Anda di halaman 1dari 19

Pembahasan

Soal
SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN
TINGGI NEGERI
Disertai TRIK SUPERKILAT dan LOGIKA PRAKTIS

Disusun Oleh :
Pak Anang

Kumpulan SMART SOLUTION dan TRIK SUPERKILAT Pembahasan Soal


SNMPTN 2011
Fisika IPA Kode Soal 599

By Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

16.

Gerakan sebuah mobil digambarkan oleh grafik kecepatan-waktu di bawah ini.

;(m/s)

30

10
20
TRIK SUPERKILAT:

Percepatan adalah gradien atau kemiringan grafik ; <:

30

<(s)

selisih di sumbu Y

30 10

8=

selisih sumbu X

30

20

=
20

Percepatan ketika mobil bergerak semakin cepat adalah ....

A
.
0
,
5
m
/
s
2
B
.
1
,
0
m
/
s
2
C
.
1
,
5
m
/
s
2
D
.
2
,
0
m
/
s
2
E
.
3
,
0
m
/
s
2

Penyelesaian:
Ingat:
Percepatan adalah perubahan kecepatan tiap satuan
waktu, dirumuskan dengan:

8=

;= ;?

<

< <?

Dari grafik kita bisa melihat


bahwa mobil bergerak semakin
cepat pada detik ke-20 sampai
detik ke-30. Mobil bergerak
dipercepat mulai kecepatan 10
m/s hingga 30 m/s.
Jadi dari grafik bisa diketahui bahwa:

<? = 20 s
< = 30 A

;? = 10 ms

BC

;= = 30 ms

BC

Ditanyakan berapakah besar percepatan batu (8).

Besar percepatan batu dinyatakan oleh:

8=

;= ;?

<

< <?

Bimbel SNMPTN 2012


Matematika IPA by Pak
Anang (http://pakanang.blogspot.com)
Halaman 1

10 = 2 m/s

17. Seorang anak menjatuhkan sebuah batu dari ketinggian 20 m. Satu detik kemudian ia

melemparkan
sebuah batu lain ke bawah. Anggap tidak ada gesekan udara dan percepatan gravitasi 10 m/s 2. Jika

kedua batu tersebut mencapai tanah bersamaan, maka kelajuan awal batu kedua adalah ....

A.

5 m/s

B.

10 m/s

TRIK SUPERKILAT:

Jadi,kecepatan awal batu kedua

C.

15 m/s

Waktu tempuh batu pertama

sampai ke tanah:

adalah:

D.

20 m/s

< = hDi[ = h

E.

25 m/s

Karena batu kedua telat 1 detik,

DD?
C?

= ; ?< +

b<D

= 4 = 2 s

21

(10)(1)D
20 = ;?(1) + 2

20 = ;? + 5

maka waktu tempuh sampai ke

Penyelesaian:

;?

tanahhanya < = 2 1 = 1 s.

= 15 m/s

mula-mula (<? = 0 s),

Sketsa berikut ini menggambarkan bagaimana posisi kedua batu saat

saat detik pertama (< = 1 s), dan saat kedua batu mencapai tanah secara bersamaan (< = ? ).

;?W = ;?f = 0 m/s

V?W = 20 m

;D = ? m/s

<=?

VC = VD = 0 m

;C

<=1s

<? = 0 s

;C

V+

acuan V = 0 m

Ditanyakan berapakah kecepatan awal batu kedua KLMN = ? O.

Batu pertama bergerak jatuh bebas pada saat < = 0, artinya PQ = P. Posisi awal batu
pertama saat < = 0 s adalah RMQ = NM S.
Batu pertama tersebut jatuh bebas, sehingga kelajuan awal batu saat < = 0 s adalah LMQ = M m/s.

Ingat arah sumbu Y positif dalam hal ini menyatakan arah positif. Karena batu bergerak jatuh bebas
ke bawah maka batu tersebut
N
bergerak GLBB dipercepat dengan percepatan sebesar percepatan gravitasi ( T = U = QM m/s ).
Sehingga persamaan posisi batu pertama (RQ) adalah:
YZB[

\]^Z?

VC = V? + ;? <C + 2
W

=WZ=

8(<C)D _``````a

VC = 20 + 0

D
2 b< RQ = 20

N UP

Jadi, waktu yang diperlukan (P) untuk batu pertama sampai di tanah (RQ = M S) adalah:

0 = 20

5<D

20 = 0
<

1 (10)<D

=0

(< + 2)(< 2) = 0

< + 2 = 0 atau < 2 = 0

< = 2

<=2

Karena waktu tidak mungkin negatif, maka nilai < yang mungkin adalah < = 2 s.

Bimbel SNMPTN 2012 Matematika IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)


Halaman 2

Oke, sekarang amati batu kedua.

Ternyata batu kedua mulai dilempar vertikal ke bawah setelah < = 1 s, artinya PN = P Q. Sehingga persamaan posisi
batu kedua (RN) adalah:
YZB[

=fZ=BC

VD = V?f + ;?f <D +

=mC

8(<D) _``````a

U(P Q)N

RN = 20 + LMN (P Q)

Agar kedua batu jatuh di tanah (RN = M S) pada saat yang bersamaan maka batu kedua juga sampai di tanah pada saat P = N n, sebagaimana telah dihitung batu
pertama jatuh di tanah pada detik ke-2.

Substitusikan < = 2 s ke persamaan posisi batu kedua, akan diperoleh besar kelajuan awal batu kedua KLMN O:
1

VD = 20 + ;?f (2 1) 2 (10)(2 1)D 0 = 20 + ;?f

;?f = 15 m/s

Tanda negatif artinya arah kecepatan adalah ke sumbu V negatif, atau ke bawah! Jadi besarnya kelajuan
awal adalah 15 m/s.

Bimbel SNMPTN 2012 Matematika IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)


Halaman 3

18.

Lima kilogram es bersuhu 22C dipanaskan sampai seluruh es tersebut mencair dengan suhu 0C.
Jika kalor laten es 333 kJ/kg dan kalor jenis es 2100 J/kg C, maka jumlah kalor yang dibutuhkan
adalah ....

1.
2.
3.
4.
5.

1496 kJ

1596 kJ

1696 kJ

1796 kJ

1896 kJ

Penyelesaian:
Ingat:

Banyaknya kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu sebesar r: s = t u r

Banyaknya kalor yang diperlukan untuk mengubah wujud zat (mencair atau menguap) adalah: s = t
w
Jadi pada soal tersebut es bermassa 5 kg (x = y z{) suhunya naik dari 22C menjadi 0C (| = NN}), lalu es berubah wujud
menjadi air. Sehingga banyaknya kalor yang diperlukan adalah:

Diketahui:
t
= 5 kg
~
u~ = 2100 J/kg C
rC = 22C
rD = 0C
r = rD rC = 22C

w~ = 333 = 333000

Ditanya:

es + air

s==Y = ?

Jawab:
s==Y = sC + sD

es
sC

= t~ u~ r + t~ w

= 5 2100 22 + 5 333000 = 231000 + 1665000 = 1896000

= 1896 kJ
22C

0C

Bimbel SNMPTN 2012 Matematika


IPA by Pak Anang (http://pakanang.blogspot.com)
Halaman 4

19.

Suatu mesin Carnot mempunyai efisiensi 30% dengan temperatur reservoir suhu tinggi sebesar 750 K. Agar efisiensi mesin naik menjadi 50%, maka temperatur reservoir suhu tinggi harus dinaikkan
menjadi ....

1.
2.
3.
4.
5.

1050 K

1000 K

TRIK SUPERKILAT:

r(1 ) = r (1 ) r =

CCC

950 K

900 K

1 0,3

750

1 0,5

850 K = 0,70,5 750

1=

Ingat:
Efisiensi mesin Carnot:

1050 Peny elesaian:

= s = 1 sCD = 1 rCD dimana rC > rD


Kondisi 1: = 30% = 0,3 rC = 750 K
rD

rD

0,3 = 1

= 1 rC

750

rD

750

=1

0,3

rD

750

= 0,7

rD = 0,7 750

rD = 525 K

Kondisi 2: = 50% = 0,5 rD = 525 K

rD

525

= 1

0,5 = 1

rC

rC

525

= 1 0,5

rC

525

0,5 rC

= 0,5

rC

= 525

rC =

1050 K

Jadi besarnya temperatur reservoir suhu tinggi adalah 1050 K

Bimbel SNMPTN 2012 Matematika IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)


Halaman 5

20.

Gambar di bawah ini memperlihatkan profil sebuah gelombang pada suatu saat
tertentu.

A B

1D

Titik A, B, dan C segaris. Begitu juga titik D dan E. Simpangan titik A sama dengan 0,5 amplitudo,
sedangkan
simpangan titik E 0,5 amplitudo. Berapa kali panjang gelombang jarak titik C dari titik A ....
A.
C

B. CD
C. 1

D.

E. 2

Penyelesaian:
Ingat:
Jarak dua titik yang fasenya sama adalah: = , = 1, 2, 3,

Jadi, dua titik fasenya sama apabila letaknya berjarak kelipatan bulat dari panjang gelombang .
Perhatikan grafik gelombang tersebut, terlihat bahwa titik A dan C terletak pada fase yang sama. Ini bisa dilihat dari soal yang menyatakan bahwa A, B dan C segaris. Sehingga
membuktikan bahwa amplitudo A dan C sama, yaitu sebesar 0,5 amplitudo gelombang.

Nah, kita sudah mengerti apa itu fase yang sama. Perhatikan lagi lintasan yang ditempuh pada gelombang dari A ke C seperti pada
gambar di bawah ini.

A B

1D

Pada grafik di atas kita bisa menyimpulkan bahwa jarak titik A ke titik C adalah sepanjang dua kali panjang gelombang. Sehingga, jarak titik A ke
titik C adalah 2.

Bimbel SNMPTN 2012 Matematika IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)


Halaman 6

21. Sepotong gabus bergerak naik turun di permukaan air ketika dilewati sebuah gelombang.
Gelombang tersebut menempuh jarak 9 m dalam waktu 30 s. Bila gabus tersebut bergerak naik

turun 2 kali dalam 3 s, maka nilai panjang gelombang tersebut adalah ....

A.

30 cm

B.

45 cm

C.

60 cm

D.

75 cm

TRIK SUPERKILAT:

Karena semua pilihan jawaban angka pentingnya berbeda maka tidak perlu menghitung

menggunakan angka sebenarnya, cukup dimisalkan saja dengan angka pentingnya.

E.

= ;r =

<

<

=3

90 cm

Penyelesaian:

= 4,5 (jawaban pasti mengandung unsur 45, jadi jawaban pasti B)

Ingat:

Gelombang yang terjadi pada permukaan air merupakan gelombang transversal. Satu panjang gelombang () terdiri atas satu bukit
dan satu lembah.

Banyak gelombang adalah perbandingan antara jarak yang ditempuh gelombang () terhadap satu panjang gelombang ().
=
Cepat rambat gelombang adalah ; = , dimana =

dan =

=.

Dari soal diketahui jarak yang ditempuh gelombang yang dihasilkan oleh gerakan naik turun gabus adalah 9 m ( = S) dalam memerlukan
waktu selama 30 s (P = M n).

Dan gabus bergerak naik turun sebanyak dua kali selama 3 s. Ini menyatakan bahwa jumlah gelombang yang terbentuk sebanyak dua buah gelombang (
= N) dan waktu yang diperlukan adalah 3 s ( P = n).

Jangan terkecoh dengan dua variabel <.

Pertama, < = 30 s digunakan untuk mencari berapa besar cepat rambat gelombang:
jarak yang ditempuh gelombang

;=

waktu yang diperlukan gelombang

<

30

10

m/s

Sementara, < = 3 s digunakan untuk menemukan nilai periode atau frekuensi dari gelombang.
waktu tempuh

r=

< 3

banyak gelombang

Jadi nilai panjang gelombang bisa ditemukan dengan menghubungkan variabel ; dan r, sehingga diperoleh:

1; = ; =

= ;r

3
10

3
2

2
3
4

9
= 20

= 0,45 m

= 45 cm

Bimbel SNMPTN 2012 Matematika IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)


Halaman 7

22.

Sebuah kumparan mempunyai induktasi 700 mH. Besar GGL induksi yang dibangkitkan dalam kumparan itu jika ada perubahan arus listrik dari 200 mA menjadi 80 mA dalam waktu 0,02 sekon secara
beraturan adalah ....

1.
2.
3.
4.
5.

8,4 V

4,2 V

2,8 V

4,2 mV

2,8 mV

Penyelesaian:
Ingat:

Besar GGL induksi bisa ditentukan dengan rumus:

= <

atau = w <

Dari soal kita bisa mendapatkan nilai induktansi sebesar 700 mH ( = MM S = M, ).

Besar perubahan arus listrik dari 200 mA (Q = NMM


B S) menjadi 80 mA (N = M S) adalah:
= D C = 80 200 = 120 mA = 120 10 = 0,12 A
Waktu yang diperlukan pada perubahan arus adalah sebesar 0,02 sekon (P = M, MN n =).

Sehingga besarnya GGL induksi yang dibangkitkan dalam kumparan tersebut adalah:

1
1=
2=
3=

= w

<

(0,7) 0,120,02
(0,7) (6)

4,2 V

Bimbel SNMPTN 2012 Matematika IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)


Halaman 8

23.

Pada gambar rangkaian listrik berikut, A, B, C, D, dan E adalah lampu pijar identik.
A

TRIK SUPERKILAT LOGIKA PRAKTIS:

Rangkaian listrik identik dengan jalan raya dan hambatan

adalah jembatannya. Jumlah mobil melambangkan besar

arus yang melewatinya.

Misalkan ada 6 mobil lewat jalan raya, maka D dan E pasti

dilewati 6 mobil, sementara A, B, C hanya dilewati 2 mobil

saja kan? Dua mobil lewat A, dua mobil lewat B, dan dua

mobil lain lewat C. Adil.

Sekarang bila jembatan B putus, maka D dan E kan tetap

dilewati 6 mobil sedangkan A dan C masing-masing

dilewati 2 mobil.

Jelas bahwa D dan E paling banyak dilalui mobil (arus).

Jika lampu B dilepas, lampu yang menyala lebih terang adalah ....

A. Lampu A dan C B. Lampu A


dan D C. Lampu C dan D D.
Lampu C dan E E. Lampu D dan
E
Penyelesaian:

Perhatikan gambar. Lampu A, B, dan C disusun paralel, sedangkan lampu D dan E dipasang seri. Lampu yang menyala paling terang adalah lampu yang
mendapat arus paling besar.
Misal hambatan pada lampu adalah maka hambatan totalnya adalah:

7
== = + + = 3 + + = 3
Jadi arus yang mengalir pada rangkaian adalah:

==Y

Arus yang mengalir pada lampu A, B, C adalah masing-masing arus yang mengalir pada rangkaian, yakni = = =
Arus yang mengalir pada lampu
D dan E adalah sama dengan arus yang mengalir pada rangkaian, sesuai dengan sifat

rangkaian seri. Jadi = = -.


- .

Setelah lampu B dilepas. Artinya rangkaian paralel tersisa dua lampu, yakni lampu A dan C.
Sehingga hambatan total rangkaian adalah:

== = + + = 2

++=2

Jadi arus yang mengalir pada rangkaian adalah:

==Y

arus yang mengalir pada

Arus yang mengalir pada lampu A dan C adalah masing-masing

rangkaian, yakni = =

Arus yang mengalir


pada lampu D dan E adalah sama dengan arus yang mengalir pada rangkaian, sesuai dengan sifat rangkaian seri.
Jadi = = D.
Jadi lampu yang menyala lebih terang adalah lampu D dan E.

Bimbel SNMPTN 2012 Matematika IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)


Halaman 9

24.

Cahaya hijau mempunyai panjang gelombang lebih pendek daripada cahaya merah. Intensitas yang sama dari kedua cahaya itu ditembakkan pada dua logam identik sehingga mampu melepaskan
sejumlah elektron dari permukaan logam tersebut. Pernyataan berikut yang benar adalah ....

1.
2.
3.
4.
5.

Sinar hijau melepaskan elektron dalam jumlah yang lebih besar

Sinar merah melepaskan elektron dalam jumlah yang lebih besar

Kedua sinar melepaskan elektron dalam jumlah yang sama

Sinar merah melepaskan elektron dengan kecepatan maksimum yang lebih besar

Kedua sinar melepaskan elektron dengan kecepatan maksimum yang sama

Penyelesaian:

Berdasarkan hasil eksperimen tentang efek fotolistrik yang dilakukan oleh Albert Einstein didapat sebuah kesimpulan bahwa cahaya telah
membantu elektron untuk melepaskan diri dari permukaan keping logam. Namun energi kinetik maksimum dari elektron yang lepas tadi 8V8
b8 oleh besar frekuensi cahaya yang digunakan, dan <8 b8 oleh besarnya intensitas cahaya yang mengenainya. Einstein
merumuskan besarnya energi kinetik elektron adalah = M.
Percobaan efek fotolistrik juga dilakukan oleh Robert A. Milikan dengan mencoba mengubah frekuensi cahaya yang digunakan. Jika frekuensi
cahaya diubah ini berimbas juga pada perubahan panjang gelombang cahaya karena kedua variabel ini saling terikat oleh hubungan = .
Dimana nilai cepat rambat cahaya u adalah selalu tetap.
Dari percobaan tersebut kita bisa menyimpulkan bahwa energi fotoelektron hanya dipengaruhi oleh frekuensi energi cahaya (foton) yang mengenainya. Sementara untuk jenis logam
berbeda maka besar frekuensi ambang logam juga berbeda.
Jika

atau

PT TT PT PP sehingga tidak ada elektron yang keluar dari permukaan logam. Dan ketika tidak terjadi efek fotolistrik, berapapun besarnya intensitas cahaya yang diberikan, elektron tidak akan keluar dari permukaan logam.

UUT, RTTP P PTRT PP TTT > M TPT < M. Pada kondisi tersebut barulah PPT TTRT UT
PTT xT P RTU TT T xTT UTx. Semakin besar intensitas cahaya yang diberikkan maka semakin banyak pula elektron
yang keluar dari permukaan logam.

Nah, TT T PPT T T TTRT RTU UTT TTT TxT dan mengenai logam yang identik, xTT TRTRT P
RTU T UT TxT, meskipun frekuensi dan panjang gelombang kedua gelombang tidak sama.

Bimbel SNMPTN 2012 Matematika IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)


Halaman 10

25.

Cahaya dengan frekuensi tertentu dijatuhkan


pada permukaan suatu logam sehingga fotoelektron dengan energi kinetik maksimum sebesar 1,6 10 BCJ terlepas darinya. Bila diketahui
konstanta Planck adalah 6,63 10B Js dan fungsi kerja logam tersebut adalah 3,7 10 BC J, maka frekuensi cahaya yang jatuh pada logam tersebut adalah sekitar ....

1.
2.
3.
4.
5.

0,8 10

2,0 10

4,0 10

6,0 10

Hz

Hz

Hz

Hz

8,0 10C Hz

Penyelesaian:
Perhatikan soal, diketahui energi kinetik maksimum = Q, QMBQ J.
Lalu konstanta Planck = , QM Js.
Fungsi kerja logam = M = , QMBQ J.

Ditanyakan berapakah besar frekuensi cahaya yang digunakan ().


Besarnya energi kinetik elektron ():

= ? = ? =
+ ? = ( +
?)
= (1,6 10 + 3,7 10 )
BC

10BC

BC

6,63 10B = 5,3

6,63 10B

= 6,635,3 10BCB(B) = 0,799


10C
0,8 10

8 10C Hz

Bimbel SNMPTN 2012 Matematika IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)


Halaman 11

26.

Sebuah kubus yang meluncur turun tanpa gesekan pada sebuah bidang miring akan mengalami percepatan tetap.
Sebab

Dengan tidak adanya gesekan, percepatan benda sama dengan percepatan gravitasi.

1.
2.
3.
4.
5.

Pernyataan benar, alasan benar, keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat.


Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat.

Pernyataan benar, alasan salah.

Pernyataan salah, alasan benar.

Pernyataan dan alasan, keduanya salah.

Penyelesaian:
Mari kita periksa bagian PERNYATAAN:
Sebuah kubus yang meluncur turun tanpa gesekan pada sebuah bidang miring akan

mengalami percepatan tetap.

sin

cos

Perhatikan gambar, pada saat kubus meluncur dari bidang miring, yang menyebabkan benda bergerak adalah gaya tarik dari berat kubus ( sin ). Juga akan muncul gaya
hambat berupa gaya gesekan kinetik ( ).

Pada PERNYATAAN diketahui bahwa benda meluncur turun tanpa gesekan, sehingga = 0. Sehingga berdasarkan hukum II Newton untuk
benda bergerak berlaku:
= t8

sin = t8

tb sin 0 = t8

tb sin

8=

8 = b sin

Karena nilai sin adalah konstan dan b adalah percepatan gravitasi yang nilainya juga konstan, maka besarnya percepatan (8) juga konstan. Jadi
PERNYATAAN adalah BENAR!

Mari kita
periksa bagian ALASAN:
Dengan tidak adanya gesekan, percepatan benda sama dengan percepatan gravitasi.

Jika benda bergerak di bidang miring, percepatan benda tidaklah sama dengan percepatan gravitasi, karena nilai percepatan tergantung pada sudut
bidang miring tersebut.
Jadi bagian ALASAN adalah SALAH.

Bimbel SNMPTN 2012 Matematika IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)


Halaman 12

27.

Semakin tinggi temperatur tembaga yang digunakan untuk mengalirkan arus listrik, maka semakin tinggi resistivitasnya.
Sebab

Tembaga memiliki resistivitas yang lebih kecil dibandingkan dengan nikelin.

1.
2.
3.
4.
5.

Pernyataan benar, alasan benar, keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat.


Pernyataan benar, alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat.

Pernyataan benar, alasan salah.

Pernyataan salah, alasan benar.

Pernyataan dan alasan, keduanya salah.

Penyelesaian:
Mari kita periksa bagian PERNYATAAN:

Semakin tinggi temperatur tembaga yang digunakan untuk mengalirkan arus listrik, maka semakin tinggi
resistivitasnya
.
Besar hambatan suatu penghantar dirumuskan sebagai berikut:
=

Jadi hambatan hanya bergantung pada resistivitas atau hambatan jenis penghantar (), panjang penghantar (w), dan
luas penghantar ().

Nah, sepertinya kita dijebak soal nih kalau nggak teliti. Ternyata nilai hambat jenis bahan sebagian bergantung pada temperatur. Pada umumnya,
hambatan logam bertambah terhadap temperatur. Karena pada temperatur yang lebih tinggi, atom-atom bergerak lebih cepat dan tersusun dengan
begitu teratur. Sehingga bisa dianggap lebih mengganggu aliran elektron. Jika perubahan temperatur tidak begitu besar, hambatan logam biasanya
naik hampir linear terhadap temperatur, maka:
= (1 + r)

Jadi, PERNYATAAN BENAR.

Mari kita
periksa bagian ALASAN:
Tembaga memiliki resistivitas yang lebih kecil dibandingkan dengan nikelin.
Dari hasil percobaan didapatkan bahwa:

= 1,68 10B m (pada suhu 20C) = 100 10B m (pada


suhu 20C)

Sehingga, ALASAN BENAR bahwa besar resistivitas tembaga lebih kecil dari nikelin.

Sekarang mari kita tinjau hubungan SEBAB-AKIBATnya. Ternyata dari pernyataan dan alasan kita tidak dapat menyimpulkan suatu
hubungan sebab-akibat.

Bimbel SNMPTN 2012 Matematika IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)


Halaman 13

28.

Sebuah benda diletakkan tepat di tengah antara titik fokus dan permukaan cermin cekung. Bayangan yang terbentuk adalah ....

(1)
(2)
(3)
(4)

Diperbesar dua kali TRIK SUPERKILAT:


Tegak 1

Mempunyai jarak bayangan sama dengan jarak fokus 2

Maya

Pernyataan yang benar

adalah ....

A.

(1), (2), dan (3)

= 2

B.

(1) dan (3)

C.

(2) dan (4)

D.

(4)

Kesimpulan:

E.

(1), (2), (3), dan (4)

Perbesaran dua kali, maya, tegak, jarak bayangan 2 kali

C
D

C
D

Penyelesaian:

cermin

berarti di fokus.

Ingat:

Pada cermin cekung, hubungan antara titik fokus (), jarak benda (A), jarak bayangan (A ), dan perbesaran () adalah:

1
= 1A + A1 dan = AA
dengan ketentuan apabila , A, A bernilai negatif, maka berarti terletak di belakang cermin, dan bila bernilai negatif maka bayangan yang
tercipta adalah maya dan tegak.

Mari kita perhatikan dengan seksama pada soal diketahui benda diletakkan tepat di antara titik fokus dan permukaan cermin cekung. Berarti benda di tengah-tengah
cermin cekung = QN .
Sehingga,

Jadi,
A

1
A

1
A

1
C

1
A

1
A

A
1
A

1
C

= 1 2
= 1 A =

= 2

Tanda negatif berarti bayangan maya dan tegak.

Mari kita periksa pernyataan-pernyataan pada soal:

(1)
(2)
(3)
(4)

= 2 bayangan diperbesar dua kali, bayangan maya dan tegak. (BENAR)

Bayangan tegak. Lihat (1) (BENAR)

A = jarak bayangan sama dengan jarak fokus, tetapi bayangan terletak di belakang cermin (BENAR)

Bayangan maya. Lihat (1) (BENAR)

Jadi, (1), (2), (3), (4) benar. Semua pernyataan benar.

Bimbel SNMPTN 2012 Matematika IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)


Halaman 14

29.

Tiga buah kapasitor dengan kapasitansi masing-masing 1 mF, 2 mF, dan 3 mF dirangkai secara seri dan diberi tegangan 1 volt pada ujung-ujungnya.
Pernyataan berikut yang benar adalah ....
(1) Masing-masing kapasitor memiliki muatan listrik yang sama banyak.
(2) Kapasitor yang besarnya 1 mF menyimpan energi listrik terbesar.
(3) Pada kapasitor 3 mF bekerja tegangan terkecil.
(4) Ketiga kapasitor bersama-sama membentuk sebuah kapasitor ekuivalen dengan muatan

tersimpan sebesar 6/11.

A. (1), (2), dan (3) B. (1) dan


(3)
C. (2) dan (4) D. (4)
E. (1), (2), (3), dan (4)
Penyelesaian:
Ingat:
Kapasitor

s
?
, ? =
Pada kapasitor yang dirangkai dalam susunan seri maka berlaku:

1.
2.

Muatan masing-masing kapasitor sama dengan muatan total rangkaian. (s = s C = sD = ).


TRIK SUPERKILAT:

Jumlah beda potensial masing-masing


kapasitor sama dengan beda potensial
keseluruhan. ( = C + D + + ). C C C

1. Rangkaian seri kapasitor, muatan sama besar.

3.

Besar energi kapasitor gabungan adalah:


+

2. =

C
D

Besar energi yang tersimpan berbanding terbalik dengan kapasitor.

Energi kapasitor: =

C
D

s =

Pada soal, T TTP


TT masingmasing 1 mF, 2 mF dan 3 mF. (Q = Q
S, N = N S, = S )

3. =

Besar tegangan berbanding terbalik dengan kapasitor

Tegangan sebesar 1 volt ( = Q ).

Kapasitor pengganti pada rangkaian


adalah:
~

1
C

1
D

1
D

1
1

1
3
6
6

1
2 +
1

~ =
3
2
6 + 6

4. Kapasitor pengganti: ~ =

11~
6 =
~
6
11 mF
Besarnya muatan total adalah: s = ~ =
6
1 = 11 mC

11

mC

Bimbel SNMPTN 2012 Matematika IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)


Halaman 15

Jadi besarnya tegangan pada masing-masing kapasitor

adalah:
sC

C = C

=1

sD

= 11 volt

CC

D = D

=2

CC

= 11 volt

CC

11

volt

Besar energi yang tersimpan pada masing-masing kapasitor adalah:

C = 12 sCC = 12 116 116 = 24236 = 12118 J


D = 12 sDD = 12 116 113 = 24218 = 1219 J

12

= 2 s = 2 11 11 = 242

= 121 J

Mari kita periksa pernyataan-pernyataan pada soal:

(1) sC = sD = s = s =

mC
CC

Jadi masing-masing kapasitor memiliki muatan yang sama besar.(BENAR).

(2)

C =

CDC

J, D =

CDC

J, dan =

CDC

Jadi kapasitor C = 1 mF memiliki energi listrik terbesar yaitu C =

J. (BENAR).
CDC

(3)

C =

volt, D =
CC

volt, dan =
CC

volt

CC

Jadi kapasitor = 3 mF bekerja tegangan listrik terkecil yaitu =

volt. (BENAR).
CC

(4) s =

. Jadi besarnya muatan tersimpan rangkaian adalah

CC

CC

Karena kapasitor disusun seri maka: sC = sD = s = s =


11

= mF
D

CC

mC (SALAH).

Jadi pernyataan yang benar adalah (1), (2), dan (3)

Bimbel SNMPTN 2012 Matematika IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)


Halaman 16

30.

Sebuah pegas dengan konstanta pegas dan sebuah balok bermassa t membentuk sistem getaran harmonik horisontal tanpa gesekan. Kemudian, pegas ditarik sejauh dari titik setimbang dan
dilepaskan. Jika massa pegas diabaikan, maka pernyataan berikut yang benar adalah ....

(1)
(2)
(3)
(4)
1.
2.
3.
4.
5.

Pegas bergetar dengan periode tetap

Energi mekanik total bergantung pada waktu

Percepatan getaran bergantung pada

Frekuensi getaran tidak bergantung pada dan t


(1), (2), dan (3)

(1) dan (3)

(2) dan (4)

(4)

(1), (2), (3), dan (4)

Penyelesaian:
Mari kita periksa pernyataan-pernyataan pada soal:

(1) Periode
pegas: r = 2
t
h

Dari persamaan tersebut, maka periode pegas hanya bergantung pada massa balok (t) dan konstanta pegas (), dimana keduanya bernilai konstan
(tetap). Jadi periode pegas juga tetap. Jadi pernyataan (1) BENAR

(2) Energi
mekanik total: =
D

Nilai energi mekanik selalu konstan. Sehingga, pernyataan


(2) SALAH.

(3) Percepatan getaran bergantung pada : Simpangan: =


sin(
<)
Kecepatan: ; = ; = cos( <)
Percepatan: 8 =

=\

8 = D sin( <)

8 = D

Jadi benar bahwa percepatan getaran bergantung pada nilai simpangan (). Sehingga
pernyataan (3) BENAR.

(4) Frekuensi getaran pegas:

= 1 2 t
Dari persamaan tersebut, maka frekuensi getaran pegas bergantung pada massa balok (t) dan konstanta pegas (), dimana keduanya bernilai konstan
(tetap).
Jadi pernyataan (4) SALAH.

Jadi pernyataan yang benar adalah (1) dan (3)

Untuk download rangkuman materi, kumpulan SMART SOLUTION dan TRIK SUPERKILAT dalam menghadapi SNMPTN serta kumpulan pembahasan soal SNMPTN yang
lainnya jangan lupa untuk selalu mengunjungi http://pak-anang.blogspot.com.
Terimakasih,
Pak Anang.

Bimbel SNMPTN 2012 Matematika IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)


Halaman 17