Anda di halaman 1dari 12

HARI LINGKUNGAN HIDUP

SEDUNIA 2013
DI INDONESIA
dasar pemikiran tema logo & makna aplikasi logo

dasar pemikiran tema logo & makna aplikasi logo

Penduduk dunia
di negara maju maupun berkembang
memiliki kebiasaan

membuang-buang
makanan

dasar pemikiran tema logo & makna aplikasi logo

1/3 makanan
yang diproduksi di bumi setiap tahun

terbuang sia-sia
dan buangan mempengaruhi terjadinya pemanasan global
(menciptakan gas karbon dan metana gas beracun yang 4x lebih
berbahaya dibanding karbon.

Sadarkah kita?
bumi yang renta masih tetap berusaha
menyediakan
bahan makanan bagi 5 milyar
penduduk dunia.

Lalu apa jadinya jika planet bumi


Enggan lagi menyediakan bahan
makanan?

dasar pemikiran tema - logo & makna aplikasi logo

UNEP
berusaha membuka mata penduduk dunia
agar menyadari akibat yang akan terjadi dengan membuangbuang makanan sekaligus mengimbau agar lebih bijak menyikapi
makanan yang disediakan alam.
Tema dan Hari Lingkungan Hidup seDunia 2013

dasar pemikiran tema logo & makna aplikasi logo

indonesia
menyikapi tema Hari Lingkungan Hidup seDunia
selaras dengan tema Think-Eat-Save
sesuai kondisi di Indonesia.

Tema:

Ubah perilaku dan pola konsumsi


untuk selamatkan lingkungan

dasar pemikiran tema logo & makna aplikasi logo


Kombinasi Logo & tema

Keterangan: Logo dan Tema ini dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup sebagai logo resmi
untuk peringatan Hari Lingkungan Hidup di Indonesia 2013. Selanjutnya wajib dijadikan
panduan/pedoman pada seluruh aplikasi yang diperlukan.

dasar pemikiran tema logo & makna aplikasi logo


Makna logo
Daun hijau : Penggambaran alam lestari

Bentuk Piring:
menggambarkan
alat makan.
Posisi miring untuk
menggambarkan
pergerakan, sikap
membuang.

Kotak-kotak hitam
Menggganbarkan isi makanan
didalam piring yang
senagaja dibuang (bad habbit)

Bentuk garis lengkung /oval


merupakan simbolisasi
dari tempat sampah (trash bin)

Kuning: menyatakan
tujuan >> masa depan
cerah/asri

Keterangan:
Daun hijau memvisualkan tujuan kelestarian lingkungan/alam. Visualisasi makanan yang ditumpahkan
dari piring ke dalam bak sampah merupakan simbolisasi kontra-produktif dari tujuang kelestarian alam.
Dan kalimat Ubah Perilaku dan Pola Konsumsi untuk Selamatkan Lingkungan adalah tema yang tegas
untuk menghapus kebiasaan kontra-produktif membuang-buang makanan.

dasar pemikiran tema logo & makna aplikasi logo


Logo dan Colour Guide

dasar pemikiran tema logo & makna aplikasi logo


Pedoman penempatan logo pada aplikasi Mug,
seperti tampak dalam gambar
2cm x 6cm

5cm x 8cm

-Warna Mug: Putih bersih


- Memuat 3 Logo

4cm x 8cm

: - Logo KLH
: - Logo UNEP & Logo tema HLH Think-Eat-Save
: - Logo HLH Indonesia

dasar pemikiran tema logo & makna aplikasi logo


Pedoman penempatan logo pada aplikasi T-Shirt,
seperti tampak dalam gambar
5cm x 12cm

5cm x 10cm

20cm x 30cm

-Warna T-Shirt : Putih bersih, dengan list Orange di kedua ujung lengan dan leher.
- Memuat 3 Logo: Logo KLH (di dada kiri)
: Logo UNEP & Logo tema HLH Think-Eat-Save (di punggung)
: Logo HLH di bidang T-shirt Depan
Keterangan: Model T-shirt dapat berubah, tetapi warna t-shirt tetap putih
(Diperkenankan tanpa list orange)

dasar pemikiran tema logo & makna aplikasi logo


Pedoman penempatan logo pada aplikasi
spanduk, seperti tampak dalam gambar

1,5cm x 15cm

Jaga Kelestarian Lingkungan


Kementerian
Lingkungan Hidup

Ubah Perilaku dan Pola Konsumsi


untuk Selamatkan Lingkungan

-Warna Spanduk: Putih bersih


- Posisi Logo KLH berada di sebelah kiri bidang spanduk
- Posisi logo HLH Indonesia di sebelah kanan bidang spanduk
Keterangan:
Ukuran Spanduk dapat berubah, tetapi komposisi tidak berubah sesuai
tampilan.

dasar pemikiran tema logo & makna aplikasi logo


Pedoman penempatan
logo pada aplikasi
banner, seperti
tampak dalam gambar

5cm x 10cm

Jaga Kelestarian Lingkungan

Ubah Perilaku dan


Pola Konsumsi Untuk
Selamatkan Lingkungan
-Warna Spanduk: Putih bersih
- Posisi Logo KLH berada di sebelah kiri bidang banner
- Posisi logo HLH Indonesia di sebelah kanan bidang banner
Keterangan:
Ukuran banner dapat berubah tetapi tetap dengan komposisi 1:2

Jaga Kelestarian Lingkungan

Ubah Perilaku
dan
Pola Konsumsi
Untuk
Selamatkan
Lingkungan