Anda di halaman 1dari 24

I.

Pendahuluan
Nama Perusahaan

: Waroeng Tempoe Doeloe

Alamat perusahaan

: Jl. GOR H.Agus Salim

Nama Penanggungjawab : Angga Johanda


Alamat Penanggungjawab : Jl. Piai, kecamatan Pauh
Nama Pemilik

: Fadhlan Muhtadi, Dewi Kurniati

Airlangga, Almira Muthia Islami, dan Muhammad Fuadi


Bidang Usaha

: Cafe

Jenis Produk

: Makanan dan Minuman

Nomor Telepon

: 0751-123412

A. Identifikasi Peluang Bisnis


Dewasa ini, bisnis cafe menjadi salah satu bentuk bisnis yang menjanjikan.
Berbagai macam jenis makanan dan minuman bermunculan dengan ragam
kreatifitas yang menarik. Makanan dan minuman biasa dikreasikan sehingga
memiliki cita rasa dan nilai jual tinggi. Makanan yang sering kita temui dewasa ini
berupa junkfood.
Sebagaimana yang diketahui bahwa makanan junkfood tidak baik untuk
kesehatan. Sehingga perlu jenis makanan yang baik untuk kesehatan. Kami mencoba
menawarkan kepada konsumen jenis makanan dan minuman yang sudah lama
mereka tinggalkan, yakni makanan dan minuman tempo dulu. Ini merupakan hal
yang unik bagi mereka apalagi disuguhi dengan suasana klasik yang mengingatkan
mereka dengan tahun 90'an.
B. Latar Belakang Bisnis
Alasan kami menawarkan produk ini adalah karena saat ini semakin banyak
masyarakat yang melupakan jenis makanan dan minuman tahun 90'an dan lebih
sering mengonsumsi junkfood. Makanan dan minuman tempo dulu perlu dilestarikan
karena merupakan ciri khas dan keunikan dari Indonesia. Selain itu, di cafe kami
akan disediakan nuansa klasik tempo dulu sehingga membuat ciri khas tersendiri

yang menarik perhatian pengunjung.


C. Tujuan
a. Memperkenalkan dan melestarikan makanan dan minuman tempo dulu
b. Mengingatkan suasana tahun 80-90'an
c. Tempat berkumpul dan bernostalgia pengunjung
D. Potensi Bisnis
Ide ini memiliki peluang bisnis yang cukup menjanjikan karena makanan
dan minuman di sini sangat menarik dan berbeda dari yang lain. Dengan konsep
klasik tempo dulu yang kami tawarkan dapat menarik pengunjung untuk datang.
II.

Rangkuman Eksekutif
Makanan adalah kebutuhan pokok bagi makhluk hidup, selain sandang (pakaian) dan
papan (rumah). Manusia membutuhkan makanan berat rata-rata tiga kali sehari demi
mencukupi kebutuhan energinya untuk beraktivitas. Dan kadangkala masyarakat
tidak berada di rumah pada saat mereka merasa lapar, dan memilih untuk makan di
luar seperti di kedai, di pinggir jalan, warteg atau restoran.
Di zaman sekarang, makanan tradisional zaman dahulu sulit ditemukan, makanan
Barat-lah yang merajai dunia kuliner saat ini. Waroeng tempoe doeloe adalah konsep
resto atau cafe yang dirancang dengan menggunakan suasana tempo dulu. Cafe yang
lebih eye cathcing, warna yang klasik dan varian makanan yang lebih banyak. Cafe
ini memberikan inovasi baru yaitu selain menawarkan makanan tempo dulu sebagai
makanan khas atau makanan tradisional dipadukan pula dengan suasana tempo dulu
seperti peralatan makanan tradisional, musik dan film era 80an, galeri barang antik
dan berbagai hal yang mencerminkan suasana tempo dulu.
Bagi konsumen yang merindukan makanan tempo dulu sekaligus merasakan suasana
tempo dulu, Waroeng Tempo Doeloe menawarkan beraneka ragam makanan tempo
dulu yang patut dicoba.
Peluang membuka Waroeng Tempo Doeloe menjadi tantangan yang kompetitif dan
berkesinambungan. Semua kalangan, termasuk orang tua, remaja, bahkan anak-anak
sekalipun bisa menikmati makanan tradisional ini dengan suasana cafe yang cozy
sambil berbincang-bincang dengan keluarga, sahabat, atau kerabat dekat, ataupun

sekedar nongkrong.
I.

Visi dan Misi


Visi

: Nostalgia Tempo Dulu

Misi

-Membuat design resto/caf dengan tema Tempo Doeloe


-Menciptakan suasana Tempo Doeloe seperti peralatan makanan,fasilitas music
tempo doeloe,galeri barang antik,nonton bareng film tempo doeloe,permainanpermainan tempoe doeloe.
Nilai

: Melestarikan makanan tempo dulu

Prinsip : Nyaman, Klasik, Memorable


II.

Analisa Industri
Dewasa ini, makanan junk food sudah mulai merajalela. Makanan dan minuman
tahun 90an sudah jarang ditemui lagi. Padahal banyak orang yang merindukannya.
Hal yang menarik perhatian pembeli selain makanan yang enak adalah suasana
tempatnya. Suasana yang nyaman membuat pembeli betah berlama-lama. Tak hayal,
design interior suatu tempat makan menjadi objek tersendiri bagi pembei untuk
berfoto.

III.

Deskripsi Usaha
1.

Produk yang dihasilkan


a.

b.

Makanan

Ketoprak

Arum Manis

Gulali

Kerak Telor

Kue Pancung

Lekker

Rambut Nenek

Roti Bakar

Putu

Nasi Luwet

Lamang Tapai

Sate

Soerabi

Bandeng

Skotang

Minuman

Bandrek

2.

Cendol

Es Potong

Teh Talua

Es Goreng

Kawa Daun

Jasa pelayanan
Ketika memasuki Caf Konsumen disambut oleh pelayan, kemudian pelayan
menyajikan menu makanan dan minuman.Sesaat pengunjung memasuki Caf
disajikan alunan musik klasik sekitar tahun 80-90an.

3.

Ruang Lingkup
Ruang lingkup bisnis Waroeng Tempo Doeloe ini adalah bergerak di bidang
kuliner yang menyediakan makanan dan minuman tradisional sekitar tahun 8090an yang memanjakan konsumen dengan tema dan suasana caf tempo dulu.

4.

Personalia dan Perlengkapan


a.

b.

Personalia

Manager

2 Koki

2 Pelayan Pria, 2 Pelayan Wanita

1 Kasir

1 Satpam

1 Tukang Cuci

1 Cleaning Service

Perlengkapan

Piring Makan

Infokus

Gelas

Speaker

Kompor

Sepeda Onthel

Meja Makan

Piringan Hitam

Kursi

Aksesoris Zaman Dulu

Lemari Hias

Lainnya

5.

Latar Belakang Identitas Pengusaha


Pengusaha adalah kumpulan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Andalas.
Pemilik bisnis ini yaitu Angga Johanda, Fadhlan Muhtadi, Dewi Kurniati
Airlangga, Almira Muthia Islami, dan Muhammad Fuadi. Pendirian usaha ini
dilatarbelakangi dengan adanya tugas kewirausahaan. Setelah menimbang
prospek dan potensi bisnis plan ini, pengusaha berusaha merealisasikannya
dalam dunia bisnis yang sebenarnya.

IV.

Rencana Produksi/Operasional
1.

2.

Plan Location
a.

Jalan A. Yani Padang

b.

Jalan Samudra Padang

c.

Jalan Veteran

d.

Gor H. Agus Salim

Layout
Layout cafe berupa nuansa tahun 90an. Dinding dapur berupa kaca sehingga
proses pembuatan makanan dan minuman dapat dilihat langsung oleh konsumen.
Akan ada sebuah mini bar di sekitaran dinding dapur. Konsumen bisa menikmati
makanan di tempat duduk di dalam maupun lesehan outdoor dengan suasana
desa yaitu di bawah atap rumbio. Di dalam cafe terdapat pernak-pernik tahun
90an.

3.

Proses Produksi
Koki akan memasak makanan setelah ada orderan dari konsumen.

4.

Keadaan Gedung dan Perlengkapan


Gedung bertingkat satu, mempunyai tempat parkir yang sangat memadai,
bagian belakang gedung merupakan arena outdoor dengan taman di sekitarnya.

5.

Sumber Bahan Baku


Bahan baku akan disuplai sekali dalam dua minggu sesuai kebutuhan.
Dibutuhkan adanya pemasok telur, tepung, dan beras.

V.

Rencana Pemasaran

1.

Segmentasi Pasar, Target, dan Positioning

Sasaran kami adalah seluruh masyarakat dari segala usia. Untuk itu kami memulai
promosi dari daerah sekitar tempat tinggal kami serta melakukan promosi pada rekan
mahasiswa di kampus, karena kami menganggap promosi akan lebih efektif jika terjadi
dalam suatu kelompok..Untuk itu, kami menggalakkan promosi di berbagai media social,
seperti facebook, twitter, blog, dll.
2.

Penetapan Harga

Harga berkisar antara Rp 10.000 - Rp 25.000 di luar pajak


3.

Pelaksanaan Distribusi
Distribusi

bahan

baku

kami

pasok

setiap

sekali

dua

minggu.Kami

mempercayakan pedagang langganan kami di Pasar Raya Padang sebagai


supplier.

4.

Promosi yang akan dilakukan


a.

b.

5.

Fisik

Dari mulut ke mulut

Flyer

Media cetak

Virtual

Instagram

Facebook

Twitter

Radio

Pengembangan Produk
Kami menerima kritik dan saran dari konsumen yang datang ke Waroeng
Tempoe Doeloe. Dari kritik dan saran inilah kami mengembangkan produk agar
lebih baik ke depannya. Misalnya, konsumen menyarankan untuk menyediakan
menu baru, maka kami akan mempertimbangkannya agar masuk di daftar menu
kami. Selain itu, kami juga melakukan suvei berkala terhadap pelayanan yang
kami berikan kepada konsumen.

VI.

Perencanaan Organisasi
1.

Bentuk Kepemilikan dan Struktur


Tempo Doeloe merupakan suatu Caf yang bernuansa tempo doeloe.Menurut
perencanaan yang kami lakukan,Caf ini dimodali oleh 5 orang Mahasiswa
Ekonomi Universitas Andalas,dimana presentase modal yang kami tetapkan
berupa modal sendiri sebesar 60%,kemudian peminjaman kepada keluarga
terdekat(tanpa bunga) sebesar 20%,dan fasilitas kredit sebesar 20%(jika
memungkinkan).sehingga bentuk kepemilikan Caf Tempoe Doeloe bersifat
Persekutuan.Persekutuan tersebut terdiri dari 5 orang Mahasiswa Fakultas
Ekonomi Unand,bernama Fadhlan,Mira,Angga,Fuad,dan Dewi.Berikut bentuk
kepemilikan modal yang disetorkan.
No Kepemilikan

Presentase

Modal

Kepemilikan

Fadhlan
Angga
Fuad
Mira
Dewi
Penjualan

60 %

20%

Jumlah Dana

Penggunaan Modal

yang
dikumpulkan
18.000.000
18.000.000
18.000.000
18.000.000
18.000.000
30.000.000

Beban Gaji
Biaya
Listrik,air,telepon,dll

saham
3
Kredit Bank
20%
30.000.000
Berikut bagan struktur kepengurusan Waroeng Tempo Doeloe

Manajer

INVESTOR

Angga Johanda

Pekerja
Satpam,Tukang
Cuci,Cleaning
Service,dan Pelayan

Koki
Almira Muthia
Dewi Kurniati A.

Kasir

Fadhlan Muhtadi

Dalam menjalankan Operasional kami menggunakan jasa,sebagai


berikut :

2.

2 Pelayan Pria, 2 Pelayan Wanita

1 Kasir

1 Satpam

1 Tukang Cuci

1 Cleaning Service

Informasi tentang Partner


Dalam membuka usaha baru kami tentunya harus memiliki Partner dalam
menyukseskan Caf ini.Beberapa Partner yang kami ajak bekerjasama,sebagai
berikut :
a. Radio
Radio menurut kami salah satu cara efektif dalam mempromosikan Caf ini
sebab Rata-rata orang yang berumur tua yang menjadi target pasar kita lebih
sering mendengarkan radio sebagai hiburan sehari-hari.
b. Suplier : pedagang pasar raya
Mengutamakan pelayanan yang berkualitas termasuk Bahan Baku,kami
bekerja sama dengan pedagang tsb sebagai penyedia Bahan baku.Beliau
sudah dikenal terjamin dan berkualitas dalam menyediakan berbagai bahan

baku makanan meskipun dengan harga yang relative murah.


c. Investor
Kami juga meminta bantuan investor dalam pengembangan usaha ini dengan
alokasi modal 40% dari total dana yang dibutuhkan sebesar Rp 30.000.000
3.

Uraian tentang Keuangan


No Jumlah Dana

Penggunaan Modal

yang
1

dikumpulkan
Modal Sendiri

Gaji,Listrik,air,telepon,internet,peralatan

5x 18.000.000 =

makan,bahan baku,dan sebagainya

90.000.000

Investor

30.000.000
Bank
30.000.000

4.

Latar Belakang Anggota Tim Manajemen

Manajemen waroeng tempo doeloe terdiri dari kumpulan mahasiswa Fakultas


Ekonomi Universitas Andalas. Manajemen caf ini yaitu Angga Johanda, Fadhlan
Muhtadi, Dewi Kurniati Airlangga,dan Almira Muthia Islami. Dari struktur
kepengurusan,sebenarnya pengusaha juga sebagai manajemen waroeng tempo
doeloe hal ini didasari cita-cita pengusaha ingin merealisasikan mata kuliah yang
diajarkan semasa kuliah.
5.

Peranan dan Tanggung Jawab Personalia

Pelayan
Bertugas dalam melayani konsumen secara optimal, mulai dari menyambut konsumen
saat datang, menawarkan menu, hingga mengantar pesanan ke meja konsumen.

Kasir
Bertugas menerima pembayaran yang dilakukan oleh konsumen.
Satpam
Bertugas menjaga keamanan dan kenyamanan konsumen.
Tukang cuci
Bertugas membersihkan semua peralatan restoran seperti piring, gelas dan lain lain.
Cleaning service
Bertugas membersihkan restoran, baik bagian dalam maupun luar/pekarangan restoran.
VII.

Risiko
1.

Evaluasi tentang Kelemahan Bisnis


Pada tahun awal akan ditemui kendala sedikitnya konsumen yang tertarik karena

menu yang ditawarkan tidak sepopuler Junk Food. Akan tetapi lambat laun dengan
gencarnya promosi, pelayanan kualitas makanan yang sangat baik, dan suasanan cafe
yang nyaman dan cantik akan menarik perhatian pembeli. Tahun awal akan banyak
pengeluaran karena aksesoris cafe yang banyak.
2.

Gambaran Teknologi
Teknologi yang kami gunakan seperti :

VIII.

Kaset putar antik guna memutarkan musik klasik

1 set Komputer

1 unit alat pembayaran kasir

1 unit Infocus

1 unit dinding

Perencanaan Keuangan
1.

Sumber dan Penggunaan Modal

Sumber keuangan untuk usaha ini kami mempunyai beberapa opsi :


-

Peminjaman Uang ke Bank dengan presentasi 30% dari Modal yang diperkirakan.

Penawaran saham kepada investor yang berminat dengan Bussiness Plan yang kami
ajukan dengan presentase 30%

Modal sendiri masing-masing 40%

2.

Laporan Keuangan (contoh)


WAROENG TEMPO DOELOE
LAPORAN L/R

NO
AKUN

KETERANGAN
12,000,0
00

PENJUALAN

BEBAN
BEBAN
BEBAN
BEBAN

GAJI
LISTRIK
AIR
BUNGA

BEBAN PENY TOKO


BEBAN ANGKUT BB
HPP
BEBAN LAIN-LAIN
TOTAL
BEBAN
RUGI/LABA
BULANAN

WAROENG TEMPO DOELOE


LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
NO
AKUN

KETERANGAN
MODAL AWAL
LABA USAHA
PRIVE

150,000,
000
160,000
-

9,000,00
0
200,000
20,000
100,000
1,000,00
0
20,000
1,500,00
0
1184000
0
160,000

150,160,
000

MODAL AKHIR

WAROENG TEMPO DOELOE


NERACA
KAS
KAS BANK
PIUTANG
DAGANG
PERSEDIAAN
BB
AKM PENY
CAF
GEDU
NG
TANAH

UTANG DAGANG
UTANG BANK

MODAL USAHA
RUGI/LABA

JUMLA
H

3.
-

JUMLAH

Analisis Titik Impas

Harga Makanan dan minuman berkisar antara 10.000-25.000 sehingga dalam hal ini
harga penjualan yang kami patok sebesar 12.571

Biaya tetap yang kami asumsikan adalah sebagai berikut :


Biaya listrik : Rp 200.000
Biaya Telpon : Rp 50.000
Biaya Internet : Rp 200.000
Biaya Air :

Rp 20.000

Beban Gaji : Rp 9000.000


TOTAL Biaya TETAP : Rp 9.470.000
-

Biaya Variabel (dalam excel)

4.

Rasio Keuangan untuk Mengetahui Kinerja

Ada 2 kelompok utama rasio yang menggunakan laporan keuangan sebagai basis
data, yaitu:
-

Kelompok Rasio PROFITABILITAS


(Mengukur Kemampuan Perusahaan Menghasilkan Laba)

Kelompok Rasio LIKUIDITAS


(Mengukur Kemampuan Perusahaan Membayar Utang Jangka Pendeknya)

Rasio Profitabilitas mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan laba dengan cara


membandingkan antara laba (profit) dengan elemen-lemen lain laporan keuangan seperti
Penjualan, HPP, Aset, Ekuitas, Modal Saham, dlsb.
-

Ada 4 rasio profitabilitas yang bisa digunakan dalam mengevaluasi Usaha ini, yakni:
(1) Gross Margin on Sales (2) Profit Margin on Sales atau Return on SalesROS (3)
Return on AssetsROA (4) Return on EquityROE

Rasio Gross Margin On Sales


adalah angka perbandingan antara Laba Kotor (Gross Margin) dengan Penjualan Netto
(Net Sales). Yang disebut Penjualan Netto adalah Penjualan setelah dikurangi diskon,
potongan rabat dan retur. Sehingga formula untuk rasio ini adalah sbb:
Rasio Gross Margin on Sales = Gross Margin / Penjualan Netto
Sedangkan Gross Margin adalah sisa dari angka penjualan netto setelah dikurangi Harga
Pokok Penjualan (Cost of Goods Sold) yang bisa dipermulasikan dengan Penjualan
Harga Pokok Penjualan,
Rasio Gross Margin on Sales = (Penjualan Netto HPP) / Penjualan Netto
2. Rasio Profit Margin On Sales
Rasio Profit Margin on Salesatau sering disebut Return on Sales (ROS)adalah
angka perbandingan antara Laba Bersih (Net Profit) dengan Penjualan Netto (Net Sales).
Sehingga formulanya:
Rasio Profit Margin On Sales = Laba Bersih / Penjualan Netto
3. Rasio Return On Assets (ROA)
Return On Assets (ROA) digunakan untuk mengukur efektifitas penggunaan aset dalam
menghasilkan profit. Dengan kata lain, rasio ini mencerminkan seberapa efektif

manajemen menggunakan aset milik perusahaan guna menghasilkan aset. Pengukuran


dilakukan dengan membandingkan Laba Bersih yang dihasilkan pada satu periode
dengan nilai bersih total aset. Formulanya:
Rasio Return On Assets = Laba Bersih / Total Aset
4. Rasio Return On Equity (ROE) atau Return On Investment (ROI)
Rasio Return On Equity (ROE) digunakan untuk mengukur kemampuan efektifitas
perusahaan dalam memberikan penghasilan bagi setiap investasi dalam bentuk ekuitas
yang ditanamkan oleh pemegang saham. Itu sebabnya rasio ini sering disebut Return on
Investment (ROI). Pengukuran dilakukan dengan cara membandingkan antara Laba
Bersih yang dihasilkan pada suatu periode dengan saldo rata-rata Ekuitas Pemilik pada
Neraca. Formulanya:
Return on Equity (ROE) = Laba Bersih / Rata-Rata Ekuitas
Kelompok Rasio Likuiditas (Liquidity Ratio)
Rasio likuiditas ini, bisa didefinisikan sebagai:
rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka
pendeknya; atau rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar utang
jangka pendek.Mengetahui tingkat likuiditas (=kemampuan bayar) sangat penting, baik
bagi pihak eksternal maupun eksternal
Ada 2 rasio yang lumrah digunakan untuk mengukur likuiditas perusahaan, yaitu Current
Ratio dan Quick Ratio.
1. Current Ratio
Seperti namanya, mengukur tingkat likuiditas dengan current ratio artinya anda
membandingkan antara current asset (=aset lancar) dengan current liabilities
(=liabilitas lancar). Sehingga formulanya:
Current Ratio = Aset Lancar / Utang Lancar
2. Quick (Acid Test) Ratio
Quick ratiokadang disebut Acid Test Ratio adalah rasio kedua yang bisa digunakan
untuk mengukur tingkat likuiditas perusahaan. Pihak eksternal lebih memilih
menggunakan rasio ini sebab lebih konservatif,lebih aman bagi mereka dibandingkan
current ratio.

Pada quick ratio, uang muka dan persediaan tidak diikutsertakan, sehingga formulanya
menjadi sbb:
Quick (Acid Test) Ratio = (Aset Lancar Uang Muka Persediaan) / Utang Lancar

IX.

Appendix
1.

Surat-Surat
Cafe merupakan salah satu usaha yang mengedepankan taste dan juga
pelayanan.Namun,semua rencana tidak akan sesuai yang diinginkan jika tidak
dipayungi dengan aturan yang berlaku,untuk itu dalam membuka usaha kami
sebagai pengelola usaha wajib mempersiapkan perizinan dalam rangka
mengurus izin usaha.
Perizinan mutlak yang diperlukan antara lain :
1.SITU (Surat Izin Tempat Usaha)
2.IMB (Izin Mendirikan Bangunan)
3.SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)
4.Izin Gangguan
5.NPWP(Nomor Pokok Wajib Pajak)
Selain perizinan tersebut juga diperlukan izin-izin lainnya yang menyangkut
badan usaha antara lain : Anggaran Dasar(AD)/Anggaran Rumah Tangga(ART),
fotokopi bukti pelunasan Pajak Bumi & Bangunan (PBB), dan lainnya
Contoh SITU & SIUP :

SITU
Nomor : 021/IO/IV/2014. Padang, 25
April 2014
Perihal : Permohonan Izin Tempat Usaha
Lampiran: 6 lembar.
Kepada Yth,
Bapak Walikota Padang
Cq. Kabag. Adm. Perekonomian
diPadang
Saya yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama
:
Umur :
Pekerjaan :
Alamat :
Dengan ini saya mengajukan permohonan Surat Izin
Tempat Usaha (SITU) untuk membuka sebuah cafe :
Nama cafe: waroeng tempo doeloe
Alamat/Letak usaha :
Persyaratan sebagaimana ketentutan peraturan yang
berlaku kami lampirkan yang antara lain:
1. Surat Izin dari tetanga yang diketahui oleh RT dan RW
setempat;
2. Fotokopi lunas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB);
3. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP);
4. Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
5. Fotokopi Izin Mendirikan Bangunan (IMB);
6. Denah lokasi;
Demikian surat permohonan ini kami ajukan, besar harapan
kami Bapak Bupati berkenan mengabulkannya. Terima kasih.
Hormat Kami,
Angga Johanda

SIUP
PEMERINTAH KOTA PADANG
DINAS PERDAGANGAN DAN PERINDUSTRIAN
Jln. Jl.Khatib Sulaiman no.67 Padang
Telp 0751-7054037 Fax
.......................................................................................................................
SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN (SIUP) MENENGAH
Nomor: 400/5828A/338.8.11/2016
Nama cafe :

WAROENG TEMPO DOELOE


Alamat Kantor Perusahaan :
Jln................................................................ No Telp / Fax . . Fax. . .
Nama Pemilik / Penganggung Jawab :
Alamat Pemilik / Penganggung Jawab :
Jln. ........................................................ No Telp / Fax . .
Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWK) :
............................
Nilai Modal dan Kekayaan Bersih Cafe
Seluruhnya Tidak Termasuk Tanah dan Bangunan
Tempat Usaha :
Rp .............
Kegiatan Usaha :
Penyediaan dan jual beli makanan dan minuman
Kelembagaan :
Supplier
Bidang Usaha :
Perdagangan (513.515) Jasa (749)
Jenis Barang / Jasa Dagangan Utama :
Makanan dan minuman
SIUP ini diterbitkan dengan ketentuan
Pertama :
Surat Izin Usaha (SIUP) ini berlaku untuk kegiatan usaha perdagangan diseluruh wilayah
republik Indonesia selama perusahaan masih menjalankan kegiatan usaha perdagangan.
Dan wajib mendaftar ulang selambat-lambatnya 02 November 2021

Kedua :
Pemilik / penanggung jawab wajib menyampaikan laporan kegiatan usaha perdagangan
dua kali dalam setahun dengan jadwal untuk semester pertama paling lambat tanggal 31
Juli dan untuk semester dua paling lambat tanggal 31 Januari tahun berikutnya.
Ketiga :
Tidak berlaku untuk jenis perdagangan berjangka komoditi
Keempat :
Tidak untuk melakukan kegiatan usaha selain yang tercantum dalam SIUP ini.
Dikeluarkan di Padang
Pada tanggal : 24 November 2014
Kepala Dinas,
stempel pemerintah kota Padang

Pembina Tk. I
1210 1212 22153 1521

2.

Data-Data Penelitian Pasar

ASPEK PASAR

Pasar yang dituju


Dalam bisnis ini pasar yang dituju adalah untuk semua kalangan

mulai dari kaula muda sampai orang dewasa . Hal ini dikarenakan
banyaknya masyarakat yang masih merindukan bagaimana klasiknya
tahun 90-an,tidak hanya masyarakat yang hidup pada tahun itu tetapi
anak muda pun juga sangat menginginkan noltalgia tersebut bahkan

seakan-akan telah menjadi suatu trend dikalangan anak muda.Hal ini


dapat dilihat dari banyaknya perkumpulan-perkumpulan motor
antik,sepeda antik,vespa dan lain-lain.Dan oleh karena itu kami yakin
bahwa kafe ini akan menjadi tujuan bagi banyaknya pecinta jaman 90an

Tingkat persaingan

Untuk bisnis kafe yang bertemakan kopi memang memiliki banyak


pesaing,tetapi kafe yang kami tawarkan saat ini memiliki keunikan
tersendiri yang belum kami temui dikota padang.Untuk itu tingkat
persaingan tidak terlalu banyak karena bagi kalangan yang
merindukan keadaan tempo dulu akan beralih ke kafe kami ini.

Upaya pemasaran
Untuk upaya pemasaran agar kafe ini banyak pengunjung, maka

dilakukanlah suatu upaya pemasaran dengan cara menetapkan harga


dari menu-menu yang terjangkau dengan produk makanan ataupun
minuman yang berkualitas dan tentunya khas jaman dulu, selain itu
kami juga akan melakukan pelayanan yang berbeda jika dibandingkan
dengan kafe lainnya,dimana kami menyediakan tempat untuk
menonton film-film lawas dan juga lengkap dengan dvd ataupun
pemutar film nya.

3.

Surat Kontrak dan Dokumen Perjanjian

SURAT PERJANJIAN KONTRAK KERJA


Pada hari ini, Senin tanggal 1 Desember 2014, kami yang bertanda tangan di bawah
ini:
Nama

: ANGGA JOHANDA

Jabatan : MANAJER WAROENG TEMPO DOELOES


Alamat : PIAI,KECAMATAN PAUH
Dalam hal ini bertindak selaku pemilik Restoran Tempo Doeloe nama, Selanjutnya
dalam perjanjian ini disebut PIHAK PERTAMA.

Nama

: Andre

Jabatan : Pelayan
Alamat : Jln Pemuda no 59, Kelurahan Piai, Kecamatan pauh, Kodya Padang
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama pribadi dan selanjutnya dalam Perjanjian
ini disebut sebagai PIHAK KEDUA.
Para pihak bermaksud untuk membuat dan menandatangani perjanjian kerja waktu
tertentu berdasarkan ketentuan sebagai berikut.
PASAL 1

1. PIHAK KEDUA akan dipekerjakan oleh PIHAK PERTAMA selama 2 (dua) tahun
terhitung tanggal 1 Desember 2014 sampai dengan tanggal 1 Desember 2016. Selama
masa kontrak, masing-masing pihak dapat memutuskan hubungan kerja dengan
pemberitahuan minimal 7 (tujuh) hari kalender.
2. PIHAK KEDUA bertanggung jawab langsung dan di bawah pengawasan PIHAK
PERTAMA.
3. PIHAK KEDUA melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai berikut.
A. Bertugas sebagai kasir di Restoran Tempo Doeloe
4. PIHAK PERTAMA berhak memberi tugas dan tanggung jawab kepada PIHAK KEDUA
selain dari yang telah disebutkan di atas.
PASAL 2

1. Dalam melaksanakan tugas PIHAK KEDUA berkedudukan sebagai kasir di Restoran


Tempo Doeloe yang terletak di
2. PIHAK PERTAMA berhak memindahkan PIHAK KEDUA ke tempat yang lain.
PASAL 3

1. Kedua belah pihak sepakat untuk melakukan perpanjangan perjanjian untuk yang
ke-2 (dua) ini apabila PIHAK PERTAMA masih membutuhkan PIHAK KEDUA.
2. Apabila perjanjian ini telah berakhir tanpa ada pengajuan pengangkatan dari PIHAK
PERTAMA sebagai karyawan tetap, maka perjanjian ini akan berakhir sesuai dengan
berakhirnya masa perjanjian tersebut.

PASAL 4

1. Apabila perpanjangan masa kontrak kerja telah berakhir, dan PIHAK PERTAMA masih
membutuhkan tenaga PIHAK KEDUA, selanjutnya PIHAK KEDUA sepakat untuk
dilakukan pembaruan masa kontrak kerja maka perjanjian kerja waktu tertentu ini
dapat diperbarui paling lama 2 tahun.
2. Pembaruan perjanjian kerja waktu tertentu ini hanya dapat dilakukan 7 hari setelah
perjanjian kerja waktu tertentu yang lama berakhir.
PASAL 5

1. PIHAK KEDUA memperoleh gaji dari PIHAK PERTAMA sebesar Rp 1.000,000,-( Satu
juta rupiah) per bulan dan akan dibayarkan pada setiap tanggal 30 bulan berjalan.

2. Gaji tersebut di atas belum termasuk uang lembur yang besarnya tiap bulan
berdasarkan jumlah jam lembur. Pajak penghasilan ditanggung sendiri oleh PIHAK
KEDUA.

PASAL 6
1. Waktu kerja resmi yang ditetapkan perusahaan 8 (delapan) jam per hari,
dengan waktu istirahat selama 1 (satu) jam, yang ditentukan oleh masingmasing divisi.
2. PIHAK KEDUA berhak atas cuti tahunan selama 30 hari di hitung secara
proposional sesuai tahun mulai atau berakhirnya masa kerja di perusahaan.
3. Hak cuti timbul setelah PIHAK KEDUA mempunyai masa kerja selama 1
(satu) tahun.
PASAL 7
1. PIHAK KEDUA wajib tunduk dan menjalankan semua ketentuan-ketentuan
tata tertib pada peraturan perusahaan (PP) yang berlaku saat ini maupun
yang berlaku kelak di kemudian hari. Pelanggaran atas peraturan
mengakibatkan pemberhentian atau hukuman administrasi kepada PIHAK
KEDUA.
2. Selama perjanjian kerja ini berlangsung, jika PIHAK KEDUA tidak mampu
menunjukkan kinerja yang baik maka PIHAK KEDUA dengan penuh kesadaran
akan mengundurkan diri dari perusahaan.
3. Selama berlakunya perjanjian ini, PIHAK KEDUA dilarang menerima
pembayaran dari segala sumber atau perusahaan lainnya, kecuali dengan

persetujuan tertulis dari PIHAK PERTAMA.

PASAL 8
PIHAK KEDUA secara langsung atau tidak langsung, selama atau setelah masa kerja
dilarang memberitahukan informasi yang bersifat rahasia, kepemilikan atas informasi
teknik, keuangan, pemasaran, informasi yang berkaitan dengan proyek termasuk
tetapi tidak terbatas pada konsep, teknik, proses campuran, racikan, metode, sistem
rancangan dan data keuangan, pekerjaan pengembangan atau eksperimen yang
berhubungan dengan informasi bisnis lainnya atau informasi yang diwajibkan untuk
diperlakukan sebagai sesuatu yang bersifat rahasia, atau setiap informasi yang bersifat
rahasia yang disebarkan lewat sistem elektronik internal atau lainnya, kecuali telah
memperoleh persetujuan PIHAK PERTAMA.
PASAL 9

1. Jika terjadi pemutusan hubungan kerja maka selama 1 bulan setelahnya, PIHAK
KEDUA secara langsung maupun tidak langsung tidak boleh memberikan pekerjaan,
mempengaruhi atau mencoba pegawai PIHAK PERTAMA untuk mengakhiri hubungan
kerja dengan PIHAK PERTAMA.
2. Dengan memperhatikan undang-undang dan peraturan ketenagakerjaan yang
berlaku. PIHAK PERTAMA dapat mengakhiri hubungan kerja dengan PIHAK KEDUA
karena pengingkaran ketentuan perjanjian ini dan atau penyalahgunaan jabatan.
3. Pengunduran diri dengan baik berhak menerima uang gaji dan uang transport sesuai
dengan jumlah hari kerja.
4. Pengunduran diri dengan baik tersebut diperlihatkan melalui kondisi-kondisi berikut:

PIHAK KEDUA harus mengajukan surat pengunduran diri secara tertulis


dengan menyebutkan alasannya paling lambat 15 hari sebelum tanggal
pengunduran diri berlaku. Perusahaan atas kebijakannya berhak meminta
karyawan yang bersangkutan untuk meninggalkan perusahaan lebih awal
dengan pembayaran penuh selama 15 hari tersebut.

PIHAK KEDUA tetap melaksanakan tugasnya sampai tanggal pengunduran diri


mulai berlaku.

PIHAK KEDUA tidak boleh berada di bawah kontrak yang mengikat.

Semua fasilitas PIHAK KEDUA diselesaikan (misalnya, pinjaman yang masih


terhutang harus telah dibayar kembali sepenuhnya, dan lain-lain).

5. Jika terjadi pemutusan hubungan kerja, PIHAK KEDUA akan mengembalikan

seluruh dokumen perusahaan dalam bentuk tertulis atau disket, kunci, kartu pas,
kartu tanda pengenal milik perusahaan, seragam, atau barang-barang perusahaan
lainnya.
PASAL 10

PIHAK KEDUA menyetujui untuk memberitahukan segera dan menyeluruh kepada


PIHAK PERTAMA seluruh informasi berkenaan dengan penemuan, perolehan,
rancangan, pengembangan, perbaikan, materi dan rahasia dagang yang bersifat hak
cipta selama PIHAK KEDUA dipekerjakan oleh PIHAK PERTAMA.
Demikian perjanjian kerja ini dibuat dalam rangkap 2 (dua) asli dan masing-masing
sama bunyinya, di atas kertas yang bermaterai cukup, serta mempunyai kekuatan
hukum yang sama dan telah ditandatangani oleh kedua belah pihak pada hari, tanggal,
tahun yang telah disebutkan dalam perjanjian ini.
PIHAK PERTAMA

PIHAK KEDUA

ANGGA JOHANDA

4.

ANDRE

Daftar Harga Sembako Maret 2014


1. Beras merk Burung 1 Karung 50 kg = Rp.440.000 Eceran 1 liter=Rp.7500
2. Beras merk Bola 1 Karung 50 kg = Rp.40.000 Eceran 1 liter=Rp.8000
3. Beras merk Suling 1 Karung 50 kg = Rp.505.000 Eceran 1 liter=Rp.9000
4. Beras Pera IR 42 merk Mercy 1 Karung 50 kg = Rp.530.000 Eceran 1 liter=Rp.9000
5. Telor 1 peti 14 kg = Rp.200.000 Eceran 1 kg=Rp.15000
6. Minyak Curah 1 jerigen 16 kg = Rp.197.000 Eceran 1 kg=Rp.13000
7. Resto Bantal 225 ml 1 Dus = Rp.120.000 Eceran 1pcs= Rp.3000
8. Resto Bantal 450 ml 1 Dus = Rp.120.000 Eceran 1pcs= Rp.5500
10. Resto Bantal 900 ml 1 Dus = Rp.119.000 Eceran 1pcs= Rp.10500
11. Kuncimas pouch 2L 1 Dus = Rp.132000 Eceran 1pcs=Rp.11500
12. Kuncimas pouch 2L 1Dus = Rp.132.000 Eceran 1pouch=Rp.23000
13. Tropical pouch 2L 1Dus=Rp.135.000 Eceran 1 pouch Rp.23.500
14. Gula Pasir merk GMP 1Bal 50 kg=Rp.480000 Eceran 1 kg=Rp.10.500
15. Gula Merah Curah 1Bal 10 kg=Rp.95.000 Eceran 1kg=Rp.10500
16. Garam Refina 250 gr 1Bal 40 pcs=Rp.55000 Eceran 1pcs=Rp.2000

17. Garam Segitiga Emas 1Bal 40 pcs=Rp.24000 Eceran 1pcs=Rp.1000


18. Simas Palmia 200 gr 1lusin=Rp.41000 Eceran 1pcs=Rp.4000
19. BlueBand 200 gr 1lusin =Rp.60000 Eceran 1pcs=Rp.5500
20. Gas Elpiji 12 Kg Eceran= Rp.110.000/Tabung
21. Gas Elpiji 3kg Eceran= Rp.17.000/Tabung
22. Bendera SKM Kaleng Coklat 1Pcs=Rp.8000
23. Bendera SKM Kaleng Putih 1Pcs=Rp.8000
24. Bendera SKM coklat sachet 1pak 6 pcs=Rp.6500
25. Bendera SKM Putih sachet 1pak 6 pcs=Rp.6500
26. Diamond Milk 125 Cereal 1Dus 40 pcs=Rp. 68000 Eceran 1pcs=Rp.2000
27. Diamond Milk 125 Reguler 1Dus 40 pcs=Rp.75000 Eceran 1pcs= Rp.2500
28. Diamond Milk 200ml 1Dus 24 pcs=Rp.68000 Eceran 1pcs= Rp.3500
29. Diamond Milk 1000ml 1Dus 12 Pcs=Rp.132000 Eceran= 1pcs Rp.12000
30. Ovaltine 125ml 1Dus 40 pcs=Rp.88000 Eceran 1pcs=Rp.3000
31. Ovaltine 200ml 1Dus 24 Pcs=Rp.82000 Eceran 1pcs=Rp.4000
32. Ultra Milk UHT 200ml 1Dus 24 pcs=Rp.71400 Eceran 1pcs=Rp.3500
33. UltraMilk UHT 125ml 1Dus 40 pcs=Rp.76000 Eceran 1pcs=Rp.2500