Anda di halaman 1dari 6

SKENARIO 1 BLOK 4

a. Clarifying Unfamiliar Terms


1. Benzolac : benzoyl peroksida 2,5-10%, aktivitas mempunya sifat
bakteriostatik

dan

kombinasi

dengan

eritromisin

dapat

meminimalkan terjadinya resistensi


Dikombinasi dengan klindamisin, benzolac cl, benzolac cream
2,5%,5%.mengurangi asam lemak di cebum selain sebagai anti
mikroba juga sebagai anti keratolitik, tidak termasuk AB. Ada di
MIMS,benzoil perocsida didipiro preparat acne (Dipiro).
2. Erymed : eritromisin 2%, sediaan berupa gel, merupakan AB gol
makrolida, terutama digunakan untuk jerawat yang telahinflamasi
disertai benjolan dan nanah ada krim dan larutan topical.
3. Panuan
: infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur biasanya
ditemukan di badan, tangan, leher,ditandai bercak putih pada kulit.
Jamur penyebab pitiriasis versicolor.
4. Copy resep
: salinan resep yang ditulis oleh APT yang harus
ada nama dan alamat apotek, nama dan SIA apoteker, TTD apt,
tanda iter atau nedet detur, diberikan berdasarkan resep asli.
5. SUE
: signa usus externus : tandai untuk pemakaian luar
badan
6. Konsultasi

: kegiatan untuk berdiskusi biasanya dilakukan

oleh pasien terhadap orang yang professional dibidangnya.


b. Problem Definition & Brainstorming
1. Hal-hal apa saja yang harus tercantum dalm copy resep
2. Klasifikasi acne
3. Kapan copy resep dapat diserahkan
4. Tata laksana terapi acne (Farmakologi dan non)
5. Acne yang diderita pasien merupakan acne tipe apa
6. Pengobatan resep sesuai atau tidak
7. Gejala dan factor pemicu acne
8. Kelengkapan resep kurang atau sudah benar
9. Tindakan preventive untuk mencegah acne dan tujuan pengobatan
10.
Definisi, etiologi dan tanda gejala dermatitis yang disebabkan
oleh jerawat
11.
KIE apa saja yang diberikan terkait pengobatan pasien
12.
Bagaimana standar formulasi untuk salap dan proses
manufactur nya
13.
Hubungan dosis dengan resep
14.
Standar pelayanan resep

15.

Jenis-jenis penyakit kulit

c. Analyzing The Problem


1. Hal-hal apa saja yang harus tercantum dalm copy resep
bagian atas : nama dokter (SID dan SIP), alamat, no telpon,
bagian tengah : R/ (recipe), infikato, obat, penggunaan, jumlah,
dosis,
bagian bawah : nama pasien, umur, bb, dan alamat pasien, paraf
dokter (Identitas pasien)
pemberian copy resep harus sesuai aslinya,
diberikan sesuai yang pasien terima
2. Klasifikasi acne
Ringan : ada komedo kurang dari 25, belum ada nodu, papula
kurang dari 10
Sedang : ada komedo lebih dari 25, nodul kurang dari 10, papula 1030
Berat : nodul lebih dari 10, papula lebih dari 30.
Jerawat batu (bengkak, merah dan sudah ada inflamasi) dan jerawat
nasi( Komedo)
Dipiro : berdasarkan keparahan pada lukanya
3. Kapan copy resep dapat diserahkan
Copy resep diberikan jika dokter menuliskan iter (resep dapat
diulang atau di tulis kembali), pada kasus tidak ada tulisan iter,
kalau tidak ada iter apt tidak berhak memberi copy resep
Copy resep hak pasien, wajib APT memberikan copy resep, namun
kadang untuk copy resep tidak diberikan secara umum, intinya
copy resep harus diberikan walaupun pasien tidak meminta, det orig
: pemberian original.
4. Tata laksana terapi acne (Farmakologi dan non)
Farmakologi : mild ( terapi menggunakan topical retinoid atau
kombinasi topical AB dengan asam salisilat dan azeloic acid),
moderat (topical retinoit dikombinasikan dengan oral ab, jika da
indikasi ditambahkan dengan benzolyc), servere (oral iso
Pada wanita moderate : terapi hormonal, servere : satu bulan
sebelum pemberian iso harus diberikan terapi kontrasepsi, setelah
pemberhentian juga diberikan kontrasepsi.
Di pasaran : veril, retinoit acid (vitacid),
Ab tidak boleh tunggal untuk acne,
Injeksi kortikosteroid, digunakan apabila sebelum oral iso tirenoid
Pasien sudah sangan meradang, pencetus jerawat merupakan
androgen,

Non farmakologi : menjaga kebersihan muka dua kali sehari,


menggunakan air hangat untuk mengurangi lemak yang ada di
muka, potong kuku, jangan mengaruk jerawat, rajin membersihak
muka

sebelum

tidur,

pakai

kosmetik

yang

jelas

dan

terdaftar,menghindari makanan yang berminyak, santan, kacangkacangan, bias menggunakan ekstrak lidah buaya karena terbukti
memiliki aktivitas sebagai antibakteri pada P.acne, mencegah atau
mengurangi makanan yang dapat mencetus androgen.
5. Acne yang diderita pasien merupakan acne tipe apa
Jerawat yang diderita masih ringan, termasuk ke acna vulgaris
katagori ringan
Mild moderate : pasien baru pertama kali pengobatan, pertumbuhan
p.acne mengalami puncak pada usia pertumbuhan
6. Pengobatan resep sesuai atau tidak
Sama-sama salep, penggunaan salap ab topical dengan benzolac,
erymed pagi dan benzolac malam. Kurang rasional resepnya
Pengobatan : first line mild moderate : terapi retinoid, penggunaan
eritromisin kurang setuju, dapat dilakukan dengan hal-hal kecil
seperti pembersihan muka dll.
7. factor pemicu acne
kosmetik, obat-obatan (steroid), makanan, iklim, genetic, dan stress,
trauma terhadap kulit seperti terlalu sering menggosok kulit dengan
keras dan pakaian yang ketat.
Sabun cuci muka yang ada scrub lebih mengiritasi
8. Kelengkapan resep kurang atau sudah benar
Resep tidak ada paraf dokter, tanggal, umur,
ditentukan, aturan pakai erimed,
Sesuai dengan standar pelayanan

di

apotek,

dosis

belum

dicantumkan

bahwasannya didalam resep ada tiga hal :


Kesesuaian administrative : dilihat dari nama dokter, sip, nama
pasien
Farmasetis : isi resep
Klinis : interaksi obat, eso, dll
9. Tindakan preventive untuk mencegah acne dan tujuan
pengobatan
Tujuan terapi : mengurangi jerawat. Mengurangi munculnya jerawat
dan inflamasi dan untuk meningkatkan kepercayaan diri
10.
Definisi, etiologi, patofisiologi dan tanda
dermatitis yang disebabkan oleh jerawat

gejala

Definisi : peradangan di folikel sehingga terjadi penyumbatan,


penimbunan dari keratin di kulit.
Etiologi : factor genetic, hormone, stress
Patofisiologi : Dipiro : ada 4
Peningkatan produksi sebum, peluruhan

keretinosid,

karena

perkembangan bakteri, inflamasi atau peradangan.


Stress memperparah
Tanda dan gejala : merah-merah, bias di bahu, punggung, sakit
kalau dipencet, ada stage. Stage 1 : open komedo (white), close
comedo (Black), karena pigmen melanin
Stage 2 : sudah ada papula (benjolan merah),
Stage 3 : jerawat
Stage 4 : nodul, perih, jerawat besar,
11.
KIE apa saja yang diberikan terkait pengobatan pasien
Mencuci muka dua kali sehari, ketika apt menyerahkan obat
dijelaskan cara pengobatan, sebelum mengoleskan obat bagian
yang mau diberikan obat dibersihkan dahulu, dioleskan tipis pada
bagian

jerawat,

meminimalkan

penggunaan

awal

dilakukan

pemantauan dahulu, kalau tidak ada alergi dilanjutkan terapi


selanjutnya, kalau alergi obat dihentikan dan hubungi dokter.
Jelaskna yang bias memicu timbulnya bakteri atau factor resiko
munculnya jerawat. Eso,

12.

Bagaimana standar formulasi untuk salap dan proses

manufactur nya
Kalau pembuatan salap dapat dilakukan dengan cara di campurkan
namun untuk anti biotik sudah skala indistri. Diluar negri tidak
dianjurkan utnuk membuat salab diapotek, tdak semua Negara
memperbolehkan.
Dari resep langsung dikasih etiket, pencapuran dua saleb dalam 1
tube. Harus memperhatikan jenis nya atau tipenya boleh dicampur
atau tidak,
13.
Hubungan dosis dengan resep
Dari resep tidak dijelaskan dosis perresep, penggolongan acne dari
sedi umur ada 4, dibawah 18 tahun belum masuk range dewasa,
dosis nya masih di bawah normal, biasanya diberikan tidak boleh
yang range normal karena di bawah umur,

14.
Standar pelayanan resep
Standar pelayanan resep di permenkes
Hal 1 : skrining resep : administrative, farmasetis dan klinis,
Dilanjutkan dengan penyiapan (tracikan dan non), pemberian etiket,
penyerahan ke pasien disertai dngan pemberian informasi obat atau
eduksi non farmakologi,
Sebelum dilakukan pencerahan dilakukan double chek
15.
Jenis-jenis penyakit kulit
Panu, kudis, eksim, kurap, kutu air, bisul, ketombe,
Ciri khas : panu : putih-putih, kudis : perih, merah, tebal, tungau,
gatal-gatal malam hari, mudah menular, eksim : gatal-gatal, kurab :
karna bakteri, bisul : bakteri SA, ketombe : kulit kepala, bersisik,
gatal,
Kanker kulit : disebabkan oleh sinar matahari, di tandai dengan tahi
lalat yang berubah wujud warna dan ukuran,
herpes, kusta : penyakit kulit kronis karena bakteri ditandai dengan
mengkerutnya kulit lama kelamaan bakteri akan memakan kulit dan
daging kita.
Jenis-jenis acne : ance vulgaris ( penyebabnya : karena hormone,
peningkatan sebum, bakteri dll) dan acne roseae (tidak terkait dengan
hormonal, sebum)
Manifestasi klinis : muncul merah pada hidung, pipi, dahi dan dagu
yang ditandai dengan edema dan pelebaran pembuluh darah di sekitar
pipi, kalau sudah parah merah pada pipi bilateral, ada juga yang
desrtai dengan jerawat. Tanpa disertai dengan komedo, biasanya
karena paparan sinar matahari, alkohol yang diminum juga bisa
memicu.
d. Formulating Learning Issues
1. Mahasiswa mengetahui definisi, gejala, etiologi, patofisiologi dan
factor pemicu acne vulgaris.
2. Mahasiswa mengetahui jenis penyakit kulit , jenis dan klasifikasi
acne.
3. Mahasiswa mengetahui tata laksana terapi (farmakologi dan non
farmakologi) dan tujuan terapi acne vulgaris.
4. Mahasiswa mengetahui standar pelayanan

resep

di

apotek

(Skrining resep,kelengkapan rsesep, penyiapan dan penyerahan


(KIE)).
5. Mahasiswa mengetahui syarat dan ketentuan dalam copy resep
serta kapan copy resep dapat diberikan

Tambahan
6. Mahasiswa mengetahui perhitungan dosis
e. Reporting