Anda di halaman 1dari 7

JURNAL ILMIAH EKOLOGI HEWAN

Jurusan Pendidikan Biologi FKIP Universitas Tanjungpura

2015

BIODIVERSITAS IKAN BERDASARKAN HASIL TANGKAPAN


NELAYAN DI PADANG TIKAR KABUPATEN KUBU RAYA,
KALIMANTAN BARAT
Dhani Nugrahaningtyas Utami
Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura
Jalan Prof. Dr. H. Hadari Nawawi Pontianak 78124
Email: dhaniutami@gmail.com

ABSTRAK
Padang Tikar is surrounded by waters. Waters in Padang Tikar rich of
many spesies. One of them is derived from the class of

Pisces (fish). To

determine the diversity of pisces which is located in Padang Tikar. So we do


research about Fish Biodiversity Based on Catches of Fishermen In Padang
Tikar, Kubu Raya, West Borneo. This information obtained through interviews
with fishermen.
Padang Tikar waters has 24 species of fishes. They are scattered at sea and
river. Most fish were obtained distributed to markets in Pontianak and partly used
as bait. Padang Tikar endemic species, as known as Irawaddy Dolphin (Orcaella
brevirostris) the population is dwindling as the development of the industry.
Key Words: Padang Tikar, Pisces, fish, West Borneo, Padang Tikar

JURNAL ILMIAH EKOLOGI HEWAN


Jurusan Pendidikan Biologi FKIP Universitas Tanjungpura

PENDAHULUAN
Penelitian ikan di wilayah
perairan Indonesia telah dimulai
sejak tahun 1653 oleh Johannes
Nieuhof

yang menjadi perwakilan

eksplorasi dan komisi diplomatik


dari

Nederlansche

Oost-Indische

Company di Timur jauh dan China.


Sebagian

besar

koleksi

Nieuhof

ditemukan di Batavia dan sekitarnya.


Beberapa
pekerjaan

peneliti
ini,

meneruskan

diantaranya

dua

baik dari jenis ikan air tawar dan


ikan air laut. Adanya hubungan
positif antara kekayaan jenis dengan
suatu area yang ditempati tergantung
pada

bertahan kurang dari tiga tahun dan


dikuburkan di Kebun Raya Bogor.
Setelah itu banyak peneliti lain yang
meneliti

di

namun

yang

perairan

Indonesia,

paling

banyak

kontribusinya adalah Pieter Bleeker


(Roberts, 1989).

dua

faktor.

Pertama,

peningkatan jumlah mikro habitat


akan

dapat

meningkatkan

keragaman. Kedua, area yang lebih


luas sering memiliki variasi habitat
yang lebih besar dibanding dengan
area yang lebih sempit (Wooton,
1991).

pemuda: Heinrich Kuhl & Johan


Conraad van Hasselt yang hanya

2015

Padang

Tikar

merupakan

daerah yang wilayahnya dikelilingi


oleh

perairan

sehingga

rata-rata

penduduk

sekitar

bermata

pencaharian

sebagai

nelayan.

Wilayah

perairan

Padang

memiliki

beranekaragam

Tikar
spesies,

khususnya spesies dari kelas Pisces


(ikan).

Agar

lebih

mengetahui

Tikar

spesies ikan apa saja yang terdapat di

merupakan gugus kepulauan yang

kawasan perairan Padang Tikar maka

terletak di pesisir barat kecamatan

dilakukan

Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya

keanekaragaman

dengan luas wilayah 2.002,00 km.

Padang Tikar. Informasi mengenai

Kawasan

keanekaragaman

Kawasan

ini

Padang

memiliki

wilayah

perairan air tawar berupa air sungai


dan

air

laut,

sehingga

diduga

menyebabkan keanekaragaman ikan


di wilayah perairan ini cukup tinggi

penelitian
ikan

ikan

mengenai
di

daerah

ini

digali

melalui informan yaitu nelayan.


Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui

spesies-spesies

ikan

JURNAL ILMIAH EKOLOGI HEWAN


Jurusan Pendidikan Biologi FKIP Universitas Tanjungpura

2015

yang hidup di perairan Padang Tikar.

yaitu lebih tepatnya di Gudang Ikan,

Diharapkan hasil penelitian ini dapat

pelabuhan

menambah

pengamatan dimulai pukul 10.00-

pengetahuan

tentang

keanekaragaman jenis ikan disana

maupun tawar

di Perairan

Padang Tikar.

Air.

Waktu

11.00 WIB.

dan mendukung pengelolaan perairan


laut

Teluk

Pada penelitian ini digunakan


sejumlah alat dan bahan. Alat yang
digunakan

dalam

penelitian

ini

adalah kamera, alat tulis.


Pengumpulan data dilakukan

BAHAN DAN METODE


Penelitian ini dilaksanakan
pada tanggal 9-11 Januari 2015 di
Padang

Tikar,

Kabupaten

Kubu

Raya, Provinsi Kalimantan Barat

dengan

metode wawancara yaitu

dengan menggali informasi tentang


ikan yang ditemukan para nelayan
yang pulang dari melaut.

HASIL DAN PEMBAHASAN


Tabel 1. Data Ikan Berdasarkan Wawancara Dengan Nelayan
No

Nama Latin

Epinephelus
bleekeri

Arius maculatus
Achioides
melanorhynchus
Penopthalmusko
elreuteri

Nama
Daerah

Famili

Ikan Kerapu

Serranidae

Ikan Duri

Ariidae

Ikan Sebelah

Soleidae

Ikan Glodok

Gobiidae

Gambar

JURNAL ILMIAH EKOLOGI HEWAN


Jurusan Pendidikan Biologi FKIP Universitas Tanjungpura

Platax teira

Setipinna taty

10

11

12

13

14

Scatophagus
argus

Tudung
Tempayan

Pirangpirang

fuscescens
Euristhmusmicro
ceps
Pseudesciaena
soldado

Engraulidae

Ketang

Scatophagidae

Kokok

Liza melinoptera Ikan belanak

Lutjanus

Ephippidae

Mugilidae

Simerah

Lutjanidae

Sembilang

Plotosidae

Ikan Tirusan

Centropomidae

Arius

Ikan

thalassinus

Manyung

Latescalcarifer

Ikan Kakap

Ariidae

Centropomidae

2015

JURNAL ILMIAH EKOLOGI HEWAN


Jurusan Pendidikan Biologi FKIP Universitas Tanjungpura

15

16

17

18

19

20

21

22

23

HypostomusPlec

Ikan sapu-

ostomus

sapu

Diodonholocant
hus

Polynemus
macrophthalmus

Scomberomorus
commerson
Aetomyleus
nichofii

Anchovies sp.

Congresox
talabonoides

Orcaella
brevirostris

Loricariidae

Ikan Buntal

Tertraodontidae

Ikan Janggut

Polynemidae

Tenggiri

Scombridae

Pari Elang

Myliobatidae

Teri

Engraulidae

Ikan Malong

Muraenesocidae

Ikan Pesut

Delphinidae

Scomberomorus

Tenggiri

guttatus

Papan

Scombridae

2015

JURNAL ILMIAH EKOLOGI HEWAN


Jurusan Pendidikan Biologi FKIP Universitas Tanjungpura

24

Chanos chanos

Bandeng

Berdasarkan hasil wawancara

2015

Chanidae
dikeringkan terlebih dahulu sebelum

dengan narasumber yaitu nelayan

dapat

didistribusikan.

yang bernama Ari, terdapat 24 jenis

pengeringan

spesies dengan 23 famili (lihat tabel

menjadi awet/tahan lama.

adalah

Tujuan

agar

ikan

1) yang hidup di kawasan perairan

Spesies ikan endemik yang

Padang Tikar. Beberapa spesies hasil

hidup di Padang Tikar yaitu ikan

wawancara

secara

pesut (Orcaella brevirostris). Ikan

langsung di Gudang Ikan yaitu

pesut ini dapat ditemukan di daerah

sebanyak

Beberapa

pulau Pandore dan selat Batu Ampar.

spesies hidup di perairan tawar dan

Sampai dengan saat ini jumlah ikan

sebagian lagi hidup di perairan laut.

pesut yang masih hidup hanya 5-7

Untuk dapat menangkap ikan-ikan

ekor. Hal ini disebabkan Pendirian

tersebut,

biasanya

industri modern kayu arang dan

menggunakan pukat. Lokasi yang

bahan baku pulp oleh perusahaan

terdekat untuk mendapatkan ikan

komersial dan aktifitas lalu lintas

yaitu 1 km dan lokasi terjauh yaitu

yang tinggi diperairan (Rooswadji,

10-50 mil dengan waktu tempuh

2011). Sehingga dapat dikatakan

selama 2 hari. Beberapa spesies ikan

bahwa status ikan pesut saat ini

memang dibudidayakan oleh nelayan

termasuk langka

dapat

16

dilihat

spesies.

nelayan

di tambak antara lain ikan kakap,


ikan bandeng, dan ikan kerapu. Ikanikan hasil tangkapan nelayan ini
biasanya didistribusikan ke beberapa
pasar yang ada di Pontianak antara
lain Pasar Flamboyan, Pasar Mawar,
dll. Selain untuk dikonsumsi, ikan
juga digunakan sebagai umpan untuk
memancing antara lain ikan malong
(Congresox talabonoides).Beberapa
ikan kecil seperti ikan teri perlu

KESIMPULAN
Perairan di Padang Tikar
memiliki 24 spesies ikan yang
tersebar di laut maupun sungai.
Sebagian

ikan

didistribusikan
dikonsumsi

yang
untuk

dan

didapat
kemudian

sebagian

lagi

digunakan sebagai umpan. Spesies


endemik Padang Tikar, yaitu ikan

JURNAL ILMIAH EKOLOGI HEWAN


Jurusan Pendidikan Biologi FKIP Universitas Tanjungpura
pesut

populasinya kian berkurang

seiring berkembangnya industri.


DAFTAR PUSTAKA
Roberts T. 1989. The Freshwater
Fishes of Western Borneo.
California
Academy
of
Sciences, San Fransisco.
Rosswadji, Tri Agung, Hermayani,
Putra, dkk. Mission Report :
Discovery
Of
Irrawaddy
Wooton, J. 1991. Ecology of Teleost
Fishes. New York: Chapman &
Hall.

2015

Dolphin Orcaella Brevirostris


Population And Habitat In
Kubu Raya Waters, West
Kalimantan: A Preliminary
Survey Of Irrawaddy Dolphin
In
Salt
And
Brackish
Waters.(Online).http://awsasse
ts.wwf.or.id/downloads /report
_irrawady_dolphin_in_west_ka
limantan.pdf.diakses 23 Januari
2015.