Anda di halaman 1dari 18

BAB I

PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang
Teknologi pada masa ini mengalami kemajuan yang sangat signifikan

sehingga banyak berpengaruh pada berbagai bidang terutama kesehatan. Setiap
alat kesehatan mampu mendeteksi dan membantu paramedis dalam mengatasi
berbagai macam penyakit. Masing-masing alat kesehatan didukung oleh
komponen-komponen yang melengkapi fungsi komponen lainnya.
Salah satu komponen yang amat dibutuhkan yaitu kapasitor. Komponen ini
berperan penting dalam suatu rangkaian listrik. Kapasitor berfungsi sebagai
penyaring atau filtrasi tegangan yang masuk kedalam rangkaian.
1.2.

Masalah
Penyusunan makalah ini tidak terjadi kerancuan dan pelebaran pembahasan

dalam memperoleh hasil yang sesuai dengan yang ditargetkan, penulis membatasi
pada pembahasan modul “Kapasitor”.
1.3.

Tujuan
Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk menjelaskan kapasitor secara

terperinci sehingga pembaca bisa memahami mengenai kapasitor secara
keseluruhan.

1

Bab III Penutup Berisi kesimpulan dari hasil yang diperoleh berdasarkan pembahasan. Sistematika Penulisan Agar memudahkan dalam pembahasan dan pemahaman makalah ini. tujuan penulisan dan metode penulisan. 2. Bab I Pendahuluan Memberikan gambaran secara singkat mengenai latar belakang masalah. Pengertian Kapasitor 2 .5.1.4. fungsi dan berbagai pembahasan yang mendukung masalah. 1. Metode Metode penelitian yang penulis gunakan dalam penulisan makalah ini adalah dengan studi pustaka yaitu cara mempelajari buku-buku yang berhubungan dengan makalah ini.1. maka penulis membuat sistematika penulisan sebagai berikut : 1. 3. dan saran. BAB II PEMBAHASAN 2. Bab II Pembahasan Menguraikan pengertian. Hasil akhir dari studi pustaka disajikan dalam bentuk makalah.

Sebuah kapasitor pada dasarnya terbuat dari dua buah lempengan logam yang saling sejajar satu sama lain dan diantara kedua logam tersebut terdapat bahan isolator yang sering disebut dielektrik. Kapasitas untuk menyimpan kemampuan kapasitor dalam muatan listrik disebut Farad (F) sedangkan simbol dari kapasitor adalah C (kapasitor). biasanya kapasitor ini mempunyai nilai kapasitansi yang kecil dan bahan dielektriknya terbuat dari keramik.000 μF (mikro Farad). Kapasitor Polar adalah kapasitor yang kedua kutubnya mempunyai polaritas positif dan negatif.000 nF (nano Farad). 2. berikut penjelasanya : 1. yang menemukan adalah Michael Faraday(1791-1867) pada dasarnya kapasitor dibagi menjadi 2 bagian yaitu kapasitor Polar dan Non Polar. mika dll. Suatu kapasitor mempunyai satuan yaitu Farad (F). 3 .000. selain itu kapasitor juga dapat digunakan sebagai penyaring frekuensi.Kapasitor adalah suatu komponen elektronika yang berfungsi untuk menyimpan arus listrik dalam bentuk muatan. biasanya kapasitor Polar bahan dielektriknya terbuat dari elketrolit dan biasanya kapasitor ini mempnyai nilai kapasitansi yang besar dibandingkan dengan kapasitor yang menggunakan bahan dielektrik kertas atau mika atau keramik. Kapasitor Non Polar adalah kapasitor yang yang pada kutubnya tidak mempunyai polaritas artinya pada kutup kutupnya dapat dipakai secara berbalik. Satuan-satuan yang sering dipakai untuk kapasitor adalah :  1 Farad = 1.  1 μFarad = 1.

 1 nFarad = 1.56.000 pF (piko Farad). Kapasitor mampu menyimpan muatan listrik.D Di mana : C = kapasitas kapasitor ε= konstanta dielektrikum D = luas bidang plat d = jarak antara plat 2. Kemampuan menyimpan muatan listrik suatu kapasitor dinyatakan dalam satuan Farad dan dipengaruhi oleh :  Luas penampang keping penghantar  Jarak antar keping  Jenis dielektrika Dituliskan dalam persamaan sebagai berikut : C   12. yang berkebangsaan italia. Dimana pada masa tersebut segala komponen yang berkenaan dengan kemampuan untuk menyimpan suatu muatan listrik yang 4 . Mengapa kapasitor sampai mempunyai nama lain kondensator? adalah karena pada masa itu pada tahun 1782 dunia masih kuat akan pengaruh dari ilmuan kimiawi lainnya yaitu Alessandro Volta.d .2. Penemu Kapasitor Kapasitor ditemukan oleh penemu kapasitor yang bernama Michael Faraday (1791 – 1867) dan untuk mengenang jasanya maka satuan Kapasitor disebut “Farad” yang berasal dari nama sang penemu.

Jika dibuat sebuah jalur di rangkaian. 5 . keramik. Sebuah kapasitor dapat mempertahankan medan listrik karena muatan positif dan negatif pada masing-masing piring menarik satu sama lain tetapi tidak pernah mencapai satu sama lain. Prinsip kerja kapasitor Struktur sebuah kapasitor adalah 2 plat metal yang dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik. Muatan elektrik ini tersimpan selama tidak ada konduksi pada ujung-ujung kakinya. kapasitor menjadi bermuatan (charging). Muatan positif tidak dapat mengalir menuju ujung kutub negatif dan sebaliknya muatan negatif tidak bisa menuju ke ujung kutub positif. Charging and Discharging (Pengisian dan Pengosongan) kapasitor: Ketika muatan positif dan negatif menyatu pada pelat kapasitor. muatan tersebut akan meninggalkan kapasitor (discharge). contoh bahan dielektrik adalah udara vakum. karena terpisah oleh bahan dielektrik yang non-konduktif. gelas dan lain-lain.3. maka muatan-muatan positif akan mengumpul pada salah satu kaki (elektroda) metalnya dan pada saat yang sama muatan-muatan negatif terkumpul pada ujung metal yang satu lagi. 2. Cara kerjanya adalah Jika kedua ujung plat metal diberi tegangan listrik.tinggi dibanding komponen lainnya ia sebut dengan nama Condensatore (Bahasa Italia). yang memungkinkan muatan yg tersimpan dalam kapasitor untuk menemukan jalan.

000 μF (mikro Farad) 1 μF = 1.000 nF (nano Farad) 1 nF = 1. Rangkaian Kapasitor a.000. nF dan pF.4. 1 Farad = 1.Gambar: struktur kapasitor Michael Faraday membuat postulat bahwa sebuah kapasitor akan memiliki kapasitansi sebesar 1 farad jika dengan tegangan 1 volt dapat memuat muatan elektron sebanyak 1 coulombs. Dengan rumus dapat ditulis : Q = CV Q = muatan elektron dalam C (coulombs) C = nilai kapasitansi dalam F (farads) V = besar tegangan dalam V (volt).000 pF (piko Farad) 1 μF = 1.000 pF (piko Farad) 1 pF = 1.000. Kapasitor paralel sebagai pembagi arus 6 . Umumnya kapasitor yang ada di pasaran memiliki satuan : μF.000 μμF (mikro-mikro Farad) 2.

dilihat dari sifat dasar kapasitor yaitu dapat dilalui arus ac dan tidak dapat dilalui arus dc dapat dimanfaatkan untuk memisahkan 2 buah rangkaian yang saling tidak berhubungan secara dc tetapi masih 7 .5. Kapasitor sebagai kopling.Gambar: Kapasitor paralel sebagai pembagi arus b. Kapasitor seri sebagai pembagi tegangan Gambar: Kapasitor Seri sebagai pembagi tegangan 2. Fungsi Kapasitor / Kondensator Fungsi kapasitor pada rangkaian elektronika biasanya adalah sebagai berikut: 1.

berhubungan secara ac (signal). Kondensator tetap (nilai kapasitasnya tetap tidak dapat diubah Kondensator tetap ada tiga macam bentuk:  Kondensator keramik (Ceramic Capacitor) 8 . 3. disini sifat dasar kapasitor yaitu dapat menyimpan muatan listrik yang berfungsi untuk memotong tegangan ripple.6. Kapasitor digunakan juga untuk mencegah percikan bunga api pada sebuah saklar. artinya sebuah kapasitor berfungsi sebagai kopling atau penghubng antara 2 rangkaian yang berbeda. Kapasitor berfungsi sebagai filter pada sebuah rangkaian power supply. yang saya maksud disini adalah kapasitor sebagai ripple filter. Kapasitor sebagai penggeser fasa. 2. 5. 4. Kapasitor sebagai pembangkit frekuensi pada rangkaian oscilator. 2. Jenis Kondensator / Kapasitor Berdasarkan kegunaannya kondensator dibagi dalam: a.

Biasanya mempunyai warna merah. boleh dibolak balik karena tidak mempunyai kaki positif dan negatif. coklat dan sebagainya. Bentuknya persegi empat seperti permen.  Kondensator polyester Pada dasarnya sama saja dengan kondensator keramik begitu juga cara menghitung nilainya. Mempunyai kapasitas mulai dari beberapa piko Farad sampai dengan ratusan Nano Farad (nF). hijau. hijau. coklat dan lain-lain. Dalam pemasangan di papan rangkaian (PCB). ada yang persegi empat berwarna merah.  Kondensator kertas 9 .Bentuknya ada yang bulat tipis.

b. Misal pada radio dipasang seri dari spul osilator ke variabel condensator.Kondensator kertas ini sering disebut juga kondensator padder. Kondensator variabel 10 . c.) adalah kaki negatif. ditandai oleh kaki yang panjang positif sedangkan yang pendek negatif atau yang dekat tanda minus ( . Kondensator elektrolit (Electrolite Condenser = Elco) adalah kondensator yang biasanya berbentuk tabung. mempunyai dua kutub kaki berpolaritas positif dan negatif.

2. Walaupun namanya adalah daya. daya reaktif ini tidak nyata dan tidak bisa dimanfaatkan. Satuan dari daya reaktif adalah VAR (volt-ampere-reaktif). Sedangkan daya reaktif adalah suatu besaran yang menunjukkan adanya fluktuasi daya di saluran transmisi dan distribusi akibat digunakannya peralatan listrik yang bersifat induktif (misal : motor listrik. Antara Manfaat dan Bahaya Kapasitor Dalam sistem tenaga listrik dikenal daya aktif dan daya reaktif. dalam teknik tenaga 11 . Satuan dari daya aktif biasanya adalah watt (W). trafo. dan akhirnya dipakai untuk menjalankan peralatan industri dan komputer di banyak bangunan modern. kilowatt (kW). dan las listrik). Untuk menunjukkan seberapa efisien daya aktif disalurkan. Kondensator ini dapat berubah kapasitasnya karena secara fisik mempunyai poros yang dapat diputar dengan menggunakan obeng. Akan tetapi adanya daya reaktif menyebabkan aliran daya aktif tidak bisa dilakukan secara efisien dan memerlukan peralatan listrik yang kapasitasnya lebih besar dari daya aktif yang diperlukan.adalah jenis kondensator yang kapasitasnya bisa diubah-ubah. Daya aktif adalah daya yang harus dibangkitkan di sisi pembangkit dan disalurkan melalui saluran transmisi dan distribusi menuju konsumen.7. atau tenaga kuda (HP).

PLN tidak memperhitungkannya dalam penentuan tagihan listrik. Manfaat Kapasitor Untuk mengatasi masalah rendahnya faktor-daya atau tingginya daya reaktif. banyak industri atau bangunan modern memasang kapasitor. PLN mensyaratkan faktor-daya harus lebih dari 0.85. kapasitor dipasang di dekat peralatan yang memerlukan daya reaktif sehingga tidak perlu terjadi 12 . Artinya juga. konsumen besar bisa terhindar dari tambahan tagihan listrik karena daya reaktif yang berlebih. PT. Dengan memasang kapasitor. PT. Akan tetapi bagi konsumen besar. Jika nilai faktor-daya kurang dari nilai itu maka daya reaktif akan diukur dan diperhitungkan dalam penentuan besarnya tagihan. Kapasitor adalah peralatan listrik yang bisa menghasilkan daya reaktif yang diperlukan oleh konsumen sehingga aliran daya reaktif di saluran bisa berkurang.listrik dikenal suatu besaran yang disebut faktor-daya. a. kapasitor bermanfaat untuk menaikkan faktor-daya. menyebabkan penggunaan kapasitor semakin banyak dan meluas. Nilai maksimum faktordaya adalah satu dan nilai minimumnya adalah nol. keberadaan daya reaktif tidak terlalu menjadi masalah karena PT. PLN melakukan ini karena aliran daya reaktif yang besar menyebabkan peralatan milik PT. Semakin tinggi faktor-daya maka semakin efisien penyaluran dayanya. Bagi konsumen kecil atau rumah tangga. Dengan kata lain. PLN tidak bisa bekerja secara efisien dan tidak bisa digunakan secara maksimum. semakin kecil faktordaya maka semakin besar daya reaktifnya. Semakin mahalnya tarif listrik dan semakin tingginya keinginan untuk mengoperasikan peralatan secara efisien. Idealnya. pabrik atau bangunan modern.

kandungan arus harmonisa yang mengalir di jaringan listrik bisa mencapai lebih dari 30%. Di banyak bangunan modern. Arus harmonisa yang banyak muncul di bangunan modern mempunyai frekuensi 150. Akibatnya. dan bermacam peralatan IT maka bentuk gelombang tegangan dan arus berubah menjadi nonsinusoidal. kapasitor bisa mengalami arus lebih karena adanya harmonisa. PLN menggunakan frekuensi dasar 50 Hz). trafo. 250.adanya aliran daya reaktif melalui kabel. Sayangnya. dan 350 Hz. Bahaya Kapasitor Berlawanan dengan trafo atau induktor. data center. kapasitor mempunyai impedansi atau hambatan yang rendah pada frekuensi yang tinggi. penggunaan ballast elektronik untuk meningkatkan efisiensi lampu. dan penggunaan penyearah untuk memasok komputer. Karena arus listrik cenderung mengalir melalui melalui lintasan yang hambatannya rendah maka arus harmonisa cenderung mengalir melalui kapasitor. semua teori tersebut hanya berjalan dengan baik jika gelombang tegangan dan arus listriknya mempunyai bentuk sinusoidal. Arus harmonisa adalah arus listrik yang frekuensinya kelipatan bulat dari frekuensi dasarnya (PT. b. arus harmonisa mempunyai frekuensi yang lebih tinggi dibanding frekuensi dasar 50 Hz. Jika hambatan kapasitor mempunyai nilai yang sama dengan hambatan jaringan sumber maka tercapailah suatu kondisi yang 13 . Dengan semakin banyaknya banyaknya penggunaan inverter untuk menaikkan efisiensi peralatan industri. Seberapa jauh suatu gelombang menyimpang dari bentuk sinusoidal dinyatakan dengan besarnya kandungan harmonisa. Artinya. atau peralatan lainnya.

Cara ini sering sekali bisa dilakukan tanpa banyak mengeluarkan biaya tambahan. induktif dan frequency resonansi Untuk mengatasi masalah terbakarnya kapasitor karena adanya arus harmonisa. Kondisi inilah yang sering menyebabkan rusaknya kapasitor dan peralatan lainnya.disebut resonansi. Karena kapasitor biasanya berisi minyak. Cara ini cukup efektif tetapi menyebabkan biaya pemasangan kapasitor menjadi mahal. 14 . Pada kondisi resonansi. bermacam cara sederhana bisa dilakukan. kapasitor yang terbakar bisa memicu kebakaran yang lain. Cara pertama yang umum ditawarkan oleh banyak pabrik pembuat kapasitor adalah dengan memasang induktor secara seri dengan kapasitor untuk mencegah mengalirnya arus harmonisa melalui kapasitor. Cara lain yang sering penulis lakukan untuk mengatasi masalah ini adalah menjauhkan pemasangan kapasitor dari posisi beban yang diperkirakan banyak menghasilkan harmonisa. Kejadian inilah yang sering memicu banyak kebakaran di industri dan bangunan modern. Hubungan antara beban kapasitif. Kondisi ini mirip dengan kondisi rangkaian pendek yang membahayakan kapasitor dan peralatan lainnya. hambatan total sistem menjadi nol.

pada 15 .Secara umum. kemudian hubungkan probe pada kaki-kaki kapasitor dan amati gerakan jarum AVO. pada kapasitor yang baik maka jarum akan bergerak dan kembali lagi ke nol. Jika penggunaan peralatan elektronik sangat banyak dan kapasitor yang akan dipasang besar maka suatu studi khusus tentang kemungkinan terjadinya resonansi harus dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran. Jika diketahui baik maka lakukan pengukuran sekali lagi dengan polaritas yang sama. Menggunakan AVO meter untuk mengujinya. peluang terjadinya resonansi sangat tinggi sehingga studi semacam ini menjadi sangat sering diperlukan. 2. Di banyak bangunan modern yang penggunaan peralatan elektroniknya sangat banyak. dan (ii) besar kapasitor yang dipasang tidak lebih dari 50% kapasitas sumber. Dengan melakukan studi ini diharapkan kebakaran yang menyebabkan kerugian ratusan milyar rupiah bisa dicegah. Langkah pertama hubungkan terlebih dahulu kedua kaki kapasitor untuk menghilangkan muatan yang ada pada kapasitor.8. kemudian atur switch selector AVO pada posisi ohm. jika jarum bergerak tetapi tidak kembali lagi ke nol atau menunjukkan nilai tertentu maka kapasitor tersebut sudah rusak. Menguji Kapasitor Cara Mengetahui Apakah Kapasitor Baik atau Tidak a. pemasangan kapasitor tidak mengkhawatirkan jika (i) kapasitas peralatan elektronik yang diperkirakan menghasilkan harmonisa tidak lebih dari 30% kapasitas sumber.

Kemudian selanjutnya perhatikanlah gerakan jarum multimeter pada skala :  Bila jarum multimeter itu bergerak ke kanan dan kembali ke kiri (seperti semula) berarti kapasitor / kondensator baik  Bila jarum multimeter itu bergerak ke kanan dan kembali ke kiri tetapi tidak penuh berarti kapasitor / kondensator itu setengah rusak atau aus  Bila jarum multimeter itu bergerak ke kanan dan berhenti maka kapasitor / kondensator itu bocor  Bila jarum itu tidak bergerak sama sekali maka berarti kapasitor / kondensator itu sudah putus sama sekali. Menggunakan Multimeter untuk mengujinya. 4. b. 2. Pertama-tama putarlah saklar multimeter pada posisi R (R x 1) atau sesuai dengan yang kita kehendaki. 1. 16 . Multimeter boleh distel pada nol Ohm atau tidak.pengukuran kedua ini jarum harus tidak bergerak atau hanya bergerak sedikit saja. 3. karena kapasitor yang baik akan menyimpan muatannya. Kabel yang hitam ditempelkan pada kaki (+) dan kabel yang merah ditempelkan pada kaki (-) kapasitor / kondensator elektrolit atau Elco.

BAB III PENUTUP 3. ternyata kapasitor memiliki kegunaan yang tak kalah penting dari komponen-komponen listrik lainnya. Cara kerja yang spesifik juga disesuaikan karakteristik dan jenis kapasitor. Oleh sebab itu penulis membutuhkan kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan makalah ini.1. 3. Kesimpulan Kesimpulan dari makalah ini berjudul “Kapasitor”. Saran Makalah ini jauh dari kesempurnaan disebabkan kurangnya pengetahuan dan literatur yang dimiliki penulis.2. 17 .

com/question/index?qid=20101 109080533AA4vEJQ.com/fisika-xii-sma/46kapasitor.html. Kapasitor. 2015 [4] Yorinda Novlifiani.blogspot. Online http://id.com/ 2012/03/makalah-kapasitor.blogspot. http://fisikastudycenter. April 21. December 10. April 21. 2014 [5] Tutorial Elektronika. Online: http://rosi-elka06.DAFTAR PUSTAKA [1] rosi-elka.html. 2014 [2] bagaimana cara mengetahui kapasitor rusak atau baik menggunakan multitester. 2015 18 .blogspot.com/2009/02/cara-mengetahui-apakah-kap asitor-baik. October 05.answers. http://tutorialelektronika. Electro-lovers: Cara Mengetahui apakah kapasitor baik atau tida.yahoo.html. Makalah kapasitor. 2015 [3] Fisika study center. http://liveisflow. mengukur-kapasitor%20kondensatorelco. April 21.com/2009/02/mengukur-kapasitor kondensatorelco.