Anda di halaman 1dari 7

10/10/2014

KEANEKARAGAMAN
HAYATI FLORA DI
INDONESIA
Oleh
Cecep Kusmana dan Agus Hikmat

PENGERTIAN

FLORA : SEMUA JENIS TUMBUHAN


YANG TUMBUH DI DAERAH TERTENTU
FLORA

POHON
RUMPUT
FLORA GUNUNG GEDE PANGRANGO
FLORA

FAKULTAS KEHUTANAN IPB


MEI, 2009

KERAGAMAN FLORA
KERAGAMAN JENIS
KERAGAMAN GENETIK
KERAGAMAN HABITAT/EKOSISTEM

30 LU

30 LS

DAERAH TROPIKA : DAERAH EKUATOR DAN DAERAH


LAINNYA SAMPAI GARIS LINTANG 23,50 LS DAN 23,50 LU

10/10/2014

PERSEBARAN GEOGRAFIS
FLORA DI INDONESIA
1.

FLORA DATARAN SUNDA (FLORA ASIATIS) : JAWA, SUMATERA,


KALIMANTAN, DAN BALI
Dipterocarpaceae (Jenis meranti-merantian), jenis Rotan, jenis Nangka

2.

FLORA DATARAN SAHUL (FLORA AUSTRALIS) : PAPUA DAN PULAUPULAU KECIL DISEKITARNYA
Araucariaceae, Myrtaceae
Kayu Besi, Eben Hitam, Kenari Hitam, Merbau, Cemara

3.

FLORA DAERAH PERALIHAN (FLORA ASIATIS DAN AUSTRALIS) :


SULAWESI, MALUKU, NUSA TENGGARA.
Araucariaceae, Myrtaceae, Verbenaceae

Vegetasi sabana tropika di Nusa Tenggara


Hutan Pegunungan di Sulawesi
Hutan Campuran di maluku

ATRIBUT DUNIA FLORA DI


INDONESIA

BIOGEOGRAFI FLORA DI
INDONESIA

(LUAS WILAYAH 1,3% DARI LUAS BUMI)


10% DARI SPESIES TUMBUHAN BERBUNGA DI
DUNIA (30.000 SPESIES, 40% BERUPA TUMBUHAN
ENDEMIK).
Dipterocarpaceae 400 spesies.
Myrtaceae dan Moraceae 500 spesies.
Anggrek 4000 spesies
Palm 447 spesies diantaranya 225 spesies endemik.
Paku-pakuan 4000 spesies
Rotan 332 spesies
Bambu 1200 spesies
Tanaman obat 1260 spesies (44 spesies langka)

Alt.(mdpl)

Plot size (ha)

Mean density
(Trees/ha)

<100-1920

1.5-12.0

413-838

Wilayah

Kekayaan
spesies

Persentase spesies
endemik

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Sumatera
Jawa
Kalimantan
Sulawesi
Sunda Kecil
Maluku
Irian Jaya (Papua)

820
630
900
520
150
380
1030

11
5
33
7
3
6
55

Lanjutan

Keragaman jenis tumbuhan pada berbagai tipe vegetasi/hutan


di beberapa pulau utama Indonesia
Locality

No.

Number of
Species

Locality

Alt.(mdpl)

Plot size (ha)

Mean density
(Trees/ha)

Number of
Species

Sumatera

<100

0.2-0.24

584-831

28-50

West Kalimantan

<100

0.2-1.6

342-1200

39-119

DRYLAND FOREST
East Kalimantan
West Kalimantan

106-562

PEAT SWAMP FOREST

30

0.3

770

33

Central Kalimantan

300-900

6.0-15.0

584-598

225-1298

North Sumatra

350-670

1-1.6

420-538

94-182

297

1.0

453

216

150-1000

0.2-1

323-610

21-109

45-85

0.4

770

68

FRESH WATER SWAMP


FOREST

0.4

725

62

East Kalimantan

>100

1.0

400

76

100-500

0.3-0.99

436-813

9-91

West Kalimantan

15-20

0.3

390-590

17-54

630

0.5

742

76

<100

0.5

554-750

14-24

Riau
North Sulawesi
Central Sulawesi
South Sulawesi
South East Sulawesi
Maluku
Papua

320-2800$

0.15-1.4

528-1024

28-235

Central Java

100-300

0.4

725-866

56-71

West Java

761-3000

0.04-2,34

106-3829

7-93

KERANGAS (HEATH) FOREST


East Kalimantan

10/10/2014

Status Kelangkaan Flora


Indonesia merupakan pusat Vavilov yaitu
pusat penyebaran keanekaragaman
genetik tumbuhan budidaya/pertanian
PISANG
CENGKEH
DURIAN
RAMBUTAN

240 spesies tanaman dinyatakan langka( banyak yang merupakan spesies


budidaya) diantaranya :
Anggrek : 52 spesies
Rotan : 11 spesies
Pakis : 2 spesies (Pakis haji dan Pakis hias)
Bambu : 9 spesies
Pinang : 9 spesies
Durian : 6 spesies
Pala : 4 spesies
Mangga : 3 spesies
Tumbuhan obat :44 spesies
Kayu : 36 spesies

BEBERAPA JENIS TUMBUHAN OBAT YANG DIKATEGORIKAN LANGKA


No. Nama Lokal/ Perdagangan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.

Kayu rapet
Pulasari
Pulasari
Secang
Kedawung
Mesoyi
Kemukus
Rasuk angin
Jambe
Pasak bumi
Sidowayah
Kunci pepet
Nagasari
Purwoceng
Sukmodiluwih
Sintok lekat
Bidara laut

Nama Ilmiah
Parameria laevigata
Alyxia halmaherai
A. reinwardtii
Caesalpinia sappan
Parkia roxburghii
Cryptocarya massoi
Piper cubeba
Usnea misaminensis
Areca catechu
Eurycoma longifolia
Woodfordia floribunda
Kaempferia angustifolia
Mesua ferrea
Pimpinella pruatjan
Gunnera macrophylla
Cinnamomum sintoc
Strychnos ligustrina

Bagian yang
digunakan
Kulit kayu
Akar
Akar
Kayu
Biji
Kulit kayu
Buah
Talus daun
Seluruh bagian
Akar
Bunga
Rimpang
Bunga
Akar
Kembang
Kulit
Kayu

Pakis haji ( Cycas rumphii ) dan pakis hias


(Ponia sylvestris)

No.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
33.
34.
35.
36.
37.
38.
39.
40.
41.
42.
43.
44.

Kayu Ulin di KalSel


Kayu Sawo Kecik di Jatim, Bali Barat, dan Sumbawa
Kayu hitam di Sulawesi
Kayu Pandak di Jawa

Nama Lokal/ Perdagangan


Pulai
Kayu ules
Joholawe
Pranajiwo
Bidara upas
Patmosari
Padma
Pelir musang
Gaharu
Gaharu
Paku simpai
Kulit lawang
Temu putri
Puar tenganau
Ki lembur
Kayu pedang
Petir
Perlutan
Cetek
Ki sariawan
Hamperu bebek
Sanrego
Pule pandak
Kemuning
Tabat barito
Asem glugur
Kluwek

Nama Ilmiah
Alstonia scholaris
Helicteres isora
Terminalia balerica
Euchresta horsfIeldii
Merremia mammosa
Rafflesia patma
R. zollingeriana
Anaxagorea javanica
Aquilaria beccariana
A. malaccensis
Cibotium barometz
Cinnamomum culilaban
Curcuma petiolata
Elettariopsis sumatrana
Kadsura scandens
Oroxylum indicum
Parkia intermedia
Scutellaria javanica
Strychnos ignatii
Symplocos odoratissima
Voacanga grandifolia
Lunasia amara
Rauvolfia serpentina
Murraya paniculata
Ficus deltoidea
Tamarindus indicus
Pangium edule

Bagian yang digunakan


Kulit
Daun
Buah
Biji
Umbi
Bunga
Bunga
Daun
Kayu
Kayu
Rimpang
Kulit
Rimpang
Daun, rimpang
Kulit
Akar, kayu
Biji
Kulit batang/daun
Biji
Daun, kulit batang
Akar
Daun, bunga
Akar
Buah
Buah

Anggrek Jawa (Phalaenopsis javanica)


Rotan ( Ceratobulus glaucescens )
Sangat sulit ditemukan di alam

Spesies Anggrek endemik Jawa ( Habenaria


giriensis, Plocoglottis latifolia, Zeuxine
tjiampeana) telah punah

10/10/2014

JENIS FLORA DILINDUNGI


MENURUT PP RI No.7 Th. 1999
(58 Jenis)

Rafflessiacea (Raflessia/Bunga Padma,


semua jenis)

Palmae (14 Jenis)

Orcidaceae (29 jenis)

Nephentaceae (Kantong semar, semua


jenis dari genus Nephentes)

Dipterocarpaceae (Tengkawang, 13 jenis)

2 Jenis Araceae (Bunga bangkai)

10/10/2014

Jenis Bioma di Indonesia

TIPE EKOSISTEM DI INDONESIA BERDASARKAN FAKTOR IKLIM, KETINGGIAN


DARI PERMUKAAN LAUT, JENIS TANAH, DAN STRUKTUR FISIOGNOMI
Bioma

Subbioma

Nama

Iklim

I. Hutan Hujan

Selalu basah
sampai kering
tengah-tahun
Q<60.0

Nama

1. Hutan Hujan
Tanah Kering

(a). Hutan Hujan Tropis, (b). Savana, (c). Steppa /


Padang Rumput, (d). Hutan Musim

Bioma

Subbioma

Nama

I. Hutan
Hujan

Iklim

Selalu basah
sampai kering
tengah-tahun
Q<60.0

Nama

1. Hutan Hujan
Tanah Kering

Nama

Keting
gian
dpl
(m)

Bioma

Suhu
ratarata (o)

(7) Hutan
Casuarina

10002000

21-11

(8) Hutan Pinus

7001000

23-18

(9) Hutan
Nontofagus

10003000

21-11

(10) Hutan
Ericaceae

15002400

(11) Hutan
Araucaria
(12) Hutan
Konifer
(13) Semak

Tanah

< 60.0

II. Hutan
Musim

III. Savana

Sangat kering
tengah tahun;
Q>60.0 (tipe
D-F); curah
hujan per
tahun 7002900

Selalu basah
sampai
Sangay
kering tengah
tahun; Q=0300 (tipe AF); curah
hujan per
tahun 7007100

Nama

3. Hutan musim

4. Sabana

(1) Hutan hujan


Dipterocarpaceae
campuran

<1000

26-21

<33.3

podsolik
merah,
kuning,
latosol

Dipterocarpaceae (Dipterocarpus,
Dryobalanops, Hopea, Shorea, Vatica)

(2) Hutan NonDipterocarpaceae

<1000

26-21

<33.3

podsolik
merah,
kuning,
latosol

Anacardiaceae, Annonaceae,
Burseraceae, Ebenaceae (Dyospyros),
Euphorbiaceae, Gutiferae, Lauraceae,
Leguminosae, Moraceae (Ficus),
Myristicaceae, Palmae, Sapindaceae,
Sterculiaceae, dsb.

(3) Hutan
Agathis
campuran

<2500

26-13

< 60.0

podsolik
merah,
kuning,
latosol, podsol

Agathis sp.

(4) Hutan pantai

<5

26

< 60.0

regosol

Barringtonia asiatica, Calophyllum


inophyllum, Casuarina equisetifolia,
Hernandia peltata, Terminalia catappa,
Guettarda speciosa, Pandanus tectorius,
dsb.

(5) Belukar

<1000

26-21

< 60.0

podsolik
merah,
kuning,
latosol, podsol

Macaranga, Mallotus, Vitex, Trema,


Melastoma, Endospermum, dsb.

(6) Hutan
Pagaceae

10002000

21-26

andosol,
regosol, pada
abu gunung

Castanopsis, Lithocarpus, Quercus, ngel


hardia, Podocarpus, Altingia,
Magnoliaceae, Phyllociadus, Dacrydium

Subbioma

Tanah

Takson/khas/umum/dominan

Tipe Ekosistem

Takson/khas/umum/dominan

andosol,
regosol,
litosol

Casuarina Junghuhniana

< 60.0

andosol,
regosol,
litosol

Pinus merkusii

<14.3

regosol,
litosol

Nothofagus spp.

18-23

<14.3

andosol,
regosol

Rhododendron, Vaccinium, Styphella


coprosma, Anaphalis, dsb.

15003000

18-11

<14.3

regosol,
litosol

Araucaria cuninghamii

24004000

13-6

Litosol,
regosol

Podocarpus papuanus, Libocedrus,


Dacrydium, Phyllocladus, dsb.

4000

<6

litosol

Rhododendron, Vaccinium, Styphella


coprosma, Anaphalis, dsb.

Subbioma

Iklim

Suhu
ratarata (o)

Tipe Ekosistem

Nama

Nama

Iklim

I. Hutan Hujan

Selalu basah
sampai kering
tengah-tahun
Q<60.0

Bioma
Bioma

Tipe Ekosistem
Keting
gian
dpl
(m)

Nama

Nama

2. Hutan hujan
tanah rawa
(permanen atau
musiman)

Keting
gian
dpl
(m)

Suhu
ratarata (o)

Tanah

Takson/khas/umum/dominan

(14) Hutan rawa

<100

26

<33.3

organosol,
aluvial

Barringtonia spicata, Camnosperma,


Cocceras, Alstonia, Gluta rengas,
Lophopetalum, Mangifera gedebe,
Pentaspadon metleui, Metroxylon,
Pandanus.

(15) Hutan rawa


gambut

<100

26

<33.3

organosol

Calophyllum, Combretocarpus
rotundatus, Cratoxylon glaucum, Durio
carinatus, Tetramerista glabra, Tristania,
Pholidocarpus, Melanorrhoea, Pandanus,
Parastemon, Agathis, Shorea balangeran,
dsb,

(16) Hutan rawa


gambut

<1000

26-23

< 60.0

podsol

Dactyloccladus, Tristania obovata, Shorea


balangeran, Dacridium clatum,
Cratoxylum glaucum, Combretocarpus
rotundus, Calophyllum, dsb.

(17) Hutan
Melaleuca
(sekunder)

<100

26

< 60.3

organosol,
aluvial

Melaleuca leucadendron

(18) Hutan payau


(mangrove)

<5

26

< 60.0

aluvial

Rhizophora, Bruguiera, Avicenia,


Sonneratia, dsb.

Keting
gian
dpl
(m)

Suhu
ratarata (o)

(23) Padang
rumput tanah
rendah

<1000

(24) Rawa
rumput dan terna
tanah rendah

Nama

Subbioma

Tipe Ekosistem

Tipe Ekosistem
Nama

Keting
gian
dpl
(m)

Suhu
ratarata (o)

(19) Hutan
musim gugur
daun

<800

>22

< 60.0

mediteran
merah kuning,
renzina
regosol,
litosol

Protium javanicum, Tectona grandis,


Swietenia macrophylla, Pterocarpus,
Garuga floribunda, Eucalyptus, Acacia
cophioea, dsb.

(20) Hutan
musim selalu
hijau (Dryever
green)

<1200

>20

< 60.0

mediteran
merah kuning,
renzina
regosol,
litosol

Schleicera oleaosa, Schoutenia ovata,


Tamarindus indica, Albizia chinensis, dsb.

Nama

Tanah

Iklim

Nama

Nama

Tanah

26-21

< 60.0

podsolik
merah kuning,
latosol, litosol

Imperata cilndrica, Saccharum


spontaneum, Themeda vilosa, dsb.

<100

26

< 60.0

organosol,
aluvial

Panicum stangineum, Phragintes karka,


Scirpus, Cyperus, Cladium, Fimbristylis,
Eguisetum, Monochoria, Ischaemum,
Eichornia crassipes, dsb.

(25) Padang
rumput
pegunungan

15002400

18-23

< 60.0

andosol,
regosol,
litosol

Festuca, Agrostis, Themeda,


Cymbopogon, Ischeum, Imperata
cylindrica, dsb.

(26) Padang
rumput berawa
gunung

15002400

18-23

< 60.0

regosol,
litosol

Pragmites karka, Panicum, Machelina,


Schipus, Cares, dsb.

(27)Padang
rumput alpin

40004500
(batas
salju)

<6

litosol

Deschamsia, Pesluca, Manostachya,


Aulacolepis, Oreobolus, Scirpus,
Potentilia, Ranyneolus, Epilobium,
Spagnum, dsb.

(28) Komunitas
dan lumut kerak

>4500

litosol

Lumut-lumut kerak, Agrastis, dsb.

(29) Padang
rumput iklim
kering

<900

<22

< 60.0

mediteran
merah kuning,
regosol,
litosol,
renzina

Themedia, Heteropogon, dsb.

Takson/khas/umum/dominan

(21) Sabana pon


dan palma

<900

>22

< 60.0

mediteran
merah kuning,
renzina
regosol,
litosol

Borassus, Corypha, Acacia, Eucalyptus,


Casuarina/Themeda, Heterophagon, dsb.

(22) Sabana
Casuarina

15002400

18-13

< 60.0

andosol,
regosol,
litosol

Casuarina/Themeda, Pennistum, dsb.

IV. Padang
rumput

Selalu basah
sampai
Sangay
kering tengah
tahun; Q=0300 (tipe AF); curah
hujan per
tahun 7007100

5. Padang
rumput iklim
basah

6. Padang
rumput iklim
kering

Takson/khas/umum/dominan

10/10/2014

ZONASI FLORA PEGUNUNGAN


Elevasi (mdpl)

Vegetasi

-5-1

ZONA LITORAL (lamun dan


alga)

-1-0.25

MANGROVE

0.25-1

FLORA PANTAI

1-5

BARRINGTONIA & GUMUK


PASIR

5-500

ZONA PAMAH

500-1000

ZONA BUKIT

1000 1500

Hutan tertutup berbatang pohon


tinggi dan miskin akan lumut

ZONA
SUBPEGUNUNGAN

1600-2000

Hutan tertutup berbatang pohon


tinggi di atas elevasi 2000 m,
dengan diameter batang yang
bertambah kecil dan lumut yang
bertambah banyak

ZONA
PEGUNUNGAN

2100-2400

Zonasi

2500-3300

Hutan rapat rendah dengan


pohon-pohon tinggi,
menyendiri, sering berlumut,
atau terdapat konifera

3400-3600

BATAS HUTAN

3700-3900

Semak-semak rendah
menyendiri atau berupa rumput
atau konifera

4000

BATAS POHON

Keterangan

Elevasi (mdpl)

Vegetasi

4100-4500

GURUN BATU
Dengan lumut, lumut kerak dan
beberapa Fanerogam, terutama
rumput dan teki

ZONA LAUT

4600-5000

SALJU ABADI

Zonasi

Keterangan

ZONA ALPIN
VEGETASI TERNA ALPIN
ALAMI
ZONA SALJU (NIVAL
ZONE)

ZONA PANAS

VEGETASI POHON
ALAMI

ZONA SUBALPIN

HUTAN PANTAI

Mangrove

HUTAN RAWA AIR TAWAR

HUTAN HUJAN TROPIKA

10/10/2014