Anda di halaman 1dari 11

1. Penyebab utama kematian ibu?

1. Perdarahan.

3. Eklamsia

2. Infeksi.

4. Aborsi

A. 1, 2, 3 benar
B. 1, 3 benar
C. 2,4 benar
D. 4 benar
E. Semua benar
2. Late onset eclampsia?
A. Setelah 34 minggu
B. Setelah 32 minggu
C. Setelah 36 minggu
D. Sebelum 34 minggu
E. Setelah 20 minggu
3. 1. Tidak terjadi invasi sel trofoblas pada a. spiralis
2. Aliran darah uteroplasental menurun, hipoksia janin
3. Kegagalan remodelling arteri spiralis
4. Lapisan arteri spiralis kaku dan keras
5. Arteri spiralis vasokonstriksi
Urutan patofisiologi preeklamsia yang benar.....
A. 5 4 3 2 1
B. 1 5 3 4 2
C. 1 4 5 3 2
D. 3 1 4 5 2
E. 4 5 3 1 2

4. Berikut faktor yang mempengaruhi terjadinya eklamsia....


A. Genetik
B. Lingkungan
C. Imunologik
D. Benar semua
E. Salah semua
5. Hal yang bisa digunakan untuk deteksi preeklamsia....
1. sFlt-1.

3. PAPP-A

2. Endoglin.

4. PTX2

A. 1,2,3
B. 1,3
C. 2,4
D. 4
E. Benar semua
6. Kriteria minimal preeklamsia......
1. TD 160/100 mmhg
2. Usia kehamilan setelah 20 minggu
3. Proteinuria 3 mg/24 jam
4. Rasio protein : kreatinin lebih dari 30 mg/mmol
A. 1,2,3
B. 1,3
C. 2,4
D. 4
E. Benar semua

7. Prinsip pencegahan primer.....


A. Menghindari komplikasi
B. Menghindari terjadinya penyakit
C. Memutus proses terjadinya penyakit
D. Mengobati gejala penyakit
E. Mengurangi angka kematian
8. Berikut termasuk faktor resiko terjadinya preeklamsia kecuali...
A. Riwayat preeklamsia pada kehamilan sebelumnya
B. Jarak kehamilan > 5 tahun
C. Kehamilan dengan inseminasi donor sperma / oosit / embrio
D. Obesitas sebelum hamil
E. Sindrom antifosfolipid
9. Hal di bawah merupakan tanda dari impending eclampsia kecuali.....
A. Trombositopenia
B. Peningkatan OT/PT
C. IUGR
D. Gangguan visus
E. Perdarahan pervaginam
10. Menurut teori angiogenik, preeklamsia terjadi akibat adanya...
A. Peningkatan proangiogenik
B. Kebocoran vaskuler ibu
C. Fluktuasi tekanan darah yang terlalu drastis merusak endotel vaskular
D. Tidak adanya invasi trofoblas ke arteri spiralis

E. Peningkatan antiangiogenik
11. Target angka kematian ibu di Indonesia sesuai MDGs 2015?
A. 100
B. 228
C. 125
D. 50
E. 15
12. Faktor resiko penyebab kematian ibu?
1. Terlalu tua.

3. Terlalu dekat waktu melahirkan

2. Terlalu muda

4. Terlalu sering melahirkan

A. 1,2,3
B. 1,3
C. 2,4
D. 4
E. Benar semua
13. Yang termasuk ke dalam 17 risk factor yang bisa didapatkan lewat anamnesis dan dapat
dinilai pada kunjungan ANC I sebagai pencegahan primer untuk menghindari terjadinya
preeclampsia berat yaitu.
A. Usia > dari 30 tahun
B. Multipara dengan jarak kehamilan > 5 tahun
C. Adanya riwayat preeclampsia pada ibu dan saudara perempuan
D. Adanya riwayat gemelli pada ibu dan saudara perempuan
E. Multipara dengan riwayat penyakit hati kronik pada kehamilan sebelumnya
Jawaban : E
14. Berikut ini merupakan pernyataan yang benar yang termasuk 17 risk factors untuk
menghindari Preklampsia berat,yang bisa didapatkan dari hasil pemeriksaan fisik dapat dinilai
pada kunjungan ANC I yaitu.
I.
Indeks Massa tubuh > 30

II.
Tekanan darah diastolic >80 mmHg
III.
Sistolik >150 mmHg
IV.
Obesitas
Jawaban : C
15. Berikut ini merupakan penyakit-penyakit yang termasuk factor resiko dan harus diketahui
riwayatnya untuk pencegahan primer preeclampsia berat adalah
I.
Insulin Dependent Diabetes Melitus
II.
Penyakit Ginjal
III.
Sindrom Antifosfolipid
IV. Hipertensi Kronik
Jawaban : E
16. Yang termasuk ke dalam klasifikasi resiko tinggi dalam daftar 17 risk factors
preeclampsia berat pada kunjungan ANC I ialah
I.
Preeclampsia pada kehamilan sebelumnya
II.
Kehamilan multiple
III.
Adanya DM yang menyertai kehamilan
IV. IMT>35
Jawaban : A
17. Pernyataan berikut ini benar untuk penggunaan aspirin dosis rendah sebagai pencegahan
preeclampsia, kecuali.
A. Efek preventif aspirin lebih nyata didapatkan pada kelompok high risk
B. Pemberian aspirin dosis >75 mg lebih baik untuk menurunkan resiko
preeclampsia namun resiko yang diakibatkannya lebih tinggi.
C. Pemberian aspirin 75 mg atau kurang, cukup aman diberikan pada kelompok high
risk untuk menurunkan resiko preeclampsia.
D. Dalam sebuah penelitian (RCT) Randomized Control Trial didapatkan, pemberian
aspirin 500-1500 mg/L dalam menurunkan kejadian preeclampsia, kejadian
preeclampsia lebih rendah pada kelompok yang mendapat aspirin
E. Pemberian aspirin dosis rendah lebih baik diberikan pada usia kehamilan
>34 minggu agar tidak mempengaruhi perkembangan janin.
Jawaban : E
18. Pernyataan berikut ini benar untuk pemberian suplementasi kalsium kecuali
A. Suplementasi Kalsium berhubungan dengan penurunan kejadian hipertensi dan
preeclampsia.
B. Dosis Pemberian

Kalsium untuk

menurunkan

preeclampsia adalah (1,5-2 g Kalsium elemental/hari)

kejadian

hipertensi

dan

C. Pemberian kalsium untuk penurunan kejadian hipertensi dan preeclampsia,


terutama pada populasi dengan RISTI terhadap PREEKLAMPSIA & yang
memiliki Diet asupan rendah Kalsium.
D. Pemberian kalsium juga menurunkan resiko persalinan preterm
E. Suplementasi kalsium juga menurunkan resiko pertumbuhan janin
terhambat pada anak
Jawaban : E
19. Berikut ini adalah terapi medikamentosa yang

dapat diberikan dalam manajemen

preeclampsia .
I.
Menurunkan tekanan darah dengan Obat Anti Hipertensi
II.
Memberikan anti kejang dengan Magnesium Sulfat
III.
Memberikan Kortikosteroid terutama pada usia kehamilan <34
minggu
IV. Bila perlu dapat diberikan Anti histamine untuk menekan reaksi alergi
Jawaban : A
20. Yang dimaksud dengan Manajemen ekspektatif atau aktif adalah.
A. Untuk kasus preeclampsia pada usia kehamilan 26 34 minggu
B. Bertujuan untuk memperbaiki luaran perinatal
C. Mengurangi kejadian sindroma gawat nafas
D. Mengurangi infeksi neonatal serta kematian neonatal
E. Semua benar
Jawaban : E
21. Yang merupakan kontraindikasi manajemen ekspektatif pada preeclampsia adalah sebagai
berikut.
A. Gejala

PEB

persisten,

Eklampsia,Edema

pulmonal,Hipertensi

persisten
B. Gejala PEB persisten, Eklampsia,Edema Tungkai,Hipertensi berat persisten
C. Gejala PEB persisten, Eklampsia,DIC,Plasenta letak rendah
D. Eklampsia,DIC,Solusio Plasenta,Hipertensi dengan diastolic >100
E. Eklampsia,HELLP syndrome,DIC, proteinuria >1gr/24 jam
Jawaban : A
22. Berikut ini yang merupakan efek toksis dari magnesium sulfat yaitu
A. Nausea
B. Hilang atau kurangnya reflex tendon
C. Iritasi dari local injeksi
D. Flushing
E. Semua benar
Jawaban : B

berat

23. Menurut guideline RCOG dosis pemberian MgSO 4 terbaik diberikan secara intravena
adalah
A. Dosis loading MgSO4 4 gr (5-10 menit), Dosis pemeliharaan 1-2 gr/jam
selama 24 jam post partum atau setelah kejang terakhir
B. Dosis loading MgSO4 8 gr (5-10 menit), Dosis pemeliharaan 3-4 gr/jam selama 24
jam post partum atau setelah kejang terakhir
C. Dosis loading MgSO4 4 gr (10-15 menit), Dosis pemeliharaan 1-2 gr/jam selama 2
x 24 jam post partum atau setelah kejang terakhir
D. Dosis loading MgSO4 8 gr (10-15 menit), Dosis pemeliharaan 3-4 gr/jam selama 2
x 24 jam post partum atau setelah kejang terakhir
E. Dosis loading MgSO4 4 gr selama 2 jam observasi pasien tiap 10 menit, ulangi
apabila belum ada perbaikan.
Jawaban : A
24. Pemberian Magnesium Sulfat merupakan salah satu hal yang prinsip dalam managemen
preeclampsia. Hal ini karena
I.
Menurunkan kejang ante/post partum atau gabungan
II.
Menurunkan angka kejadian APGAR Score <8, menit I
III.
Menrunkan angka lama perawatan <7 hari
IV. Menurunkan angka kematian di ruang perawatan > 7 hari
Jawaban : E

25. Dibawah ini adalah manajemen penanganan antepartum pre eclampsia berat di unit
perawatan, kecuali:
1. Evaluasi tanda vital,pengukuran berat badan, evaluasi gejala serebral, renal, KV,
GI tiap kunjungan
2. Pemeriksaan gerakan janin dan denyut jantung janin
3. Terapi untuk Ibu: Istirahat, antikonvulsan, MgSO4, antihipertensi
4. Pematangan paru (>38 minggu)
Jawaban : A

26. Seorang ibu berusia 19 tahun, hamil besar datang dengan keluhan nyeri kepala disertai

penglihatan kabur dan pada hasil pemeriksaan didapatkan: Tekanan darah 180/100
mmHg dan proteinura +4. Diagnose yang paling mungkin pada pasien ini adalah :
a. Proteinuria massif

c. Pre Eclampsia Berat

b. Syndroma Nefrotik

d. Krisis Hipertensi

e. CKD

Jawaban : C

27. Penatalaksanaan yang tepat pada kasus di atas adalah:


1. Berikan magnesium sulfat
2. Periksa tanda vital tiap jam
3. Monitor pasien secara ketat
4. Pemberian Ergometrin pasca persalinan
Jawaban : A

28. Faktor Risiko Pre eclampsia dibawah ini adalah :


1. Riwayat preeklampsia / eklampsia di kehamilan sebelumnya
2. Riwayat keluarga preeklampsia/eklampsia pada saudara kandung
3. Obesitas
4. Primigravida
Jawaban : E

29. Pernyataan dibawah ini yang benar adalah :


1. Pemberian kortikosteroid antenatal berhubungan dengan penurunan mortalitas
janin dan neonatal
2. pemberian kortikosteroid pada usia kehamilan 36-40 minggu

3. Pemberian kortikosteroid tidak berhubungan dengan infeksi, sepsis puerpuralis dan


hipertensi pada ibu
4. Pemberian kortikosteroid adalah kontraindikasi pada ibu hamil dikarenakan akan
menurunkan imunitas janin.
Jawaban : B

30. Dibawah ini adalah obat pilihan hipertensi pada pasien dengan Pre Eclampsia berat:
1. Nifedipine
2. Nicardipine
3. Metildopa
4. Meropenem
Jawaban : A

31. Indikasi pemberian obat anti Hipertensi pada ibu hamil dengan pre eclampsia adalah :
1. Mencegah penyakit serebrovaskular
2. Mencegah menjadi HT berat
3. TD>= 140/90
4. Mengurangi kontraksi uterus
Jawaban : E

32. Indikasi pemberian obat Anti hipertensi pada ibu hamil menurut European society of
Cardiology 2010 :
1. >=140/>=90
2. Hipertensi gestasional Proteinuria (-)/(+)
3. Superimposed hipertensi kronik
4. Hipertensi dengan gejala TOD usia kehamilan berapapun
Jawaban : E
33. Efek samping dan toksisitas magnesium sulfat pada hipertensi pada kehamilan adalah :
1. apgar score <7 pada menit 5
2. Distress pernafasan
3. Kebutuhan intubasi
4. Hilang atau kurangnya refleks tendon
Jawaban : D

34. Indikasi pemberian MgSO4 pada pasien pre eclampsi adalah :


a. upaya pematangan paru janin
b. upaya menurunkan tekanan darah
c. mempertahankan hemodinamik ibu
d.mencegah terjadinya kejang sistemik
e. memperbaiki keadaan proteinuria
Jawaban : D

35. Indikasi dilakukan terminasi kehamilan :


1. Hipertensi berat
2. Persisten
3. Kontraindikasi
4. Manajemen ekspektatif
Jawaban : E

36. Cara kerja obat antihipertensi Metildopa:


1. tonus simpatis danTD
2. tanpa mempengaruhi aliran darah ginjal, nadi dan Cardiac output
3. Agonis alfa, bekerja di SSP
4. Vasodilator Sistemik
Jawaban : A