Anda di halaman 1dari 16

BAB VI

ORGANISASI DAN MANAJEMEN

Perusahaan Bioetanol dari nira aren ini adalah suatu unit kegiatan ekonomi yang
teroganisir yang menyediakan produk Bioetanol Fuel Grade untuk masyarakat dan
bertujuan untuk memperoleh laba. Dalam suatu perusahaan, struktur organisasi dan
manajemen suatu perusahaan sengat berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. Kedua hal
ini harus dijalankan secara efektif agar kinerja perusahaan berjalan secara efektif dan
efisien.
6.1. Bentuk dan Badan Hukum Perusahaan
Perusahaan Bioetanol dari nira aren ini memiliki bentuk badan usaha yaitu
Perseroan Terbatas (PT).
Perseroan Terbatas merupakan suatu badan usaha yang didirikan oleh beberapa
orang, dimana badan hukum ini memiliki kekayaan, hak dan kewajiban sendiri, yang
terpisah dari pendiri (Pemegang Saham), maupun pengelolanya (Komisaris dan Direksi).
Perseroan Terbatas memiliki beberapa keuntungan, antara lain :
a.

Kelangsungan perusahaan lebih terjamin karena perusahaan tidak tergantung


kepada satu pihak dan kepemilikannya bisa berganti-ganti

b.

Kekayaan perusahaan terpisah dari kekayaan pribadi pemilik saham

c.

Pengelolaan perusahaan terpisah dari pemilik saham (pemilik perusahaan),


sehingga tanggung jawab berjalannya perusahaan berada di tangan pengelola.

d.

Kemungkinan penambahan modal untuk perluasan lebih mudah

e.

Pengelolaan perusahaan dapat dilakukan lebih efisien serta profesional karena


pembagian tugas dan tanggung jawab pengelola (direktur dan dewan komisaris)
serta pemegang saham diatur secara jelas.

116
Prodi Teknik Kimia - ITI

117

Bentuk kepengurusan Perseroan Terbatas adalah sebagai berikut :


RUPS

DEWAN DIREKSI

KOMITE
NOMINASI
& REMUNERASI

KOMITE AUDIT

DEWAN KOMISARIS

Gambar 6.1 Struktur Pengurus Perusahaan

a. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)


Rapat Umum Pemegang Saham merupakan badan tertinggi dalam Perseroan
Terbatas. Menurut UU No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas pasal 78,
RUPS minimal diadakan setahun sekali. RUPS diadakan 6 Bulan setelah tahun
buku terakhir. RUPS ini membahas tentang laporan dari Dewan Direksi dan Dewan
Komisaris kepada Pemegang Saham, penetapan keputusan kebijakan-kebijakan
perusahaan dan pengangkatan Dewan Direksi dan Dewan Komisaris.
b. Dewan Komisaris
Dewan komisaris diangkat dan diberhentikan oleh Rapat Umum Pemegang
Saham. Dewan ini bertugas untuk melakukan pengawasan dan memberi nasihat
kepada Dewan Direksi agar tidak merugikan perusahaan dan menjalankan
kebijakan umum yang telah ditetapkan. Dewan Komisaris terdiri dari seorang
Presiden Komisaris dan beberapa orang Dewan Komisaris.
c. Dewan Direksi
Dewan direksi diangkat dan diberhentikan oleh Rapat Umum Pemegang
Saham. Dewan Direksi bertugas untuk memimpin perusahaan dan sebagai
penanggung jawab dalam melaksanakan kebijakan umum perusahaan yang telah
ditetapkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham yang terdiri dari satu Direktur.

Prodi Teknik Kimia - ITI

118

Dewan Direksi terdiri dari Direktur serta di bantu oleh beberapa Manajer yang
mengepalai bagian-bagian struktur perusahaan.
d. Komite Audit
Komite Audit membantu Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi
kepengawasannya dengan melaksanakan kajian atas integritas laporan keuangan
Perusahaan, manajemen risiko dan pengendalian internal, kepatuhan terhadap
ketentuan hukum dan perundang-undangan, kinerja, kualifikasi dan independensi
auditor eksternal, dan implementasi dari fungsi audit internal. Komite Audit
diketuai oleh salah seorang Dewan Komisaris dan beberapa anggota Komite Audit.
e. Komite Nominasi dan Remunerasi
Komite Nominasi dan Remunerasi bertanggung jawab untuk menelaah dan
merumuskan rekomendasi paket remunerasi (Sistem manajemen) Dewan Komisaris
dan Direksi serta merencanakan pencalonan dan nominasi calon yang akan
diusulkan sebagai anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan/atau anggota berbagai
Komite lainnya. Komite Nominasi dan Remunerasi beranggotakan oleh Presiden
Komisaris dan Direktur.
6.2. Struktur Organisasi
Untuk mencapai efisiensi perusahaan yang tinggi, maka diperlukan struktur
organisasi yang baik. Struktur organisasi ini dapat menentukan kelancaran aktivitas
perusahaan sehari-hari dalam memperoleh laba yang maksimal, dapat berproduksi secara
kontinyu (berkesinambungan), dan dapat berkembang.
Struktur organisasi perusahaan disusun sebagaimana layaknya suatu badan usaha
yang bergerak dalam industri dan perdagangan, yang membagi-bagi unit dalam organisasi
secara fungsional. Struktur organisasi perusahaan terdiri dari fungsi-fungsi dan hubungan
yang menyatakan keseluruhan kegiatan untuk mencapai sasaran. Dalam perencanaan
pabrik Bioetanol ini, struktur organisasi yang dipilih adalah struktur organisasi garis.
Keuntungan dari struktur organisasi ini adalah :
a. Struktur organisasinya sederhana dan jelas
b. Pembagian tugas menjadi jelas antara pelaksana tugas pokok dan pelaksana tugas
penunjang
c. Wewenang dan tanggung jawab lebih mudah dipahami sehingga tidak terjadi
kesimpangsiuran perintah dan tanggung jawab kepada karyawan
Prodi Teknik Kimia - ITI

119

d. Disiplin kerja dapat terlaksana dengan baik


e. Mata rantai instruksi yang menghubungkan seluruh unit dalam organisasi berada di
bawah organisasi yang jelas.
Dalam menjalankan tugasnya, Direktur dibantu oleh 3 orang Manajer, yaitu :
1.

Manajer Produksi, yang membawahi :


a. Kepala Bagian Proses
b. Kepala Bagian Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
c. Kepala Bagian R&D dan QC

2.

Manajer Keuangan dan Pemasaran, yang membawahi :


Kepala Bagian Pembelian dan Pemasaran.
Kelapa Bagian Keuangan

3.

Manajer Sumber Daya Manusia, yang membawahi :


Kepala Bagian Personalia
Kepala Bagian Umum

Prodi Teknik Kimia - ITI

120

6.3. Deskripsi Kerja


6.3.1. Rapat Umum Pemegang Saham

Prodi Teknik Kimia - ITI

121

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan kekuasaan tertinggi dalam


perusahaan. Tugas dan wewenang RUPS adalah :

Menetapkan Garis Besar Haluan Perusahaan

Mengangkat dan memberhentikan Dewan Direksi dan Dewan Komisaris


perusahaan

Menetapkan besarnya deviden

Mengesahkan besarnya anggaran perusahaan yang diajukan oleh Dewan Direksi

Menerima atau menolak pertanggungjawaban Dewan Komisaris dan Dewan


Direksi.

6.3.2. Dewan Komisaris


Tugas dan wewenang Dewan Komisaris adalah :

Bertanggung jawab kepada RUPS

Mengawasi pelaksanaan operasional atau pengelolaan perusahaan oleh Direktur


secara kontinyu dan teratur

Membina dan memberi nasihat Direktur agar tidak melakukan kesalahan atau
melanggar aturan RUPS.

6.3.3. Direktur
Direktur dipilih oleh RUPS untuk menjalankan kegiatan operasional perusahaan
secara keseluruhan. Tugas dan wewenang Direktur adalah :

Memberikan laporan pertanggungjawaban dalam hal yang berkaitan dengan


kegiatan operasional perusahaan

Bertanggung jawab terhadap RUPS

Melaksanakan dan mengarahkan kegiatan perusahaan agar sesuai dengan


keputusan RUPS

Mengangkat dan memberhentikan karyawan.

6.3.4. Komite Nominasi dan Remunerasi

Prodi Teknik Kimia - ITI

122

Menelaah dan merumuskan rekomendasi paket remunerasi (Sistem manajemen)

Dewan Komisaris dan Dewan Direksi.


Merencanakan pencalonan dan nominasi calon yang akan diusulkan sebagai
anggota Dewan Komisaris, Dewan Direksi, dan/atau anggota berbagai Komite
lainnya.

6.3.5. Komite Audit

Membantu Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi kepengawasannya dengan


melaksanakan kajian atas integritas laporan keuangan Perusahaan, manajemen
risiko dan pengendalian internal, kepatuhan terhadap ketentuan hukum dan
perundang-undangan, kinerja, kualifikasi dan independensi auditor eksternal, dan

implementasi dari fungsi audit internal.


Mengaudit kinerja Perusahaan dari segala bidang yang dijalankan di Perusahaan.

6.3.6. Manajer Produksi


Dalam melaksanakan tugasnya, mempunyai wewenang untuk merumuskan
kebijaksanaan teknik operasi pabrik dan mengawasi kesinambungan operasional pabrik.
Departemen produksi membawahi :
a. Kepala Bagian Proses

Bertanggung jawab kepada Kepala Departemen Produksi.

Mengawasi dan bertanggung jawab atas kelancaran produksi

Bertanggung jawab atas kelancaran fungsional unit-unit sarana penunjang


(utilitas)

Mengawasi persediaan bahan baku dan penyimpanan hasil produksi serta


transportasi hasil produksi

b. Kepala Bagian Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

c.

Bertanggung jawab dalam hal K3 kepada Kepala Departemen Produksi.

Mengatur pelayanan, kesejahteraan dan keselamatan kerja karyawan.

Kepala Bagian R&D dan QC.

Bertanggung jawab kepada Kepala Departemen Produksi.

Mengontrol kualitas bahan baku dan bahan penunjang yang akan digunakan dalam
produksi serta kualitas produk yang dihasilkan.

Prodi Teknik Kimia - ITI

123

Mengawasi kegiatan laboratorium dan pengolahan data.

Bertanggung jawab atas penelitian dan pengembangan proses produksi.

6.3.7. Manajer Keuangan dan Pemasaran


Dalam melaksanakan tugasnya, mempunyai wewenang untuk mengatur keuangan
perusahaan dan melaksanakan pemasaran hasil produksi dan mendistribusikannya. Kepala
departemen keuangan dan pemasaran membawahi :
a. Kepala Bagian Pemasaran. & Pembelian

Bertanggung jawab atas seluruh kegiatan pemasaran yang dilakukan perusahaan


yang termasuk promosi.

Menentukan daerah pemasaran hasil produksi.

Mengelola seluruh kegiatan yang berhubungan dengan pemasaran dan


penjualan produk.

Menetapkan dan menentukan daerah penyebaran dan penyaluran barang-barang


produksi sehingga jalur produksi lancar dan aman sampai ke konsumen.

Meningkatkan kerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk kelancaran dan


keamanan jalur distribusi.

Melakukan transaksi pembelian terhadap bahan baku.

Melakukan pengecekan harga pembelian bahan baku.

Menetapkan dan menentukan daerah penyebaran dan penyaluran barang-barang


produksi, sehingga jalur produksi lancar dan aman sampai ke konsumen.

b.

Kepala Bagian Keuangan

Mengawasi dan mengatur setiap pengeluaran untuk membeli bahan baku dan
pemasukan dari penjualan produk.

Mengatur dan melakukan pembayaran gaji karyawan.

Mengatur dan merencanakan pembelian barang inventaris.

Melakukan pengolahan data terhadap seluruh kegiatan perusahaan yang


berhubungan dengan keuangan.

Mencocokkan hasil pengolahan data dengan keuangan yang terdapat di seksi


keuangan.

Prodi Teknik Kimia - ITI

124

Membuat laporan keuangan setiap bulan dan setiap tahun Membuat laporan
neraca laba/rugi.

6.3.8. Manajer Sumber Daya Manusia (SDM)


Kepala departemen SDM melaksanakan tugas dan mempunyai wewenang untuk
melaksanakan tata laksana seluruh unsur dalam organisasi. Kepala Departemen SDM
membawahi :
a. Kepala Bagian Personalia

Mengatur dan mengelola kegiatan pelatihan bagi karyawan baru

Mengatur pendayagunaan sumber daya manusia di perusahaan

Menangani permasalahan yang timbul dari karyawan yang berkenaan dengan


perusahaan

Mengatur segala hal yang berkenaan dengan kepegawaian, seperti pengaturan


jadwal kerja, cuti karyawan, dan lain-lain.

b. Kepala Bagian Umum

Mengatur pemberian pelayanan bagi semua unsur dalam organisasi di bidang


kesejahteraan dan keselamatan kerja beserta keluarganya.

Bertanggung jawab atas sistem transportasi karyawan dan distribusi kendaraan


operasional pabrik

Bertanggung jawab atas kebersihan lingkungan, gedung, taman, dan lokasi pabrik
serta keamanan pabrik secara menyeluruh

6.3.9. Sekretaris Direktur


Bertugas sebagai Sekretaris Direktur, seperti :

Menyusun agenda kegiatan (rapat atau pertemuan bisnis),

Notulis dalam rapat dan pertemuan-pertemuan formal yang diadakan.

Mengatur dan membuat surat menyurat yang berhubungan dengan kepentingan


kegiatan perusahaan.

Prodi Teknik Kimia - ITI

125

6.4. Sistem Kepegawaian


6.4.1. Sistem Kerja
Pabrik Bioetanol direncanakan beroperasi selama 330 hari dalam setahun dengan
waktu kerja 24 jam dalam sehari. Hari kerja unit produksi adalah hari Senin sampai hari
Minggu. Sisa hari yang bukan hari libur digunakan untuk perbaikan atau perawatan dan
shut down. Dengan tujuan untuk menjaga kelancaran proses produksi serta mekanisme
administrasi dan pemasaran maka waktu kerja karyawan diatur dengan sistem shift dan
non-shift.
6.4.1.1. Sistem Shift
Jadwal kerja shift berlaku bagi karyawan pada unit produksi dan dilakukan secara
bergilir. Pembagian kerja karyawan dibagi dalam 4 grup, dimana masing-masing grup akan
bekerja sesuai dengan waktu antar shift dalam satu minggu. Pengaturan jadwal kerja shift
dapat dilihat pada tabel 6.1 berikut :
Tabel 6.1 Jadwal Kerja Shift

Shift

Jam Kerja

08.00 16.00

II

16.00 24.00

III

24.00 - 08.00

Adapun pengaturan group dapat dilihat pada tabel 6.2 dibawah ini :
Tabel 6.2 Pengaturan Jadwal Kerja Group

Shift
I
II
III
Libur

Hari
1
A
B
C
D

Keterangan :

Prodi Teknik Kimia - ITI

2
A
B
C
D

3
D
A
B
C

4
D
A
B
C

5
C
D
A
B

6
C
D
A
B

7
B
C
D
A

8
B
C
D
A

126

: Grup Kerja I

: Grup Kerja II

: Grup Kerja III

: Grup Kerja IV

6.4.1.2. Sistem Shift Unit Keamanan


Unit keamanan dibagi dalam empat kelompok. Pembagian jam kerja pada unit
keamanan adalah sebagai berikut :
Tabel 6.3 Pembagian Waktu Kerja Shift Unit Keamanan

Shift

Jam Kerja

07.00 - 15.00

II

15.00 - 23.00

III

23.00 - 07.00

6.4.1.3. Sistem Non-Shift


Hari kerja untuk Sistem Non-Shift berlaku untuk para karyawan yang tidak terlibat
langsung dalam kegiatan produksi dan pengamanan pabrik. Hari kerja sistem ini adalah
hari Senin sampai Sabtu, dengan pengaturan jam kerja sebagai berikut :
Tabel 6.4 Pembagian Waktu Kerja untuk Sistem Non-Shift

Hari

Jam Kerja

Jam Istirahat

Senin-Jumat

08.00-16.00

12.00 - 13.00

Sabtu

08.00-13.00

Tanpa istirahat

6.5. Perincian Jumlah Tenaga Kerja

Prodi Teknik Kimia - ITI

127

Dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM), pertama-tama perlu dilakukan


analisa jabatan (job analysis) untuk jabatan dalam organisasi perusahaan. Selanjutnya,
disusun rincian/deskripsi jabatan (job description) agar seluruh kegiatan perusahaan
tercakup dalam deskripsi jabatan, tidak boleh ada jabatan yang tumpang tindih ataupun
yang tidak diikutkan. Untuk tenaga kerja diperlukan spesifikasi jabatan yang menyangkut
jenjang pendidikan, kemampuan kerja (skill), jenis kelamin, dan lain-lain untuk
memperoleh the right man on the right place.
Tenaga kerja dalam pabrik Bioetanol disusun berdasarkan tingkat kedudukan
(jabatan) dan jenjang pendidikan seperti dapat dilihat pada tabel 6.5 berikut :
Tabel 6.5 Penggolongan Tenaga Kerja Berdasarkan Jabatan dan Jenjang Pendidikan
No.

Jabatan

1
Presiden Komisaris
2
Komisaris
3
Direktur
4
Manajer
5
Kepala Bagian
6
Komite Audit
7
Sekretaris Direktur
Karyawan Shift
8
Proses
- Ketua regu shift
- anggota shift
9
Utilitas
- Ketua regu shift
- anggota shift
10
Keamanan
- Ketua regu shift
- anggota shift
11
Instrument
- Ketua regu shift
- anggota shift
12
Quality Control
13
K3
14
Gudang
Karyawan non Shift
15
Litbang
16

Pemeliharaan

Prodi Teknik Kimia - ITI

1
2
1
3
7
2
1

Jenjang Pendidikan
Minimum
S2
S1
S2
S1
S1
S1
D3

4
28

S1
D3

4
20

S1
D3

4
4

SMU/STM
SMU/STM

4
4
8
4

S1
D3
D3-S1
D3-S1

SMU/STM

S1

D3

Jumlah

128

17
18
19
20
21
22
23
24

Pemasaran
Pengadaan Bahan
Keuangan
Akunting
Kepegawaian
Humas
Rumah-Tangga
Diklat

25
26
27

Dokter
Perawat
Supir
TOTAL

2
2
2
2
1
2
5
1

S1
SMU
S1
S1
S1
S1
SMU
S1

1
1
6
138

S1
D3
SMU

6.6. Sistem Pengupahan


Upah tenaga kerja disesuaikan dengan golongan tenaga kerja, tergantung kepada
kedudukannya dalam struktur organisasi dan lamanya bekerja di perusahaan. Upah yang
diterima oleh setiap karyawan terdiri dari :
a. Gaji pokok
b. Tunjangan jabatan
c. Tunjangan kehadiran (transportasi) bagi staf non-shift
d. Tunjangan kesehatan dengan penyediaan dokter perusahaan dan rumah sakit yang
telah ditunjuk oleh perusahaan bagi seluruh karyawan sesuai dengan
golongannya.
Sistem pengupahan tersebut dibedakan menjadi :
a. Upah Bulanan
Upah bulanan diberikan kepada karyawan tetap dimana besarnya gaji berdasarkan
pendidikan, keahlian, dan kedudukan dalam organisasi.
b. Upah Borongan
Upah ini diberikan kepada buruh borongan yang besarnya tergantung dari jenis
dan banyaknya pekerjaan.

c. Upah Harian

Prodi Teknik Kimia - ITI

129

Upah harian diberikan kepada pekerja tidak tetap yang dibutuhkan sewaktuwaktu, misalnya outsourcing. Upah ini diberikan sesuai dengan jumlah hari dan
jam kerja.
Selain gaji rutin, karyawan tetap juga diberikan gaji tambahan dengan perhitungan
sebagai berikut :
a. Lembur hari biasa
Besarnya upah lembur per jam yang diberikan kepada karyawan adalah satu
setengah kali gaji per jam.
b. Lembur hari Minggu atau hari libur
Besarnya upah lembur per jam yang diberikan kepada karyawan adalah dua kali
gaji per jam
c. Jika karyawan dipanggil untuk bekerja di pabrik di luar jam kerjanya, maka akan
diberikan gaji tambahan.
Penggolongan gaji karyawan berdasarkan jabatan dan golongan dapat dilihat pada
tabel 6.6.
Tabel 6.6 Penggolongan Gaji Karyawan Berdasarkan Jabatan dan Golongan

No.
Jabatan
1
Komisaris
2
Presiden Komisaris
3
Direktur
Manajer
4
5
Komite Audit
6
Kepala Bagian
7
Sekretaris Direktur
Karyawan Shift
7
Proses
- Ketua regu shift
- anggota shift
8
Utilitas
- Ketua regu shift
- anggota shift
9
Keamanan
- Ketua regu shift
- anggota shift
8
Instrument
- Ketua regu shift

Prodi Teknik Kimia - ITI

Jumlah
2
1
1
3
2
7
1

Jenjang
Pendidikan
Minimum
S1
S2
S2
S1
S1
S1
D3

4
28

S1
D3

3.000.000
2.500.000

12.000.000
70.000.000

4
20

S1
D3

3.000.000
2.500.000

12.000.000
50.000.000

4
4

SMU/STM
SMU/STM

1.500.000
1.210.000

6.000.000
4.840.000

S1

3.000.000

12.000.000

Gaji / bulan
(Rp)
6.000.000
12.000.000
18.000.000
8.000.000
6.000.000
5.000.000
3.000.000

Total
(Rp)
12.000.000
12.000.000
18.000.000
24.000.000
12.000.000
35.000.000
3.000.000

130

- anggota shift
10 Quality Control
11 K3
12 Gudang
Karyawan non Shift
13 Litbang
14 Pemeliharaan
15 Pemasaran
16 Pengadaan Bahan
17 Keuangan
18 Akunting
19 Kepegawaian
20 Humas
21 Rumah-Tangga
22 Diklat
23 Dokter
24 Perawat
25 Supir
TOTAL

4
8
4
4

D3
D3-S1
D3-S1
SMU/STM

2.500.000
3.000.000
3.000.000
1.210.000

10.000.000
24.000.000
12.000.000
4.840.000

2
2
2
2
2
2
1
2
5
1
1
1
6
138

S1
D3
S1
SMU
S1
S1
S1
S1
SMU
S1
S1
D3
SMU

3.000.000
2.500.000
3.000.000
1.210.000
3.000.000
3.000.000
3.000.000
3.000.000
1.210.000
3.000.000
5.000.000
2.000.000
1.210.000

6.000.000
5.000.000
6.000.000
2.420.000
6.000.000
6.000.000
3.000.000
6.000.000
6.050.000
3.000.000
5.000.000
2.000.000
7.260.000
397.410.000

6.7. Jaminan Sosial dan Kesejahteraan


Selain upah yang dibayarkan serta pengaturan jadwal kerja yang sudah dibuat
sedemikian rupa, perusahaan juga menyediakan fasilitas-fasilitas lain demi kesejahteraan
karyawan, yaitu sebagai berikut :

Jaminan keselamatan kerja.


Perusahaan menyediakan fasilitas keselamatan kerja untuk karyawan berupa
perlengkapan-perlengkapan seperti :

Helm atau topi pengaman

Kacamata pelindung

Sarung tangan khusus

Sepatu khusus di lapangan

Alat penyumbat telinga (ear plug)


Jaminan Asuransi.

Perusahaan mengikutsertakan seluruh karyawannya dalam program Jaminan Sosial


Tenaga Kerja (JAMSOSTEK) sesuai dengan ketetapan yang dibuat oleh pemerintah.

Tunjangan hari raya.

Fasilitas cuti tahunan sebanyak 12 hari kerja per tahun.

Prodi Teknik Kimia - ITI

131

Fasilitas olahraga.

Fasilitas kegiatan ibadah yaitu masjid.

Fasilitas kesehatan dengan dokter dan perawat

Prodi Teknik Kimia - ITI