Anda di halaman 1dari 19

BAB III

OBJEK DAN DESAIN PENELITIAN

III.1

Objek Penelitian
Jakarta sebagai ibukota negara, pusat pemerintahan dan barometer perekonomian

nasional memerlukan dukungan energi listrik yang besar, bermutu dan handal.
PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta dan Tangerang merupakan salah satu ujung
tombak PLN dalam melayani pelanggan diwilayah DKI Jakarta. Kotamadya Tangerang,
Kabupaten Tangerang, serta sebagian Kabupaten Bogor, Kabupaten Depok dan
Kabupaten Bekasi. Total luas wilayah operasi adalah 2.067 km2.
Tugas pokok PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta dan Tangerang. meliputi
distribusi, penjualan tenaga listrik dan pelayanan pelanggan. Operasionalisasi tugas
pokok tersebut dikendalikan melalui unsur pelaksana yang terdiri dari 35 Area
Pelayanan yang tersebar dipenjuru Jakarta dan Tangerang, didukung oleh 4 Area
Jaringan dan 1 Area Pengatur Distribusi.
Pengembangan bisnis dilakukan dengan berpedoman pada konsep retail dan
wire, dimana retail menekankan pada aktivitas bisnis berorientasi pelanggan dan wire
memfokuskan pada pengembangan jaringan fisik untuk mendukung layanan bagi
pelanggan.
Dari sisi retail kegiatan dilaksanakan oleh Area Pelayanan dengan tujuan untuk
meningkatkan kualitas dan kecepatan layanan melalui peningkatan efektivitas dan
efisiensi proses bisnis yang saling berkaitan. Model pelayanan yang dibangun adalah
one stop service. Dari sisi wire kegiatan dilaksanakan oleh Area Jaringan dengan tujuan
23

co.jakarta. yaitu dengan mulai digarapnya bidang listrik oleh salah satu perusahaan Belanda Nederlands Indische Waterkracht Electriciteit Maatschappij (NV NIGM) yang ditandai dengan pendirian pusat Pembangkit Listrik Tenaga Uap Batubara (PLTU Batabara) yang berlokasi di Gambir.1 Peta Wilayah PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta dan Tangerang Keterangan : AP = Area Pelayanan . Gambar III. AJ = Area Jaringan . Pada 17 Agustus 1945.1. APD = Area Pengatur Distribusi Sumber: www.id III.menjaga mutu dan keandalan pasokan tenaga listrik. dibentuklah Djawatan Listrik dan Gas Tjabang Djakarta yang selanjutnya dikembalikan lagi kepada pemilik asal pada tahun 1947 dan namanya berubah menjadi Gemeenschappelijke Electriciteit Bedrijven 24 .1 Sejarah Singkat Perusahaan Berdirinya PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang diawali pada tahun 1897.pln. Pada masa pemerintahan Jepang NV NIGM (Belanda) diambil alih oleh Pemerintah Jepang yang pada akhirnya dialihkan ke perusahaan Djawa Denki Jogyosha Djakarta Shisha.

sehingga namanya berubah menjadi PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang. U 16/9/I tanggal 30 Desember 1953. PT. karyawan dan pemilik. Meningkatkan profesionalisme SDM 25 . maka pada tanggal 01 Januari 1954 dilakukan serah terima dan pengelolaannya diserahkan ke Perusahaan Listrik Jakarta dengan wilayah kerjanya adalah meliputi Jakarta Raya dan Ranting Kebayoran & Tangerang. maka perubahanpun terus bergulir hingga Pada kurun waktu 1984 s/d 1988 terjadi beberapa penambahan Unit Kerja. satu unit pengatur distribusi dan satu bengkel pemeliharaan kelistrikan. sehingga PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang memiliki tujuh cabang sebagai unsur pelaksana. Seiring dengan berjalannya waktu. Kemudian dengan berakhirnya masa konsesi NV OGEM Cabang Jakarta yang selanjutnya diikuti dengan nasionalisasi oleh Pemerintah Indonesia sesuai Keputusan Menteri PU dan Tenaga No. 23 tahun 1994 tanggal 16 Juni 1994.2 Visi dan Misi Visi Sebagai satu kesatuan usaha PLN. Berdasarkan PP No.1. PLN yang dulunya dikenal sebagai PERUM berubah statusnya menjadi PERSERO. tangguh dan berkembang”. PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang memiliki Visi “Menjadi perusahaan distribusi tenaga listrik yang handal. Misi Melaksanakan bisnis distribusi tenaga listrik yang berorientasi kepada pelanggan. III.Bandung en Omstreken (NV OGEM).

Listrik prabayar memiliki keunggulan dan manfaat yaitu: ƒ Dapat mengendalikan sendiri pemakaian ƒ Pembelian disesuaikan kemampuan ƒ Tidak ada sanksi pemutusan ƒ Kemudahan pembelian token/pulsa ƒ Pelaksanaan penyambungan cepat dll.Menjadikan bisnis tenaga listrik sebagai sarana pendorong pertumbuhan ekonomi nasional.1. III. Layanan ini disediakan untuk mempermudah pelanggan dalam mengakses semua informasi mengenai ketenagalistrikan di area Jakarta & Tangerang. 2. Call Center 123 yang beroperasi 24 jam/hari dan 7 hari dalam satu minggu dapat diakses dengan menggunakan Fixed Phone dengan menekan 123 atau tekan 021-123 bila menggunakan Handphone. Listrik Prabayar Listrik prabayar adalah layanan terbaru dari PT PLN (Persero) Disjaya dan Tangerang untuk konsumen dalam mengelola konsumsi listrik melalui meter elektronik prabayar (MPB). Call Center 123 Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan. 26 .3 Produk/Jasa Perusahaan Berikut ini produk dan jasa yang ditawarkan oleh perusahaan : 1. Melaksanakan usaha sesuai kaidah bisnis. telah hadir Layanan Call Center 123 sebagai pusat layanan informasi PLN.

Kantor Area Pelayanan) dengan pola buka 1 minggu 7 hari. Pasang Baru dan Migrasi Kemudahan pelayanan telah menjadi komitmen perusahaan untuk mewujudkan kepuasan pelanggan.Sket Lokasi sederhana c.000 untuk aktivasi g. kantor pelayanan PLN Distribusi Jakarta dan Tangerang terdiri dari 23 area pelayanan dan 12 gerai mall layanan. Pelanggan menyampaikan laik operasi (SLO) f. Calon pelanggan membeli token Perdana Rp 20. 4. jam kerja sesuai buka tutup tempat keramaian. Petugas melakukan survey lapangan d. Layanan Lintas Batas Meningkatkan pelayanan pada pelanggan dengan cara mendekatkan sistem pelayanan PLN pada pelanggan yang dibuka di tempat keramaian umum (Mall. Penerbitan surat persetujuan e. Calon pelanggan dapat mengajukan permohonan pasang baru. Memeriksa kelengkapan yang diperlukan seperti .3. Mendatangi kantor pelayanan terdekat dan mengajukan permohonan pasang baru. Informasi yang dapat dilayani meliputi : 27 . ubah daya dan migrasi ke listrik prabayar dengan cara: a.Copy Identitas atau surat kuasa di atas materai jika diwakili . Informasi Ubah Daya. Calon pelanggan menandatangani surat perjanjian jual beli listrik Melayani kemudahan pelayanan pelanggan. ubah daya maupun migrasi ke listrik prabayar b.

pelanggan dapat menggunakan fasilitas perbankan. Uang Jaminan Langganan (UJL). BCA 31. dan biaya lainnya.1. penambahan daya (PD). Berikut ini daftar Bank yang bekerjasama dengan PLN dalam proses transaksi online : Tabel III. Perubahan Daya.3 Daftar Bank DAFTAR BANK 1. Bukopin 11. Perubahan Alamat dll. Perhitungan Rekening Listrik. Payment Point Online Bank Payment point online bank atau disingkat dengan PPOB adalah layanan transaksi pembayaran rekening dan non rekening listrik pelanggan PLN secara online melalui bank dan dikelola secara terpusat sehingga dapat menghindari terjadinya double bayar (dua kali bayar). dan pembayaran uang jaminan listrik (UJL) Akses Transaksi Melalui layanan PPOB. Biaya Penyambungan (BP). • Informasi tentang ketentuan Persyaratan Penyambungan Tenaga Listrik dan Peraturan Instalasi Pelanggan. pasang sementara (PS). Perubahan/Balik Nama. Produk layanan tersebut dimaksudkan untuk memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi baik pembayaran rekening maupun non rekening seperti biaya pasang baru (PB). • Informasi tentang cara perhitungan dan besarnya biaya yang harus dibayar antara lain: Harga Jual Listrik.• Informasi tentang tata cara Penyambungan Tenaga Listrik antara lain: Penyambungan Baru. Penyambungan Sementara. Niaga 21. Jabar Banten 28 . 5.

14 Struktur Organisasi 29 . Danamon 17.1. Bank Of Tokyo Mits 29.2. Mandiri 20. BII 32. Panin 33. BNI 8. CitiBank 22. Mega 30. Artha Graha 4. BNP 18. ABN AMRO 35. Permata 12. Maspion Indonesia 15. Royal 10. Ina Perdana 25. Victoria Int 13. Syariah Mega 5. BTN 27. UOB Buana 38. DKI 6. HSBC 34. Ganesha 26. Muamalat III. Ekonomi 36. Sinar Mas 3. Bumi Putera 28. Swadesi 7. NISP 16. BRI 14. PT POS Indonesia 9. RaboBank 37. Mutiara 23. BPR KS 24.4 Struktur Organisasi Gambar III. Syariah Mandiri 19.

General Manager (MOCH SULASTYO) Audit Internal (IRWAN ZAINAL NASUTION) Bidang Perencanaan (M BUDISUSILO) Bidang Distribusi (DJOKO RAHARDJO A) AREA AREA BANDENGAN AREA BINTARO AREA BULUNGAN AREA CEMPAKA PUTIH AREA CENGKARENG AREA CIKOKOL AREA CIKUPA AREA CIPUTAT AREA CIRACAS AREA JATINEGARA AREA KEBON JERUK AREA KRAMATJATI AREA LENTENG AGUNG AREA MARUNDA AREA MENTENG AREA PONDOK GEDE AREA PONDOK KOPI AREA SERPONG AREA TANJUNG PRIOK AREA TELUK NAGA Bidang Niaga (DWI KUSNANTO) Bidang Keuangan (DWIYANTO HARIADI) Bidang SDM dan Organisasi (M SO'IM) AP PRIMA AP PRIMA JAKARTA SELATAN Bidang Komunikasi Hukum dan Administrasi (RIZA INDRIAWAN) AREA PENGATUR DISTRIBUSI AP PRIMA JAKARTA UTAR AP PRIMA TANGERANG Sumber: PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta dan Tangerang 30 .

Tugas dan Tanggung Jawab Audit Internal: ƒ Mengelola penyusunan program kerja pemeriksaan tahunan sesuai program kerja perusahaan. penjualan dan kepuasan pelanggan. ƒ Menyusun metoda evaluasi kelayakan investasi dan melakukan penilaian financial. ƒ Menjamin penerimaan hasil penjualan tenaga listrik dan mengembangkan upaya-upaya untuk meningkatkan profitabilitas. 4. Tugas dan Tanggung Jawab Bidang Perencanaan: ƒ Menyusun Rencana Umum Pengembangan Tenaga Listrik (RUPTL).Uraian singkat tugas dan tanggung jawab masing-masing bagian pada PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta dan Tangerang. ƒ Melaksanakan audit internal meliputi keuangan. manajemen dan sumber daya manusia. ƒ Menyusun rencana pengembangan sistem ketenagalistrikan. 2. Tugas dan Tanggung Jawab General Manajer: ƒ Mengelola bisnis pendistribusian tenaga listrik secara efektif dan efisien dengan mengoptimalkan dan mensinerjikan seluruh sumberdaya. sesuai dengan struktur organisasi di atas adalah sebagai berikut: 1. teknik. ƒ Memberikan masukan dan rekomendasi menyangkut proses manajemen dan operasional. Tugas dan Tanggung Jawab Bidang Distribusi: 31 . 3. ƒ Mengembangkan strategi untuk meningkatkan pemasaran.

6. pengembangan pelayanan pelanggan untuk meningkatkan pangsa pasar dan kepuasan pelanggan. ƒ Menjamin terselenggaranya penyusunan laporan keuangan kantor distribusi dan unit-unit untuk laporan keuangan konsolidasi PLN Disjaya. ƒ Menyusunan rencana penjualan energi listrik dan rencana pendapatan untuk meningkatkan penjualan. 5. ƒ Mengevaluasi harga jual energi listrik untuk bahan masukan dalam rangka penentuan tarif dasar listrik. Tugas dan Tanggung Jawab Bidang Keuangan: ƒ Menjamin terlaksananya penyediaan dan pengendalian anggaran investasi dan operasi untuk pelaksanaan kegiatan perusahaan. 7. Tugas dan Tanggung Jawab Bidang Niaga: ƒ Merencanakan kebijakan strategi pemasaran. ƒ Menjamin terlaksananya pengendalian aliran kas pendapatan dan kas pembiayaan untuk pengamanan pendapatan (revenue protection). ƒ Menetapkan strategi pengoperasian dan pemeliharaan jaringan distribusi dan pembinaan penerapannya untuk memperoleh efisiensi dan keandalan yang tinggi dalam pemasokan tenaga listrik kepada pelanggan.ƒ Menetapkan rencana pengembangan sistem jaringan distribusi dan pembinaan penerapannya untuk memenuhi perkembangan kebutuhan tenaga listrik masyarakat. Tugas dan Tanggung Jawab Bidang SDM dan Organisasi: ƒ Menyusun kebijakan pengembangan organisasi dan mengelola pelaksanaannya. 32 .

9. Bidang Komunikasi. Tugas dan Tanggung Jawab Area Layanan: ƒ Menyusun program pemasaran untuk meningkatkan penjualan tenaga listrik ƒ Mengkoordinasikan proses penyambungan dan tambah daya dengan Area Jaringan untuk mempercepat proses pelayanan ƒ Mengelola kegiatan pembacaan meter serta proses pembayaran rekening 10. Tugas dan Tanggung Jawab Area Pengatur Distribusi: ƒ Menetapkan rencana pengembangan Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA) yang merupakan suatu sistem kendali industri berbasi 33 .ƒ Menyusun kebijakan manajemen sumber daya manusia dan mengelola pelaksanaanya. ƒ Mengusulkan penyesuaian dan pengembangan standar konstruksi jaringan tenaga listrik untuk kesesuai peruntukan operasional ke kantor distribusi. dan Administrasi ƒ Mengelola sistem komunikasi internal dan eksternal untuk membangun citra baik dan memperkuat posisi perusahaan. Hukum. ƒ Mengkaji dan merekomendasikan kebijakan dan Prosedur Hukum perusahaan. mengesahkan usulan Pedoman Rencana Kerja (PRK) Area Jaringan ke Kantor Distribusi. 11. ƒ Menyetujui pengelolaan kontrak pengadaan barang dan jasa di unit kerjanya. 8. ƒ Kelancaran penyelesaian kasus hukum perusahaan dan memberikan Advokasi Hukum dalam bisnis energi listrik dan ketenagakerjaan. Tugas dan Tanggung Jawab Area Jaringan: ƒ Merencanakan .

K/DIR/2007 tanggal 28 Desember 2007. III. sebutan Bina Lingkungan berubah menjadi Program Partisipasi Pemberdayaan Lingkungan (P3L).5 Pengertian CSR menurut PLN Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) merupakan gabungan Program Kemitraan dahulu disebut program Pembinaan Usaha Kecil dan Koperasi (PUKK) dan Program Bina Lingkungan (sebelumnya Community Development) yang selanjutnya berdasarkan facsimile Deputi Direktur Lingkungan Keselamatan Ketenagalistrikan (DD LKL) PLN Pusat Nomor : 013/FAC/DDLKL/2006 tanggal 14 Februari 2006. Program Bina Lingkungan (PBL) adalah Program pemberdayaan kondisi sosial masyarakat oleh PLN melalui pemanfaatan dana dari bagian laba PLN.komputer yang digunakan untuk mengendalikan suatu proses industri. proses infrastruktur dan proses fasilitas. Telekomunikasi dan Instalasi 20 kV Gardu Induk. Pelaksanaan pengelolaan PKBL berpedoman kepada Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor : PER-05/MBU/2007 tanggal 27 April 2007 dan Keputusan Direksi PT. ƒ Memastikan terselenggaranya mekanisme proses realisasi pengadaan barang dan jasa dalam hal pembangunan. 34 .1. Sesuai Facsimile Vice Presiden (VP) CSR Nomor : 00287/013/VPCSR/2009 tanggal 29 Januari 2009 bahwa dana hibah Program Kemitraan yang biasanya digunakan promosi dan pameran produk mitra binaan tidak diperbolehkan dikeluarkan dan jika sangat diperlukan dapat diambil dari dana Program Bina Lingkungan. PLN (Persero) Nomor : 366. pengembangan dan pemeliharaan SCADA.

• Berperan aktif dalam mendorong tenaga listrik untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Misi dan Tujuan CSR pada PT PLN (Persero) Visi Corporate Social Responsibility (CSR) adalah terwujudnya keharmonisan hubungan PLN dengan masyarakat sehingga akan menunjang keberhasilan kegiatan PLN dalam menyediakan listrik kepada masyarakat. Tujuan CSR adalah: • Memulihkan dan meningkatkan citra perusahaan dan dukungan keberadaan PLN.Program Partisipasi Pemberdayaan Lingkungan (P3L) adalah kegiatan pengembangan/ pembangunan masyarakat/ komunitas yang dilakukan secara sistematis. • Pemberdayaan masyarakat. ekonomi dan kualitas kehidupan yang lebih baik apabila dibandingkan dengan kegiatan pembangunan sebelumnya dan merupakan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) melalui pemanfaatan dana dari bagian laba PLN. terencana dan diarahkan untuk memperbesar akses masyarakat guna mencapai kondisi sosial. • Berperan aktif dalam meningkatkan hidup masyarakat. • Berperan aktif dalam menjaga kesinambungan lingkungan melalui pelestarian alam.6 Visi. III.1. 35 . Misi CSR adalah: • Membantu pengembangan kemampuan masyarakat agar dapat aktif berperan dalam pembangunan.

1. ‐ Bantuan penyuluahan.7 Struktur Organisasi Tim CSR Sesuai SK Nomor : 075. Misalnya: ‐ Pengembangan kesepahaman melalui komunikasi dan informasi kepada Para Pihak yang terkait.1.• Masyarakat ikut peduli mengamankan dan merasa memiliki instalasi PLN. Adalah kegiatan-kegiatan menyangkut pengembangan pemahaman melalui komunikasi dan informasi kepada Para Pihak yang terkait (stakeholder). Community relation. Community Services. Wakil Ketua: Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan 4. Ketua : Manajer Bidang Komunikasi Hukum dan Administrasi 3. adalah program bantuan yang diberikan berkaitan dengan pelayanan masyarakat atau kepentingan umum. B. Pembina : General Manager 2. • PLN peduli terhadap masyarakat yang terkena dampak sosial.K / GM / 2010 tanggal 16 Juli 2010 Susunan anggota Tim P3L PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta dan Tangerang sebagai berikut: 1. III. Sekertaris : Supervisor Bina Lingkungan III. untuk meningkatkan hubungan baik dengan kelompok masyarakat dan pemerintah setempat. ‐ Bantuan konsultasi publik.8 Jenis Kegiatan CSR pada PT PLN (Persero) A. 36 .

adalah program bantuan yang berkaitan dengan pemberian akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk menunjang kemandiriannya. komunitas asli. yaitu bantuan yang diberikan untuk meringankan beban para korban yang diakibatkan oleh bencana alam. yaitu bantuan yang diberikan dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. 37 . yaitu bantuan untuk meningkatkan kualitas sarana ibadah masyarakat. organisasi profesi. ‐ Bantuan pelestarian alam. Community Empowering. ‐ Bantuan pengembangan dan ataupun penguatan kelompok-kelompok swadaya masyarakat. C. ‐ Bantuan pengembangan prasarana dan umum. ‐ Bantuan peningkatan kesehatan. yaitu bantuan yang diberikan dalam rangka meningkatkan fasilitas kesejahteraan masyarakat. ‐ Bantuan sarana ibadah.Bentuk bantuan meliputi: ‐ Bantuan kepada korban bencana alam. Bentuk bantuan meliputi: ‐ Banyuan pendidikan dan atau pelatihan yaitu bantuan yang diberikan dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). ‐ Bantuan meningkatkan kapasitas usaha masyarakat yang berbasis potensi sumber daya setempat.

200.000.050. 20. 1.- sesuai surat Sekper Nomor : 08850/521/SEKPER/2010 tanggal 19 Nopember 2010.563. 1.000. PLN Kantor Pusat mengalokasikan dana Bina Lingkungan (CSR) untuk PT. Fairness : Harus dilaksanakan secara jujur D.. 429.500.000.- berdasarkan Facsimile Sekretaris Perusahaan Nomor : 064/Fac/SEKPER/2010 tanggal 12 Mei 2010 dan Program Penanaman Pohon bersama IKPLN sebesar Rp. Azas Manfaat : Memberikan manfaat terbesar bagi tujuan PLN III.1. Jumlah dana yang disalurkan sampai dengan Triwulan IV tahun 2010 sebesar Rp.- 38 .- • Pelestarian Alam Rp.000.501. Akuntabilitas : Harus jelas pertanggungjawabannya.000.- • Community Empowering Rp.000. PLN (Persero) Distribusi Jakarta dan Tangerang sebesar Rp. 903.9 Prinsip Pengelolaan Dana PBL/P3L A. Transparan : Harus jelas kepada siapa dan mengapa dana diberikan. bahwa penyaluran dana P3L dilakukan sebelum akhir tahun 2010. 136. dapat diverivikasi/ diaudit.125.125.III. C.10 Pelaksanaan Program Bina Lingkungan(CSR) Pada tahun 2010. 75.000.000.000.- • Biaya Operasional Rp.dengan rincian sebagai berikut : • Community Relation Rp.- • Community Service Rp. Flexible : Dalam penyalurannya harus jelas kriterianya E. B.000.1.000. 136.

56%.- III.000. Membantu sarana UPPJ dengan mobil jenajah agar lebih membantu mempromosikan PLN di mobil tersebut Membantu Sarana Ibadah sehingga masyrakat sekitar dapat merasakan bantuan PLN sehingga timbul rasa perhatian masyarakat untuk menjaga instalasi PLN 20.000 50. Dan sisa alokasi dana sebesar Rp.950.11 Realisasi Kegiatan dan Penyaluran Dana CSR No 1.000 36. Mushola Al-Ikhlash d.1.300. 2.600. Water well dan MCK f. PAUD Tunas Melati b.000. KELOMPOK/ JENIS KEGIATAN Community Relation a. 72. Forum Komunikasi Dewan Kelurahan DKI TUJUAN Meredam LSM dan membantu biaya operasional LSM BIAYA 20.Sehingga Efektivitas penyaluran dana mencapai 95.000.000 Community Service a.000 216.000. Laboratorium juara e.000 48. Tabel III.376.1.050 47. UPPJ Masjid Jami Al-Uswah g.000.623.000 39 .11 Realisasi Kegiatan dan Penyaluran Dana CSR Realisasi kegiatan dan penyaluran dana CSR PT PLN Distribusi Jakarta dan Tangerang Tahun 2010 dalam bentuk rupiah.000 126. Lembaga Metropolitan Study Center c. Yayasan Pesantren Islam Hubbul Wathon Membantu anak-anak tidak mampu sekolah dengan memberikan sarana / perlengkapan belajar Membantu anak-anak tidak mampu sekolah dengan memberikan sarana / perlengkapan belajar Membantu Sarana Ibadah sehingga masyrakat sekitar dapat merasakan bantuan PLN sehingga timbul rasa perhatian masyarakat untuk menjaga instalasi PLN Membantu anak-anak tidak mampu sekolah dengan memberikan sarana / perlengkapan belajar Membantu sarana air bersih agar masyarakat dapat hidup lebi sehat.

000 20. Penanaman Pohon (IKPLN) dana tambahan Meningkatkan kelestarian alam dan penunjang program penanaman sejuta pohon 20. Lembaga Pendidikan Pelatihan dan kewirausahaan Indonesia 4. Membantu pondasi sekolah yang akan direncanakan untuk sekolah masyarakat sekitar Membantu anak-anak tidak mampu sekolah dengan memberikan sarana / perlengkapan belajar Membantu Sarana Ibadah sehingga masyrakat sekitar dapat merasakan bantuan PLN sehingga timbul rasa perhatian masyarakat untuk menjaga instalasi PLN Membantu Sarana Ibadah sehingga masyrakat sekitar dapat merasakan bantuan PLN sehingga timbul rasa perhatian masyarakat untuk menjaga instalasi PLN Membantu anak-anak tidak mampu sekolah dengan memberikan sarana / perlengkapan belajar Meningkatkan kepedulian kepada masyarakat yang mendapat musibah Meningkatkan kepedulian kepada masyarakat yang mendapat musibah Membantu Peringatan Hari Kartini Membantu meningkatkan kualitas agama anakanak pegawai Meningkatkan perhatian kepada masyarakat sekitar unit area PLN Disjaya pada bulan Ramadhan Meningkatkan perhatian kepada masyarakat sekitar unit area PLN Disjaya dengan memberikan beasiswa f.000 199.000. Yayasan Seroja Jakarta i.000 15.000.000 30.000 40 .000 42.000.000 64.000 46. Bantuan sembako bulan Ramadhan d. Bantuan Beasiswa e.000 100. Yayasan Rukun Istri Sejahtera j.000 136.000. Masjid Jami Ashshobirin k.000. Bantuan Bencana Gunung Merapi Community Empowering a.400.700.h.000 100.000 2.000 12.000.000 136. Mushola Nurul Huda 3. KSM Nurul Hidayah Meningkatkan perhatian kepada lembaga yang melaksanakan kegiatan pelatihan kepada masyarakat agar lebih baik dalam kemapuan usaha Meningkatkan perhatian kepada KMS yang melaksanakan kegiatan pelatihan kepada masyarakat agar lebih baik dalam kemapuan usaha Pelestarian Alam a.500.000.000. Bantuan Bencana Alam Mentawai n. Yayasan Riyadhul Mu’minin m.125.000. l. Pesantren Kilat Bulan Ramadhan c. Bantuan Bina Lingkungan seni “Hari Kartini” b.500.

penuh makna dan hubungan gejala bersifat interaktif (reciprocal).” Populasi dari penelitian ini adalah PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta dan Tanggerang yang memiliki kebijakan untuk melaksanakan PKBL yang diatur dalam Peraturan Menteri Negara BUMN No. analisis data bersifat induktif/kualitatif. kompleks. Menurut Sugiyono (2008: 14) pengertian metode penelitian kualitatif adalah: “Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme yang memandang realitas sosial sebagai sesuatu yang holistik/utuh. Per-05/MBU/2007 tanggal 27 April 2007.2 Desain Penelitian III.1 Jenis dan Sumber Data Penelitian ini menggunakan data primer dengan metode penelitian kualitatif yang diperoleh langsung dari perusahaan.000. Biaya Operasi TOTAL REALISASI DANA CSR TAHUN 2010 75.563. pengambilan sample sumber data dilakukan secara purposive dan snowbaal. (sebagai lawannya adalah eksperimen) dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci.5. dinamis.2. digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah.501.000 1. 41 .050 III. teknik pengumpulan dengan trianggulasi (gabungan). dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi.