Anda di halaman 1dari 4

3.

2 diagnosa keperawatan (NANDA)


1. pola nafas tidak efektif b.d efek langsung toksisitas
2. Gangguan pertukaran gas
3. Risiko cidera
4. Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
3.3 perencanaan keperawatan (NOC)

No
1

Tangga
l

Perencanaan
Jam

Tujuan & kriteria hasil

10.00

Febr

12.00

uari
201
5

Paraf

No Dx
pola nafas

Setelah dilakukan tindakan


keperawatan selama 2x24
tidak
jam, menunjukkan pola nafas
efektif b.d pasien efektif dengan kriteria
hasil:
efek
1. RR normal 14-20 x/menit
langsung
2. Pasien tampak rileks dan
toksisitas
tidur dengan nyenyak
3. Berpartisipasi dalam
aktivitas yang diinginkan

Intervensi

Rasional

1) Pantau tingkat, irama


pernapasan & suara napas
serta pola pernapasan
2) Tinggikan kepala
tempat tidur
3) Dorong untuk batuk/
nafas dalam
4) Auskultasi suara
napas
5) Berikan O2 jika
dibutuhkan
6) Kolaborasi untuk
sinar X dada, GDA

1. mengkaji secara berulang


kali sangat penting karena
kadar toksisitas mungkin
berubah-ubah secara drastis.
2. Menurunkan kemungkinan
aspirasi, diagfragma bagian
bawah untuk menigkatkan
inflasi paru.
3. Memudahkan ekspansi
paru & mobilisasi sekresi
untuk mengurangi resiko
atelektasis/pneumonia.
4. Pasien beresiko atelektasis
dihubungkan dengan
hipoventilasi & pneumonia.
5. Hipoksia mungkin terjadi
akibat depresi pernapasan

Ganggua
n
pertukar
an gas
b.d
Gangguan
perfusi
ventilasi

Setelah dilakukan tindakan


keperawatan selama 2x24 jam
pasien menunjukkan kriteria
hasil:
1.
2.

Risiko
cidera
Ganggua
n nutrisi
kurang
dari
kebutuha
n tubuh

3.4intervensi keperawatan (NIC)

No
1

Tanggal
Jam
Februari 10.00

2015
10.00

Implementasi
Evaluasi Formatif
1. Mencatat perubahan dan pola P : sputum berkurang
nafas klien
2. Mengobservasi

Q : batuk masih berdahak


penurunan

R : saluran napas

Paraf

Februari

2015

ekspansi dinding dada


3. Menanyakan pasien

10.10

S:
tentang

T : sputum dikeluarkan saat batuk

nyeri dan tentukan karakteristik


nyerinya
4. Mengkaji pernyataan verbal /
10.00

non verbal
5. Mengkaji frekuensi, kedalaman,

7 Februari
2015

10.15

dan ekspansi dada


6. Auskultasi buny nafas dan catat
adanya bunyi nafas

10.20
3.5evaluasi keperawatan (SOAP)

No
1

Tanggal / Jam

Jam

No. Diagnosa

Catatan Perkembangan

S : klien mengatakan dada saya masih nyeri


dan sakit
O : pasien terlihat meringis kesakitan
A : masalah teratasi sebagian
P : lanjutkan intevensi

Paraf

S : klien mengatakan saya sesak napas dan


batuk
II

O : RR = 24 x/menit, aktivitas pasien lemah,


terapi O2
A : masalah teratasi sebagian
P : lanjutkan intervensi
S : klien mengatakan dada saya terasa sesak
dan sakit

III

O : RR = 24 x/menit
A : masalah teratasi sebagian
P : lanjutkan intervensi