Anda di halaman 1dari 30

PEMBUMIAN

DISAJIKAN
PADA PEMBEKALAN PESERTA UJI KOMPETENSI
DIS.OPS.034(2).A
MENGENDALIKAN OPERASI TEGANGAN MENENGAH TANPA SCADA
DILINGKUNGAN PT.PLN (PERSERO)

I. PEMBUMIAN SISTEM

TUJUAN PEMBUMIAN SISTEM


I.

MEMBATASI ARUS GANGGUAN TANAH PADA FASA YANG


TERGANGGU

II.

MEMBATASI TEGANGAN PADA PHASA YANG TIDAK


TERGANGGU,
DENGAN
PERTIMBANGAN
UTAMA
BAHWA PEMBERIAN ALIRAN ARUS TETAP SEBAIK
MUNGKIN DAN SEAMAN MUNGKIN

PEMBUMIAN SISTEM SOLID


KELEBIHAN :
I.

BESARNYA TEGANGAN PADA FASA YANG TERGANGGU,


TIDAK
MEMPENGARUHI
TERHADAP
BESARNYA
TEGANGAN PADA FASA YANG TIDAK TERGANGGU.

II.

HARGA BAHAN,ISOLASI UNTUK ISOLATOR,TRAFO


DLSBNYA CUKUP RENDAH,KARENA BIL NYA RENDAH

III.

TEGANGAN
TINGGI

IV.

RATING ARRESTER BISA


TEGANGAN LINE LINE.

V.

PROTEKSI DAPAT LEBIH SELEKTIF DAN SENSITIF

LEBIH

TRANSIENT

TIDAK

LEBIH

TERLALU

RENDAH

DARI

PEMBUMIAN SISTEM SOLID


KEKURANGAN :
I.

ARUS GANGGUAN BESAR,LEBIH BESAR DARI HARGA


FULL LOAD BAHKAN BISA LEBIH BESAR DARI ARUS
HUBUNG SINGKAT 3 PHASA KETANAH.

II.

MEMERLUKAN
RELAY
PROTEKSI
YANG
KARAKTERISTIKNYA SANGAT CEPAT ( HIGH SPEED )

PEMBUMIAN SISTEM SOLID


MENURUT STANDARD AIEE NO.32 , MAY 1947 SECTION 32-1.05

Suatu sistem atau bagian dari sistem dapat dikatakan dibumikan effektif
bila pada setiap titik atau bagian tertentu pada sistem tersebut
mempunyai PEBANDINGAN DARI REAKTANSI URUTAN NOL
DENGAN REAKTANSI URUTAN POSITIP TIDAK LEBIH DARI 3,
DAN PERBANDINGAN RESISTANSI URUTAN NOL DENGAN
REAKTANSI URUTAN POSITIP TIDAK LEBIH DARI 1 pada setiap
keadaan operasi atau setiap keadaan sejumlah kapasitas pembangkit.

X0 / X1 3 , R0 / X1 1
6

CONTOH
Y

G
X 1 =25 %

X 1 =7 %

X 2 =25 %

X 2 =7 %

X 1 =34 %
X 2 =120 %
80 km,69 KV

X0 = 7 %

BILA GANGGUAN PADA TITIK A


REAKTANSI URUTAN NEGATIF = 25 +7 = 32 %
ARUS GANGGUAN 3 FASA = 100 /32 = 3,12 X ARUS BEBAN PENUH
ARUS GANGGUAN 1 FASA KETANAH = 300/32+32+7 =4,23 X ARUS BEBAN PENUH
PERBANDINGAN X0 / X1 =7 / 32 = 0,219

CONTOH
Y

G
X 1 =25 %

X 1 =7 %

X 2 =25 %

X 2 =7 %

X 1 =34 %
X 2 =120 %
80 km,69 KV

X0 = 7 %

BILA GANGGUAN PADA TITIK B


REAKTANSI URUTAN NEGATIF = X1= 25 +7 + 34 = 66 %
ARUS GANGGUAN 3 FASA = 100 / 66 = 1,51 X ARUS BEBAN PENUH
ARUS GANGGUAN 1 FASA KETANAH = 300/66+66+127 =1,16 X ARUS BEBAN PENUH
PERBANDINGAN X0 / X1 =127 / 66 = 1,92

II. PEMBUMIAN PERALATAN

SISTEM PEMBUMIAN PERALATAN


ADALAH SISTEM PEMBUMIAN BAGIAN DARI PERALATAN
YANG DALAM KEADAAN NORMAL TIDAK DILALUI ARUS,
AGAR :
1) MEMBATASI TEGANGAN ANTARA BAGIAN PERALATAN
DENGAN TANAH SAMPAI DENGAN HARGA YANG AMAN
BAIK PADA KONDISI NORMAL ATAUPUN ABNORMAL
2) UNTUK MEMPEROLEH BEDA POTENSIAL YANG SAMA
SELURUH PERALATAN.
3) UNTUK MEMPEROLEH IMPEDANSI YANG KECIL
SEHINGGA DAPAT MEMBANTU MENYALURKAN ARUS
KETANAH BILA TERJADI HUBUNG SINGKAT KETANAH.

10

SISTEM PEMBUMIAN PERALATAN


SECARA
SEDERHANA
PERALATAN ADALAH :

TUJUAN

DARI

PEMBUMIAN

1) MENCEGAH TERJADINYA TEGANGAN KEJUT LISTRIK


YANG BERBAHAYA UNTUK ORANG DIDAERAH
TERSEBUT
2) UNTUK MEMUNGKINKAN TIMBULNYA ARUS TERTENTU
BAIK BESAR MAUPUN LAMANYA DALAM KEADAN
GANGGUAN
TANAH
,TANPA
MENIMBULKAN
KEBAKARAN ATAU BAHAYA TERHADAP MANUSIA.
3) UNTUK MENINGKATKAN PERFORMANCE DARI SISTEM
TENAGA LISTRIK.

11

SISTEM PEMBUMIAN PERALATAN

PENTING
DIKARENAKAN
PEMBUMIAN
MENGAMANKAN
SESEORANG
DARI
BAHAYA BEDA TEGANGAN BESAR

12

TEGANGAN SENTUH YANG DIIJINKAN PADA


KONSUMEN TEGANGAN RENDAH
TEGANGAN SENTUH RMS
( VOLTS)

WAKTU PEMUTUSAN
MAKSIMUM (DETIK )

< 50

50

5,0

75

1,0

90

0,5

110

0,2

150

0,1

220

0,05

280

0,03

TS HUTAURUK ;PEMBUMIAN NETRAL SISTEM TENAGA DAN PEMBUMIAN PERALATAN,ERLANGGA ,JAKARTA 1991

13

PEMBUIAN PENGAMAN
PADA TEGANGAN KONSUMEN ( PUIL )
JIKA TERJADI KEGAGALAN ISOLASI PADA PERALATAN,MAKA BESAR
ARUS GANGGUAN IF DARI TITIK GANGGUAN KE BADAN PERALATAN
TERSEBUT DAN DARI BADAN PERALATAN KE TANAH MELALUI
BESAR TAHANAN RE2 MAKA AKAN MENIMBULKAN TEGANGAN
AGAR TEGANGAN SENTUH =50 VOLT,

SENTUH = IF x RE2

MAKA

RE2 < 50/k.In (ohm )


Dimana ;
T
N

If

RE1
ES

RE2

In = Arus nominal pengaman lebur.


k = konstante tergantung karakteristik alat
pengaman ( 2,5 s.d 5 untuk sekering dan
1,25 s.d 3,5 untuk jenis lain )

14

PEMBUMIAN PENGAMAN
PADA TEGANGAN KONSUMEN ( PUIL )
Contoh perhitungan :
R
S

Suatu peralatan listrik diproteksi dengan


sekering 6 A ,k =3
RE2 < 50/k.In = 50/3x6 < 2,78 (ohm )

T
N

If

RE1
ES

RE2

Bila RE2 = 2,5 ohm , RE1 = 2,0 ohm dan


R Saluran diabaikan.
E phasa = 220 volt maka,
If = 220/ (2,5 + 2,0) =48,9 Ampere
ES = 48,9 x 2,5 = 122,25 Volt >>>50 Volt

CATATAN : Walaupun Es > 50 Volt ,namun berhubung If = 8 x In maka akan


mengakibatkan sekering akan putus dalam 0,1 detik ( sehingga sekering ini
15
memenuhi persyaratan pengamanan tegangan sentuh ).

PENGAMANAN TEGANGAN SENTUH PADA


GARDU INDUK
PADA SAAT TERJADI GANGUAN KETANAH MAKA ARUS
MENGALIR KETANAH SEHINGGA DAPAT MENIMBULKAN
GRADIEN TEGANGAN PADA PERALATAN YANG TERBUAT
DARI METAL DAN JUGA MENGALIR KETANAH DISEKITAR
GARDU INDUK.
PENENTUAN SECARA TEPAT BESARNYA TEGANGAN
SANGAT SULIT ,MAKA PERLU DIAMBIL RUMUS
PENDEKATAN DIDALAM PERHITUNGAN TEGANGAN.
TEGANGAN YANG TERJADI AKIBAT ARUS GANGUAN
KETANAH DIBEDAKAN ;
1.

TEGANGAN SENTUH

2.

TEGANGAN LANGKAH

3.

TEGANGAN PINDAH.

16

EKIVALEN RANGKAIAN
TEGANGAN SENTUH DAN TEGANGAN LANGKAH

17

PENGAMANAN TEGANGAN SENTUH PADA


GARDU INDUK
SECARA PENDEKATAN :
BESARNYA TEGANGAN SENTUH ADALAH BESARNYA
TEGANGAN YANG TERDAPAT DIANTARA SUATU OBYEK
YANG DISENTUH DAN SUATU TITIK BERJARAK 1
METER,DENGAN ASSUMSI BAHWA OBYEK YANG
DISENTUH
DIHUBUNGKAN
DENGAN
KISI
KISI
PENTANAHAN DIBAWAHNYA

E S = ( R K + RF /2) IK
ES = TEGANGAN SENTUH
RK = TAHANAN TUBUH MANUSIA ( OHM )

IK
ES

RK
RF
RF

RF = TAHANAN KONTAK KETANAH DARI SATU KAKI


PADA TANAH (OHM )
IK = ARUS YANG MELALUI TUBUH

18

TEGANGAN SENTUH
MENURUT IEEE STANDARD 80,1986
RK = 1000 OHM
RF = s / 4 b
b

= radius dari kaki dalam meter ( diassumsikan = 0,08 m )

s = Tahanan jenis tanah disekitar permukaan (ohm-m )

RF = s / 4 x 0,08 = 3 s

IK = Arus yang melalui tubuh sehingga manusia pingsan


0,157
ES = ( 1000 + 1,5 s ).
t

t = waktu kejut ( lamanya gangguan tanah )

0,157

19

TEGANGAN SENTUH YANG DIIJINKAN DAN


LAMA GANGGUAN
LAMA GANGUAN t
(DETIK)

TEGANGAN SENTUH YANG


DIIJINKAN ( VOLT)

0,1

1980

0,2

1400

0,3

1140

0,4

990

0,5

890

1,0

626

2,0

443

3,0

362

TS HUTAURUK ;PEMBUMIAN NETRAL SISTEM TENAGA DAN PEMBUMIAN PERALATAN,ERLANGGA ,JAKARTA 1991

20

TEGANGAN LANGKAH
SECARA PENDEKATAN :
BESARNYA
TEGANGAN
LANGKAH
ADALAH
BESARNYA TEGANGAN YANG TIMBUL DIANTARA
DUA KAKI MANUSIA YANG SEDANG BERDIRI DIATAS
TANAH YANG SEDANG DIALIRI ARUS GANGGUAN
TANAH
I
K

EL = ( R K + 2R F ) IK

RF
EL

EL = TEGANGAN LANGKAH

RK
RF

RK = TAHANAN TUBUH MANUSIA ( OHM )


RF = TAHANAN KONTAK KETANAH DARI
SATU KAKI PADA TANAH (OHM )

IK =

ARUS YANG MELALUI TUBUH

21

TEGANGAN LANGKAH YANG DIIJINKAN


LAMA GANGGUAN
(DETIK)

TEGANGAN LANGKAH YANG


DIIJINKAN
( VOLTS)

0,1

7000

0,2

4950

0,3

4040

0,4

3500

0,5

3140

1,0

2216

2,0

1560

3,0

1280

TS HUTAURUK ;PEMBUMIAN NETRAL SISTEM TENAGA DAN PEMBUMIAN PERALATAN,ERLANGGA ,JAKARTA 1991

22

TEGANGAN PINDAH
MERUPAKAN HAL KHUSUS BERKAITAN DENGAN
TEGANGAN SENTUH, DIMANA MANUSIA MENYENTUH
SUATU PERALATAN YANG DIBUMIKAN PADA TITIK
YANG JAUH, SEDANGKAN PERALATAN TERSEBUT
DIALIRI ARUS GANGGUAN KETANAH.
RK

RF / 2

IK

I
R0

Epindah = Ix R0

DENGAN ANGGAPAN BAHWA ;


Rf/2 + Rk >R0 sehingga Ik << I

Maka - - >

EPindah = I.R0

dimana

R0

4r L

R = Jari jari ekivalen dari luas gardu induk


L = panjang total dari konduktor kisi kisi dan batang

23

SISTEM PEMBUMIAN PERALATAN


ARUS YANG MENGALIR PADA TUBUH MANUSIA

ARUS PERSEPSI

ADALAH ARUS YANG MENGALIR PADA TUBUH MANUSIA,


DISAAT ORANG TERSEBUT DIBERI TEGANGAN
BERTAHAP DARI MULAI NOL,SEDIKIT DEMI SEDIKIT
DITAMBAH SEHINGGA ORANG TERSEBUT TERASA
ADANYA GETARAN,NAMUN NAMUN TIDAK
MEMBAHAYAKAN.

HASIL TEST DI ELECTRICAL TESTING LABORATORY NEW


YORK TAHUN 1993 DARI 40 ORANG LAKI LAKI DAN
WANITA DIHASILKAN BESARNYA ARUS PERSEPSI BAGI
LAKI LAKI =1,1 mA DAN SEBESAR 0,7 mA BAGI WANITA

24

SISTEM PEMBUMIAN PERALATAN


ARUS YANG MENGALIR PADA TUBUH MANUSIA
ARUS MEMPENGARUHI OTOT ( LET GO CURRENT )

BILA TEGANGAN DITAMBAH MAKA OTOT OTOT AKAN TERASA


KAKU,DAN BILA TEGANGAN DITAMBAH LAGI MAKA ORANG TIDAK
AKAN BERDAYA UNTUK MELEPASKAN DIRI DARI TEGANGAN.
( MISALKAN MELEPASKAN KONDUKTOR YANG DIPEGANGNYA )

HASIL TEST DI UNIVERSITY CALIFORNIA MEDICAL SCHOOL DARI


134 ORANG LAKI LAKI DAN 28 WANITA DIHASILKAN BESARNYA
ARUS YANG MEMPENGARUHI OTOT BAGI LAKI LAKI =16 mA DAN
SEBESAR 10,5 mA BAGI WANITA.

BERDASARKAN HASIL INI DITETAPKAN BAHWA ARUS MAKSIMAL


DIMANA SESEORANG DAPT MELEPASKAN KONDUKTOR DISAAT
TERKENA ARUS LISTRIK ADALAH UNTUK LAKI LAKI = 9 mA DAN
UNTUK WANITA = 6 mA

25

SISTEM PEMBUMIAN PERALATAN


ARUS YANG MENGALIR PADA TUBUH MANUSIA
ARUS FIBRILIASI
BILA TEGANGAN DITAMBAH MAKA MANUSIA AKAN MENJADI PINGSAN DIKARENAKAN
ARUS SUDAH MEMPENGARUHI OTOT JANTUNG .
PERCOBAAN DI UNIVERSITY OF CALIFORNIA TAHUN 1968 PADA BINATANG YANG
KARAKTERISTIKNYA HAMPIR SAMA DENGAN MANUSIA MAKA HASILNYA ADALAH
99,5% MANUSIA YANG BERATNYA +/- 50 KG MASIH DAPAT BERTAHAN TERHADAP
ARUS DAN WAKTU YANG DITENTUKAN OLEH PERSAMAAN SEBAGAI BERIKUT;

I K .t K

Dimana ;

Maka ;

ATAU

Ik k / t

k K
K 0,0135

Untuk manusia yang beratnya 50 kg

K 0,0246

Untuk manusia yang beratnya 70 kg

k 50 0,0135 0,116 A
k 70 0,0246 0,157 A
2
I K .t 0,0135 Untuk berat 50 kg
I k 0,116 / t
I k Arus yang mengalir pada tubuh manusia ( Amper )

Waktu arus lewat pada tubuh /lama gangguan tanah ( detik )

26

SISTEM PEMBUMIAN PERALATAN


ARUS YANG MENGALIR PADA TUBUH MANUSIA

ARUS REAKSI

ARUS KECIL YANG MENGAKIBATKAN MANUSIA MENJADI


TERKEJUT.
HAL INI SANGAT BERBAHAYA KARENA DAPAT
MENGAKIBATKAN KECELAKAAN SAMPINGAN ( MISALNYA
JATUH DARI TANGGA , PERALATAN MENYENTUH TEGANGAN
TINGGI DLSB NYA ).

27

SISTEM PEMBUMIAN PERALATAN


ARUS YANG MENGALIR PADA TUBUH MANUSIA
TABEL BATASAN ARUS DAN PENGARUHNYA TERHADAP MANUSIA
( HASIL PENYELIDIKAN DR. HANS PRINZ )
BATAS`ARUS
0 - 0,9 mA

PENGARUH PADA TUBUH MANUSIA


Belum dirasakan pengaruhnya

0,9 1,2 mA

Baru terasa adanya arus listrik,tidak menimbulkan akibat


kejang,kontraksi ataupun kehilangan kontrol

1,2 1,6 mA

Mulai terasa ada sesuatu yang merayap pada tangan

1,6 6,0 mA

Tangan sampai siku kesemutan

6,0 8,0 mA

Tangan mulai kaku,kesemutan bertambah

13 15 mA

Rasa sakit tak tertahankan,penghantar masih dapat dilepaskan


walaupun sulit

15 20 mA

Otot tidak sanggup lagi melepaskan penghantar

20 50 mA

Dapat merusak tubuh manusia

50 100 mA

Batas`arus yang dapat mengakibatkan kematian

28

SISTEM PEMBUMIAN PERALATAN


ARUS YANG MENGALIR PADA TUBUH MANUSIA

TAHANAN TUBUH MANUSIA


PENELITI

TAHANAN
( OHM )

DALZIEL

500

Dengan Tegangan 60 Cps

AIEE
COMMITTEE
REPORT 1958

2330

Dengan tegangan 21 Volt,tangan ke tangan Ik = 9 mA

1130

Tangan Ke Kaki

1680

Tangan Ke Tangan Dengan Arus Searah

800

Tangan Ke Kaki Dengan Frekwensi 50 Cps

LAURENT

KETERANGAN

3000

Catatan ;
Berdasarkan data diatas, dinyatakan bahwa tahanan rata rata tubuh manusia =
1000 Ohm.

29

30