Anda di halaman 1dari 7

PAPER KIMIA KLINIK

PEMERIKSAAN ALBUMIN

OLEH :
KELOMPOK 2
1.
2.
3.
4.
5.

Ni Luh Putu Yoga Arsani


Made Rina Rastuti
Ni Luh Gede Mulan Tirtayanti
I Dewa Ayu Sintya Candra Yuni
I Nyoman Krisna Wicaksana

(P07134013014)
(P07134013016)
(P07134013018)
(P07134013020)
(P07134013022)

KEMENTERIAN KESEHATAN RI
POLITEKNIK KESEHATAN DENPASAR
JURUSAN ANALIS KESEHATAN
2015
TujuanPraktikum

a. TujuanUmum
1. Mahasiswa mampu mengetahui prinsip pemeriksaan albumin pada serum.
b. TujuanKhusus
1. Mahasiswa mampu melakukan pemeriksaan albumin pada serum.
2. Mahasiswa dapat mengetahui kadar albumin pada serum sampel.

Albumin FS*
Reagen diagnostik untuk penentuan kuantitatif secara in vitro dari albumin dalam serum
atau plasma dengan sistem fotometrik.
Urutan Informasi
Cat. No

Kit size

1 0220 99 10 021

5x

25

1 0220 99 10 026

6x

100 mL

1 0220 99 10 023

1x

1000 mL

1 0220 99 10 704

8x

50

mL

1 0220 99 10 917

10x

60

mL

1 0220 99 10 192

4x

60

mL

1 0220 99 10 314

12x

25

mL

1 0220 99 10 952

5000 Tests on ADVIA 1650/1800

1 0220 99 10 030

6x

mL + 1x 3 ml Standar

3 mL Standar

Ringkasan
Albumin adalah protein yang mengikat dan transportasi penting untuk berbagai zat dalam
plasma dan kontributor utama tekanan osmotik plasma. pengukuran albumin dalam serum

digunakan untuk diagnosis dan pemantauan penyakit hati, misalnya sirosis hati. Selanjutnya,
tingkat albumin menunjukkan kesehatan dan status gizi individu dan, oleh karena itu, digunakan
untuk mendeteksi kekurangan gizi dan prognosis pada pasien rawat inap usia lanjut.

Metode
Uji fotometri menggunakan Bromocresol hijau.
Prinsip
Adanya Bromocresol hijau pada pH sedikit asam, serum albumin menghasilkan perubahan warna
indikator dari kuning-hijau menjadi hijau-biru.

Reagen
Komposisi dan Konsentrasi
Buffer Sitrat pH 4.2

30 mmol/L

Bromocresol hijau

0.26 mmol/L

Standar:

5g/dL

Instruksi penyimpanan dan stabilitas reagen


Reagen stabil hingga akhir bulan dari masa kadaluwarsa tercantum, jika disimpan pada
suhu 2-25oC, dihindarkan dari cahaya dan kontaminasi. Reagen tidak boleh dibekukan! Larutan
standar stabil hingga akhir bulan dari masa kadaluwarsa tercantum, jika disimpan pada suhu 28oC.

Peringatan dan Tindakan Pencegahan

Silakan dilihat lembar data keamanan dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk
penggunaan reagen laboratorium.
Pengelolaan sampah
Silakan dilihat persyaratan hukum setempat.
Preparasi Reagen
Reagen dan standar dalam kondisi siap digunakan.
Material yang diperlukan tapi tidak bersyarat
Larutan NaCl 9g/L
Perlengkapan umum laboratorium
Spesimen
Serum, plasma heparin atau plasma EDTA
Stabilitas (3):
10 minggu
5 bulan
3 bulan

di
di
di

20-25C
4-8C
-20C

Hilangkan kontaminasi spesimen!


Prosedur pengujian
Lembar aplikasi untuk sistem otomatis tersedia untuk diminta

Panjang gelombang
Garis optik
Suhu
Ukuran

Hg 546 nm, 540-600 nm


1cm
20-25C/37C
Berlawanan dengan reagen blanko

Sampel atau standar


Akuades
Reagen

Blanko
10 L
1000 L

Sampel atau Standar


10 L
1000 L

Homogenkan, inkubasi selama 10 menit, dan dibaca absorbansi reagen blanko


tidak lebih dari 60 menit.

Perhitungan
Dengan standar atau kalibrator

Albumin [g/dL] =

Sampel A
Standar A

x Konsentrasi standar [g/dL]

Faktor Konversi
Albumin [g/dL] x 144.9 = Albumin [mol/L]
Kalibrator dan Kontrol
Untuk kalibrasi sistem fotometrik otomatis, dianjurkan menggunakan kalibrator Diasys
TruCal U. Untuk pengendalian mutu internal, Diasys TruCal N dan P kontrol harus diuji dengan
setiap sekumpulan sampel.

TruCal U

TruLab N

TruLab P

No. Cat

Ukuran Kit

5 9100 99 10 063

20 x 3 ml

5 9100 99 10 064

6 x 3 ml

5 9100 99 10 062

20 x 5 ml

5 9100 99 10 061

6 x 5 ml

5 9100 99 10 062

20 x 5 ml

5 9100 99 10 061

6 x 5 ml

Karakteristik Kinerja
Rentang Pengukuran

Tes telah dikembangkan untuk menentukan konsentrasi albumin dalam rentang pengukuran 0,26 g / dl. ketika nilai-nilai melebihi kisaran ini sampel harus diencerkan 1 + 1 dengan larutan Nacl
(9 g / l) dan hasil dikalikan dengan 2.

Spesifisitas / Gangguan

Tidak ada gangguan diamati oleh asam askorbat hingga 30 mg / dl, bilirubin hingga 40 mg / dl,
hemoglobin sampai 400 mg / dl dan lipemia hingga 500 mg / dl trigliserida.
Sensitifitas/ Batasan Pendeteksian
Batas terrendah dari pendeteksian adalah 0,2 g/dL.
Ketelitian (pada 25 C)
Intra- ketelitian pengujian

Rata-rata

SD

CV

n = 20

[g/dL]

[g/dL]

[%]

Sampel 1

3.52

0.03

0.91

Sampel 2

4.50

0.05

1.12

Sampel 3

6.89

0.12

1.79

Inter- ketelitian pengujian

Rata-rata

SD

CV

n = 20

[g/dL]

[g/dL]

[%]

Sampel 1

3.35

0.05

1.58

Sampel 2

4.32

0.06

1.44

Sampel 3

6.73

0.11

1.60

Metode Perbandingan

Perbandingan DiaSys Albumin FS (y) dengan alat tes yang tersedia secara komersial (x) dengan
menggunakan 59 sampel memberikan hasil berikut: y = 1.00 x - 0,11 g / dL; r = 0,998.
Berbagai Referensi
Dewasa: 3,5-5,2 g / dl
Setiap laboratorium harus memeriksa apakah rentang referensi yang dapat dialihkan untuk
populasi pasien sendiri dan menentukan rentang referensi sendiri jika perlu.
Literature

1. Johnson AM, Rohlfs EM, Silverman LM.Protein.In :

Burtis

ER.editors.Tietz textbook of clinicalchemistry.3rd ed. Philadelphia :


Company ; 1999.p.477-540
2. Thomas L. Clinical Laboratory

Diagnostics.

1st

CA,
W.B.

ed.Frankfurt

Ashwood
Saunders
:TH-Books

Verlagsgesellschaft; 1998.p.652.6
3. Guder WG, Zawta B et al. The Qualityof Diagnostic Samples.1 st ed.Darmstadt :GIT
Verlag ; 2001 ;p.14-5.
4. Dati F,Schurmnn G,Thomas L,Aguzzi F ,Baudner S, Bienvenu J et.al. Consensus of a
group of professional societies and diagnostic companies on guidelines for interim
reference ranges for 14 protein in serum based on the standardization against the
IFCC/BCR/CAP reference material (CRM 470). Eur J Clin Chem Clin Biochem 1996 ;
34:517-20.

Manufaktur
Sistem Diagnostik DiaSys GmbH
Alte Strasse 9 65558 Holzheim Germany