Anda di halaman 1dari 19

Jurusan Teknik Sipil

BETON BERKINERJA TINGGI


(HIGH PERFORMANCE CONCRETE)

TEKNOLOGI BAHAN II
Oleh EVA AZHRA LATIFA

A 13 -

Bab ?. Beton Mutu

PENDAHULUAN

Jurusan Teknik Sipil

Kemajuan dalam pengerjaan struktur beton ditandai dengan


meningkatnya permintaan beton bermutu dan berkinerja tinggi,
baik untuk beton prategang, beton perkerasan jalan, atau high rise
building, yang menuntut perbaikan kualitas campuran beton.
Tuntutan

terhadap

kinerja

beton

mutu

tinggi

(high

performance concrete) meliputi kondisi dalam pemakaian (masa


layan), kondisi batas dan keawetan
TEKNOLOGI BAHAN II
Oleh EVA AZHRA LATIFA

A 13 -

Bab ?. Beton Mutu

Jurusan Teknik Sipil

MUTU BAHAN
PEMBENTUK BETON

Beton berkinerja tinggi tidak lagi dapat mengandalkan


penggunaan bahan beton standar seperti semen, agregat dan air.
Cara konvensional dalam meningkatkan mutu beton adalah
dengan membuat FAS sekecil mungkin sehingga pemakaian
semen menjadi sangat banyak.
Cara ini menjadi beresiko tinggi apabila beton harus sangat
kedap, karena pemakaian semen dalam jumlah banyak akan
menyebabkan susut muai besar yang dapat mengakibatkan beton
retak pada proses pengeringan dan pengaruh cuaca pada masa
layannya.
TEKNOLOGI BAHAN II
Oleh EVA AZHRA LATIFA

A 13 -

Bab ?. Beton Mutu

Jurusan Teknik Sipil

MUTU BAHAN
PEMBENTUK BETON
(lanjutan)

a. Kekuatan / kekerasan agregat


Untuk mendapatkan agregat yang keras dapat diambil dari
batuan beku dalam, seperti batu granit, gabro atau diorit. Batuan
beku dalam lebih keras dibanding batuan beku luar, karena
proses terbentuknya batuan tersebut lebih lambat, sehingga tidak
ada kemungkinan udara yang terperangkap. Batuan beku dalam
juga hampir tidak mempunyai kemungkinan terjadi kontaminasi
oleh bahan yang melemahkan kekuatan agregat.
TEKNOLOGI BAHAN II
Oleh EVA AZHRA LATIFA

A 13 -

Bab ?. Beton Mutu

Jurusan Teknik Sipil

MUTU BAHAN
PEMBENTUK BETON
(lanjutan)

b. Bentuk agregat
Bentuk agregat harus menggunakan batu pecah yang memiliki bentuk
bersudut dan tajam serta permukaan kasar. Jangan menggunakan batu alami
(bentuk bulat) dengan permukaan licin. Jika bentuk bersudut, ikatan antara
pasta semen dengan agregat menjadi tinggi, demikian pula daya saling
mengunci di antara agregat sangat tinggi dibanding agregat bulat.
c. Gradasi agregat
Gradasi agregat sangat penting dalam pembuatan beton mutu tinggi.
Gradasi harus sangat baik dan jika perlu ditambahkan filler untuk membuat
beton dengan kepadatan semaksimal mungkin. Pilih gradasi agregat yang
memenuhi syarat, baik British Standard, ASTM ataupun MacIntosh.
TEKNOLOGI BAHAN II
Oleh EVA AZHRA LATIFA

A 13 -

Bab ?. Beton Mutu

Jurusan Teknik Sipil

MUTU BAHAN
PEMBENTUK BETON
(lanjutan)

d. Faktor Air Semen (FAS)


Pada beton mutu tinggi FAS sangat rendah. Air untuk
hidrasi semen tidak boleh berlebihan agar menghasilkan pasta
semen yang padat.
Jenis semen yang digunakan dapat jenis I atau jenis III,
yang penting harus menghasilkan pasta semen yang berfungsi
sebagai bahan perekat yang baik, padat dan hidrasinya sempurna.
Beton dengan FAS rendah akan menghasilkan panas hidrasi yang
sangat tinggi sehingga perlu penanganan yang tepat untuk
meminimalkan retak akibat tegangan termal dalam lapisan beton.
TEKNOLOGI BAHAN II
Oleh EVA AZHRA LATIFA

A 13 -

Bab ?. Beton Mutu

Jurusan Teknik Sipil

MUTU BAHAN
PEMBENTUK BETON
(lanjutan)

e. Perbandingan Agregat dan Semen


Pada umumnya untuk beton dengan kuat tekan dan kinerja
tinggi perbandingan agregat / semen berkisar antara 3 5,5.
Mutu agregat sangat penting untuk diperhatikan karena sangat
berpengaruh pada kinerja beton yang dihasilkan. Beton yang
terlalu gemuk (terlalu banyak semen) menghasilkan kuat tekan
yang tinggi tetapi dapat pula menyebabkan pengaruh yang
buruk, yaitu penyusutan dan creep beton juga tinggi.
TEKNOLOGI BAHAN II
Oleh EVA AZHRA LATIFA

A 13 -

Bab ?. Beton Mutu

Jurusan Teknik Sipil

MUTU BAHAN
PEMBENTUK BETON
(lanjutan)

f. Workability
Sifat workability dipengaruhi oleh: kadar semen, FAS, susunan butir
agregat, dan perbandingan agregat/ semen.
Untuk menghasilkan beton yang padat dapat digetar dengan vibrator
yang memiliki frekuensi lebih dari 5000 rpm. Karena FAS sangat rendah,
pemakaian bahan tambah kimia dan mineral untuk meningkatkan workability
merupakan keharusan.
Untuk memperbaiki workability beton dalam pengerjaannya ditambah
dengan WRA (Water Reducing Admixture), yang sesuai dengan mutu beton
yang akan dihasilkan.
Bahan tambah mineral juga dapat ditambahkan untuk meningkatkan
workability sekaligus memperbaiki gradasi agregat dan meningkatkan
kepadatan beton.
TEKNOLOGI BAHAN II
Oleh EVA AZHRA LATIFA

A 13 -

Bab ?. Beton Mutu

Jurusan Teknik Sipil

RANCANGAN CAMPURAN
BETON

Rancangan campuran beton umum (beton normal) tidak dapat


memenuhi kekuatan yang disyaratkan, sehingga harus dicari cara
lain untuk merancang kebutuhan bahan beton.Untuk beton normal
kekuatannya hanya dapat mencapai 400 500 kg/cm2 sedangkan
beton berkinerja tinggi sering mensyaratkan mutunya lebih dari
itu.
Salah satu rancangan campuran yang akan dibahas disini
adalah dengan menggunakan cara yang diperkenalkan oleh
Erntroy dan Shacklock dari Cement & Conrete Association.
TEKNOLOGI BAHAN II
Oleh EVA AZHRA LATIFA

A 13 -

Bab ?. Beton Mutu

Jurusan Teknik Sipil

REFERENSI NUMBER,GRANIT
PECAH,PC TIPE I

TEKNOLOGI BAHAN II
Oleh EVA AZHRA LATIFA

A 13 -

Bab ?. Beton Mutu

Jurusan Teknik Sipil

REFERENSI NUMBER, IRREGULAR


GRAVEL, PC I

TEKNOLOGI BAHAN II
Oleh EVA AZHRA LATIFA

A 13 -

Bab ?. Beton Mutu

Jurusan Teknik Sipil

REFERENSI NUMBER,GRANIT
PECAH, PC TIPE III

TEKNOLOGI BAHAN II
Oleh EVA AZHRA LATIFA

A 13 -

Bab ?. Beton Mutu

Jurusan Teknik Sipil

REFERENSI NUMBER, IRREGULAR


GRAVEL, PC III

TEKNOLOGI BAHAN II
Oleh EVA AZHRA LATIFA

A 13 -

Bab ?. Beton Mutu

Jurusan Teknik Sipil

TEKNOLOGI BAHAN II
Oleh EVA AZHRA LATIFA

A 13 -

Bab ?. Beton Mutu

AGGREGATE/ORDINARY CEMENT
Jurusan Teknik Sipil

TEKNOLOGI BAHAN II
Oleh EVA AZHRA LATIFA

A 13 -

Bab ?. Beton Mutu

Jurusan Teknik Sipil

AGGREGATE/RAPID
HARDENING CEMENT

TEKNOLOGI BAHAN II
Oleh EVA AZHRA LATIFA

A 13 -

Bab ?. Beton Mutu

SARAN
Jurusan Teknik Sipil

Disarankan menggunakan bahan tambah untuk meningkatkan


kinerja beton antara lain : menambahkan serat jenis tertentu seperti serat
baja dan tembaga, berbagai jenis bahan pozolan seperti mikrosilika, fly
ash, dan GGBS ( Ground Granulated Blast furnace Slag) terdiri dari iron
slag, copper slag dan nickel slag.
Bahan tambah mineral ini ditambahkan ke beton sambil mengurangi
jumlah semen (cementitious). Kinerja beton akan meningkat pesat karena
sifat pozolan bahan, sementara di sisi lain bahan tambah mineral ini
memperlambat pengeluaran panas (reaksi hidrasi) semen sehingga
meminimalkan terjadinya retak.
Beton yang kedap juga akan terjaga
keawetannya sehingga memperpanjang masa layannya.
TEKNOLOGI BAHAN II
Oleh EVA AZHRA LATIFA

A 13 -

Bab ?. Beton Mutu

PEMAKAIAN BETON
Jurusan Teknik Sipil

Beton bermutu dan berkinerja tinggi digunakan untuk


semua bidang yang membutuhkan kemampuan khusus dari
beton, seperti menara, elemen jembatan, pondasi, kolom,
balok, bendungan, beton yang harus berhubungan dengan air,
dengan panas, atau elemen bangunan lainnya.

TEKNOLOGI BAHAN II
Oleh EVA AZHRA LATIFA

A 13 -

Bab ?. Beton Mutu

Jurusan Teknik Sipil

THANKS
YAA..

TEKNOLOGI BAHAN II
Oleh EVA AZHRA LATIFA

A 13 -

Bab ?. Beton Mutu