Anda di halaman 1dari 9

Permasalahan rokok dinegri ini sungguh komplek dan dilematis.

Semua orang
tahu akibat yang ditimbulkan dari kegiatan rokok yang begitu mengerikan,
akan tetapi masyarakat tetap saja melakukan kebiasaan itu. Sementara ini
langkah yang diambil pemerintah kurang begitu tegas. Hanya sebatas
peraturan-peraturan larangan merokok ditempat umum dan sebagainya yang
dalam pelaksanaanya pun juga masih kalang kabut. Malahan ada sebuah kasus
bahwa perda rokok sempat hilang ketika di cek kembali. Hal ini membuktikan
bahwa adanya loby-loby yang kuat dari kalangan perusahaan kepada para
pembuat kebijakan dan disisi lain tingkat keimanan yang memprihatinkan lagilagi terjadi dalam internal para pembuat kebijakan di negri kita ini. Bagaiman
bisa indonesia akan lebih baik dan bermartabat jikalau masyarakat dan para
pembuat kebijakan negri ini terlampau jauh dari apa yang diharapkan
bersama. Peran pabrik rokok kini seakan bagaikan jantung bagi perekonomian
Indonesia. Yang menyerap banyak tenaga kerja, meberikan banyak beasiswa
kepada para pelajar, membackup sponsor-sponsor kegiatan besar seperi
sepak bola dan sebagainya yang jelas-jelas itu terdapat pertentangan antara
yang menyehatkan vs mematikan.

dari sini perlu adanya sebuah pemikiran luas, usaha besar dan tindakan yang
konsisten untuk merubah kesemuanya. Megantara Mahasiswa Teknik Industri
2007 yang sekaligus juga menjabat sebagai Kepala Departemen Kajian
Stategis Jamaah Shalahuddin menyatakan bahwa di Negri ini dilanda
kebingunagan dan dilema dalam mengambil kebijakan terkait dengan
permasalahan merokok. Beliau menyampaikan dengan ide kreatifnya yang
membuat perserta maupun pembicara sempat tersentak sejenak, bagaimana

jika rokok yang ada sekarang dicoba untuk ditranformasikan sedikit demi
sedikit diubah ke arah rokok yang bergizi. Sekilas terdengar aneh mungkin,
akan tetapi ini adalah sebuah menifestasi pemikiran yang menginginkan agar
segera ada solusi real terkait dengan permasalahan rokok yang bisa
dibilangmerupakan permalahan klasik. Mari kita sama-sama memikirkan
langkah-langkah se-strategis mungkin yang bisa kita lakukan agar harapannya
permasalahan ini segera menemukan pemecahannya. Minimal adalah
menghindari dan menjaga diri kita sendiri dari kegiatan merokok dan mencoba
untuk mensosialisasikan kepada orang-orang yang berada disekitar kita.

Oleh : Ardian Umam


Team Redaksi Media Center LDK jamaah Shalahuddin UGM
Mahasiswa Fakultas Teknik
Universitas Gadjah Mada

Mengapa Berhenti Merokok?


Apakah Anda menyadari bahaya merokok? Akibat merokok terhadap
kesehatan tubuh benar-benar merugikan. Menurut statistik, di seluruh dunia,
jumlah perokok yang meninggal karena penyakit akibat merokok berjumlah
hampir tiga kali jumlah orang yang meninggal karena alkohol dan narkoba.

Bahkan jumlah perokok yang meninggal karena penyakit tersebut berjumlah


enam kali lipat dibandingkan karena kecelakaan mobil. Selain itu, usia perokok
biasanya 13 hingga 14 tahun lebih pendek daripada orang yang tidak merokok.
Setelah membaca fakta-fakta ini, apakah Anda akan menjadi seperti perokok
yang meskipun telah membaca begitu banyak fakta mengerikan sehubungan
dengan merokok kemudian memutuskan untuk berhenti membaca artikel
tersebut? Atau Anda berani mengatakan tidak kepada rokok?
BAHAYA MEROKOK:

JANTUNG

PARU

PANKREAS

BAHAYA MEROKOK terhadap kesehatan tubuh telah diteliti dan dibuktikan


oleh banyak orang. Efek-efek yang merugikan akibat merokok pun sudah
diketahui dengan jelas. Banyak penelitian membuktikan bahwa kebiasaan

merokok meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit. Seperti penyakit


jantung dan gangguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga
mulut, kanker laring, kanker osefagus, bronkhitis, tekanan darah tinggi,
impotensi, serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin.
Penelitian terbaru juga menunjukkan adanya bahaya dari secondhand-smoke,
yaitu asap rokok yang terhirup oleh orang-orang bukan perokok karena
berada di sekitar perokok, atau biasa disebut juga dengan perokok pasif.
A. Pengertian
Rokok adalah racun yang dapat menyebabkan gejala yang sangat fatal
bila
tidak dihentikan.Kebiasaan merokok selain mempengaruhi kesehatan
juga
mempengaruhi kepribadian .Perokok biasanya berkepribadian yang
keras
dan apabila tidak merokok sekali saja maka kelakuaannya semakin
menjadi-jadi.
Perlu diketahui ,asap rokok mengandung lebih dari 4000 bahan kimia
berbahaya .Sekitar 60 diantaranya dikenal bersifat Karsinogenik
(penyebab terjadinya kanker) ,bahan kimia yang berbahaya dalam
rokok
diantaranya adalah:
? ASETON ?Penghapus cat kuku
? AMONIAK ?Bahan pembersih lantai
? ARSENIK ?Racun tikus
? BUTAN ?Bahan bakar korek api

? KADMIUM ?Dipakai pada baterai mobil


? KARBON MONOKSIDA ?Gas beracun yang keluar dari knalpot
? DDT ?Obat pembasmi serangga
? HIDROGEN SIANIDA ?Gas racun untuk hukuman mati
? METANOL ?Bahan bakar roket
? NAPTHALENE ?Kapur barus
? TOLUENE ?Bahan pelarut Industri
? VINIKLORIDA ?Bahan baku plastik PCV
B. Masyarakat yang merokok dan penyebabnya
Dewasa ini ,rokok bukanlah hal yang tabu bagi semua lapisan
masyarakat.Yang biasanya untuk pria ,sekarang tidak asing lagi
perempuan memakainya juga.
Berikut ini kami akan mengutarakan alasan perokok dengan penyebab
mereka merokok:
? Anak anak
Anak-anak biasanya merokok disebabkan pengaruh teman
sebayanya.Mungkin saja kurang ketatnya pengawasan orang
tuanya.Atau
juga karena kesibukan orangtua yang akan melantarkan anaknya.Hal ini
jarang terjadi,tapi telah kami teliti anak-anak jalanan banyak yang
merokok,sebab hidup mereka yang kurang terawat oleh orangtuanya.
? Remaja
Remaja adalah masa di mana terjadinya kelabilan jiwa karena telah
memasuki fase dari anak-anak menuju fase dewasa.Hasil wawancara
kami
terhadap remaja yang merokok karena dipengaruhi oleh teman

mereka.Karena apabila tidak merokok dikatakan tidak gaul oleh


teman-temannya.
? Dewasa
Pada fase dewasa ,alasan merokok karena kebutuhan untuk
menenangkan
pikiran para orang dewasa.Itu disebabkan banyaknya opini masyarakat
yang apabila merokok dapat mengurangi beban pikiran.
C. Sudut pandang Biologi
Sebagian besar ilmuan abad 19 perilaku menyimpang disebabkan faktor
biologis,seperti tipe sel tubuh.Ilmuwan seperti
Lombroso,Kretschemer,Hooton,Von Henting ,dan Sheldon.Hasil
penelitian
menunjukkan orang yang mempunyai tipe tubuh tertentu cenderung
melakukan perbuatan menyimpang.
? Sheldon mengidentifikasi tipe tubuh menjadi 3 dasar:
endomorph(bundar,halus,gemuk),dan mesomorph (berotot,atletis),dan
echtomorph(tipis,kurus) mempunyai potensi masing-masing.Bagi
perokok
mempunyai bibir yang berwarna hitam,nafas berbau rokok,dan lain-lain.
? Cesare Lombroso (kriminolog Italia) berpendapat orang yang jahat
mempunyai ciri rahang besardan tulang pipi panjang ,kelainan mata yang
khas ,tangan,jari,kaki yang relatif besar,susunan gigi yang
abnormal.Dari ciri di atas perokok umumnya penjahat.Orang
beranggapan
dengan merokok akan terlihat kuat.
D. Sudut pandang Sosiologi

Teori psikologi berbeda dengan teori biologi.Teori ini beranggapan


bahwa seeorang yang mengalami penyakit mental yang berupa gangguan
dengan bentuk perilaku menyimpang.
Sigmund Freud membagi diri manusia atas tiga dasar yaitu:
? Id ? Bagian diri yang bersifat tidak sadar ,naluriah dan implusif
terpengaruh oleh gerak hati
? Ego ?Bagian diri yang bersifat dasar dan rasional(penjaga pintu
kepribadian)
? Superego ?Bagian diri yang telah menyerap nilai-nilai kulural dan
berfungsi sebagai suara hati.
E. Pencegahan Merokok
Merokok adalah kebiasaan yang buruk.Karena selain merusak
kesehatan
juga merusak kepribadian kita.Untuk tidak merokok lakukan
pencegahan
dini.Pelajari dari pengalaman berbagai orang yang mengeluh saat
merokok
sehingga kita bisa merasakan dampak buruk merokok.