Anda di halaman 1dari 14

Audit

Produksi
Dan
Operasi
Oleh:
Kelompok 7
Alifa W N (125020300111035)
Puput Ayu V (125020300111063)
Raditya Shinta (125020300111096)
Annisha Fitri (125020300111107)

Audit Produksi dan Operasi?


Penilaian secara
komprehensif terhadap
keseluruhan fungsi
produksi dan operasi
Ekonomis,
efektif, dan
efisien?

Alasan lain yang mendasari diperlukannya


Audit Produksi dan Operasi
Proses produksi dan operasi harus berjalan sesuai
dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Kekurangan/kelemahan yang terjadi harus ditemukan
sehingga segera dapat diperbaiki.
Konsistensi berjalannya proses harus diungkapkan.
Pendekatan proaktif harus menjadi dasar dalam
peningkatan proses.
Berjalannya tindakan korektif harus mendapat dorongan
dan dukungan dari berbagai pihak yang terkait.

Prinsip Audit Produksi & Operasi


Memastikan bahwa produk yang dihasilkan
konsisten dengan standar kualitas yang
telah ditetapkan serta mengidentifikasi
wilayah (bagian) yang masih memerlukan
perbaikan.
Auditor secara objektif dan sistematis
mengumpulkan dan menganalisis data yang
cukup dan relevan sebagai dasar penilaian
ketaatan perusahaan.
Auditor mengklarifikasi ketidaksesuaian
yang terjadi antara aktivitas produksi dan
operasi dengan kebutuhan kriteria (standar)
dan membuat rekomendasi untuk
peningkatan.

Tujuan Audit Produksi & Operasi


Apakah produk yang dihasilkan telah mencerminkan kebutuhan pelanggan

Apakah strategi produksi dan operasi sudah menghubungkan antara kebutuhan


untuk memuaskan pelanggan dengan ketersediaan sumber daya & fasilitas

Apakah strategi, rencana produksi dan operasi telah


mempertimbangkan SWOT perusahaan
Apakah proses transformasi telah berjalan secara efektif dan efisien.
Apakah penempatan fasilitas operasi telah mendukung berjalannya
proses secara ekonomis, efektif, dan efisien.
Apakah pemeliharaan dan perbaikan fasilitas priduksi dan operasi
telah berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan
Apakah setiap bagian yang terlibat dalam proses produksi dan
operasi telah melaksanakan aktivitasnya sesuai dengan aturan

Manfaat Audit Produksi & Operasi


Memberikan
gambaran tentang
ketaatan dan
kemampuan fungsi
produksi dan operasi
dalam menerapkan
kebijakan & strategi

Memberikan
informasi tentang
usaha perbaikan
proses produksi dan
operasi yang telah
dilakukan perusahaan
serta hambatan yang
dihadapi.

Menentukan area
permasalahan yang
masih dihadapi dalam
mencapai tujuan
produksi dan operasi

Menilai kekuatan dan


kelemahan strategi
produksi dan operasi
serta kebutuhan
perbaikannya demi
pencapaian tujuan
perusahaan.

Tahap-Tahap Audit
1. Audit Pendahuluan
2. Review dan Pengujian Terhadap Pengendalian
Manajemen
3. Audit Lanjutan (terinci)
4. Pelaporan
Informasi Latar Belakang
Kesimpulan Audit dan Ringkasan Temuan Audit
Rumusan Rekomendasi
Menyajikan rekomendasi yang diajukan oleh auditor
Ruang Lingkup Audit

5. Tindak Lanjut

Ruang Lingkup Audit


Rencana Produksi dan Operasi
Produktivitas dan Nilai Tambah
Pengendalian Produksi dan Operasi

Rencana Produksi dan Operasi

tingkat imbal
hasil investasi
yang
dirasyaratkan
investor

ketersediaan
SDM &
bahan baku

kebutuhan
pasar atas
produk yang
di
prasyaratkan

Rencana Induk:
- Jadwal Induk Produksi
- Penilaian atas Pengguna
Kapasitas Produksi
- Tingkat Persediaan
- Perencanaan Keseimbangan
Lintas Produksi

aktivitas
pengembangan
dan rekayasa

kapasitas
produksii
rencana
persediaan,
keuangan

Produktivitas & Peningkatan


Nilai Tambah
Lean Production
Metode ini didukung oleh kebijakan dan praktik produksi yang
secara maksimal mengoptimalkan penggunaan sumber daya
perusahaan untuk meningkatkan keunggulan bersaingnya.
Penghapusa
n Persediaan
(Zero
inventory)

Zero
defect

Kemitraan
dengan
pemasok.

Tanggung
jawab
pemasok.

Menciptaka
n tantangan
dalam
bekerja.

Meminimalkan
kebutuhan
tempat (Areal).

Meminimalk
an aktifitas
yang tidak
menambah
nilai.

Pengembanga
n angkatan
kerja.

Pengendalian Produksi dan Operasi


Tujuan utama: memaksimumkan tingkat
pelayanan, meminimumkan investasi
persediaan, efisiensi produksi dan operasi
Pengendalian ini meliputi hal-hal berikut:

Pengendalian
bahan baku

Pengendalian
peralatan dan
fasilitas
produksi

Pengendalian
transformasi

Pengendalian
kualitas

Pengendalian
barang jadi