Anda di halaman 1dari 4

KOMISI ETIK PENELITIAN KESEHATAN

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA


KETERANGAN KELAIKAN ETIK
(ETHICAL CLEARANCE)
No.
/KEPK-FKUB/ EC /
/
/2014
Setelah Tim Etik Penelitian Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
mempelajari dengan seksama rancangan penelitian yang diusulkan :
Judul

:
Pengaruh Aplikasi Proses Keperawatan (NANDA, NOC
dan NIC) terhadap Stress Kerja Perawat dalam Penyusunan
Asuhan Keperawatan di Ruang Anak Rumah Sakit Tentara TK
II dr Soepraoen Malang.

Peneliti

Hesthi Rahmadhani

NIM

115070201131011

Unit / Lembaga

Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Tempat Penelitian

: Rumah Sakit Tentara Tk. II dr. Soepraoen Malang

Maka dengan ini menyatakan bahwa penelitian tersebut telah memenuhi syarat atau
laik etik.
Malang, 13 Oktober 2014
An. Ketua
Koordinator Divisi I,

Prof..Dr.dr. Teguh Wahju Sardjono DTM& H, MSc, SpParK


NIP.19520410 198002 1 001

FORMULIR ETIK PENELITIAN KESEHATAN


1

2.

3.
4.
5.

Peneliti : Hesthi Rahmadhani


Dibawah bimbingan komisi pembimbing
a. Dr. Ahsan S. Kep., M. Kep
b. Ns. Rinik Eko Kapti S. Kep., M. Kep
Judul Penelitian :
Pengaruh Aplikasi Proses Keperawatan (NANDA, NOC dan NIC) terhadap Stress
Kerja Perawat dalam Penyusunan Asuhan Keperawatan di Ruang Anak Rumah
Sakit Tentara Tk II dr Soepraoen Malang.
Subyek : Perawat
Perkiraan waktu Penelitian : Bulan Oktober-November
Ringkasan usulan penelitian yang mencakup objektif/tujuan penelitian,
manfaat/relevansi dari hasil penelitian dan alasan/motivasi untuk melakukan
penelitian:
Sampai saat ini, stress masih menjadi suatu permasalahan yang aktual
dan masih menarik minat banyak peneliti untuk mempelajarinya (Oberlechner &
Nimgade, 2005; Raffety & Griffin, 2006). Stres bisa terjadi pada setiap manusia
dan bisa terjadi pada seorang yang bekerja sebagai profesi kesehatan (Healy dan
Tyrell, 2011). Penelitian yang dilakukan oleh Urbanetto et al. (2011)
menunjukkan bahwa stressor yang tinggi lebih besar pada perawat di ruang
perawatan. Sedangkan dalam ulasan bibliografi Fogaca (2008) mengenai stress
bagi dokter dan perawat yang bekerja di pediatric dan neonatal unit disebutkan
bahwa mereka yang bekerja di ruang pediatric dan neonatal beresiko mengalami
stress. Dari empat studi kualitatif ditemukan tiga menunjukkan hubungan stress
perawat.
Banyak perilaku yang dapat memicu atau mempertahankan respon
terhadap stress. Perubahan lama dan menggantinya dengan perilaku yang baru
dan tepat akan membantu menyelesaikan masalah masalah yang menyebabkan
stress. Seperti misalnya sumber stress yang didapatkan perawat karena kegagalan
pengobatan dan perawatan klien dapat diatasi dengan memberikan pelatihan pada
perawat. Menurut Depkes RI (2005) beberapa cara yang dapat digunakan untuk
meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan perawat di antaranya yaitu
supervisi, motivasi, dan pelatihan.
Peneliti tertarik meneliti aplikasi proses keperawatan NANDA, NOC
dan NIC terhadap stress perawat di ruang anak dalam penyusunan asuhan
keperawatan. Karena kegagalan pengobatan dan perawatan klien erat kaitannya
dengan tepat atau tidaknya proses keperawatan yang dilakukan perawat dalam
menyususn asuhan keperawatan. Standar skala internasional proses asuhan
keperawatan yang banyak diterapkan di berbagai Negara saat ini adalah pedoman
diagnose NANDA (The North American Nursing Diagnosis Asocciation), NIC

6.

7.

8.

(Nursing Intervention Clasification), dan NOC (Nursing Outcome Clasification).


Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pelatihan proses
keperawatan NANDA , NOC, dan NIC terhadap stress kerja perawat dalam
penyusunan proses keperawatan di Ruang Anak RST dr. Soepraoen Malang.
Penelitian ini dilaksanakan dengan rancang bangun penelitian Quasy Experiment
dengan rancangan rangkaian waktu (Time Series Design). Dengan populasi
sampel berjumlah 24 orang perawat. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini
adalah perawat yang memenuhi criteria inklusi.
Hasil penelitian dianalisa dengan uji statistic wilcoxon dengan derajat
kepercayaan 95% (= 0,05) untuk pengetahui pengaruh pelatihan proses
keperawatan.
Masalah etik (nyatakan pendapat anda tentang masalah etik yang mungkin
dihadapi):
Masalah etik yang mungkin dihadapi adalah izin dari perawat kesediaannya
menjadi responden dalam kepentingan penelitian. Untuk itu perlu dilakukan
penandatanganan izin tertulis dalam partisipasi perawat.
Bila penelitian ini menggunakan subyek manusia, apakah percobaan pada hewan
sudah dilakukan?Bila belum, sebutkan alasan untuk pemulai penelitian ini pada
manusia: Penelitian ini menggunakan subyek manusia dan tidak dilakukan pada
hewan.
Prosedur penelitian yang dilakukan :
1. Melakukan survey studi pendahuluan untuk menentukan sampel
2. Membuat surat perizinan yang ditujukan kepada kepala ruang anak RST dr
Soepraoen tentang pelaksanaan penelitian serta melampirkan proposal
penelitian.
3. Mengajukan surat persetujuan untuk mendapatkan izin.
4. Mengajukan surat persetujuan (informed consect) untuk mendapatkan izin
kepada responden
5. Mengukur tingkat stress perawat dalam penyusunan asuhan keperawatan sebelum
menggunakan aplikasi NANDA, NOC dan NIC (Pre test) dengan menggunakan
lembar kuisioner.
6. Aplikasi NANDA, NOC dan NIC sebagai standar dalam menyusun asuhan
keperawatan.
7. Mengukur tingkat stress perawat dalam penyusunan asuhan keperawatan setelah
menggunakan aplikasi NANDA, NOC dan NIC (Post test) dengan menggunakan
lembar kuisioner

10.
11.

8. Pengolahan dan analisa data


9. Dari hasil analisa tersebut peneliti dapat mengambil kesimpulan.
Bahaya potensial yang langsung atau tidak langsung, segera atau kemudian dan
cara-cara untuk mencegah atau mengatasi kejadian (termasuk rasa nyeri dan
keluhan lain):
Tidak ada bahaya potensial langsung
Pengalaman terdahulu (sendiri atau orang lain) dan tindakan yang hendak
diterapkan.
Sebelumnya belum pernah dilakukan penelitian serupa
Bila penelitian ini menggunakan orang sakit dan dapat memberi manfaat untuk
subyek yang bersangkutan, uraikan manfaat itu ?
Penelitian ini menggunakan sampel perawat yang mengikuti pelatihan proses
keperawatan NANDA, NOC dan NIC. Sehingga kita bisa mengetahui manfaat
aplikasi proses keperawatan tersebut terhadap tingkat stress kerja perawat.

12.
13.

14.
15.
16.

17.
18.

Bagaimana memilih pasien/sukarelawan sehat


Subyek adalah perawat yang bertugas di ruang anak yang mengikuti pelatihan
proses keperawatan NANDA, NOC dan NIC.
Bila penelitian ini menggunakan subyek manusia, jelaskan hubungan antara
peneliti dengan subyek yang diteliti:
Tidak ada hubungan khusus peneliti dengan subyek yang diteliti, namun tetap ada
bukti tertulis persetujuan dan kesepahaman antara peneliti dengan subyek
Bila penelitian ini menggunakan orang sehat, jelaskan cara pemeriksaan
kesehatannya:
Tidak menggunakan pemeriksaan kesehatan
Jelaskan cara pencatatan selama penelitian, efek samping dan komplikasi bila
ada: Pencatatan dilakukan setiap hari selama pelaksanaan penelitian.
Bila penelitian ini menggunakan subyek manusia, jelaskan bagaimana cara
memberitahu dan mengajak subyek (lampirkan contoh surat persetujuan subyek)
Bila pemberitahuan dan kesediaan subyek bersifat lisan atau bila karena sesuatu
hal subyek tidak dapat atau tidak perlu dimintakan persetujuan, berilah alasan
yang kuat untuk itu:
Terlampir
Bila penelitian ini menggunakan subyek manusia, apakah subyek mendapat ganti
rugi bila ada efek samping? Berapa banyak?
Tidak ada
Bila penelitian ini menggunakan subyek manusia, apakah subyek diasuransikan?
Tidak ada

Peneliti
1. Hesthi Rahmadhani
Pembimbing :
1. Dr. Ahsan S. Kep.,M. Kep
2. Ns. Rinik Eko Kapti S. Kep., M. Kep
Telah diperiksa dan disetujui pada tanggal

............................................................

An. Ketua
Koordinator Divisi I,

Prof..Dr.dr. Teguh Wahju Sardjono DTM& H, MSc, SpParK


NIP.19520410 198002 1 001