Anda di halaman 1dari 26

PRINSIP UMUM GENETIKA

KELOMPOK 7
1. FLORENTINA R P
RSA1C412014
2. RINI DANI A M
RSA1C412009
Pengampu :
DR.Dra. EVITA A, M.Si

KAKEK/NEN
EK
ANAK

AYAH
IBU
PAMAN

BUAH TIDAK
JATUH, JAUH
DARI POHONNYA

proses biologi untuk


mempertahankan kelestarian mahluk
hidup dengan sifat sifat yang dapat
diturunkan kepada keturunan , baik
sifat yang dominan maupun sifat yang
tidak dominan

GENETIKA

GENETIKA
SECARA ETIMOLOGI LATIN

genos

asal mula
kejadian,
sukubangsa,
Melahirkan
.

GENETIKA
Hermanto (2013 : 287) genetika adalah ilmu yang
mempelajari factor penerus keturunan sifat dari
induk/orangtua pada keturunannya
Brookes (2005:6), genetika itu adalah cabang ilmu
biologi yang mempelajari tentang pewarisan
(penurunan karakteristik dari orangtua atau induk
kepada keturunannya) dan variasi (berbagai
perbedaan yang tampak diantara semua mahluk
hidup).
Abdurrahman (2008:19), genetika adalah satu
cabang keilmuan biologi tentang pewarisan sifat
pada organisme yang bidang kajiannya dimulai dari
tingkat molekuler hingga ke tingkat populasi .
Genetika secara rinci mempelajari material
pembawa informasi untuk diwariskan (bahan
genetic), bagaimana informasi itu diekspresikan
(ekspresi genetic) dan bagaimana informasi itu
dipindahkan dari satu individu ke individu lain
(pewarisan genetic).

GENETIKA
Genetika merupakan hal penting dalam
meneruskan sifat sifat, seperti tinggi badan, ras
dan warna mata. Genetika juga merupakan factor
penyebab sifat sifat psikologis, seperti
intelligegnsi , ekstraversi, neurotikisme , rasa malu
dan sifat agresif (Semiu,2006)
Rondonuwu (1989) mengatakan bahwa genetika
merupakan cabang biologi yang mempelajari pola
penurunan sifat genetik ( diturunkan ) dari generasi
ke generasi. Genetika berasal dari kata Genos
(bahasa latin), artinya adalah suku bangsa atau
asal-usul. Sejak ditemukannya hukum-hukum
keturunan pada abad ke 20 sampai sekarang
genetika mengalami kemajuan yang pesat sekali.
Perkembangan dan kemajuan ini dicapai berkat
dukungan ilmu pengetahuan lainya seperti sitologi,
fisiologi, biokimia dan statistik

Kebakaan dan genetika


Genetika didefinisikan sebagai suatu ilmu
kebakaan yang memiliki prioritas subjek bahasan
diantara ilmu ilmu biologi (anonim,2011)

Pengertian yang salah mengenai


Kebakaan
1. Cacat menurun bukan karena kejadian sewaktu
hamil
2. Penurunan sifat kepada anak bukan melalui darah
3. Sifat sifat yang didapat dari lingkungan tidak
dapat diturunkan kepada generasi berikutnya
4. Kebanyakan sifat akan berkembang dengan
dukungan daari lingkungan

Munculnya varietas baru


Varita
s baru

- Memunculkan sifat
yang baru, yang
strukturnya
berbedaan
- Memunculkan
variasi sifat pada
keturunan
- Sifat
keturunan/varietas
baru lebih unggul

Varietas
baru

Juga muncul karena


berbagai
penyimpangan
strukturnya secara
gen

muta
si

Penemuan prinsip prinsip genetika


- Prinsip penemuan genetika
diawali dari penemuan dasar
ilmiah genetic oleh Mendel
- eksperimennya menggunakan
tumbuhan kacang kapri
sebagai obyekpenelitiannya.
Karakter-karakter yang
digunakan Mendel dalam
eksperimennya diantaranya
adalahbentuk dan warna biji,
letak bunga, bentuk dan warna
polong, warna bunga dan
ukuranbatang.

- Untuk mempelajari sifat


menurun Mendell
menggunakan kacang
ercis dengan alasan:
1. Memiliki pasangan
sifat yang menyolok
2. Bisa melakukan
penyerbukan sendiri
3. Segera menghasilkan
keturunan atau
umurnya pendek
4. Mampu menghasilkan
banyak keturunan, dan
5. Mudah disilangkan

Mendel melakukan eksperimen pada


kacang kapri hingga di memperoleh
tumbuhan galur murni
varietas yang selalu menghasilkan keturunan
yang sifatnya sama dengan induknya ketika
dilakukan pembuahan sendiri

prinsip Mendel tentang hereditas yang dikenal


sebagai Hukum Mendel, yaituHukum
Segregasi dan Hukum Pengelompokan Secara
Bebas.

Sifat dan Penampakan


SIFAT

DITURUNKAN
KEPADA ANAK

PENEAMPAKAN
FENOTIF BISA SAJA
SAMA TETAPI
PENAMPAKAN
GENOTIF AKAN
BERBEDA

Sifat yang dapat kita amati/lihat atau penampakan


organisme (warna, bentuk, ukuran) dinamakan fenotip.
Penyusun genetiknya atau sifat dasar yang tidak
tampak dan tetap pada suatu individu dinamakan
genotif. Misalnya tanaman tinggi memiliki genotif TT
atau Tt, dan tanaman rendah memiliki genotif tt

Setiap organisme yang mempunyai sepasang alela


identik untuk sebuah karakter disebut homozigot
untuk gen tersebut (misalnya TT, tt). Dan organisme
yang mempunyai dua alela berbeda untuk sebuah
gen disebut heterozigot untuk gen tersebut, misalnya
Tt

Perkembangan Genetika
1. Zaman Pre Mendel ( sebelum abad XIX )
Bangsa Babylonia ( 6000 Tahun lalu ), telah
menyusun silsilah kuda untuk memperbaiki
keturunannya.
Sedangkan
bangsa
Cina
( beberapa abad SM ), melakukan seleksi
terhadap benih-benih padi untuk mencari sifat
unggul tanaman itu. Di Amerika dan Eropa
( ribuan tahun lalu ), orang telah melakukan
seleksi dan penyerbukan silang terhadap
gandum dan jagung yang asalnya adalah
rumput liar

2. ZamanMendel ( 1822-1884 )
Di
tandai
dengan
waktu
Mendel
melakukan percobaan persilangan pada
tanaman ercis (Pisumsativum). Mendel
ternyata berhasil mengamati sesuatu
,macam sifat keturunan (karakter)yang di
turunkan dari generasi ke generasi.
Mendel
juga
berhasil
membuat
perhitungan matematika tentang sifat
genetis karakter yang di tampilkan. Faktor
genetis
ini
kemudian
disebut
determinant / faktor.

Zaman Post Mendel ( setelah tahun 1900 )


Zaman ini di tandai dengan adanya
ditemukannya karya Mendel oleh :

Bateson & Punnet ( 1861-1926 )


Pada tahun 1907 melakukan percobaan
pada ayam untuk membuktikan apakah
percobaan Mendel berlaku pada hewan.
Mereka menemukan adanya sifat-sifat
yang
menyimpang
dari
matematika
Mendel. Selain itu juga menemukan juga
adanya interaksi antara gen dalam
menumbuhkan suatu variasi.

Sutton
Mengumumkan adanya kesejajaran antara
tingkah laku kromosom ketika sel sedang
membelah dengan segregasi bahan genetis
penemuan Mendel.
Morgan
Mengatakan gen merupakan unit terkecil bahan
genetis,
(istilah
gen
diperkenalkan
oleh
Johansen) dan gen terdapat banyak dalam satu
kromosom,dengan kata lain gen-gen berangkai.
Bahan genetis tidak baka,dapat mengalami
perubahan. Perubahan genetis yang bukan
karena pengaruh hybrid ini disebut mutasi

Perkembangan genetika
modern

Tahun 1913 : Alfred Sturtevant membuat peta genetik pertama dari


suatu kromosom;
Pada tahun 1918 Ronald Fisher (ahli biostatistika dari Inggris)
menerbitkan On the correlation between relatives on the supposition
of Mendelian inheritance (secara bebas berarti Keterkaitan
antarkerabat berdasarkan pewarisan Mendel), yang mengakhiri
perseteruan antara teori biometri (Pearson dkk.) dan teori Mendel
sekaligus mengawali sintesis keduanya awal genetika kuantitatif;
Tahun 1927 : Perubahan fisik pada gen disebut mutasi;
Tahun 1928 : Frederick Griffith menemukan suatu molekul pembawa
sifat yang dapat dipindahkan antarbakteri (konjugasi);
Tahun 1931 : Pindah silang menyebabkan terjadinya rekombinasi;
Tahun 1941 : Edward Lawrie Tatum and George Wells Beadle
menunjukkan bahwa gen-gen menyandi protein, awal dogma pokok
genetika;

Tahun 1944 : Oswald Theodore Avery , Colin McLeod and Maclyn


McCarty mengisolasi DNA sebagai bahan genetik (mereka
menyebutnya prinsip transformasi);
Tahun 1950 : Erwin Chargaf menunjukkan adanya aturan umum
yang berlaku untuk empat nukleotida pada asam nukleat, misalnya
adenin cenderung sama banyak dengan timin;
Tahun 1950 : Barbara McClintock menemukan transposon pada
jagung;
Tahun 1952 : Hershey dan Chase membuktikan kalau informasi
genetik bakteriofag (dan semua organisme lain) adalah DNA;
Tahun 1953 : Teka-teki struktur DNA dijawab oleh James D. Watson
dan Francis Crick berupa pilin ganda (double helix), berdasarkan
gambar-gambar difraksi sinar X DNA dari Rosalind Franklin ==>
awal genetika molekular;
Tahun 1956 : Jo Hin Tjio dan Albert Levan memastikan bahwa
kromosom manusia berjumlah 46;
Tahun 1958 : Eksperimen Meselson-Stahl menunjukkan bahwa
DNA digandakan (direplikasi) secara semikonservatif;
Tahun 1961 : Kode genetik tersusun secara triplet;
Tahun 1964 : Howard Temin menunjukkan dengan virusRNA
bahwa dogma pokok dari tidak selalu berlaku;

Tahun 1970 : Enzim restriksi ditemukan pada bakteri


Haemophilus influenzae, memungkinan dilakukannya
pemotongan dan penyambungan DNA oleh peneliti (lihat
juga RFLP) awal bioteknologi modern;
Tahun 1977: Sekuensing DNA pertama kali oleh
Fred Sanger, Walter Gilbert, dan Allan Maxam yang bekerja
secara terpisah. Tim Sanger berhasil melakukan
sekuensing seluruh genom Bacteriofag -X174;, suatu
virus ==> awal genomika;
Pada tahun 1983 Perbanyakan (amplifikasi) DNA dapat
dilakukan dengan mudah setelah Kary Banks Mullis
menemukan Reaksi Berantai Polymerase (PCR);
Pada tahun 1985 Alec Jefreys menemukan teknik sidik
jari genetik.
Pada tahun 1989 Sekuensing pertama kali terhadap gen
manusia pengkode protein CFTR penyebab cystic fibrosis;
Tahun 1989 : Peletakan landasan statistika yang kuat bagi
analisis lokus sifat kuantitatif (analisis QTL);

Tahun 1995 : Sekuensing genom Haemophilus


influenzae, yang menjadi sekuensing genom
pertama terhadap organisme yang hidup bebas;
Tahun 1996 : Sekuensing pertama terhadap
eukariota: khamir Saccharomyces cerevisiae;
Tahun 1998 : Hasil sekuensing pertama
terhadap eukariota multiselular, nematoda
Caenorhabditis elegans, diumumkan;
Tahun 2001 : Draf awal urutan genom manusia
dirilis bersamaan dengan mulainya
Human Genome Project;
Tahun 2003 : Proyek Genom Manusia (Human
Genome Project) menyelesaikan 99%
pekerjaannya pada tanggal (14 April) dengan
akurasi 99.99%.

DAFTAR RUJUKAN
Abdurrahman.D.2008. Genetika Pertanian. Bandung: Grafindo Media
Pratama
Brookes.M. 2005. Genetics. Jakarta : Erlangga
Campbell,dkk.2005. Biologi. Jakarta : Erlangga
Elrod.S.L., Stansfield.W.D. 2006. Genetika Ed. Keempat. Jakarta : Erlangga
Elvita.A et all.2008.Genetika Dasar. Fakultas Kedokteran Universitas Riau
[http://blog.ub.ac.id/faraca/files/2014/01/genetika-dasar_files-ofdrsmed.pdf] diakses tanggal 16 September.
Hermanto.B. 2013. Bahasa Biologi Fresh. Jakarta :wahyu media
National institute of health.2010. The new Genetics. United State :
Bethesda MD
Rondonuwu.S.1989. Dasar Dasar Genetika. [http : library.um.ac.id/freecontens/download.rondonuwu.pdf]
Semiun.Y. Kesehatan mental 1.Yogyakarta:Kanisius
Suryo. 1996. Genetika Manusia. Yogyakarta : Gadjah Mada University

18 THING U SHOULD KNOWN ABOUT GENETIC.MP4

TERIMAKASIH