Anda di halaman 1dari 4

Sejarah Perkembangan Kota

Sejarah adalah kejadian yang terjadi pada masa lampau yang disusun berdasarkan
peninggalan-peninggalan berbagai peristiwa. Perkembangan merupakan serangkaian perubahan
progresif yang terjadi sebagai akibat dari proses kematangan dan pengalaman dan terdiri atas
serangkaian perubahan yang bersifat kualitatif dan kuantitatif. Secara umum kota adalah tempat
bermukimnya warga kota, tempat bekerja, tempat kegiatan dalam bidang ekonomi, pemerintah
dan lain-lain. Dengan kata lain, Kota adalah suatu ciptaan peradaban budaya umat manusia.
Jadi sejarah perkembangan kota adalah ilmu yang mempelajari tentang serangkaian
perubahan terhadap tempat permukiman dan budaya umat manusia pada masa lampau hingga
masa sekarang.
1. Zaman Pra Sejarah
Kehidupan
Sebelum mengenal peradaban, kehidupan manusia dilakukan dengan cara mengeksplorasi
alam. Untuk mencari makanan mereka langsung mencari dari alam dengan cara memetik
buah-buahan di hutan, berburu binatang untuk mendapatkan daging, mencari ikan di
sungai atau danau, menggali tanah untuk mencari umbi-umbian.
Wilayah
Sebelum mengenal peradaban, wilayah ditandai dengan batas-batas alam seperti sungai,
hutan, lembah, dan gunung yang menandai batas mereka mencari penghidupan.
Bentuk tempat tinggal
Tempat tinggal dibuat dengan memanfaatkan alam, yaitu tinggal di gua, di atas pohon
atau membuat tenda dari kulit binatang.
2. Mengenal Peradaban
Kehidupan
Setelah mengenal alat (batu, besi, roda) manusia mampu membudidayakan makanan
dengan cara bercocok tanam, beternak dan memelihara ikan.
Surplus makanan menyebabkan terjadinya segregasi masyarakat; muncul kelompok
petani, pedagang, prajurit dan pemimpin (awal kehidupan kota yang dipimpin penguasa).

Wilayah
Wilayah kekuasaan di luar tempat tinggalnya ditandai dengan menhir yang ditempatkan
pada batas-batas wilayah.
Bentuk tempat tinggal
Habitat (tempat tinggal) dicerminkan oleh kebiasaan dalam menjalankan kehidupannya.
- Masyarakat petani; pola tempat tinggalnya mengikuti bentuk pematang sawah
yang berpola rectalinier.
- Masyarakat peternak; polanya sirkular mengikuti pergerakan ternak.
3. Kota pada periode Klasik
Diawali dengan penguasaan kelompok satu terhadap kelompok lain yang melahirkan
hegemoni kekuasaan oleh raja dan bangsawan, militer, kelompok agama dan rakyat.
Masing-masing membangun kota sesuai dengan kepentingannya.
Kota-kota yang dirancang dan dibangun berdasarkan hegemoni penguasa berlangsung
selama ribuan tahun, sejak dibangunnya kota-kota tertua di dunia (7000 SM) sampai kotakota sebelum abad pertengahan, seperti Jericho dekat S. Jordan (7000 SM), Catal Huyuk
Turki (6000 SM) dan Cheng-chou Cina (1650 SM).
4. Kota Abad Pertengahan
Kota-kota abad pertengahan mulai dibangun pada abad ke-11 sampai abad ke-13 yang
ditujukan untuk kepentingan kegiatan perdagangan, pemasaran dan pertanahan.
Kota abad pertengahan yang tumbuh menjadi besar, antara lain adalah:
- Florence yang merupakan tempat kedudukan dari kekuatan politik.
- Venesia yang tumbuh menjadi pusat perdagangan dunia.
- Siena yang terbagi menjadi beberapa kelompok politik yang menguasai topografi.
tertentu yang disatukan oleh sebuah piazza berbentuk kerang bernama Piazza del Campo.
- Paris yang tumbuh menjadi pusat perdagangan dunia.
Penemuan mesiu pada abad ke-15 telah merubah struktur kota abad pertengahan. Di luar
kota benteng dibangun tembok-tembok baru agak jauh dari kota untuk membentuk suatu
kawasan penyangga yang disebut daerah tak bertuan yang difungsikan untuk

menampung jatuhnya peluru meriam musuh agar tidak mencapai tembok kota.
5. Kota Industri
Periode ini diawali oleh penemuan mesin uap pada tahun 1712 oleh Thomas New Conen
kemudian disempurnakan dan dipatenkan oleh James Watt pada tahun 1796 yang
menandai dimulainya revolusi industri di Inggris, yang berarti tenaga manusia dapat
dibantu atau digantikan oleh mesin-mesin.
Kolaborasi antara penemuan baru para ilmuwan dan kekuatan modal para pemilik modal
menghasilkan industri-industri yang memenuhi Kota London yang kemudian diikuti oleh
kota-kota lain di Eropa.
Kondisi tersebut mendorong munculnya pemikiran untuk membangun perumahan pekerja
dalam skala besar. Beberapa tokoh yang membangun kota buruh adalah :
- Robert Owen yang membuat rencana awal di New Larnak Inggris (785-1799).
- Sir Titus Salt, yang membangun kota buruh Saltaire; untuk menampung
3.000 buruh pabrik tekstilnya.
- Keluarga Krupp membangun beberapa kota kecil dekat Essen Jerman untuk buruh
pabrik senjata dan mesiu.
6. Kota Modern
Referensi perkembangan kota modern adalah kota-kota di Amerika Serikat. Walaupun
awalnya berasal dari kota kecil yang lebih besar dari benteng pertahanan untuk
mempertahankan diri dari serangan orang Indian, namun lambat laun mengalami
perkembangan yang mengesankan, dengan membangun perumahan baru, jaringan jalan,
pusat-pusat bisnis dan pusat pemerintahan.
Salah satu kota modern di Amerika Serikat adalah New York yang awalnya adalah
permukiman orang Belanda yang dinamakan New Amsterdam. Kota semakin berkembang
setelah dibangunnya kanal-kanal baru, jaringan tram, industri, pusat bisnis Manhattan
yang kelak menjadi pusat perdagangan dunia.
Ciri New York sebagai kota modern terlihat pada penggunaan teknologi modern seperti
listrik, elevator, AC, munculnya bangunan pencakar langit, berkembang pesatnya kegiatan
bisnis (bank, asuransi, pasar modal) dan industri di dalam kota.

7. Kota Utopian
Pada awal abad ke-20 muncul pemikiran para visioner untuk mengatasi masalah-masalah
perkotaan yang semakin kompleks.
- Edgar Chambless, seorang Amerika mengusulkan kota dengan bangunan-bangunan
menerus yang bagian atapnya dapat dilewati kendaraan. Di Inggris diperkenalkan dengan
nama Motopia.
- Pada tahun 1910, seorang Perancis bernama Eugene Henard mempublikasikan The
Cities of The Future, yang mengusulkan jaringan jalan, jaringan jalan bawah tanah, dan
pesawat yang bisa mendarat di atap bangunan.
- Antonio SantElia menggagas sebuah metropolis bernama La Citta Nuova, sebuah
kota berbasis pergerakan transportasi vertikal maupun horisontal.
- Richrad Buckminster Fller dengan teori dymaxion yang menghasilkan bangunanbangunan dan kota berbentuk kubah yang bisa dibangun dimana dan kapan saja.
- Gagasan pembangunan floating city dan flying city.