Anda di halaman 1dari 2

PERBEDAAN PPOK DENGAN ASMA

NO
1

ASMA
Gangguan inflamasi kronik saluran napas

PPOK
Penyakit paru kronik dengan karakteristik

yang melibatkan banyak sel dan elemennya adanya hambatan aliran udara di saluran
menyebabkan peningkatan hiperesponsif

napas yang bersifat progresif nonreversibel

jalan napas yang menimbulkan gejala

atau reversibel parsial, serta adanya respons

episodik berulang berupa mengi, sesak

inflamasi paru terhadap partikel atau gas yang

napas, dada terasa berat dan batuk-batuk

berbahaya

terutama malam dan atau dini hari bersifat


2

reversibel dengan atau tanpa pengobatan


Faktor penjamu :
-

- Genetik kurang 1 antitripsin


- Hiperresponsif jalan nafas pajanan asap

Genetik
Alergik (atopic)
Hiperaktifitas bronkus
Ras/etnik

rokok
- Pertumbuhan paru masa kehamilan,

Faktor Lingkungan :
- Faktor yang mempengaruhi individu
dengan

kecenderungan

Faktor pejamu :

predisposisi

berat lahir dan pajanan semasa anak-anak


- Penurunan fungsi paru a gangguan
pertumbuhan paru

asma untuk berkembang menjadi asma


Faktor perilaku merokok menyebabkan
- Faktor yang mencetuskan terjadinya
gangguan respirasi dan penurunan faal paru
eksaserbasi dan atau menyebabkan
Faktor lingkungan :
gejala-gejala asma yang menetap,
- Polusi di dalam ruangan (indoor) asap
diantaranya:
rokok, asap kompor, asap kayu bakar, dan
Alergen
Status sosioekonomi
lain-lain,
- Polusi di luar ruangan (outdoor) gas
Sensitisasi lingkungan kerja.
Besarnya keluarga.
buang industri, gas buang kendaraan
Asap rokok.
bermotor, debu jalanan, dan lain-lain,
Diet dan obat-obatan.
- Polusi di tempat kerja bahan kimia,
Polusi udara.
debu/zat iritasi, gas beracun, dan lain-lain
Obesitas.
- Status sosioekonomi
Infeksi pernapasan (virus).
Olah raga.
Perubahan cuaca
4

Komponen-komponen asap rokok

merangsang perubahan pada sel-sel penghasil


mukus bronkus dan silia pada bronkus
mengalami kelumpuhan atau disfungsional
serta metaplasia mengganggu sistem
eskalator mukosiliaris penumpukan mukus
kental dalam jumlah besar dan sulit
dikeluarkan dari saluran napas tempat MO
peradangan edema jaringan. Proses
ventilasi ekspirasi terhambat hiperkapnia
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
3132