Anda di halaman 1dari 31

HEPAR

dr. Hendro S. SpR


Fakultas Kedokteran
Universitas Wijaya Kusuma
Surabaya

HEPAR
Organ terbesar dalam cav. Abdomen
Mengisi 2/5 cav. Abdomen
Terdiri dari :
Lobus kanan
Lobus kiri
Variasi
posisi
ukuran
Bedakan
Hepatomegali
Ptosis liver
Hepar dapat membesar ataupun
mengecil

HEPATOMEGALI
Palpasi
Radiologi :
Foto thorax
BOF
Foto UGI
USG
Isotop scanning
CT Scan
Angiograf
Arteria
MRI Vena

TANDA-TANDA
HEPATOMEGALI
RLL :
Diafragma kanan terdorong ke atas
Flex. hepatica & colon transversum
terdorong ke bawah
Ren kanan terdesak ke bawah
Gaster terdesak ke kiri
Batas hepar melewati crista iliaca

LLL
Diafragma kiri terdorong ke
atas
Gaster terdesak ke
belakang & ke kanan
Flex lienalis terdesak ke
bawah
Ren kiri terdesak ke bawah
RLL & LLL gabungan
tanda-tanda tersebut

CAUSA
HEPATOMEGALI

1. Kongenital : cystic dis


2. Trauma :
Hematome
intrahepatic
3. Radang :
Hepatitis
Abses hepar
Hydatid cyst
Penyakit parasit :
Schistoma
Malaria
Fungus
actinomycosis

4. Tumor :
Primer : HCC
Sekunder : Metastase
Ca gaster
Ca colon
Ca mammae
Limfoma
5. Fatty liver
Cirrhosis hepatis awal

PENGECILAN HEPAR

BOF / Radiologis konvensional


sulit
Lebih mudah dengan :
USG
Liver scanning

KALSIFIKASI HEPAR
1. Granuloma yang sembuh
TBC
Histoplasma
2. Kalsifkasi ddg. Kista
Kista hidatid
3. Kalsifkasi ddg. Abses
4. Karsinoma :
Primer
Sekunder
5. Kalsifkasi dari hemangioma
6. Hemochromatosis
(Hemosiderosis meningkatkan
densitas)

LIEN

Letak hipochondrium kiri pada


BOF : yang tampak bagian
bawah lien
Ukuran : panjang 10-15 cm

KELAINAN
Sulit dilacak dengan BOF, mudah dilihat
dengan pemeriksaan USG
Asplenia
Primer : kongenital
Sekunder : splenectomy
2.Accesori limpa
- Kongenital
DD :
- Kelenjar limfe
- Abses
- Hematome
3.Splenomegali

SPLENOMEGALI
1. Massive (>1000 g)
Limfoma
Leukemia
Myeloid Metaplasia
Malaria
2. Moderate (500 1000 g)
No : 1
Hipertensi portal
Anemia hemolitik
Storage disease

3. Minimal (150 500 g)


No 1-2
Infeksi
Hepatitis
Typhoid
Septicemia
Mono nucl. Inf.
Jamur
histoplasmosis
Sarcoidosis / Amiloidosis
Reumatoid Arthritis
SLE

KANDUNG EMPEDU
PEMERIKSAAN
BOF
Cholesistograf
USG
FUNGSI G.B
Konsentrasi
Penyimpanan
Sekresi
Exkresi

FUNGSI CAIRAN
Membantu pencernaan
lemak
Detoxikasi
Mengatur asam-basa
Mempercepat sekresi
pankreas

1.
2.
3.
4.
5.

Duct. Hepaticus
Duct. Cysticus
Common bile duct
Duct pancreaticus
Papilla duodeni

KELAINAN-KELAINAN GB
1. NON VISUALIZED
Cholesistitis
Batu
Obstruksi duct cysticus
2. KONSENTRASI KONTRAS
Radang
Batu
3. FILLING DEFECT
Batu
Massa

4. DOUBLE CONTOUR
Radang kronis
Adenomyomatosis
5. GAS DALAM BILE DUCTS
Iatrogenic ok
Surgical fstel
Endoskopi
sphincterectomy
Fistulae
Ca
Ulkus
Injeksi kuman pembentuk
gas / parasit

PANKREAS
Letak : retroperitoneal
terjepit di antara organ-organ intra peritoneal
sehingga sulit dilihat dan dijangkau
Konsistensi solid, irregular
Ukuran :
Panjang : 15-20 cm
Lebar : 4-5 cm
Tebal 2-8 cm
Berat 60-100 gram

Batas

Dorsal :
Aorta
V. Lienalis
A. Mesenterica
Superior
KGB paraaorta
Ventral :
Gaster
Hepar
Colon Transversum
Kanan :
Duodenum
Kandung Empedu
Kiri :
Ginjal
Lien

Pancreas dibagi 3 bagian :


Caput
Corpus
Cauda
Sekresi melalui ductus
pancreaticus dari cauda
corpus caput bermuara
dalam duodenum bersatu
dengan common bile duct
dalam papillavateri

Pemeriksaan pancreas :
1. Foto polos abdomen
2. Barium meal
3. USG
4. CT scan
5. MRI
6. Angiograf
Kelainan pancreas :
1. Kongenital
2. Kalsifkasi
3. Pancreatitis
4. Tumor

1. KONGENITAL
-

Cystic fbrosis
Agenesis Aplasia
Annular pancreas
Ectopic pancreatic tissue
Hereditary pancreatitis

2. KALSIFIKASI
Chronic Alcoholic (tersering)
Jarang
- Idiopathic
- Hereditary pancreatitis
- Cystic fbrosis
- Malnutrisi protein
- Hiper paratiroidi
- Hemangioma
- Hematoma

3. PANCREATITIS
Akut
Causa :
Alkohol
Batu empedu
Virus :
mumps
cytomegalo
Parasit
Annular
pancreas

Trauma
Sistemik
(hipercalcem
ia hiper
paratiroid)
Obat-obatan

Foto Polos Perut


Efusi pleura (sin)
Ileus (duodenalileus)
Lipatan-lipatan duodenum
menebal
Gambaran gas dalam
abdomen hilang (vomiting)
Psoas shadow kiri hilang
Colon cut-off sign (c.
transversum dilatasi &
mendadak hilang pada flex
lienalis)
Ren sin terdesak ke bawah
Ren sin oedema Halo
sign

Fat nekrosis, mula-mula


sekitar pancreas ke
seluruh / menyebar ke
abdomen
Gas intra pancreatic (+)
Jadi abses fstula
Dapat menjadi
pseudo
a.Aneurisma (A.
splenica)
b.Perdarahan ke
usus-usus, biliary
tree,
retroperitoneum
c.Pancreatitis kronik

PANKREATITIS KRONIK
1. Merupakan kelanjutan dari penyakit
inflamatori. Ditandai dengan :
1. Perubahan morfologi yang
irreversibel
2. Nyeri
3. Kehilangan fungsi (fungsi exokrin &
endokrin)
2. Alkoholisme (tersering)
3. Batu empedu

4. Trauma
5. Hiper kalsemia
6. Hiper lipidemia
7. Cystic fbrosis
8. Protein malnutrisi
9. Hereditary pancreatitis
10.Obstruksi kronik
(chronic obstructive
pancreatitis) Ca

4. TUMOR PANKREAS
1. 2. 3. -

jinak
ganas
kistik
solid
Non endokrin
Endokrin

KISTIK
1. True Cyst (primer)
2. Pseudo Cyst
(sekunder)
MALIGNA
1. Ductal Adeno Ca
2. Pancreatico palstoma
ENDOKRIN Tu
ISLET CELL Tu
insulinoma
gastrinoma