar Ovarium

Kelenjar ovarium merupakan kelenjar kelamin wanita yang berfungsi


menghasilkan sel telur, hormone estrogen dan hormone progesterone. Kelenjar ini
terdapat pada wanita, terletak pada ovarium di samping kiri dan kanan uterus.
Sekresi hormon esterogen dilakukan oleh folikel de graaf atas rangsangan
dari FSH (Follicle Stimulating Hormone). Fungsi hormone esterogen antara lain:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Memperbesar ukuran ovarium, tuba falopi, uterus dan vagina.


Merubah epitel vagina dari selapis kuboid menjadi tipe bertingkat.
Menambah jumlah sel epitel bersilia yang melapisi tuba falopi.
Memulai pertumbuhan payudara dan aparatus penghasil susu.
Merangsang pertumbuhan tulang.
Memengaruhi pertumbuhan rambut-rambut di sekitar kemaluan.
Membuat kuliat memiliki tekstur yang lembut dan lebih tebal dibandingkan
anak-anak.
Hormon progesteron dihasilkan oleh korpus luteum atas rangsangan dari LH

(Luteinizing Hormone). Hormon progesterone berfungsi untuk mempersiapkan


dinding uterus agar dapat menerima sel telur yang sudah dibuahi. Selain itu,
progesteron juga menambah sekresi lapisan mukosa di tuba falopi yang berungsi
sebagai nutrisi. Pengaruh lain dari progesteron adalah menaikkan perkembangan

lobulus dan alveoli payudara, menyebabkan sel alveolar untuk berproliferasi,


membesar dan menjadi sekretori.

2.

Kelenjar Testis

Testis adalah kelenjar kelamin jantan pada hewan dan manusia. Dua testis
(sepasang) dibungkus dengan skrotum. Pada mamalia, testis terletak di luar tubuh,
dihubungkan dengan tubulus spermatikus dan terletak di dalam skrotum. Testis pada
mammalia terdiri dari tubulus yang dilapisi oleh sel sel benih (sel germinal),
tubulus ini dikenal dengan tubulus seminiferus.
Testis mensekresikan hormon yang disebut hormon androgens. Hormon
androgens terdiri dari homon testosteron, dihydrotestosterone, dan androstenedione.
Testosteron merupakan hormon testis signifikan. Testosteron dibentuk oleh sel
intersisial Leydig sebagai hasil dari rangsangan ACTH (Adrenocorticotropic
Hormone) yang dihasilkan oleh hipofisis lobus anterior. Adapun fungsi testosteron
antara lain:
1.

Menyebabkan perumbuhan rambut-rambut di sekitar kemaluan dan

2.

badan serta muka.


Menurunkan pertumbuhan rambut di puncak kepala.

3.

Menyebabkan hypertropi pada mukosa laring dan perbesaran pada

4.

laring, menyebabkan perubahan suara pada laki-laki.


Menambah ketebalan kulit dan dapat berkontribusi dalam

5.
6.
7.

perkembangan jerawat.
Meningkatkan formasi protein dan perkembangan otot.
Meningkatkan matrix tulang dan penyimpanan kalsium.
Meningkatkan metabolisme basal.

Sumber: Guyton, Arthur C. dan John E. Hall. 2006. Textbook of Medical


Physiology. 11th edition. Philadelphia. Elsevier Inc.

Anda mungkin juga menyukai