Anda di halaman 1dari 5

ANALISIS KADAR AIR

OLEH: KELOMPOK 2
Nama:
1.
2.
3.
4.

Dewa Gde Agus Suryawan
Ni Luh Putu Yoga Arsani
Dewa Gede Aditya Satria Darma P.
I Gst Ayu Tari Diva Pradnya Dewi

(P07134013
(P07134013
(P07134013
(P07134013

009)
014)
036)
047)

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN DENPASAR
JURUSAN ANALIS KESEHATAN
2015

A. Metode Analisa Kadar Air
Kadar air dalam bahan makanan sangat mempengaruhi kualitas dan daya simpan
dari pangan tersebut. Oleh karena itu, penentuan kadar air dari suatu bahan pangan

minyak atsiri dan lain-lain. Kelemahan cara ini adalah :  Bahan lain disamping air juga ikut menguap dan ikut hilang bersama dengan uap air misalnya alkohol. Faktor lain yang mempengaruhi penentuan kadar air yang tepat yaitu air yang ada dalam bahan pangan terikat secara fisik dan ada yang secara kimia. metode kimia. asam asetat. Kemudian menimbang bahan sampai berat konstan yang berarti semua air sudah diuapkan.  Dapat terjadi reaksi selama pemanasan yang menghasilkan air atau zat mudah menguap. metode fisis (Anonim. lemak mengalami oksidasi. Cara penentuannya adalah dengan memberikan zat kimia sebanyak 75-100 ml pada sampel yang diberikan mengandung air sebanyak 2-5 ml kemudian dipanaskan sampai mendidih. Zat kimia yang dapat digunakan antara lain : toluen. dan adanya air yang terurai pada bahan pangan.2003). Dengan demikian akan diperoleh hasil yang lebih mencerminkan kadar air yang sebenarnya (Sudarmadji. serta oksidasi lemak pada bahan pangan tersebut. xylen. metode destilasi. 1.  Bahan yang dapat mengikat air secara kuat sulit melepaskan airnya meskipun sudah dipanaskan. Penentuan Kadar Air Cara Destilasi Prinsip penentuan kadar air dengan destilasi adalah menguapkan air dengan “pembawa” cairan kimia yang mempunyai titik didih lebih tinggi dari pada air dan tidak dapat bercampur dengan air serta mempunyai berat jenis lebih rendah dari pada air. Untuk mempercepat penguapan air serta menghindari terjadinya reaksi yang menyebabkan terbentuknya air ataupun reaksi yang lain karena pemanasan. Penentuan kadar air ini dapat dilakukan dengan beberapa metode yaitu metode pengeringan (dengan oven biasa). Karena berat jenis air lebih besar daripada zat kimia tersebut maka air akan berada dibagian bawah pada tabung penampung. Cara ini relatif mudah dan murah.sangat penting agar dalam proses pengolahan maupun pendistribusian mendapat penanganan yang tepat. 2. Contoh gula mengalami dekomposisi atau karamelisasi. Uap air dan zat kimia tersebut diembunkan dan ditampung dalam tabung penampung. Penentuan Kadar Air Cara Pengeringan Prinsipnya menguapkan air yang ada dalam bahan dengan jalan pemanasan. Maka dapat dilakukan dengan suhu rendah dan tekanan vakum. benzen. Bila Analisis Kadar Air | 1 . Selain itu penentuan kadar air suatu bahan pangan bergantung pada sifat bahan pangan itu sendiri.2003). tetrakhlorethilen dan xylol. Penentuan ini terkadang tidak mudah dilakukan karena terdapat bahan yang mudah menguap pada beberapa jenis bahan pangan.

Titrasi dihentikan pada saat timbul warna iodine bebas. Untuk memperjelas pewarnaan maka dapat ditambahkan metilen biru dan akhir titrasi akan memberikan warna hijau. Dengan mengetahui tekanan dan volme asetilin dapat diketahui banyaknya dan kemudian dapat diketahui kadar air baha Analisis Kadar Air | 2 . dan bahan makanan yang dikeringkan. Metode Kimiawi Ada beberapa cara penentuan kadar air dalam bahan secara kimiawi yaitu antara lain :  Cara Titrasi Karl Fischer (1935) Cara ini adalah dengan menitrasi sampel dengan larutan iodine dalam metanol.pada tabung penampung dilengkapi skala maka banyaknya dapat diketahui. Menimbang campuran bahan dan karbid sebelum dan sesudah reaksi ini selesai. Cara ini banyak dipakai karena memberikan harga yang tepat dan dikerjakan cepat. I 2 dengan mtilen biru akan berubah warnanya menjadi hijau. lilin. Kehilangan bobotnya merupakan berat asetilin.5 mg dan dapat ditingkatkan lagi dengan sistem elektroda yaitu  dapat mencapai 0. Reagen lain yang digunakan dalam titrasi ini adalah sulfur dioksida dan piridin. Dengan volume yang diperoleh tersebut dapat diketahui banyaknya asetilin dan kemudian dapat diketahui kadar air bahan.2003). 3. Jumlah asetilin yang terbentuk dapat diukur dengan berbagai cara : 1. Dengan mengukur tekanan gas asetilin yang terbentuk jika reaksi dikerjakan dalam ruang tertutup. Metanol dan piridin digunakan untuk melarutkan yodin dan dan sulfur dioksida agar reaksi dengan air menjadi lebih baik. pati. 2. Cara destilasi ini baik untuk menentukan kadar air dalam zat yang kandungan airnya kecil yang sulit ditentukan dengan cara gravimetri. Mengumpulkan gas asetilin yang terbentuk dalam ruangan tertutup dan mengukur volumenya. Tingkat ketelitiannya lebih kurang 0. Cara Kalsium Karbid Cara ini berdasarkan reaksi antara kalsium karbid dan air menghasilkan gas asetilin. 1. Selama masih ada air dalam bahan. Penetuan kadar air ini hanya memerlukan waktu ± 1 jam (Sudarmadji. Selain itu piridin dan methanol akan mengikat asam sulfat yang terbentuk sehingga akhir titrasi dapat lebih jelas dan tepat. iodin akan bereaksi tetapi begitu air habis. Cara titrasi ini telah berhasil dipakai untuk penentuan kadar air dalam alkohol. ester-ester. senyawa lipida.2 mg (Sudarmadji.2003). madu. Cara ini sangat cepat dan tidak memerlukan alat yang rumit. maka iodin akan bebas. tepung gula.

Analisis Kadar Air | 3 . Asetil khlorida yang digunakan dilarutkan dalam toluol dan bahan didispersikan dalam piridin. Metode Fisis Ada beberapa cara penentuan kadar air cara secara fisis ini antara lain: a. http://risnafranisa. Aktivitas Air dan Peranannya dalam Pengawetan Pangan. [Online]. H. Teknologi Pengolahan Pangan. Universitas Indonesia.com/.2. (2009). Yogyakarta. DAFTAR PUSTAKA Estiasih.ac.id. c.blogspot. Diakses tanggal 1 Mei 2015. 4. Jakarta: PT. T. Ketelitiannya tergantung pada pencampuran atau interaksi karbid dengan bahan. Jakarta. 1995. Berdasarkan konduktivitas listrik (daya hantar listrik) atau resistensi. Dengan menangkap gas asetilin dengan larutan tembaga sehingga dihasilkan tembaga asetilin yang dapat ditentukan secara gravimetri atau volumetri atau secara kolorimetri. PAU Pangan dan Gizi UGM..2003). [Online]. b. S. Sudarmadji. Purnomo. http://repository. Diakses tanggal 1 Mei 2014. K. Penentuan kadar air cara ini dapat dikerjakan sangat  singkat yaitu sekitar 10 menit (Sudarmadji..2003). Bumi Aksara./air-dalam-bahan-pangan. Mikrobiologi Pangan. 2003. Cara Asetil Khlorida Penentuan kadar air cara ini berdasarkan reaksi asetil khlorida dan air menghasilkan asam yang dapat dititrasi menggunakan basa. Berdasarkan tetapan dieletrikum.ipb. Berdasarkan resonansi nuklir magnetic (NMR = Nuclear Magneti resonance) (Sudarmadji. dan Ahmadi.

Pengantar Penelitian Ilmiah. Bandung.Winarno Surachmad. Tarsito Analisis Kadar Air | 4 . 1990.