Anda di halaman 1dari 5

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topik

: Kebersihan Diri Dan Lingkungan

Penyuluh
: Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan STIK
Muhamammadiyah Pontianak
Kelompok Sasaran

: siswa SMP pesantren Khulafaur Rasyidin

Tanggal/Bln/Th

: 14/05/2015

Waktu

: 60 menit

A. LATAR BELAKANG

Cacar air atau Varicella simplex adalah suatu penyakit menular yang disebabkan
oleh infeksi virus varicella-zoster. Virus ini menginfeksi manusia dengan sifat
sistemik, maksudnya virus ini menimbulkan reaksi menyeluruh, bukan bersifat
lokal. Cacar air merupakan penyakit kulit yang umum dikenal masyarakat.
Hampir semua orang dari anak-anak sampai dewasa pernah terkena cacar air.
Yang perlu diperhatikan adalah virus ini menyerang ketika ketahanan tubuh
melemah atau kondisi tubuh sedang tidak fit.

Pada permulaannya, penderita akan merasa sedikit demam, pilek, cepat merasa
lelah, lesu, dan lemah. Gejala-gejala ini khas untuk infeksi virus. Pada kasus yang
lebih berat, bisa didapatkan nyeri sendi, sakit kepala dan pusing. Beberapa hari
kemudian timbullah kemerahan pada kulit yang berukuran kecil yang pertama
kali ditemukan di sekitar dada dan perut atau punggung lalu diikuti timbul di
anggota gerak dan wajah.

Kemerahan pada kulit ini lalu berubah menjadi lenting berisi cairan dengan
dinding tipis. Ruam kulit ini mungkin terasa agak nyeri atau gatal sehingga dapat
tergaruk tak sengaja. Jika lenting ini dibiarkan maka akan segera mengering
membentuk keropeng (krusta) yang nantinya akan terlepas dan
meninggalkan bercak di kulit yang lebih gelap (hiperpigmentasi). Bercak ini
lama-kelamaan akan pudar sehingga beberapa waktu kemudian tidak akan
meninggalkan bekas lagi. Penyakit ini lebih berat dan sering menimbulkan
komplikasi pada bayi, dewasa, dan orang dengan daya tahan tubuh yang jelek.
Setelah sakit, pasien kebal seumur hidup. Jika andaatau orang terdekat
anda mengalami :
1.

Kondisi badan terasa menurun atau tidak fit, lemah dan mudah capek

Buat masker wajah dari bahan-bahan alami atau herbal. Namun cara ini tentunya akan memakan biaya yang tidak kecil. muncul pertama kali di daerah dada. Pakailah saleo yang telah di resepakn dokter sperti Asiklovir atau salep betadine. · Hindari menggaruk luka bekas cacar air yang telah mengering agar tidak membekas. Jika ada bekas cacar air di wajah atau kulit maka cara untuk menghilangkannya sebagai berikut: 1. Umumnya. Baik operasi pembedahan maupun dengan teknik dermabrasi dengan mengggunakan laser. Pabila noda bekas penyakit cacar tersebut agak dalam. · Mandi secara teratur pagi dan sore. Arahkan wajah pada matahari. 2. Berjemurlah dibawah terik matahari pagi. Hal ini disebabkan pemberian bedak akan menambah perluasan penyebaran cairan dari cacar air yang berisi virus ke kulit yang sehat. Umumnya dokter akan memberi beberapa obat seperti obat penurun panas untuk mengatasi demam. Gunakan sabun yang mengandung antispetik yang banyak dijual atau dengan resep dokter yang bisa dibeli di apotik. · Hindari pemakaian bedak tabur saat gelembung pecah.sedangkan untuk mata sebaiknya kenakan kacamata pelindung. terutama sebelum pukul 8 pagi. Maka hal yang harus diperhatikan dan pengobatan dalam penyakit cacar air ini. agar luka cepat mengering. Mulai merasakan demam dan flu ringan 3. sperti lidah buaya ataupun jeruk. dan ambil sarinya untuk ditempelkan ke wajah. 4. Hal ini penting agar kulit mendapatkan asupan vitamin E dari sinar ultraviolet yang sangat berguna dalam membantu kulit untuk melakukan regenerasi. ada yang hanya demam beberapa hari. tapi tidak semua penderita mengalaminya. Mulai merasakan nyeri di pergelangan sendi dan ngilu. Muncul bentol kemerahan seperti gelembung yang berisi air dipermukaan kulit. dan antivirus cacar air baik obat maupun salep sperti salah satunya adalah Asiklovir. maka mungkin perlu dilakukan melalui operasi. 3.vitamin untuk menambah daya tahan tubuh.2.sekitar 15 hingga 20 menit. Biarkan selama . Cara ini dilakukan untuk merangsang terjadinya regenerasi kulit. yaitu: · Segera periksakan penderita cacar air ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang lebih baik.

TUJUAN 1) Tujuan Instruksional Umum : Setelah dilakukan penyuluhan. diharapkan peserta mampu: 1. 3. B. Untuk mempercepat menghilangnya bekas cacar. setelah itu bilas dengan air hangat. Saringlah minum yang banyak mengandung vitamin c. 5.sekitar 20 menit. Lakukan hal ini setidaknya pada pagi dan malam sebelum tidur. C. Mengulangi lagi pengertian dari cacar air. terutama unutk membantu proses pemulihan tubuh dan meningkatkan kesegaran kulit. Menyebutkan tentang gejala dari cacar air. 6. para warga dapat memahami pentingnya menjaga kesehatan terutama untuk menurunkan angka kejadian cacar air. minumlah air puith yang banyak. 2) Tujuan Instruksional Khusus : Setelah mengikuti penyuluhan kesehatan selama 2x30 menit. setidaknya 2 liter setiap hari. 2. Menyebutkan cara perawatan dan mengobati cacar air. 4. Buat jus yang terbuat dari sari lidah buayaataupun jeruk lemon dan minum sehari sekali. KEPANITIAAN Ketua Pelaksana : Dapit Riau Malaka Sekretaris : Kamariah Bendahara : Namira Hidayat Seksi Acara : Toriq Azis Seksi Humas : Dapit Riau Malaka Seksi Pubdekdok : Kamariah Seksi Konsumsi : Namira Hidayat .

Diskusi 3. Perawatan dan pengobatan Cara perawatan 20 pada kulit .demonstrasi - Post test 4 Penutup - - - 5 • Petugas-petugas acara Moderator : Dapit Riau Malaka Notulen : Kamariah Penyaji : Namira Hidayat Observer Fasilitator · : Kamariah : Toriq Azis Pengorganisasian Pemateri : Menyajikan materi Moderator : Mengatur jalannya diskusi Notulis : Mencatat hasil diskusi - . Penjelasan mengenai cacar air 1. Penyebab 30 -Ceramah 2. Gejala . Pembukaan - 5 2. Preventif 3.D. KEGIATAN · Acara NO POKOK BAHASAN SUB POKOK BAHASAN ALOKASI METODE ALAT PERAGA EVALUASI - - - -LCD Post test WAKTU (MENIT) 1.

com/?p=414 (diakses 13 Maret 2012) Oswari. Penyakit dan Penanggulangannya. Fuad “Pencegahan Cacar Air”(Online) http://fuadadman.Fasilitator : Mendampingi peserta penyuluhan Observer : Mengobservasi jalannya penuluhan tentang ketepatan waktu. E. EVALUASI Post test àmenjawab pertanyaan dari pemateri H. Binarupa Aksara: Jakarta . ketepatan masing-masing peran. 1994. 2000. Gaya Baru: Jakarta Rendle. Penyakit Anak. SUMBER PUSTAKA Adman. F. METODE Ceramah dan tanya jawab. MEDIA Powerpoint. Jhon dkk. E. flip chart dan Leaflet G.