Anda di halaman 1dari 23

LAPORAN AKHIR PKM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM-M

)

PELATIHAN JARINGAN KOMPUTER LAN

(Studi Kasus: Siswa SMK TI PAB WILAYAH I LUBUK PAKAM)
Oleh:
Muhammad Zunaidi
Ishak
Saniman
Ahmad Fitri Boy

0110087702
0120026903
0101066601
0104058001

(Ketua)
(Anggota)
(Anggota)
(Anggota)

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
STMIK TRIGUNA DHARMA
MEDAN
2012
1

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Jaringan komputer memberikan kemudahan kerjasama antar pengguna komputer. Dengan
adanya jaringan komputer transformasi data antar komputer bisa dikerjakan dengan mudah
dan cepat. Oleh karena itu efektifitas dan efisiensi bisa dicapai yang akhirnya produktifitas
menjadi lebih tinggi.
Sistem jaringan komputer untuk sekolah ini tidak harus mutlak dilaksanakan di setiap
sekolah. Namun, bisa dijadikan referensi untuk mengembangkan jaringan komputer dengan
memperhatikan kebutuhan dan keterbatasan sekolah. Beberapa materi dimungkinkan
bermanfaat untuk pengembangan jaringan komputer di sekolah yang meliputi:
1.

Pengertian dan pentingnya jaringan komputer di sekolah.

2.

Perencanaan dan pemilihan model jaringan untuk sekolah.

3.

Implementasi jaringan komputer sekolah.

4.

Jaringan internet dan intranet untuk sekolah.

Dengan demikian pelatihan sistem Jaringan komputer LAN kepada siswa SMK TI yang
merupakan sumber daya terpelajar yang dimiliki sekolah diharapkan mereka nantinya akan
dapat mendesain mengelola, dan memperbaiki dan memelihara sistem jaringan komputer
LAN di sekolah mereka.

1

Bagaimana agar siswa dapat memahami lebih mendalam lagi pengetahuan tentang Jaringan Komputer LAN dan sekaligus untuk persiapan ujian kompetensi.B. C. . Tujuan Program Tujuan Program kegiatan penelitian ini adalah: 1. Siswa dapat menguasai membangun jaringan komputer LAN sehingga mereka dapat bermanfaat bagi sekolah. Perumusan Masalah Adapun perumusan masalah dalam kegiatan pengabdian ini adalah: 1. D. Luaran Yang Diharapkan Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada siswa khususnya siswa SMK TI Wilayah I PAB Lubuk Pakam dan umumnya pihak sekolah tentang bagaimana sebenarnya jaringan komputer LAN dan pemanfaatan apa saja yang dapat dilakukan dengan menggunakan jaringan komputer. Sehingga pengetahuan tentang jaringan komputer tidak hanya diberikan untuk siswa agar dapat lulus ujian kompetensi melainkan dapat juga diaplikasikan didalam belajar mengajar maupun dalam sistem administrasi sekolah . Memberikan bekal yang berarti agar siswa –siswi dapat lulus ujian kompetensi dengan hasil yang lebih baik. 2. 2. dan dapat mengaplikasikannya sesuai dengan kebutuhan nantinya. mengelola jaringan. Bagaimana agar siswa-siswi dapat mendesain jaringan komputer LAN.

dan memperdalam penghayatan terhadap peran dosen di masyarakat. Untuk mengaplikasikan sistem jaringan komputer didalam administrasi maupun dalam sistem belajar mengajar di sekolah. 2.E. Untuk Masyarakat Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada siswa khususnya dan pihak sekolah pada umumnya. . hasil laporan pengabdian ini dapat menjadi masukan kepada negara. dengan adanya kegiatan ini. Kegunaan Program 1. Untuk Diri Sendiri Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk merangsang minat dan meningkatkan kreativitas sebagai dosen dalam pengabdiannya kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepekaan dosen terhadap masalah-masalah yang sedang terjadi di masyarakat. Selain itu.

SMK TI PAB 7 Lubuk Pakam yang lahir pada tahun 2008 genap berusia 3 tahun. SMK PAB 7 Lubuk Pakam bertekad untuk mengembangkan keilmuan dan membentuk akhlak Al-Karimah yang bernuansa kepada kompentensi lulusan dengan 4 profilnya. sebagai berikut . Menyelenggarakan kegiatan yang memadukan antara teknologi informasi dengan keimanan yang akan bermuara pada amal Bakti manusia . Melaksanakan pendidikan kejuruan yang berkarakter kebangsaan dan kewirausahaan yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan masyarakat. 3. MISI 1. bangsa dan agama. dan kemajuan dunia usaha dan masyarakat. 2. keilmuan.BAB II GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN SMK PAB 7 Lubuk Pakam semakin pesat seiring kemajuan zaman yang menuntut lembaga pendidikan komitmen dalam memberikan bekal ilmu kepada putra-putri harapan keluarga. hingga dapat melahirkan lulusan yang ”UNGGUL DALAM PRESTASI. VISI Menjadi sekolah kejuruan yang Unggul dalam prestasi di bidang teknologi informasi dan Anggun dalam berperilaku serta Amal yang Ilmiah. Dengan usia yang relative muda ini kami mendidik siswa-siswi dengan keseimbangaan kemampuan antara intelektual emotional dan spiritual quotion. inovasi tepat guna. keterampilan dan keislaman. kebangsaan. ANGGUN DALAM PERILAKU dan AMAL YANG ILMIAH”. Membina kerjasama dengan potensi pengembangan sumberdaya manusia.

dalam hal ini bagaimana usaha dan tehnik mendekati masyarakat pendidikan tersebut. desain ataupun metode pendekatan yang akan diterapkan.BAB III METODE PENDEKATAN Hakikatnya sebuah usaha pasti membutuhkan kerja keras dalam menjalankannya. sehingga diperlukan pemahaman pendekatan lain yang berbeda agar begitu obyek dan masalah yang akan diteliti tidak pas atau kurang sempurna dengan satu pendekatan maka pendekatan lain dapat digunakan. Sebelum pelaksanaan maka dalam hal ini perlu ditentukan tentang rancangan pendekatan yang dapat diartikan sebagai strategi mengatur latar (setting) penelitian. Hal ini dimaksudkan agar kegiatan tersebut dapat benar-benar mempunyai landasan kokoh dilihat dari sudut metodologi penelitian. Obyek dan masalah penelitian memang mempengaruhi pertimbangan-pertimbangan mengenai pendekatan. Tidak semua obyek dan masalah penelitian bisa didekati dengan pendekatan tunggal. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat harus ditentukan dengan jelas pendekatan/desain pendekatan apa yang akan diterapkan. agar memperoleh data yang tepat (valid) sesuai dengan karakteristik variable dan tujuan penelitian. . Jika ditinjau secara psikologi ada beberapa upaya yang dapat dilakukan dalam menyikapi pola dan sistem yang ada agar mereka dapat menerima dengan baik dan positif terhadap kegiatan pengabdian yang kami lakukan. disamping pemahaman hasil penelitian yang akan lebih proporsional apabila kita mengetahui pendekatan yang diterapkan. atau bahkan mungkin menggabungkannya.

karena objek penelitian disini memiliki karakteristik dan kebutuhan objek yang diperlukan di Sekolah. Dalam hal ini bagaimana menetapkan tekhnik pendekatan yang kami lakukan terhadap Sekolah SMK TI PAB Wilayah I Lubuk Pakam.Misalnya dengan observasi. . yang pastinya memiliki perbedaan secara sosial. yaitu dengan membuat Sistem Jaringan Komputer yang dapat membuat sistem informasi dan kegiatan administrasi yang baik. gambar dan informasi tertentu yang dapat disimbolkan sebagai dinamika interaksi sosial dengan melakukan pertukaran pengalaman. Teknik kualitatif dipakai sebagai pendekatan dalam penelitian ini. wawancara atau mengumpulkan data-data. Adapun metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian yang dilakukan untuk mengadakan Pelatihan Jaringan Komputer LAN adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu salah satu tehnik pendekatan untuk mendapatkan informasi yang selengkap mungkin.

Tempat Pelaksanaan Tempat pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah di SMK TI PAB Wilayah I Lubuk Pakam. Adapun Jadwal Pelaksanaan pengabdian tersebut adalah : No Kegiatan Pelaksana . persiapan sarana untuk jaringan komputer LAN dengan bekerjasama dengan Kepala Sekolah dan dilanjutkan dengan pelatihan jaringan komputer LAN bagi siswa-siswi SMK TI PAB. Di Laboratorium disediakan 8 buah PC yang sudah diinstalasi dengan windows xp. Tahapan Pelaksanaan. 1.00 tanggal 07 07 Nopember 2012. Kegiatan ini tidak tertutup hanya kepada para siswa saja. Waktu dan Tempat Pelaksanaan 1. tetapi juga para para guru dan civitas yang ada di sekolah tersebut. Waktu Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini secara keseluruhan dilaksanakan selama 1 hari penuh dimulai dari jam 08.00 s/d 17. dengan dimulai dengan sosialisasi pentingnya Jaringan Komputer LAN. B. 2. Tahapan Pelaksanaan Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari.BAB IV PELAKSANAAN PROGRAM A.

observasi dan wawancara. dan studi dokumenter. yaitu mengadakan pengamatan secara langsung ketempat-tempat terkait. Observasi Observasi. maka ketiga teknik pengumpulan data diatas digunakan dalam penelitian ini. maka instrumen pelaksanaan dalam melaksanakan kegiatan pengabdian ini adalah menggunakan teknik pengumpulan data yang dengan analisis dokumen. atas dasar konsep tersebut. Kepala Sekolah Ketua Tim Anggota Tim dan Petugas Lab Ketua dan Anggota Tim Ketua dan Anggota Tim Ketua dan Anggota Tim Sesuai dengan bentuk pendekatan penelitian kualitatif dan sumber data yang akan digunakan. Dengan Pedoman observasi yang berisi mengenai gambaran nyata yang akan dijadikan objek penelitian diantaranya adalah bagaiman kondisi dari SMK TI PAB I Lubuk Pakam. sehingga proses penelitian dapat berjalan lancar. Wawancara Teknik wawancara sering juga disebut dengan interview yaitu sebuah dialog yang dilakukan pewawancara untuk memperoleh informasi atau data dari terwawancara. Instrumen Pelaksanaan. wawancara. 1. 2.1 2 3 4 5 6 Pembukan oleh Kepala sekolah Menyampaikan maksud dan tujuan pelatihan dengan kepala sekolah dan civitas sekolah Mempersiapkan sarana dan fasilitas komputer Pelatihan jaringan komputer Evaluasi dan monitoring Pelaporan C. Untuk mengumpulkan data dalam kegiatan ini diperlukan cara-cara atau teknik pengumpulan data tertentu. yaitu SMK TI PAB Wilayah I Lubuk Pakam Medan. Penulis melakukan . Instrumen pelaksanaan digunakan untuk mengumpulkan data dalam pendekatan kualitatif pada umumnya menggunakan teknik observasi.

Transportasi Transportasi dalam Pelaksanaan Penelitian ke lokasi selama 1 minggu (6 kali x @Rp. = Rp.000.- . Pedoman tersebut berisi tentang aspek atau dimensi-dimensi yang berkaitan dengan pengelolaan sistem jaringan untuk informasi dan kegiatan belajar mengajar di sekolah. siswa-siswi. 50000. 25.000.000.- = Rp.86. Peneliti tidak menentukan urutan pertanyaan secara ketat. Dokumentasi 5. 100.wawancara kepada Kepala Sekolah. 150 x 30 eks x 50 2.Modul Jaringan Komputer . 3.982. para pegawai di SMK TI PAB I Lubuk Pakam. Uang Makan Jumlah = Rp.50. Kesekretariatan  Pembuatan proposal dan surat menyurat  Pembuatan Modul @Rp. = Rp.000. = Rp.200. Komunikasi  Voucher 20 ribu 3. Dengan pedoman wawancara yang bersifat umum.500.000. pertanyaan akan dikembangkan sesuai dengan jawaban yang diberikan subjek penelitian.000.- = Rp. 300.- = Rp.500. = Rp. yaitu dengan mengumpulkan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan judul penelitian ini dari lokasi yang diteliti.4. D. 21. yaitu SMK TI PAB Wilayah I Lubuk Pakam.x 2 buah . Studi Dokumen Studi dokumen. 225. Rancangan dan Realisasi Biaya 1.000.Modul Windows Server 2003  Fotocopy modul untuk dibagi kesiswa 30 eksemplar @25 lembar permodul 25 x 2 modul x @Rp.. tidak terlalu terinci.

Namun. Komputer dijadikan media untuk menyampaikan konsep keilmuan menjadi lebih menarik dan mudah diterima oleh murid. Beberapa materi dimungkinkan bermanfaat untuk pengembangan jaringan komputer di sekolah yang meliputi: - Pengertian dan pentingnya jaringan komputer di sekolah. saat ini sudah banyak sekolah yang memiliki jaringan komputer yang mengintegrasikan jaringan lokal ke jaringan intranet dan internet. Adanya jaringan komputer transformasi data antar komputer bisa dikerjakan dengan mudah dan cepat. Oleh karena itu efektifitas dan efisiensi bisa dicapai yang akhirnya produktifitas menjadi lebih tinggi. Bahkan sampai teknologi telepon selular difungsikan untuk proses pembelajaran dan layanan sekolah kepada orang tua dan masyarakat di luar sekolah. Pendahuluan Jaringan komputer LAN memberikan kemudahan kerjasama antar pengguna komputer.BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN 1. - Jaringan internet dan intranet untuk sekolah. - Implementasi jaringan komputer sekolah. Sebagian besar sekolah memiliki komputer untuk mempercepat proses kerja administrasi dan akademik. . - Perencanaan dan pemilihan model jaringan untuk sekolah. Sistem jaringan komputer untuk sekolah ini tidak harus mutlak dilaksanakan di setiap sekolah. Teknologi komputer sudah merambah ke berbagai bidang termasuk pendidikan. Bahkan sudah ada yang memanfaatkan tekonologi komputer untuk mendukung proses pembelajaran. Tidak hanya itu saja. bisa dijadikan referensi untuk mengembangkan jaringan komputer dengan memperhatikan kebutuhan dan keterbatasan sekolah.

yaitu model peer-to-peer dan model client/server. . Sistem jaringan ini tidak memiliki pengendali konsep keamanan jaringan.2. Secara umum ada 2 jenis model jaringan. dan peralatan lain yang terhubung satu sama lain dan masing-masing terjadi interaksi komunikasi.dan masing-masing bisa saling berbagi-pakai (share) sumber daya seperti aplikasi. Jaringan komputer model peer-to-peer umumnya melibatkan urang dari 10 komputer (station). printer. printer. cd-rom. Masing-masing komputer memiliki derajat yang sama. Keamanan tergantung pada masing-masing komputer yang terhubung ke jaringan. dan peralatan lain. Pengertian dan Model Jaringan Komputer Jaringan komputer adalah sekelompok hardware seperti PC. folder. Gambar di bawah adalah contoh jaringan komputer di sekolah yang terhubung ke internet dengan sebuah komputer server di dalamnya.

Tabel perbandingan jaringan model peer-to-peer dengan client/server . Pemilihan model jaringan tentunya disesuaikan dengan kebutuhan dan keterbatasan sekolah. Jaringan komputer model client/server Dari dua model jaringan komputer di atas dapat diimplementasikan di sekolah. Jaringan komputer model peer-to-peer Jaringan komputer model client/server melibatkan komputer (station) dengan jumlah tak. Di bawah ini tabel perbandingan model jaringan peer-topeer dan client/server. Dalam jaringan model ini setiap komputer juga bisa melakukan sharing sumber daya. Derajat masing-masing komputer yang terhubung kejaringan diatur oleh komputer server.Gambar 2. Gambar 3. memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi dan pengendaliannya terpusat pada komputer server. Tabel 1.

Jenis yang pertama adalah twistedpair atau dikenal dengan 10BaseT. Komponen-komponen Jaringan Sebuah jaringan komputer memiliki beberapa komponen antara lain: computer - Kabel yang menghubungkan antar komputer. Kabel ini menyerupai kabel coaxial yang biasa digunakan untuk menghubungkan video recorder dengan TV. 4. - Network Interface Card (NIC) yang dipasang pada masing-masing komputer.3. Hub juga bisa digunakan untuk menggantikan posisi switch. - Software untuk mengatur sistem jaringan pada masing-masing komputer. Dari 2 jenis kabel di atas yang sering digunakan adalah kabel 10BaseT. Namun kualitas transmisi data masih lebih baik menggunakan switch. Apabila jaringan komputer menggunakan teknologi nirkabel harus memiliki media penghubung antar komputer dengan wireless access point. Jenis kabel kedua adalah thin-coax yang dikenal dengan 10Base2. Kabel 10BaseT . - Server apabila diperlukan sistem jaringan yang terkendali. Kabel ini seperti kabel telepon tetapi memiliki 8 kawat yang dipilin menjadi 4 pasang. - Switch digunakan untuk mentransmisikan data dari satu komputer ke komputer lain. Kabel Jaringan Kabel jaringan yang umum dipakai ada 2 jenis.

maka beberapa komponen lain yang diperlukan adalah: - Konektor/sepatu kabel yang dikenal dengan RJ-45. Apabila menggunakan kabel 10BaseT. - Cat5e patch panel dan wall outlet yang digunakan sebagai terminal kabel penghubung antara ruang dalam sekolah ke pusat jaringan.memiliki kualitas transmisi data sekaligus mudah dalam penanganan kerusakan jaringan. Apabila dalam jaringan terdapat 5 buah komputer. Kabel 10BaseT dihubungkan dari komputer ke switch atau hub. Masing-masing komputer secara individual terhubung ke switch atau hub sehingga membentuk jaringan dengan topologi star. maka diperlukan 5 utas kabel 10BaseT. . - Wall mounted cabinet yang digunakan untuk melindungi terminal kabel.

NIC menghubungkan sistem komputer dengan kabel jaringan sehingga terbentuk sistem jaringan komputer.5. 6. Network Interface Card (NIC) Network Interface Card sering disebut dengan network card atau LAN card. Komputer yang terhubung ke jaringan dengan teknologi nirkabel harus menggunakan wireless card. Fungsi hub yaitu untuk mengarahkan informasi dalam jaringan sehingga sampai ke tujuan. Hub dan Switch Hub adalah alat yang digunakan untuk menghubungkan antar komputer dan perlatan lain dalam jaringan. Network card yang umum dipakai adalah tipe 10/100 NICs yang beroperasi antara 10Mbps sampai 100Mbps. Setiap komputer yang terhubung ke jaringan harus memiliki NIC. Namun untuk mendapatkan kualitas transformasi data yang baik dapat digunakan switch .

Hub dan switch memiliki persamaan fungsi untuk mengarahkan informasi dalam jaringan. . Dengan switch masing-masing koneksi mendapatkan bandwidth yang tetap dan beroperasi dengan kecepatan penuh. . Namun switch memiliki nilai lebih dibandingkan hub.Kebutuhan sekolah. Desain Jaringan Komputer di Sekolah Untuk membangun jaringan komputer di sekolah beberapa hal yang harus diperhatikan adalah: . merupakan pertimbangan pertama yang bisa dijadikan patokan pengembangan jaringan komputer. merupakan pertimbangan kedua yang mendukung terciptanya sebuah jaringan komputer di sekolah. Berberda dengan hub.untuk menggantikan hub. sehingga printer. Bahkan bisa menyebakan terjadi colision (tabrakan) data dalam jaringan dan berkakhir dengan rusaknya data. bandwidth dibagi untuk setiap koneksi. Kebutuhan jaringan komputer yang komplek dan luas tentunya memerlukan biaya yang besar. 7. dan peralatan lain dalam jaringan akan mengalami proses transmisi data yang lambat. Sejauh mana kebutuhan sekolah perlu diadakannya jaringan komputer sehingga nantinya bisa digunakan semaksimal mungkin.Anggaran biaya. Sebaiknya pembangunan jaringan komputer dilakukan sedikit demi sedikit agar tidak terjadi pemborosan biaya.

. adalah tahap perencanaan pengambangan jaringan komputer di sekolah. tata letak bagunan/ruang. Model jaringan yang sesuai dengan kebutuhan sekolah membuat sistem jaringan bisa digunakan lebih efektif. . .Komponen jaringan.Model jaringan. adalah tahap implementasi jaringan komputer. jarak antar bangunan. Pemilihan komponen jaringan harus disesuaikan dengan kondisi sekolah yang meliputi bentuk bangunan. dan kemudahan pengembangan pada masa berikutnya.

Gambar di atas adalah contoh stuktur jaringan komputer di sekolah yang melibatkan beberapa komponen jaringan baik yang menggunakan kabel maupun nirkabel. . Selain itu sentral jaringan juga memberikan fasilitas server yang memiliki sumberdaya yang bisa digunakan bersama-sama seperti file. scanner. Sentral jaringan menghubungkan jaringan sekolah ke jaringan internet melalui sebuah server gateway yang dilengkap dengan modem/router. Sentral jaringan memiliki satu atau lebih server yang bisa dimanfaatkan oleh komputer di dalam jaringan dan koneksi internet yang bisa diakses melalui jaringan lokal. Dari struktur di atas dapat disederhanakan menjadi seperti gambar di bawah. Gambar 14. Struktur jaringan komputer sekolah yang disederhanakan Dari gambar di atas semua ruang kelas dan ruang lain terhubung kejaringan dan berpusat pada satu sentral jaringan. Sentral jaringan komputer bisa di desain seperti gambar di atas. dan printer.

Kelemahan model ini apabila komputer yang terpasang printer mengalami gangguan atau tidak aktif. Untuk mengatasi kendala pada masalah sebelumnya. maka printer atau secanner dihubungkan langsung ke jaringan. maka setiap printer. maka komputer yangg terpasang printer harus digubungkan dengan jaringan dan membagi (sharing) printer. Apabila komputer yang terpasang printer tidak terhubung ke jaringan.Gambar di atas adalah contoh memanfaatkan sumber daya printer yang ada pada sebuah komputer. scanner atau peralatan lain yang sekiranya bisa digunakan oleh komputer lain dalam jaringan. maka pengguna komputer lain dalam jaringan tidak bisa memanfaatkan printer. maka hanya komputer yang memiliki printer yang bisa mencetak. Agar printer atau scanner bisa dipasang langsung ke . Agar komputer lain bisa memanfaatkan printer yang ada pada sebuah komputer.

Apabila kondisi ruang terlihat rapi maka teknologi jaringan nirkabel adalah pilihan yang tepat. Dengan wireless network juga bisa memudahkan guru dalam berpindahpindah kelas atau ruangan tanpa putus dari jaringan. Tata letak komputer bisa disesuaikan dengan ruangan dan kenyamanan belajar.jaringan. maka printer atau scanner harus diberikan alamat atau IP address dengan menambahkan modul network printer atau network scanner. . Untuk desian laboratorium komputer bisa dikembangkan seperti gambar di atas.

semuanya tercermin dengan adanya komunikasi timbal balik dengan para siswa dan seluruh civitas sekolah sampai dengan akhir kegiatan penelitian. Minimnya pengetahuan civitas sekolah tentang komputer jaringan sehingga sebelum mengenalkan sistem jaringan komputer. . SMK PAB 7 Lubuk Pakam merupakan salah satu Sekolah yang ingin meningkatkan sistem administrasi dan sistem pembelajarannya dengan mengaplikasikan sistem jaringan komputer.BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN A. 2. mungkin dikarenakan adanya banyak faktor. guru-guru dan siswa-siswi sangat antusias. Respon kepala sekolah. 4. Sehingga dibutuhkan kecerdasan dari kami sebagai pelatih untuk menciptakan suasana komunikasi yang sederhana dengan menggunakan redaksi bahasa yang mudah dimengerti. 3. Tidak semuanya siswa memiliki pola pemikiran yang cepat tanggap dalam belajar. terutama pemahaman tentang jaringan komputer. KESIMPULAN Berdasarkan pembahasan pada bab-bab sebelumnya mengenai Pelatihan Jaringan Komputer LAN. maka kesimpulan yang dapat diambil dari rangkaian kegiatan penelitian yang sudah dilakukan adalah : 1. terlebih dahulu mereka diajarkan bagaimana dasardasar jaringan komputer.

sehingga dapat dijadikan sebagai sarana dan fasilitas yang efisien. dapat menjadi wadah dan wahana memperkaya dan mematangkan ilmu didalam bidang jaringan komputer. 3. Diharapkan kepada para ilmuan dan pemerintah setempat agar memberikan sosialisasi atau penyuluhan terhadap penyesuaian dan peningkatan taraf ilmu pengetahuan dibidang komputer jaringan LAN serta manfaat-manfaatnya. 2. SARAN Adapun saran-saran yang dapat diberikan selama kegiatan penelitian Pelatihan jaringan komputer LAN adalah: 1. Sehingga dengan adanya kegiatan penelitian tersebut. Diharapkan kegiatan pelatihan ini menjadi salah satu upaya merangsang minat dan meningkatkan kreativitas mahasiswa. .B. Diharapkan kepada pihak sekolah agar dapat menggunakan jaringan komputer dengan baik dan dimanfaatkan untuk sistem administrasi sekolah maupun dalam proses belajar mengajar. efektif dan akurat.