Anda di halaman 1dari 22

HIDROKARBO

N JENUH
Nama Kelompok 1 :
1.Mauliditia Liris N
(13644001)
2.Yulinda Nur R
(13644015)
3.Syariffah
Imma N
Kelas : I-A (S1
(13644019)
TERAPAN)
4.Dewi Fatmawati
(13644025)

Pengertian Hidrokarbon
Dalam bidang kimia, hidrokarbon adalah sebuah senyawa yang terdiri dari
unsur atom karbon (C) dan atom hidrogen (H). Seluruh hidrokarbon memiliki
rantai karbon dan atom-atom hidrogen yang berikatan dengan rantai tersebut.
Sebagai contoh, metana adalah hidrokarbon dengan satu atom karbon dan
empat atom hidrogen :CH4. Etana adalah hidrokarbon yang terdiri dari dua
atom karbon bersatu dengan sebuah ikatan tunggal, masing-masing mengikat
tiga atom karbon : C2H6. Propana memiliki tiga atom karbon dan delapan
atom hidrogen(C3H8).

Penggolongan
1.Berdasarkan rantai karbon dalam molekulnya yaitu :
Hidrokarbon
a.Senyawa hidrokarbon alifatik adalah senyawa karbon yang rantai C nya terbuka dan
rantai C itu memungkinkan bercabang.
Senyawa alifatik jenuh adalah senyawa alifatik yang rantai C nya hanya
berisi ikatan-ikatan tunggal saja. Golongan ini dinamakan alkana.
Contoh :
Senyawa alifatik tak jenuh adalah senyawa alifatik yang rantai C nya
terdapat ikatan rangkap dua atau rangkap tiga. Jika memiliki rangkap dua
dinamakan alkena dan memiliki rangkap tiga dinamakan alkuna.
Contoh :
b.Senyawa hidrokarbon siklik adalah senyawa karbon yang rantai C nya
melingkar dan lingkaran itu mungkin juga mengikat rantai samping.
Contoh :

Senyawa hidrokarbon aromatik yaitu senyawa karbon yang terdiri dari 6 atom C dengan
ikatan tunggal dan ikatan ganda secara silih berganti yang membentuk rantai
melingkar.Namun, senyawa aromatik digolongkan terpisah dari senyawa hidrokarbon
alifatik dan alisiklik.
Contoh : benzena (C6H6)

Berdasarkan jenis ikatan antar atom karbonnya yaitu :


Hidrokarbon jenuh, yaitu senyawa hidrokarbon yang ikatan antar
atom karbonnya merupakan ikatan tunggal.
Contoh :

Hidrokarbon tak jenuh, yaitu senyawa hidrokarbon yang memiliki


ikatan rangkap dua (alkena) atau ikatan rangkap tiga (alkuna).
Contoh :

Alkana
1.Struktur Alkana
Alkana adalah sebuah rantai karbon panjang dengan ikatan-ikatan tunggal. Rumus umum
untuk alkana adalah CnH2n+2. Alkana yang paling sederhana adalah metana dengan rumus
CH4 dan tersusun dalam struktur tetrahedral.Atom karbon berikatan dengan setiap hidrogen
melalui ikatan sigma yang terbentuk dari tumpang tindih orbital sp dari atom karbon
dengan orbital 1s dari hidrogen.
Suatu kelompok senyawa karbon dengan rumus umum yang sama dan sifat yang
berkemiripan disebut satu homolog.Alkana merupakan suatu homolog karena setiap anggota
alkana yang satu dengan anggota berikutnya bertambah sebanyak CH2.
Sifat-sifat fisika dan kimia suatu deret homolog serupa tetapi akan berubah secara bertahap
sesuai dengan pertambahan atom karbon pada rantainya.
Sifat-sifat deret homolog :
o Mempunyai sifat kimia yang mirip
o Mempunyai rumus umum yang sama
o Perbedaan Mr antara 2 suku berturutannya sebesar 14
o Makin panjang rantai karbon, makin tinggi titik didihnya.

2.Tata Nama Alkana


Tata nama IUPAC untuk alkana didasarkan dari identifikasi rantai
hidrokarbon.
a.Rantai karbon lurus
Alkana rantai karbon lurus biasanya dikenal dengan awalan n(singkatan dari normal).Jika rantai lurus, nama sesuai dengan jumlah
alkana dengan awalan n-(alkana).
Anggota dari rantai lurus ini yaitu :
CH4
CH4
Metana
C2H6
CH3 CH3
Etana
C3H8
CH3 CH2 CH3
Propana
C4H10
CH3 (CH2)2 CH3 Butana
C5H12
CH3 (CH2)3 CH3 Pentana
C6H14
CH3 (CH2)4 CH3 Heksana
C7H16
CH3 (CH2)5 CH3 Heptana
C8H18
CH3 (CH2)6 CH3 Oktana
C9H20
CH3 (CH2)7 CH3 Nonana
C10H22 CH3 (CH2)8 CH3 Dekana

b.Rantai karbon bercabang

Untuk memberi nama alkana dengan rantai bercabang digunakan langkahlangkah berikut:
1.Tentukan rantai terpanjang (sebagai nama alkana)
2.Tentukan rantai cabangnya (alkil)
3.Pemberian nomor dimulai dari atom C yang paling dekat dengan cabang
4.Alkil-alkil sejenis digabung dengan awalan di(2), tri(3), dst
5.Alkil tak sejenis ditulis berdasar abjad (butil, etil, metil,..) atau dari yang
paling
sederhana (metil, etil, propil,....)
Nama alkana dimulai dengan nomor letak cabang, nama cabang, dan nama
rantai utama. Contohnya adalah 2,2,4-trimetilpentana yang disebut juga
isooktana. Rantai terpanjangnya adalah pentana, dengan tiga buah cabang metil
(trimetil) pada karbon nomor 2, 2, dan 4.

c.Tata nama untuk senyawa alkana yang memiliki rantai tertutup (siklo), diawali
dengan nama siklo pada penamaan sikloalkana.Sikloalkana adalah hidrokarbon yang
seperti alkana, tapi rantai karbonnya membentuk cincin.
Contoh :
3 atom C struktur segitiga nama siklopropana
4 atom C struktur segi empat nama siklobutana
5 atom C struktur segi lima nama siklopentana
6 atom C struktur segi enam nama sikloheksana
d.Nama-nama trivial
Nama trivial (non-IUPAC) dari alkana adalah parafin. Dapat hampir dipastikan kalau
nama parafin diambil dari industri petrokimia. Alkana rantai bercabang disebut isoparafin.
Beberapa nama ini dipertahankan oleh IUPAC :
Isobutana untuk 2-metilpropana
Isopentana untuk 2-metilbutana
Isooktana untuk 2,2,4-trimetilpentana
Neopentana untuk 2,2-dimetilpropana

Gugus Alkil
Gugus alkil adalah alkana yang kehilangan satu atom H-nya sehingga memiliki
rumus umum sebagai berikut.
CnH2n+1
Gugus Alkil

Rumus

Metil

CH3-

Etil

C 2 H5 -

Propil

C 3 H7 -

Butil

C 4 H9 -

Pentil

C5H11-

Heksil

C6H13-

Heptil

C7H15-

Oktil

C8H17-

Nonil

C9H19-

Dekil

C10H21-

Sifat Fisika Alkana :


a.Alkana merupakan senyawa nonpolar, sehingga tidak larut dalam air
b.Dalam wujud cair mempunyai berat jenis lebih rendah dibandingkan air
c.Secara fisik alkana rantai lurus sampai dengan butana berbentuk gas dan
alkana dengan jumlah karbon lima (C5) sampai (C17) berbentuk air
sedangkan alkana rantai lurus dengan (C18) ke atas berbentuk padat.
d.Titik didih alkana mengalami kenaikan sesuai dengan pertambahan
panjang rantai karbonnya.

Alkana

Rumus

Titik didih
[C]

Titik lebur
[C]

Massa jenis [gcm3] (20C)

Metana

CH4

-162

-183

gas

Etana

C2H6

-89

-172

gas

Propana

C3H8

-42

-188

gas

Butana

C4H10

-138

gas

Pentana

C5H12

36

-130

0.626 (cairan)

Heksana

C6H14

69

-95

0.659 (cairan)

Heptana

C7H16

98

-91

0.684 (cairan)

Oktana

C8H18

126

-57

0.703 (cairan)

Nonana

C9H20

151

-54

0.718 (cairan)

Dekana

C10H22

174

-30

0.730 (cairan)

Undekana

C11H24

196

-26

0.740 (cairan)

Dodekana

C12H26

216

-10

0.749 (cairan)

Ikosana

C20H42

343

37

padat

Triakontana

C30H62

450

66

padat

Tetrakontana

C40H82

525

82

padat

Pentakontana

C50H102

575

91

padat

Heksakontana

C60H122

625

100

padat

Sifat Kimia Alkana


Pada umumnya alkana bersifat kurang reaktif karena alkana adalah ikatan
tunggal,kovalen,dan nonpolar.Alkana tidak bereaksi dengan
asam,basa,oksidator,dan reduktor.Namun,alkana dapat bereaksi dengan oksigen
yang dikenal dengan reaksi pembakaran.
Proses pembakaran terbagi menjadi dua yaitu :
a.Pembakaran Sempurna
Pembakaran sempurna adalah pengubahan suatu senyawa menjadi CO2 dan H2O.
Contoh :CH4 + 2 O2 2 H2O + CO2 + Energi H = -212,8 kkal/mol
b.Pembakara Tak Sempurna
Pembakaran tak sempurna adalah proses pembakaran senyawa organik dimana
oksigen yang digunakan kurang, sehingga hasil reaksinya adalah CO.
Contoh :2 CH4 + 3 O2 2CO + 4H2O
Reaksi pembakaran hidrokarbon termasuk reaksi kimia eksotermik.

Alkana juga dapat bereaksi dengan halogen yang dikenal dengan reaksi
halogenasi.Halogenasi adalah reaksi subtitusi (pergantian) karena atom halogen
menggantikan atom hidrogen dalam struktur alkana.Reaksi halogenasi berlangsung
dalam beberapa tahap yang disebut reaksi rantai radikal bebas.
Reaksi radikal bebas terbagi tiga yaitu :
1.Iniasi adalah proses pemecahan Cl menjadi dua atom Cl (radikal) dengan
sinar atau kalor.
CH4 + Cl2 CH3Cl + HCl
Cl Cl 2Cl
2.Propagasi adalah proses perpanjangan atau pengembangan rantai.
CH3-H + Cl 2HCl + CH3
CH3 + ClCl CH3 Cl + Cl
3. Terminasi adalah tahap penghentian reaksi.
Cl + Cl Cl2
CH3 + CH3 CH3 CH3
CH3 + Cl CH3Cl

Reaksi Eliminasi atau penghilangan beberapa atom untuk


membentuk zat baru.Alkana dipanaskan mengalami eliminasi
dengan bantuan katalis logam Pt/Ni akan terbentuk senyawa
ikatan rangkap alkena

Sumber Hidrokarbon
a.Gas Alam
Gas alam yang 60 - 90% ialah metana, terbentuk oleh peluruhan anaeroik
(peluruhan tanpa adanya udara) tumbuhan. Komponen gas alam lainnya ialah etana
dan propana, bersama-sama nitrogen dan karbon dioksida.Gas alam juga
mengandung banyak helium.
b.Minyak Bumi
Minyak bumi (petroleum) terbentuk dari peluruhan tumbuhan dan hewan, yang
berasal dari laut. Minyak bumi mentah adalah campuran rumit senyawa alifatik dan
aromatik, termasuk pula senyawa sulfur dan nitrogen (1% - 6%). Memisah-misahkan
komponen dari dalam minyak mentah disebut refining (kilang). Tahap pertama ialah
suatu destilasi fraksional, yang disebut bertingkat.Untuk meningkatkan kuantitas dan
kualitas bensin, dilakukan proses pemecahan dengan panas (termal cracking),
pemecahan dengan cara catalytic cracking dan reformasi (perubahan) katalitik
catalytic reforming fraksi-fraksi bertitik didih tinggi.
Proses lain adalah catalytic cracking disini dipergunakan katalisator (silica
alumina) sehingga dapat dipergunakan temperatur rendah (450 - 550c), catalytic
cracking akan menghasilkan gasolin dengan kualitas yang lebih baik sebab disini
terbentuk senyawa-senyawa yang bercabang (mempunyai angka oktan tinggi).

c.Batu bara
Batu bara terbentuk dari peluruhan tumbuhan oleh bakteri
dibawah aneka tekanan. Batu bara dikelompokkan menurut kadar
karbonnya : antrasit atau batu bara keras mengandung kadar
karbon tertinggi, batu bara bitumen (lunak), lignit dan akhirnya
gambut.
Pengubahan batu bara menjadi bahan bakar dan bahan bakar cair,
yang disebut bahan bakar sintetik atau syn fules, masing-masing
disebut gasifikasi batu bara dan pencairan batu bara.
Gasifikasi batu bara :
C + H2O
CO + H2
Batu bara kalor

CH4 + H2O
katalis Ni
metana

Pencairan batu bara :


C + H2O CO+H2

alkana + H2O
Batu bara kalor
kalor,tekanan

Kegunaan Alkana dalam


Kehidupan
a.Metana (CH4) pada umumnya digunakan sebagai zat bakar dan sintetis

pembuatan
senyawa metil klorida (CH3Cl) dan metanol (CH3OH). Metana dipakai dalam Lampu
Davy untuk menghindari letupan-letupan di dalam tambang. Metana terdapat dalam gas
alam sekitar 90 %, penguraian sisa makanan 50 %.
b.Propana, butana dan isobutana yang berasal dari gas alam atau minyak dipakai sebagai
zat bakar yang disimpan dalam tabung dalam bentuk cair LPG atau Liquifield
Petroleum Gases.
c.Pelarut sintetis, seperti pentana, heksana dan heptana
d.Bahan baku untuk membuat karbon black ( C ), yang digunakan sebagai pewarna hitam
seperti tinta, cat dan ban karet.
e.Bahan baku minyak bumi dan gas alam.

Referensi
Tim Penyusun.2013.Modul Ajar Kimia 1 Organik .Samarinda:Politeknik Negeri Samarinda
Jurusan Teknik Kimia.
Blog at WordPress.Materi Kimia Hidrokarbon Jenuh.
http://www.wikipedia.org
http://www.a science enthusiast.com
http://www.perpustakaan cyber.rumus alkana.com

Latihan Soal Hidrokarbon


1 Di antara pasangan-pasangan senyawa-senyawa berikut yang berada dalamderet homolog
Jenuh
yang sama adalah...
.

a.C3H3 dan C3H6


b.C3H8 dan C4H8
c.C3H8 dan C5H12
d.C3H6 dan C4H10
e.C3H6 dan C5H12
2.Nama IUPAC dari senyawa yang mempunyai rumus struktur berikut.

CH3

CH3

CH

CH3

CH 2

CH3

3.Senyawa yang memiliki tiik didih lebih besar dari C5H12 adalah...
a.C3H8
B.C2H6
C.C4H10
D.C8H18
E.C10H21

4.Perhatikan struktur senyawa berikut.


CH3

CH

CH2

CH3

CH

CH2

CH3