Anda di halaman 1dari 3

Soal-Soal UKRK Gelombang 1

1. Sarcotes Scabies : gatal yang hebat di malam hari, ada terowongan, berkelompok. (Modul
: Halaman 125)
2. Krim Pemetrin 5% :Pengobatan pada pasien Sarcotes Scabies (Modul: halaman 127)
3. Metildopa : Obat yang aman untuk ibu hamil dengan hipertensi. (Modul : halaman 78).
4. Lepra : Pasien mati rasa, ada penebalan saraf tepi yang disertai gangguan fungsi saraf.
(Modul : Halaman 24)
5. Apel : buah yang aman untuk pasien DM.
6. IUD: Kontrasepsi pilihan baru yang memiliki anak 1, mau menunda kehamilan.
7. Dermatitis Seboroik : Ketombe, gatal kepala, Selenium sun,,,
8. Amubiasis : diare , berlendir, bau busuk.
9. Shigella : Penyebab diare Berdarah.
10. Anemia defisiensi besi :Anak kecil main ditaman, tidak memakai sandal, lemas, lesu.
11. GCS dan perawatan luka terbuka, apa yang harus dilakukan pertama kali?
12. Salep Acyclovir 3% lima kali sehari selama 10 hari : Terapi konjungtivitis Viral. (Modul:
halaman 62)
13. Malaria Falcifarum : Acole, Demam menggigil, banana Shop.
14. Malaria Falcifarum : didapatkan inti Satelit.
15. Persalinan Normal : inpartu kala aktif.
16. Serum ion : wanita periksa karena anemia dll .
17. Pembukaan 9.
18. Kwasiorkor : edema seluruh tubuh terutama punggung kaki(dorsum pedis), rambut tipis,
kusam, kering, kemerahan seperti jagung, mudah dicabut, rontok, kelaian kulit berupa
bercak merah muda yang meluas dan berubah warna menjadi coklat kehitaman dan
terkelupas (crazy pavement dermatosis), Moonface, kurang protein.(Modul: Halaman
164)
19. Marasmus : usia 0-2 tahun, wajah lonjong, berkeriput dan tampak lebih tua (old man
face), dinding perut hipotonus & kulitnya longgar(pada daerah pantat tampak seperti
memakai celana longgar Baggy pants, Perut Cekung.(Modul: halamn 164)
20. Yang dimulut ulkus pada Sifilis Ulkus Mole.
21. Ptiriasis Versicolor : Bercak putih, gatal, lampu wood (+), pemeriksaan mikroskopik akan
tampak campuran hifa pendek dan spora-spora bulat yang dapat berkelompok(Sphagetti
and meat ball appearance). Terapinya Selenium Sulfida 1,8% dalam bentuk shampo 2-3
kali seminggu. (Modul: halaman 136)
22. Ketokonazole per oral 1x200 mg sehari: Obat Tinea Versikolor (Modul : halaman 136)
23. Betamethason salep : obat dermatitis aftosa.
24. Obat yang mengurangi asam lambung.
25. Tonsilitis dypteri : bercak di tonsil.
26. Asam Mefenamat/ ibuprofen : obat yang meningkatkan asam lambung.
27. Penilaian GCS :
Trauma Ringan : 14-15

Trauma Sedang : 9-13


Trauma Berat : 3-8
28. APGAR Score
29. Tetanus : Pasien laki-laki di bawa ke RS akibat kecelakaan dengan kejang, tidak bisa
menutup mulut, kaku kuduk, perut seperti papan.
30. Preeklamsia : Wanita hamil 28 minggu, didapatkan bengkak dikaki, TD: 140/90 mmHg,
Protein Urin (+2).
31. Malathion 0,5% atau 1% dalam bentuk losio atau spray losio : terapi pedikulosis kapitis
(kutu rambut kepala) (Modul : halaman 130)
32. Terapinya Captopril : obat hipertensi yang menyebabkan batuk.
33. Pembukaan 9 : Impartu kala 1 fase aktif
34. Buah-buahan yang menurunkan Trigliserid (Melon??)
35. Syndrom baby blue : sindrom ibu melahirkan yang trauma dan membenci anak.
36. Ricketsia : demam sakit gastroknemius betis.
37. Mebendazol: obat schostomiasis.
38. Ranitidin : obat buat mengurangi asam lambung.
39. Antasida : menetralisir asam lambung.
40. Ulkus Mole: ulkus dimulut.
41. Tonsilitis Dyptheri : bercak di tonsil.
42. Tukak Duodenum : tukak yg nyeri saat makan.
43. OMA Maligna : OMA pada sakit DM.
44. Herpes Zooster : Demam, pusing, malaise,vesikel, sesuai dermatom.(Modul : Halamn
120)
45. Ptiriasis Rosea : Lesi pohon terbalik.(modul: halaman 123)
46. Wucereria bacrofti : penyebab terbanyak Kaki gajah.(Modul: Halaman 148).
47. Rhinitis Alergi : bersin, hidung tersumbat setelah bersih-bersih rumah.
48. Asma Persisten Ringan : sesak nafas dialami 2x dalam minggu ini., dan terjadi dimalam
hari.
49. Demam Tifoid : demam, Lidah kotor dan ditutup selaput putih (Coated tongue), ujung
dan tepi lidah tremor, nyeri tekan regio epigastrik (nyeri ulu hati). Hepatosplenomegali>
(Modul : halaman 45)
50. Konjungtivitis Bakteri : Mata merah, berair, eksudat, teman sekantor mengalami hal yang
sama.
51. Pneumonia :Demam, batuk, Riwayat Merokok.
52. Candidiasis Oral : Anak kecil tidak bisa menyusu, putih dimulut.(Modul : halaman 21)
53. Kejang demam sederhana : Kejang 10 menit, baru 1x,
54. Insulin atau sulfonilurea : Obat DM yang menyebabkan Hipoglikemi.(Modul : halaman
160)
55. Natrium Tiosulfat : Keracunan Singkong.
56. Siklus Normal : (28 hari) tanggal +7, bulan +3, tahun +1.
57. GO : laki-laki kencing nanah, setelah berhubungan dengan PSK.

58. TGT : pasien umur 20 tahun, sering kencing, sering minum, GDP 125.
59. Cara menghitung IMT ( Index Massa Tubuh) : Berat badan dibagi tinggi badan (dalam
satuan Meter)2.
60. Bronkiolitis : Anak-anak berusia 2 tahun, batuk (+), Wheezing (+).
61. Leptosipirosis : nyeri tekan gastroknemius.
62. TB : Batuk berdahak > 3 minggu,Demam Subfebris >2 minggu, badan lemah, nafsu
makan menurun, berat badan menurun, berkeringat malam tanpa ada kegiatan fisik.
(Modul : Halaman 1)
63. 2RHZE/4RH : tatalaksana TB kasus baru. ( modul : halaman 5)
64. Isoniazid : Bayi TB (-), ibu TB (+)?????
65. Obat malaria yang aman untuk ibu hamil. (modul : Halaman 13)
o Trimester 1 : Kina tablet 3x10 mg/kgBB selama 7 hari.
o Trimester II,III : DHP selama 3 hari.
66. Pencegahan malaria : Doksisiklin 1 kapsul 100 mg/hari diminum 2 hari sebelum pergi
hingga 4 minggu setelah keluar/ pulang dari daerah endemik. (Modul: Halaman 14)
67. Metronidazol 500mg 3x sehari selama 3-5 hari : tatalaksana Disentri Amuba (BAB
disertai lendir dan darah) (Modul : Halaman 57)
68. Vibrio kolera : BAB seperti cucian beras.
o Lini 1: tetrasiklin 500 mg 4x/hari selama 3 hari.
o Lini II: doksisiklin 300 mg.
69. Kejang Demam Sederhana : Bayi dibawa ke RS dengan kejang <5 menit, tidak berulang.
(Modul : halaman 93)
70. Kejang Demam Sederhana : Kejang generalisata, durasi <15menit, kejang tidak berualng
dalam waktu 24 jam. ( Modul : Halaman 93)
71. Cairan Kristaloid (Nacl/RL) : Pemberian terapi Cairan pada pada pasien DBD.(Modul :
Halaman 17)
72. Bidai 2 sendi : Tindakan dokter umum pada pasien Fraktur.