Anda di halaman 1dari 9

ALIRAN MUSIK MODERN

1.

Musik Jazz.
Musik Jazz merupakan jenis musik yang dikembangkan pertama kali oleh orang-orang

Afrika - Amerika. Musik ini berakar dari New Orleans, Amerika Serikat, pada akhir abad ke- 19.
Musik jazz merupakan pembauran berbagai jenis musik, antara lain blues, ragtime, brass-band,
musik tradisional Eropa dan irama-irama asli Afrika. Instrumen utama yang sering digunakan
pada musik jazz pada umumnya adalah piano, bass, drum, gitar, saksofon, trombon, dan trompet.
Pada awalnya, jazz merupakan musik dansa perkotaan. Ketika mulai digunakan dalam
jazz, gitar pada mulanya berfungsi sebagai pemberi akor dan ritme, dalam arti sebagai pengiring
belaka. Baru pada tahun 1930-an gitaris seperti eddi Lang dan Lonnie Johnson mulai memainkan
melodi.
Salah satu ciri Jazz adalah permainan improvisasi yang menonjol. Oleh karena itu, para
pemain jazz harus memiliki kemampuan improvisasi yang yang baik. Para musisi jazz memiliki
kemampuan memainkan tangga nada dan progresi akor pada semua nada dasar.
Salah satu ciri improvisasi jazz adalah pada penggunaan sinkopasi serta tangga nada yang
sering bukan dari akor yang sedang dimainkan. Didalam musik jazz, improvisasi yang keluar
dari bentuk musik diatonis justru memperkaya harmoni dan menambah keindahan musiknya.
Komposisi musik jazz pada umumnya tidak menggunakan akor-akor Mayor/minor atau
dominan 7th yang polos. Melainkan menggunakan akor-akor yang lebih rumit, misal akor 9th,
13th, serta alternasinya. Musisi jazz juga terbiasa menggunakan substitusi akor terhadap berbagai
progresi akor baku. Semisal, progresi Cmayor7 Am7 Dm7 G9 yang disubstitusikan
dengan Cmayor9 Bb13 G#Mayor7 C#7-9.
Di Indonesia, musik jazz muncul dan populer pada sekitar tahun 1920. Namun,
popularitas musik ini menurun seiring dengan munculnya jenis musik lain di Indonesia, seperti
musik rock dan pop. Saat ini musik jazz mulai bangkit kembali seiring dengan kemunculan
musisi-musisi jazz seperti Indra Lesmana, Idang Rasidi, Ivan Nestorman, Gilang Ramadhan,
Syaharani, ermi Kulit, Iga Mawarni, dan sebagainya.
2.

Musik Rhythm and Blues (RnB)


Musik R&B terdiri atas berbagai jenis musik populer yang saling terkait. Musik rhythm

and blues yang lebih dikenal dengan musik R&B memiliki beberapa genre-genre, seperti, jump
blues, club blues, black rock n roll, soul, funk, disco dan rap.
Musik R&B dibuat dan didukung oleh sebagian besar masyarakat Afrika-Amerika pada
awal 1940-an. R&B pertama kali diciptakan oleh Jerry Wexler, yang terkenal dengan Atlantic
Recordnya. Istilah R&B menurut Jerry Wexler digunakan sebagai sinonim untuk musik Black
Rock And Roll (musik rock n roll yang dimainkan oleh orang kulit hitam).

Harmoni musik R&B berakar dari blues dan boogie-woogie, namun memiliki ritme yang
lebihdinamis dan variatif. Piano dan gitar elektrik adalah pengiring yang harus ada. Mengikuti
perkembangan zaman, musik R&B telah mendapat pengaruh dari jenis musik lain seperti musik
jazz dan rock sehingga berkembang menjadi jenis musik yang berbeda dari komposisi aslinya.
Di Indonesia, musik R&B mulai muncul sekitar tahun 1990-an. Musik ini terus
berkembang hingga sekarang. Beberapa musisi Indonesia yang membawakan jenis musik R&B
antara lain, Glen Fredly dan Rio Febrian.
3.

Musik Pop
Musik ini berkembang di Indonesia sekitar tahun 1960-an dan banyak digemari
masyarakat khususnya kaum muda atau remaja. Grup musik pop sering disebut dengan sebutan
band yang menggunakan peralatan elektronik atau modern. Instrumen yang wajib ada dalam
bentuk grup sederhanannya antara lai, Drum, gitar melodi dan rhythm, piano, dan bass gitar.
Salah satu ciri musik pop adalah penggunaan ritme yang terasa bebas.dengan
mengutamakan permainan drum dan gitar bass. Komposisi melodinya juga mudah dicerna.
Biasanya, para musisinya juga menambahkan aksesori musik dan gaya yang beraneka ragam
untuk menambah daya tarik dan pemahaman bagi para penikmatnya.
Musik pop dibedakan atas musik pop anak-anak dan musik pop dewasa. Musik pop anak
umumnya memiliki bentuk yang lebih sederhana dan memiliki syair yang lebih pendek. Selain
itu, komposisi musiknya tidak terlalu kompleks dengan rentan nada yang tidak terlalu tinggi
maupun terlalu rendah. Tema syair musik pop anak-anak biasanya berkisar pada hal-dal yang
mendidik, seperti mencintai orang tua, Tuhan, Sekolah, dan Tanah Air.
Sebaliknya, musik pop dewasa umumnya lebih kompleks dengan alunan melodinya lebih
bebas dengan improvisasinya lebih banyak, namun ringan. Tema-tema syairnya pun lebih
bervariasi, dari kehidupan remaja, percintaan, sampai masalah kritik sosial.
Beberapa musisi dan grup band pop indonesia antara lain, Titiek Puspa, Chrisye, Katon
Bagaskara, Melly Goeslaw, grup band Peterpan, Ada Band, Kla Project dan sebagainya. Serta
dengan artis indonesia antara lain, Kris dayanti, Ari laso, Ruth Sahanaya, dan lain-lain.

4.

Musik Rock
Jenis musik ini awalnya di Indonesia mendapat kritik dan cercaan masyarakat, termasuk
di

Amerika

sendiri

tempat

tumbuhnya

musik

ini.

Namun

pada

akhirnya

dalam

perkembangannya, musik rock dapat diterima sebagai musik zaman sekarang (musik modern).
Musik Rock adalah jenis aliran musik yang dipengaruhi dari pola boogie-woogie sebagai
kesinambungan blues dan berakar dari musik country. Penemunya adalah Fat Domino.
Instrumen musik yang dominan pada musik rock adalah gitar dengan efek distorsi yang keras
serta amplifier-nya, bass & gitar elektrik merupakan instrumen yang dipelopori oleh merk

Fender pada tahun 1951. Piano dan organ elektrik, synthesizer, dan drum set merupakan
instrumen yang turut melengkapinya.
Dalam perkembangannya, musik rock memiliki beberapa aliran atau jenis genre yang
diantaranya metal, punk, alternative, grunge. Di Indonesia sendiri musik rock berkembang
dengan pesat dan terkenal dari tahun 70-an dengan grupnya antara lain, God Bless, Rawe
Rontek, Gang Pegangsaan, dan lain-lain. Perkembangan musik Rock tidak lepas juga dari
produksi rekaman Log Zelebour dibawah naungan logiss record-nya. Walau kemudian sempat
meredup beberapa waktu, musik ini bangkit kembalai di tahun 200-an. Beberapa musik band
rock yang berkembang akhir-akhir di Indonesia antara lain Seuries, Boomerang, Jamrud, Edane,
dan sebagainya.
5.

Musik Country
Musik ini sering disebut juga Country and Western, yang merupakan salah satu genre
besar pada musik populer terutama di negeri Amerika serikat. Jenis musik modern ini bersumber
dari musik rakyat (folk song) atau musik tradisional yang berasala dari Appalachia di kawasan
pegunungan selatan Amerika Serikat.
Cikal bakal musik ini adalah dari lagu-lagu rakyat yang dibawa nenek moyang mereka
para imigran dari kepulauan Inggris. Jauh sebelum ada industri musik maupun media
elektronika, para imigran tersebut telah terbiasa menghigbur diri dengan menyanyikan lagu-lagu
tersebut lengkap dengan iringan musik dan tariannya. Dengan instrumen banjo (sejenis gitar)
yang memiliki peran dan sebagai instrumen iringannya.
Ciri khas Country adalah penggunaan alternasi bass atau bas berganti disela-sela
strumming. Bila memainkan akor C misalnya, maka bas C dan G dibunyikan bergantian dengan
strumming tetap pada akor C. Improvisasi tangga nada yang digunakan, apabila dengan tangga
nada natural, adalah dengan not-not C-D-Dis-E-G-A.
Di Indonesia sendiri, musik Country telah masuk pada sekitar awal tahun 1980-an.
Namun popularitas jenis musik ini berkurang seiring dengan berkembangnya musik pop dan
rock. Musisi country Indonesia yang terkenal adalah Rahmat Kartolo dan Tantowi Yahya.

6.

Musik Reggae
Reggae merupakan irama musik yang berkembang di Jamaika. Reggae mungkin jadi
bekas di perasaan lebar ke menunjuk ke sebagian terbesar musik Jamaika, termasuk Ska,
rocksteady, dub, dancehall, dan ragga. Barangkali istilah pula berada dalam membeda-bedakan
gaya teliti begitu berasal dari akhir 1960-an.
Reggae berdiri di bawah gaya irama yang berkarakter mulut prajurit tunggakan pukulan,
dikenal sebagai "skank", bermain oleh irama gitar, dan pemukul drum bass di atas tiga pukulan
masing-masing ukuran, dikenal dengan sebutan "sekali mengeluarkan". Karakteristik, ini
memukul lambat dari reggae pendahuluan, ska dan rocksteady.

7.

Dangdut
Dangdut merupakan salah satu dari genre seni musik yang berkembang di Indonesia.
Bentuk musik ini berakar dari musik Melayu pada tahun 1940-an. Dalam evolusi menuju bentuk
kontemporer sekarang masuk pengaruh unsur-unsur musik India (terutama dari penggunaan
tabla) dan Arab (pada cengkok dan harmonisasi). Perubahan arus politik Indonesia di akhir tahun
1960-an membuka masuknya pengaruh musik barat yang kuat dengan masuknya penggunaan
gitar listrik dan juga bentuk pemasarannya. Sejak tahun 1970-an dangdut boleh dikatakan telah
matang dalam bentuknya yang kontemporer. Sebagai musik populer, dangdut sangat terbuka
terhadap pengaruh bentuk musik lain, mulai dari keroncong, langgam, degung, gambus, rock,
pop, bahkan house music.
Penyebutan nama dangdut merupakan onomatope dari suara permainan tabla (dalam
dunia dangdut disebut gendang saja) yang khas dan didominasi oleh bunyi dang dan ndut. Nama
ini sebetulnya adalah sebutan sinis dalam sebuah artikel majalah awal 1970-an bagi bentuk
musik melayu yang sangat populer di kalangan masyarakat kelas pekerja saat itu.
Contoh orang yang menggunakan Genre Dangdut: Rhoma Irama.
MUSIK DI NEGARA ASIA
1. China
Bangsa China memiliki kekayaan budaya musical yang telah tumbuh dan berkembang
sejak dulu. Pada tahun 1999 ditemukan suling jiahu. Instrument musik tertua di dunia yang
terbuat dariu tulang yang dibuat kira-kira pada 7000 tahun SM. Contoh lainnya adalah sebuah
koleksi lonceng, drum, alat musik tiup, dana alat musik dawai dari perunggu pada makam
bangsawan Yi dari Zeng (abad 5 SM)
Bangsa Cina mempercayai suatu tradisi bahwa bunyi nada yang harmonis merupakan
keselarasan alam semesta. Selama lebih dari 2000 tahun Cina dikuasai oleh pengajaran ahli
filsafat Confusius yang percaya bahwa musik merupakan gambaran sosial budaya masyarakat
dan peribadatan suatu totalitas kegiatan terpelajar, meliputi berpikir, bertindak, dan mengatur.
Oleh karena itu, musik merupakan suaut syarat mutlak yang harus dipenuhi seseorang yang
terpelajar untuk berfungsi dengan baik di dalam masyarakat.
Sekitar abad ke-19 tradisi musik Cina mulai terpengaruh tradisi musik Eropa. Mereka
mulai diperkenalkan instrument musik Barat, orkes simfoni, dan konser opera Barat. Berbagai
gedung pertujukkan mulai tumbuh di Cina. Sehingga , masuklah bangsa Cina dalam modernisasi
musik. Saat ini, musik tradisional Cina dimainkan seiring dengan komposisi modern. Musik
kontemporer popular Cina merupakan hasil perpaduan musik tradisional Cina dengan musik
popular.
Menurut perkembangannya, musik Cina dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu musik
tradisional dan musik modern. Musik tradisional Cina secara mayoritas mempergunakan bahasa
Cina, meliputi nyanyian rakyat, nyanyian bercerita, dan opera. Terdapat lebih dari 400 opera
local dan 300 nyanyian bercerita yang dipengaruhi oleh budaya local. Berbagai ragam musik

tradisional kerakyatan, seperti nyanyian kepahlawanan, cinta, kerja, anak-anak, dan religius
menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang terintegrasi ke dalam aktivitas sosial, seperti
perkawinan, pemakaman, pemujaan, upacara religius, festival, dan perayaan lainnya.
Pada permulaan abad ke-19 mulai masuk music modern, pengaruh musik Eropa mulai
masuk. Western Style Conversatories didirikan pada tahiun 1920, dengan tujuan untuk
melestarikan musik Cina dan musik Eropa. Mereka menyediakan progam musik Cina dan Barat
baik tradisional maupun modern, dengan memadukan instrument musik, tehnik bernyanyi, gaya
tradisional, dan estetika ke dalam harmoni dan orkestrasi. Musik Cina modern tetap menjaga
karakteristik bangsa Cina dengan mempertahankan instrumen tradisional mereka ke dalam
permainan musiknya.
Menurut teori musik Cina (kira-kira 2700 SM) satu oktaf dibagi menjadi 12 nada, tetapi
dalam permainan musiknya menggunakan 5 nada yang disebut pentatonic (penta = 5, tonik/tone
= nada).
Alat musik tradisional Negara China :
1. Erhu
Erhu digesek dengan busur atau bow yang terbuat dari bambu dan
rambut ekor kuda, ekor kuda itu ditempatkkan diantara kedua senar
sehingga memudahkan perpindahan menggesek antara kedua senar.
Rambut ekor kuda tersebut digosok dengan damar (gondorukem)
sehingga terasa kesat waktu digesek, namun dikarenakan pada saat ini
sulit ditemukan jenis kuda yang rambut ekornya berkualitas bagus
dan sesuai, sebagai gantinya digunakan buluh yang terbuat dari nylon
sebagai substitusi atau pengganti rambut ekor kuda. Erhu biasa
disetel dengan nada D - A atau C - G.
2. Ghuzeng

Guzheng

dimainkan

dengan cara dipetik. Jari-jari untuk memetik memakai alat bantu berupa kuku palsu terbuat
dari tempurung kura-kura atau plastik. Tangan kanan umumnya dipergunakan untuk
memainkan melodi, sedangkan tangan kiri untuk memainkan chord.
2. Jepang
Musik Jepang pada zaman dahulu sangat terpengaruh perkembangan musik dari daratan
Cina dan Semenanjung Korea, tetapi lama kelamaan mempunyai sifat dan cirri tersendiri. Ragam
musiknya banyak digunakan di kuil-kuil, untuk memuja dewa, di istana, dan untuk hiburan
sosial.

Orkes gagaku (musik Jepang masa lampau) telah ada sejak abad ke-8. orkes gagaku
terdiri dari 17 musisi yang bermain instrument tiup kayu, petik, dan perkusi. Instrument tiup
meliputi flute(ryuteki), oboe(hichiriki), dan harmonica mulut (sho). Instrument petik terdiri dari
kecapi bengkok(shoko) dan drum besar(taiko). Sekitar abad ke-15 musik instrument tunggal,
shamisen dan koto menjadi popular khususnya untuk memberikan iringan lagu dan drama musik.
Perkembangan musik drama mencapai keemasannya pada abad ke-17, dengan format kabuki dari
musik teater tradisional jepang.
Adanta restorasi Meiji pada pertengahan abad ke-18 membuat pengaruh Barat mulai
masuk dalam perkembangan musik Jepang. Banyak format musik tradisonal Jepang
dikembangkan berdasarkan format musik barat, sehingga Jepang telah memasuki perkembangan
musik modern.
Musik tradisional Jepang pada umumnya berbentuk musik festival religius, nyanyian
bekerja, dan pengiring tarian. Pertujukkan rakyat, seperti tarian bertopeng, teater rakyat dan
tarian rakyat merupakan bagian tak terpisahkan dalam musik tradisional.
Musik modern jepang dimulai pada tahun 1867, setelah Matsuhito Meiji menjadi kaisar
Jepang. Satu guru yang bertanggung jawab untuk mengenalkan gaya musik Eropa adalah Suzuki
ShinIchi. Beliau menemukan metode pengajaran biola untuk anak-anak yang diadopsi dari
sekolah musik di Amerika Serikat.
Tangga nada yang digunakan dalam bermain musik adalah tangga nada pentatonic.
Alat musik tradional Negara Jepang :
1. Koto
Dengan menggunakan tangan kiri yang
menekan dan menarik dawai, tangga
nada

dapat

berubah

atau

pun

menghasilkan suara bernuansa vibrato.


Pada awalnya dawai dibuat dari sutera,
tetapi zaman sekarang dawai juga
menggunakan bahan lain seperti bahan sintetis. Pemain dapat menggunakan TSUME atau
kuku palsu untuk 3 jari di tangan kanan. Pada dasarnya KOTO dimainkan dengan
menggunakan TSUME yang terkadang digunakan pada jari lain atau pun pada jari-jari di
tangan kiri. Di dalam lagu SOKYOKU terkadang ada juga suara nyanyian.
3. India
Perkembangan musik India dimulai kira-kira semenjak abad ke-2 SM. Bangsa Arya yang
berimigrasi ke India mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam perkembangan musik di
India. Musik bagi bangsa India mempunyai arti tersendiri, yang sangat besar pengaruhnya pada
magis, religius, kesusastraan, ilmu, dan seni lainnya. Musik India adalah suatu mozaik dari gaya
yang berbeda dan mencerminkan tingkat sosial yang berbeda pula. Musik klasik banyak

dipertunjukkan di kota-kota untuk pertimbangan artistic. Sedangkan musik rakyat banyak


ditampilkan di pedesaan menemani jalan kehidupan dan upacara agrikultur.
Musik klasik India dapat diketahui dari dokumen Natya Sastra, suatu risalah drama
berbahasa sansekerta yang ditulis kira-kira abad ke dua SM. Terdapat 2 tradisi klasik, yaitu
Hindustani di India Utara dan Karnatik di India Selatan. Pembedaan tradisi ini terjadi mulai abad
ke 16 sebagai hasil pengaruh orang Islam di India Utara.
Musik rakyat dan populer terdapat juga di India. Sekitar 75% populasi India hidup di
desa. Di sini tradisi tetap bertahan dan banyak orang terbebas dari pengaruh nyanyian modern.
Mereka menikmati dan bermain musik dari daftar lagu-lagu yang mandiri. Nyanyian para wanita
banyak digunakan pada acara perkawinan, kelahiran bayi, festival Agrikultur, dan aktifitas rumah
tangga. Nyanyian laki-laki sering diiringi dengan instrument perkusi dan berhubungan dengan
praktek yang bersifat kebaktian, festival tertentu, dan bekerja. Khusus musisi daerah,
kebanyakan melaksanakan pertunjukkan untuk upacara agama, kebaktian, pendidikan, dan
pertunjukkan. Yang termasuk mereka ini diantaranya adalah para imam, penghibur, tukang cerita,
dan rombongan teater. Peran penghibur lama-kelamaan terkikis oleh adanya film musik, yang
sangat berpengaruh pada perkembangan musik di India. Terutama film-film musik yang
didukung oleh orkes studio besar yang memanfaatkan musik klasik, musik rakyat, dan
instrument barat. Ini membuat musik dari film atau soundtrack tersebut menjadi musik populer.
Semenjak abad ke-19 musik India memiliki susunan tangga nada yang tetap. Dalam satu
oktaf telah ditetapkan terbagi menjadi 22syruti (interval) yang tidak sama. Deretan nada pokok
ada dua, yakni sa-grama dan me-grama. Masing-masing deretan nada pokok tersebut mempunyai
tujuh nada yaitu: sa-ri-ga-ma-pa-da-ni, yang dapat dinaikkan atau diturunkan dengan berbagai
cara.
Alat musik tradisional india :
1. Dholak
Alat ini dimainkan dengan menggunakan tangan dan
mudah dipikul oleh pemainnya. Bunyi yang dihasilkan
oleh dholak berasal dari hasil pukulan tangan ke atas
permukaan kulit.
2.

Tanpura
Alat bertali mempunyai 4 tali. ketiganya adalah dawai
besi waja dan yang lainnya dari perunggu. Cara memainkan
yaitu dipegang tegak dan dipetik dengan jari-jari sebelah
tangan.

4. Arab

Musik tradisi Arab diyakini telah ada sejak awal abad ke-3. Budaya musiknya merupakan
perpaduan dari tradisi musik dinasti Sassanid di Persia (224-641), tradisi musik awal kerajaan
Byzantium (awal abad ke-4- abad ke-6), dan nyanyian religi dari daerah semenanjung Arab.
Berbagai tulisan musik (partitur) baru di temukan setelah berkembangnya agama Islam di
Arab, yakni sejak masa dinasti Umayyah pada abad ke-7. puncak kejayaannya pada masa
pemerintahan Harun al Rasyid (766-809) di Bagdad, Irak. Beliau dikenal sebagai pelindung seni
musik tradisi Arab. Ahli teori musik yang terkenal adalah Al Farabi (900-950) dan Avicenna
(980-1037).
Musik bagi bangsa Arab erat hubungannya dengan magis dan falakiah. Meskipun tradisi
musik Arab telah mengalami perubahan beribu-ribu tahun lamanya, mereka tetap memiliki cirri
khas tersendiri dalam format musiknya.
Menurut sejarahnya, cara musik arab erat hubungannya dengan nyanyian ayat-ayat suci
dalam Al-Quran. Dalam hal ini, nyanyian tersebut merupakan isi dari firman Tuhan yang
dilantunkan dengan hafalan. Sehingga, perhatian utama dalam nyanyian tersebut adalah teks
lagu. Kefasihan berpidato dan menghafal Al-quran sangat diperhatikan dalam budaya Arab.
Karenanya, mulai dibentuk nyanyian Kasidah dengan berbagai tema seperti keindahan alam,
peristiwa politik, pengalaman religius, dan cerita tradisi klasik pra-islam.
Banyak musik tradisi rakyat yang dapat ditemukan di sepanjang daerah Arab. Musik
Negara-negara jazirah Arab yang kaya dengan permainan drum, menunjukkan hubungannya
yang luasdengan pedagang dari Afrika. Tradisi Gnawa dari Moroko, mengambil nama dari para
budak Guinean yang dibawa ke Maroko dari Afrika Barat. Musik Nubian di Mesir
menggambarkan musik Arab yang unik dengan sistem nada pentatonic dan irama khusus.
Musik Arab Populer merupakan perpaduan dari kedua ragam musik di atas. Keyboard
elektrik yang disesuaikan dengan maqamat mengiringi para penyanyi di dalam penampilannya.
Drum dan irama musik rakyat menjadi bagian paling pokok dalam pertunjukkan musik yang
sebagian besar dilakukan oleh kaum muda. Dalam hal lirik lagu, penyanyi berusaha untuk
mempertahankan tradisi mereka sesuai dengan gaya dan bahasanya.
Musik Arab memiliki ciri khas yang berbeda dengan musik lainnya. Musiknya secara
umum sangat kaya akan melodi sehingga memberi nuansa halus dan kesempatan untuk membuat
berbagai variasi. Cara berolah musiknya sering memakai variasi dan improviasi dengan dasar
melodi sebelumnya. Cara ini disebut maqamat. Melodi lagu terdiri dari sejumlah variasi melodi
(sekitar 52 variasi0. nada-nada yang dipakai secara umum lebih banyak daripada yang dikenal
dalam musik Barat. Di antaranya terdapat nada-nada yang memiliki jkarak interval yang sangat
kecil (microtones).
Sistem tangga nada dalam musik Arab yaitu tanda turun nada dan A2 memiliki interval
augmented (lebih dari nada). Struktur pola ritme musik Arab cukup kompleks, tidak
berdasarkan pola birama yang pasti dan konstan seperti musik barat (2/4, 3/4, 6/8), atau disebut
nonmetris. Dalam permainan musiknya terdapat sekitar 48 pukulan dan secara khas sudah

meliputi dum (ketukan beraksen, tesis), taks(ketukan tak beraksen, arsis), dan tanda diam atau
istirahat. Pola ritme sederhananya dapat digambarkan seperti berikut ini. Pola ritme pada baris
pertama merupakan pengembangan pola ritme dari baris kedua yang ditulis dengan skala musik.
Alat musik Negara Arab :
1. Gambus
Gambus adalah sebangsa gitar yang dipakai di Musik Arab,
memiliki 6 jenis dawai rangkap, tidak ada fret (jadi seperti
biola, papan polos, nada ditentukan dengan posisi jari
seperti main biola), sedangkan plektrum disebuta dalam
bahasa

Arab

sebagai

risha

(artinya

bulu).

Cara

memainkannya dengan memetik dengan jari atau dengan


alat pemetik.
2. Rebana
Membran pada alat musik Rebana di pasang pada kayu
yang berbentuk lingkaran kemudian diikat dengan
menggunakan rotan. Cara memainkannya yaitu dengan
dipukul pada kulit rebana.