Anda di halaman 1dari 14

PERENCANAAN WAKTU FINAL DISPOSAL MUM/BBS BERDASARKAN TINGKAT

PRODUKTIVITAS ALAT ANGKUT PADA TAMBANG
BATUBARA PT. FIRMAN KETAUN
BENGKULU UTARA
Agustinus Dwi Jayanto
Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya Indralaya
Jalan Raya Palembang – Prabumulih Km.32, Indralaya 30662

ABSTRAK
Perencanaan waktu final disposal dapat dibuat berdasarkan besarnya tingkat produktivitas alat angkut yang
digunakan, dengan mempertimbangkan jumlah unit yang digunakan dan match factor antara alat gali-muat
dan alat angkut. Setelah dilakukan perhitungan maka dipilih perencanaan berdasarkan alternatif C karena
diperoleh
peningkatan tingkat produktivitas alat angkut ADT Volvo BM A35 dari

57.822,454 LCM /bulan

menjadi

101.189,2945 LCM /bulan

untuk pasangan backhoe

Doosan 500 LCV, dan untuk pasangan backhoe Volvo EC 210Blc terjadi perubahan tingkat produktivitas
dari

30.759,028 LCM /bulan

menjadi

61.518,056 LCM /bulan . Selain itu, juga terjadi

perubahan terhadap nilai match factor yang semula hanya sebesar 0,61 menjadi 1,06 untuk pasangan
backhoe Doosan 500 LCV dan nilai match factor 0,51 menjadi 1,02 untuk pasangan backhoe Volvo EC
210Blc. Perubahan tingkat produktivitas alat angkut mempengaruhi perencanaan waktu final disposal
MUM/BBS yang semula memerlukan waktu 23 bulan 23 hari untuk memenuhi disposal dengan kapasitas
2.113.855 LCM menjadi hanya memerlukan waktu 13 bulan untuk mencapai kondisi final.
Kata kunci : alat angkut, backhoe, cycle time, produktivitas, match factor.

I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kegiatan eksploitasi sumber daya alam akan
selalu
mengakibatkan
berubahnya
keadaan
lingkungan sekitarnya. Bukit-bukit bisa menjadi
lembah dan hutan yang lebat bisa menjadi lahan
tandus tanpa vegetasi. Namun jika tidak demikian,
maka sumber daya alam yang tersedia tidak dapat
diambil untuk dimanfaatkan bagi kelangsungan
hidup orang banyak.
Dalam sebuah tambang sering dijumpai batuan
Untuk mengatasi kerusakan lingkungan, diperlukan
upaya yang berkesinambungan agar lingkungan
yang rusak dapat diperbaiki dengan cara reklamasi
tambang. Perencanaan reklamasi yang dilakukan
mencakup perencanaan sebelum tambang dimulai,
dan pengawasan pelaksanaan reklamasi pada saat
kegiatan penambangan dimulai serta setelah
kegiatan penambangan selesai.
PT. Firman Ketaun merupakan salah satu
perusahaan
yang
bergerak
dalam
bidang
pertambangan
batubara.
Dalam
kegiatan
penambangannya, PT. Firman Ketaun melakukan
penambangan batubara dengan metode tambang
terbuka (strip mine). Penambangan dengan metode
tambang terbuka dilakukan dengan pengupasan
tanah penutup atau overburden, sehingga
mengakibatkan berubahnya bentuk lahan.

Hal yang membedakan tambang terbuka
dengan tambang bawah tanah ialah bahwa pada
tambang terbuka yang menjadi permasalahan
adalah besarnya atau banyaknya jumlah atau volume
overburden yang menutupi lapisan batubara yang
harus dipindahkan ke tempat lain supaya nantinya
dapat memudahkan dalam penggalian batubara.
Terutama yang menjadi persoalan adalah tempat
penimbunan yang dibutuhkan untuk tanah penutup,
berapa kapasitasnya dan berapa lama waktu yang
dibutuhkan untuk memenuhi tempat penimbunan ini.
Dengan diketahuinya kapan suatu tempat
penimbunan tanah atau batuan penutup mencapai
kondisi final (akhir), maka akan mempermudah
untuk perencanaan selanjutnya seperti perencanaan
tempat penimbunan yang baru ataupun perencanaan
reklamasi untuk lahan penimbunan yang telah
mencapai kondisi final ini.
B. Tujuan
1. Untuk mengamati dan mengevaluasi teknis
kegiatan pengupasan lapisan overburden, yang
meliputi cycle time alat gali muat dan alat
angkut.
2. Mempelajari dan mengetahui faktor-faktor yang
mempengaruhi kemampuan produksi dan
keserasian kerja alat.
3. Merencanakan waktu yang dibutuhkan untuk
mencapai kondisi final disposal (elevasi ≥ 90

1

BBS). D. 3. Bina Bara Sejahtera. Setelah itu dilakukan perbandingan kapasitas volume disposal dengan besarnya tingkat produktivitas alat angkut. dimana: a. detik Tm3 = Waktu menumpahkan muatan. yang dimulai dari pengisian bucket sampai dengan menumpahkan muatan ke dalam alat angkut dan kembali kosong.5. diperlukan perencanaan yang tepat tentang tempat penimbunan overburden. detik 2 .113. disusun. yaitu : Studi Literatur Studi literatur ini dilakukan untuk memberikan landasan berpikir mengenai permasalahan yang akan diamati dalam penelitian. Pada penelitian ini. Untuk mengatasi hal ini. Data Primer Data primer merupakan data yang diperoleh dengan pengamatan dan pengukuran langsung di lapangan. dengan jumlah maksimal sebanyak 13 unit articulate dump truck (ADT) Volvo BM A35. baik berupa text book. Dalam penyusunan laporan ini. dan dump truck yang digunakan dalam kegiatan penambangan pengupasan tanah penutup. 2. 1972) Ctgm = Tm1 + Tm2 + Tm3 + Tm4 Keterangan : Ctgm = Waktu edar alat gali-muat. Firman Ketaun sebagai tempat penimbunan overburden hasil penggalian kontraktor tambang PT. Pfleider. Untuk itu diperlukan perencanaan mengenai rentang waktu yang diperlukan untuk mencapai kondisi final disposal (elevasi ≥ 90 meter) tersebut berdasarkan tingkat produktivitas alat angkut yang digunakan oleh PT. penulis hanya membatasi pembahasan pada perencanaan waktu yang diperlukan untuk mencapai kondisi final disposal (elevasi ≥ 90 meter) berdasarkan tingkat produktivitas alat angkut yang digunakan berdasarkan penambahan jumlah alat angkut. baik itu mencakup masalah kapasitas tempat penimbunan serta rentang waktu yang diperlukan untuk mencapai kondisi final disposal. Ruang Lingkup Dalam penelitian ini. ada tahapan yang dilakukan untuk mendapatkan data yang diperlukan.4. Waktu edar alat galimuat dapat dirumuskan sebagai berikut : (Eugene P. Data Sekunder Merupakan data-data penunjang yang didapat dari literatur dan arsip yang dimiliki PT. Disposal MUM/BBS (Manggala Usaha Manunggal/Bina Bara Sejahtera) merupakan disposal yang disiapkan PT. serta efisiensi waktu kerja. jurnal penelitian dan laporan-laporan yang berhubungan dengan penelitian dan faktor-faktor yang mendukungnya. C. Pemecahan Masalah Pemecahan masalah dilakukan berdasarkan pada analisis terhadap data-data yang diperoleh di lapangan yang berpedoman pada literaturliteratur yang berhubungan dengan masalah tersebut. Waktu edar alat gali-muat Merupakan total waktu pada alat muat. langkah awal yang dilakukan yaitu menghitung cycle time alat gali muat dan angkut. detik Tm1 = Waktu menggali material. data iklim dan curah hujan. seperti pengamatan cycle time backhoe. Permasalahan Banyaknya material tanah atau batuan penutup (overburden) merupakan ciri khas tersendiri dari tambang terbuka.855 LCM. serta efisiensi waktu kerja dengan metode statistik dan hasilnya akan digunakan dalam perhitungan selanjutnya sesuai dengan permasalahan yang ada. kemudian dihitung nilai-nilai yang diperlukan seperti nilai rata-rata cycle time alat gali muat dan angkut. Kemudian data di atas diolah sehingga diperoleh nilai produktivitas alat angkut dan match factor. kapasitas disposal. detik Tm2 = Waktu putar dengan bucket terisi. Permasalahan yang timbul saat ini adalah sebagian disposal ini telah mencapai elevasi 80 meter dari elevasi maksimal 90 meter yang direncanakan dengan kapasitas disposal yang tersisa adalah 2. II. Pengolahan Data Pengolahan data merupakan perubahan dari data mentah yang diambil dari lapangan. sehingga diperoleh waktu yang diperlukan untuk mencapai kondisi final disposal. Firman Ketaun seperti spesifikasi backhoe dan dump truck yang dipakai. Bina Bara Sejahtera (PT. Orientasi Lapangan Orientasi lapangan dimaksudkan untuk mengetahui keadaan sebenarnya dari lapangan penelitian. Data yang diperoleh di lapangan berupa cycle time alat gali muat dan angkut. Hal ini diperoleh dengan mempelajari literatur-literatur yang ada. dan data-data literatur yang berkaitan dengan permasalahan dan judul penelitian. b. Pengambilan Data a. Sehingga peneliti dapat mengetahui tahapan yang harus dilakukan dalam melakukan penelitian (pengambilan data). METODE PENELITIAN 1.meter) berdasarkan tingkat produktivitas alat yang digunakan saat ini. peta lokasi. swell factor material dan faktor koreksi bucket.

Hal ini juga dibuktikan dengan (Rochmanhadi.02 7 unit 1. 4. III.02 untuk pasangan backhoe Volvo Keterangan : EC 210Blc (Lampiran I).06 Ct untuk pasangan backhoe Doosan 500 LCV dan c. menit Ta6 = Waktu kembali kosong. yang artinya akan mengurangi besarnya tingkat produktivitas peralatan mekanis. 1982) Setelah dilakukan evaluasi dengan melakukan n  Kb  Eff  3600 penambahan jumlah alat angkut pada masing-masing Q pasangan. HASIL DAN PEMBAHASAN Keterangan : A. menit Ta4 = Waktu mengambil posisi untuk penumpahan. Cta = Waktu edar alat angkut. maka dilakukan perhitungan terhadap besarnya nilai produktivitas peralatan mekanis tersebut. Hasil evaluasi terhadap Kb = Kapasitas bucket (Kb spec. waktu mengangkut muatan. detik angkut yang diperlukan untuk masing-masing b.51 didasarkan pada Aktual Alternatif produktivitas alat 2. Waktu edar alat angkut dapat dirumuskan sebagai berikut: (Eugene P. 5 unit 0. menit Ta1 = Waktu mengambil posisi untuk dimuati. m3 peralatan mekanis (hasil lengkap perhitungan pada Eff = Effisiensi Kerja Lampiran I) dapat dilihat Ct = Cycle Backhoe Volvo EC Backhoe Doosan 500LCV 210Blc vs ADT Volvo pada (Tabel 1).b. maka produktivitas alat gali muat harus sesuai dengan produktivitas alat angkut. yang dinyatakan dalam match factor (MF).06 4 unit 1. dimana : MF  banyak pengisian x jumlah alat angkut xCT alat gali Jumlah alat gali x CT alat angkut Keterangan : MF = Match Factor atau faktor keserasian CT = Cycle Time . Produktivitas Alat Gali muat Evaluasi Match Factor Pasangan Alat Gali Muat dan Alat Angkut Untuk memperoleh hubungan kerja yang serasi antara alat gali muat dan alat angkut. waktu mengatur posisi untuk dimuati. Berdasarkan pengamatan di lapangan selama penelitian. rumus di bawah ini : (Rochmanhadi. Faktor keserasian Pilihan Jumlah Jumlah Match Match Jumlah Alat Angkut dan Alat Alat alat gali-muat dan Factor Factor Angkut Angkut Match Factor alat angkut Kondisi 1.28 3 . yaitu match factor Kb  Eff  3600 Q dengan nilai 0.77 3. Time. Rendahnya tingkat match factor antara kedua 3 Koreksi Bucket x SF). Keterangan : keduanya menggunakan alat angkut dengan jenis Q = Produktivitas alat gali muat (Bcm/jam) yang sama yaitu articulate dump truck Volvo BM Kb = Kapasitas bucket (Kb spec. detik vs ADT Volvo BM A35 BM A35 Alternatif Tabel 1. Hasil Evaluasi No. menit Ta3 = Waktu mengangkut muatan. match factor 1. menit Setelah diketahui nilai rata-rata cycle time peralatan mekanis. m pasangan alat gali muat dan alat angkut ini Eff = Effisiensi Kerja menyebabkan perlunya evaluasi terhadap jumlah alat Ct = Cycle Time. Produktivitas Alat Angkut (dump truck) pasangan sehingga diperoleh match factor yang Produktivitas dump truck dapat diketahui dengan mendekati kondisi ideal (MF = 1). 5. Ketidakserasian tingkat produktivitas pasangan peralatan mekanis ini akan menimbulkan adanya waktu tunggu bagi salah satu jenis peralatan mekanis. 4 unit 0.61 untuk pasangan backhoe Doosan Ct 500 LCV dan nilai match factor 0. diperoleh hasil ideal match factor 1. 1972) Cta = Ta1 + Ta2 + Ta3 + Ta4 + Ta5 + Ta6 gali-muat dan produktivitas alat angkut. waktu diisi muatan.76 3 unit 0.21 5 unit 1. detik Waktu edar alat angkut Waktu edar alat angkut pada umumnya terdiri dari waktu menunggu alat untuk dimuat. menit Ta2 = Waktu diisi muatan.Alat x Faktor besarnya match factor masing-masing pasangan Koreksi Bucket x SF). terlihat jelas kurangnya sinkronisasi antara alat gali muat dan alat angkut. 1982) hasil perhitungan nilai match factor antara pasangan alat gali muat dan alat angkut. waktu dumping dan waktu kembali kosong.28 8 unit 1.Alat x Faktor A35.02 7 unit 1. menit Ta5 = Waktu pengosongan muatan.06 5 unit 1. A Alternatif B Alternatif C Alternatif D Alternatif E 6 unit 0. a. dimana terdapat waktu tunggu bagi alat gali muat untuk Untuk menghitung produksi excavator dapat menunggu datangnya alat angkut untuk diisi menggunakan persamaan berikut : material overburden.51 untuk pasangan backhoe Volvo EC 210Blc (Lampiran I). Tm4 = Waktu putar dengan bucket kosong.91 4 unit 1. 6. Pfleider. keduanya menggunakan Q = Produktivitas alat angkut (Bcm/jam) alat angkut dengan jenis yang sama yaitu articulate n = Jumlah pengisian dump truck Volvo BM A35.61 2 unit 0.

dan 4 unit pada pasangan backhoe Volvo EC 201Blc.855 LCM 88.518. Kapasitas volume disposal : 2. Dari hasil perhitungan.482 LCM /bulan Waktu final disposal = 23. 4.478 4 . = Waktu final disposal = 17.737 162.542 4 unit 61. 1. Produktivitas Alat Angkut terjadinya perubahan waktu final disposal.6095 148.542.482 3 unit 46.581.2945 101.113.416. Kapasitas volume disposal : 2.454 72.028 LCM /bulan untuk pasangan sebanyak 5 unit pada pasangan backhoe Doosan 500 LCV.581.85 bulan Waktu final disposal ≈ 17 bulan 22 hari Alternatif B Pada alternatif B. Alternatif Pilihan Kondisi Aktual Alternatif A Alternatif B Alternatif C Alternatif D Alternatif E Jumlah Alat Angkut 4 unit 5 unit 6 unit 7 unit 7 unit 8 unit Produktivitas ( LCM /bulan ) 57. maka selanjutnya dapat dihitung waktu final disposal yang akan direncanakan.855 LCM Produktivitas alat angkut : 88.8645 192.189.2945 115.113. Perencanaan berdasarkan produktivitas setelah penambahan alat angkut Adanya penambahan jumlah alat angkut tentunya berpengaruh terhadap besarnya produktivitas alat angkut itu sendiri. terjadi penambahan jumlah alat angkut ADT Volvo BM A35 sebanyak masing-masing 2 unit pada setiap pasangan alat.707.86 bulan Waktu final disposal ≈ 23 bulan 23 hari 2.416.581. Alternatif A aktual alat angkut ADT Volvo BM A35 adalah Pada alternatif A.855 LCM antara kedua pasangan alat gali muat dan alat angkut Produktivitas alat angkut : 118.57 Total Produktivitas (LCM/bulan) 88.733.897.518.6095 ini. sehingga menyebabkan C. sehingga jumlah alat angkut menjadi 30. 6.0675 86.908 Kapasitas volume disposal Produktivitas alat angkut Waktu final disposal 2. Perencanaan Waktu Final Disposal MUM/BBS Berdasarkan hasil perhitungan tingkat produktivitas alat angkut. 5. Hal ini sesuai dengan pilihan alternatif C pada perhitungan match factor.278.056 4 unit 61. dan 2 unit pada pasangan backhoe Volvo EC 201Blc.482 LCM/bulan (Lampiran H) Pasangan backhoe Doosan 500 LCV No. disimpulkan perlunya dilakukan penambahan LCM/bulan (Lampiran H) jumlah alat angkut.737 LCM/bulan (Lampiran H) Pasangan backhoe Volvo EC 210Blc Produktivitas ( Jumlah Alat LCM /bulan Angkut ) 2 unit 30. Berikut perhitungan waktu final disposal MUM/BBS untuk tiap alternatif pilihan rencana yang ada. Kebutuhan Alat Angkut Adanya waktu tunggu bagi alat gali muat untuk menunggu datangnya alat angkut untuk diisi material overburden menunjukkan perlunya evaluasi terhadap jumlah alat angkut yang dilayani oleh masing-masing alat gali muat.644.822. Dengan adanya penambahan jumlah alat angkut.251.759.822.482 118. 2.138.3505 178. sehingga jumlah alat angkut menjadi sebanyak 6 unit pada pasangan backhoe Doosan 500 LCV. jumlah kebutuhan alat angkut adalah sebanyak 7 unit ADT Volvo BM A35 untuk pasangan backhoe dengan jenis Doosan 500 LCV dan jumlah alat angkut yang dibutuhkan pada pasangan backhoe Volvo EC 210Blc adalah sebanyak 4 unit ADT Volvo BM A35 (Lampiran J).086. 1. Hal ini terlihat pada (Tabel 2) di bawah ini.B.251. Perencanaan berdasarkan produktivitas aktual alat angkut Jumlah alat angkut sebanyak 4 unit pada pasangan backhoe Doosan 500 LCV.681 101. terjadi penambahan jumlah 57. backhoe Volvo EC 201Blc. 3.189.855 LCM Produktivitas alat angkut : 148. Waktu final disposal diperoleh dari hasil perbandingan kapasitas volume disposal dengan besarnya tingkat produktivitas alat angkut (Lampiran H). Waktu final disposal = D.416.6095 LCM / bulan b.581. diperoleh produktivitas a.897.113 .113 . Setelah dilakukan evaluasi terhadap match factor Kapasitas volume disposal : 2. Berdasarkan perhitungan.113.855 LCM 118.57 5 unit 76. maka tingkat produktivitas alat angkut juga mengalami perubahan. dan 3 unit pada pasangan backhoe Volvo EC 210Blc (Lampiran H).454 LCM /bulan sebesar untuk alat angkut ADT Volvo BM A35 sebanyak masing-masing 1 unit pada setiap pasangan pasangan backhoe Doosan 500 LCV dan sebesar alat. Waktu final disposal = Waktu final disposal = Kapasitas volume disposal Produktivitas alat angkut 2.056 5 unit 76.

855 LCM 192.113.113 .8645 LCM /bulan e. Kapasitas volume disposal sehingga jumlah alat angkut menjadi Produktivitas alat angkut sebanyak 7 unit pada pasangan backhoe Doosan 500 LCV. terjadi penambahan jumlah alat angkut ADT Volvo BM A35 sebanyak 4 Waktu final disposal = unit pada pasangan backhoe Doosan 500 Kapasitas volume disposal LCV. sehingga jumlah alat angkut menjadi sebanyak 7 unit pada pasangan backhoe Doosan 500 LCV. Produktivitas Per Bulan Alat Angkut Articulated Dump Truck Volvo BM A35 Pada alternatif E. Tabel 2.855 LCM Waktu final disposal ≈ 14 bulan 7 hari Produktivitas alat angkut : 192.113 . terjadi penambahan jumlah alat angkut ADT Volvo BM A35 sebanyak masing-masing 3 unit pada setiap pasangan alat.87 bulan Waktu final disposal ≈ 11 bulan 23 hari Alternatif E 5 . sedangkan pada pasangan backhoe Produktivitas alat angkut Volvo EC 201Blc jumlahnya sama dengan pada alternatif D. 2.855 LCM sebanyak 8 unit pada pasangan backhoe 148.26 bulan Kapasitas volume disposal : 2.c.251. dan 5 unit pada pasangan backhoe Volvo EC 201Blc. Waktu final disposal = 14. jumlah alat angkut menjadi 2.086.855 LCM 178. dan 4 unit pada pasangan Waktu final disposal = backhoe Volvo EC 201Blc. Evaluasi Waktu Final Disposal Kapasitas volume disposal Produktivitas alat angkut Waktu final disposal 2.113.3505 LCM/bulan (Lampiran H) Waktu final disposal = 10. Dengan adanya Waktu final disposal = penambahan ini.707.855 LCM Produktivitas alat angkut : 178.542.8645 LCM/bulan (Lampiran H) Waktu final disposal = Waktu final disposal = Kapasitas volume disposal Produktivitas alat angkut 2.855 LCM Kapasitas volume disposal : 2. Alternatif D Pada alternatif D. dan 5 unit pada pasangan backhoe Volvo EC 201Blc.707.3505 LCM /bulan = Waktu final disposal = 13 bulan d.98 bulan Waktu final disposal ≈ 11 bulan Waktu final disposal = Tabel 3.542.113.478 LCM /bulan Produktivitas alat angkut : 162.737 LCM /bulan Doosan 500 LCV.855 LCM 162.478 Alternatif C LCM/bulan (Lampiran H) Pada alternatif C.113 . Waktu final disposal = 11.086. Kapasitas volume disposal : 2. terjadi penambahan jumlah alat angkut ADT Volvo BM A35 sebanyak 3 Waktu final disposal = unit dan 2 unit pada setiap pasangan alat.113 .

L.85 5 88. 5. Setelah melakukan evaluasi terhadap keserasian backhoe Volvo EC 210Blc yang memuati dua kerja (match factor) antara alat gali muat dan alat unit ADT Volvo BM A35.482 Alternati fA 2. baik pada alat gali muat maupun pada alat angkut. menjadi (alternatif C) untuk pasangan backhoe Doosan 500 LCV.609 5 Alternati fB 2.542.189. (1972).06 untuk pasangan backhoe Doosan 500 LCV dan match factor 1.06 (alternatif C) untuk pasangan backhoe berhubungan dengan disposal.478 .251.02 (alternatif C) untuk pasangan disposal yang baru. maka alternatif pilihan sebanyak 3 unit untuk pasangan backhoe Doosan perencanaan yang dipilih adalah alternatif C. Bruce. 2 . 4 .113. Inc. seperti Doosan 500 LCV dan nilai match factor 0. f Pilihan 1 .416. 1st 57.113. yaitu dengan cara menambah alat angkut sebanyak 3 unit pada pasangan backhoe Doosan 500LCV dan 2 unit pada pasangan backhoe Volvo EC 210Blc.350 5 Alternati 2. Penambahan jumlah alat angkut juga menyebabkan terjadinya perubahan terhadap DAFTAR PUSTAKA tingkat produktivitas alat angkut itu sendiri.85 5 148. 500 LCV dan 2 unit untuk pasangan backhoe dengan jumlah alat angkut ADT Volvo BM A35 Volvo EC 210Blc.2945 LCM /bulan York.Dengan memperhatikan berbagai alternatif yang ada.61 menjadi terhadap tahap perencanaan lainnya yang 1.02 untuk pasangan backhoe Volvo EC 210Blc). Perubahan tingkat produktivitas alat angkut mempengaruhi perencanaan waktu final disposal MUM/BBS yang semula memerlukan waktu 23 Kennedy. A.864 Alternati No.113. angkut. sehingga tidak terjadi waktu tunggu pada peralatan mekanis.028 LCM /bulan menjadi 61. “Surface Mining”. Seven Edition. Pfleider. menggunakan pasangan backhoe Doosan 500 LCV yang memuati empat unit articulate dump B. 6 . Peurifoy. “Surface Mining”.056 LCM /bulan (alternatif C). maka didapatkan beberapa kesimpulan bulan 23 hari untuk memenuhi disposal dengan sebagai berikut : kapasitas 2. Metallurgy.113. and Exploration.737 Alternati fC 2. Firman Ketaun dilakukan dengan mencapai kondisi final. The American Institute of Mining. A35 sebesar Metallurgical and Petroleum Engineers. Colorado.113.Kesimpulan dan Saran Kapasita s Disposal (LCM) Produktivita s Alat Angkut (LCM/bulan ) 2..759. maka sebaiknya dilakukan penambahan 2. New 101. sebanyak 7 unit pada backhoe Doosan 500 LCV.581.85 permasalahan yang telah diuraikan pada bab 192. (2006).707.086. 3 .85 5 118. Perubahan tingkat produktivitas alat angkut akan 3. Pemilihan alternatif C ini didasarkan pada pertimbangan match factor antara kedua pasangan alat mendekati kondisi ideal (match factor 1.822. sehingga perlu dilakukan evaluasi factor yang semula hanya sebesar 0. “Construction Planning. Aktivitas pengupasan lapisan overburden di pit memerlukan waktu 13 bulan (alternatif C) untuk BBS PT. maka pilihan rencana waktu final yang sebaiknya dipilih adalah alternatif C.85 178. backhoe Volvo EC 210Blc. 5 .113. Equipment. Littleton.454 LCM /bulan edition. Kesimpulan fD 5 5 Dari hasil penelitian penulis terhadap 6 Alternati 2. Penambahan jumlah alat angkut akan mempengaruhi perencanaan waktu final menyebabkan perubahan terhadap nilai match disposal. fE 5 sebelumnya. Saran truck (ADT) Volvo BM A35 dan pasangan 1. 2. (1990). IV. P. Kondisi Aktual Waktu Final Dispos al 23 bulan 23 hari 17 bulan 22 hari 14 bulan 7 hari 13 bulan 11 bulan 23 hari 11 bulan A. McGraw-Hill Kogakusha.85 5 162. Dengan menjadikan match factor sebagai bahan jumlah alat angkut ADT Volvo BM A35 pertimbangan. Ltd. New York. and Methods”. R. dan 4 unit pada backhoe Volvo EC 210Blc. dan untuk pasangan backhoe Volvo EC 210Blc terjadi perubahan tingkat produktivitas dari 30. Society for Mining.518.51 perencanaan reklamasi ataupun persiapan lahan menjadi 1. dari produktivitas aktual alat angkut ADT Volvo BM Eugene.113. 4. 2nd edition.855 LCM menjadi hanya 1.

63 5. 8.44 7.53 4.73 7.19 5.97 7.40 22.27 23.86 25. 6.85 23.28 25. (5 Mei 2012). 19.alat Berat dan Penggunaannya”.02 7.ritchiespecs.61 3.87 3.19 3.60 7.77 3.75 3.54 7.89 detik.39 7.27 6.87 7. 8.44 7.22 7.74 7.52 25. Gali (detik) 1.26 7.61 6.50 7.90 6.com/specification.02 26.53 6. BBS No.02 Cycle Time 22. “Laporan Eksplorasi Lengkap Penambangan Batubara di Wilayah KP DU 436-437-438 Provinsi Bengkulu”.12 6.12 8. 10.52 7.61 6. 24.34 7. 10.08 63.98 24.17 7.04 4. (5 Mei 2012). 11.74 7.58 6. (1995).40 4.com/specification.84 7.25 6.84 7. 12.55 6. 6.21 6. 3.81 25.17 7.36 22.51 6. 29.27 25.89 7.14 4. Team Eksplorasi.71 Swing Isi (detik) 7.46 8.com/specification. 9.78 7.91 7.54 7.08 6. Anonim.86 Waktu Tunggu 78.69 Swing Kosong (detik) 6. 7.91 5. 4.51 3. 2. 26. http://www.27 25.87 19. LAMPIRAN LAMPIRAN E Cycle Time Alat Gali Muat Tabel 4.93 7. 22.03 6. 27.52 Waktu Tunggu 78.81 3. “Spesifikasi Hydraulic Excavator Doosan 500 LCV”. 5.69 24.50 3.31 6. “Studi Kelayakan Penambangan Batubara di Wilayah KP DU 436-437-438 Provinsi Bengkulu”.79 6.02 25.80 6. (2010). (5 Mei 2012). Gali (detik) 1.36 3.12 6.49 7. Jakarta.Rochmanhadi. Jakarta. 30.89 7.70 6.61 3.29 6. “Spesifikasi Hydraulic Excavator Volvo EC 210Blc”.96 25.02 26.73 22.08 6.79 25. BBS No.74 - 7 .61 4.19 3.18 8.63 7.22 7.80 26. 23.02 25.12 8. Anonim. Cycle Time Backhoe Doosan 500LCV Untuk Pengupasan Overburden Pada Pit PT. 28.69 24. 16.39 6.56 3. http://www.03 23. 5.71 8.54 7. Jakarta.42 8.52 25.35 25.ritchiespecs.70 3.47 Cycle Time 22.58 8.19 3.10 7.72 6.69 24.61 6. (2010).31 4.51 3. Bandung Team Eksplorasi.73 25. PT Firman Ketaun.42 19. 3.19 6.02 4.16 6.46 7.75 3.88 5.03 5.08 7.66 3.71 7.15 3.93 6. (1982).17 7. “Spesifikasi Articulated Dump Truck Volvo BM A35”.42 5.81 3.40 22.ritchiespecs.91 6.12 7.12 - Dari data dan hasil perhitungan diperoleh cycle time rata-rata alat gali-muat Doosan 500 LCV untuk pengupasan overburden adalah 24.02 6. Anonim.87 3. Edisi Kelima.08 7.54 6. http://www.16 6. 13.87 7. “Alat .10 7.03 25.54 7.42 6.73 6.77 3.74 12. 9.12 6.73 25.18 70. 25.08 6.31 7. 17.46 8. 6.76 3.54 7.87 19.30 7. 15. (1992).05 25. Tabel 5.52 4.74 Swing Kosong (detik) 6.44 Tumpah (detik) 3.34 7. Penerbit Tarsito.38 6.89 7. (1995).42 8. Cycle Time Backhoe Volvo EC 210Blc Untuk Pengupasan Overburden Pada Pit PT. “Metoda Statistika”. 4.12 27.56 3.89 7.02 6. 7.81 25.13 6.16 64.77 5.34 7.05 25.91 7.55 6.69 6.93 7.78 6. 21.83 26. 14.08 6. 20.71 8.67 27.31 7.39 23.69 3.16 5.10 6.21 6. Sudjana.26 26. 6. (2010).01 4.88 Swing Isi (detik) 7. PT Firman Ketaun.55 3.61 6.02 5.13 6.66 3. 2.03 23. Departemen Pekerjaan Umum.50 7.43 Tumpah (detik) 3.27 6. 18.25 6.

91 261.40 22. 6.45 264.58 862. 20.03 6.75 710.36 28.79 25. 21.30 56.95 281.08 63. 18.85 x 1 bcm/m3 = 1.26 55. 25.96 205.15 3.63 7. 4.31 833. 14.78 774.76 61. 9.48 999.79 26.35 25.23 Return 235.30 7. 30.82 20.02 4.94 241.98 274.67 17.02 897.49 213.27 279.16 64.02 6.73 678.08 52.41 249.34 611.69 6.40 40. 12. 13. 8. 5.97 7.39 216.60 7. 25. Cycle Time ADT Volvo BM A35 Pasangan Backhoe Volvo EC 210Blc Untuk Pengangkutan Overburden Pada Pit PT.64 265.27 645.84 7.61 269.02 7.63 278.19 6. 28.50 898.41 261.68 60.72 85.22 290.93 44.62 67.19 3.00 794.89 267.63 16. 28.93 276.08 45.81 255.39 6.36 27. LAMPIRAN G Produktivitas Alat Gali Muat 1.36 42.25 895.12 27.26 55.17 22.49 237.26 7.36 214.73 6.37 22.04 73.12 63.94 235.32 253.72 236. 22.05 283.88 22. 23. Cycle Time ADT Volvo BM A35 Pasangan Backhoe Doosan 500LCV Untuk Pengangkutan Overburden Pada Pit PT.23 63.91 22. 29.67 277.11 55.81 275.41 278.36 Manuver + Dumping 46.78 detik.26 26.64 286.10 269.12 7.19 692.90 6.03 25.69 217.13 258.53 4.88 5.40 4.54 6.44 47.05 245.39 274.87 644.14 276. 16.06 20.89 263.49 22.60 62.43 810.80 6. 22.35 288.06 23.29 52.21 24.37 271.34 7. 20.58 689.53 6.55 247.86 76.50 3. 24.41 251.41 Dari data dan hasil perhitungan diperoleh cycle time rata-rata alat angkut Articulated Dump Truck (ADT) Volvo BM A35 pasangan backhoe Doosan 500 LCV untuk pengangkutan overburden adalah 657.67 27.73 31.83 63.19 5.62 32.22 656.62 67.22 652.72 223.81 66.67 272.68 238.24 288.43 791.15 26.23 61.84 22. 23.91 751.09 217.88 36.13 21.48 803. 2.63 251.83 26. 13.32 21.13 630. 3.38 32.59 28.25 216.89 263.42 649.23 20.96 264.61 269.27 228.62 709.27 23.75 19.48 14.99 205.61 262. 15.70 6.27 detik. 16.72 24.42 19.98 274. 10.62 45.39 23. 21.07 218. 6. 26.68 249.36 67.01 852.34 637.61 6.72 264.52 12.63 5.84 83.06 56.84 49.45 774.25 233.25 54. 24.87 223.46 7.30 633. 18.43 3.75 64.67 644.44 224.54 45.64 61.28 25.18 22.83 56.73 292.45 624.18 56.23 210.80 x 0.85 23.54 651.52 4.96 40.26 55.43 276.65 194.25 737.41 278.60 56.72 66.69 269.76 719.80 235. 23.55 39.41 221.68 85. 11.44 670.89 731.96 38. 22.99 285.47 58. 3.61 6.49 282.24 281.31 238.23 286.81 221.58 6.92 60.74 22.93 646.68 55.82 58.28 21. 26.55 201.44 239.80 26.91 390.48 290.34 50. 30. Manuver Loading Hauling 1.23 668.95 79. 20.88 826.97 752.78 6.69 24.19 650.39 7.26 258. 26.31 4.22 623. 19.32 26. 30.16 252.68 59. 26.91 811.04 25. 17. 19.95 269.75 915.72 6.72 222. 15.15 223.00 49.49 258.44 26.12 276.36 22.96 42.42 6. 29. 4.37 230.76 3.12 244.35 262.17 7.21 52.41 286.14 68. 12. BBS No.83 217.88 7.86 62.69 213.27 807.62 254.43 28.31 6.52 30.92 60.13 261.55 66.40 22.67 219.14 4.17 65. 21.96 262.12 - Dari data dan hasil perhitungan diperoleh cycle time rata-rata alat gali-muat Volvo EC 210 Blc untuk pengupasan overburden adalah 15.77 5.38 201.60 183.92 709.73 7.65 22.96 25.70 3.03 5.07 200.51 6. 28.03 58.23 49.95 58.58 271.72 60. (BCM / jam) Eff = effisiensi kerja backhoe (Lampiran D) Kb = Kapasitas bucket nyata Ct = cycle time detik (Lampiran E) = 0.76 264.23 54.73 22.49 7.16 261.28 231.972 BCM Produktivitas backhoe Doosan 500 LCV : Q Kb  Eff  3600 Ct Dimana : Q = produktivitas.84 7.64 27.67 278.84 272.56 297.45 252.68 66.71 215.44 7.91 5.69 281.97 39. 27.64 255.17 223.07 889. 27. 11. 17.06 24.43 265.44 20.11.9 m3 x 0.34 263.46 17.08 7. 8. Produktivitas alat gali-muat backhoe Doosan 500 LCV Q Kb  Eff  3600 Ct Kb = Kb spek alat x Ff x SF x ρ overburden = 2. 13.68 594.21 265. 12.20 234.36 286.55 3.53 32.93 6.18 70.52 7.92 18.74 297.91 220. 24.61 233.49 299. 14.18 35.37 52. 1.96 104. 14.54 7.24 211.43 276.55 21.84 267.90 282.74 6.51 23.39 863.01 4. 19.48 218.15 Cycle Time 630.41 43.12 6.82 90.07 23.18 70.83 = 24.62 54.96 28.71 7.46 277.87 Tabel 7. 9.02 5. 30.09 217. 5.08 44. 10.81 57.76 271.43 252.86 796.08 715.93 21.06 856.60 18.64 262.38 6. LAMPIRAN F Cycle Time Alat Angkut Tabel 6.39 45.83 19.95 24.91 241.18 56.10 45.05 253.88 20.13 47.18 269.40 194. 29. 17.25 79. BBS No.93 45. 16.39 23.04 243.42 5.33 261.65 49.77 21.10 236.88 632.24 56.86 27.32 820.87 223.995 detik.91 6.67 202.90 19.25 56.47 25.10 6.71 Dari data dan hasil perhitungan diperoleh cycle time rata-rata alat angkut Articulated Dump Truck (ADT) Volvo BM A35 pasangan backhoe Volvo EC 210Blc untuk pengangkutan overburden adalah 814.78 7.74 19.41 244.36 87.70 203. 7.74 47.87 689.01 218.18 8.63 662.07 792.03 652. 18. 25.69 20. 2.80 741.35 297.71 8.75 189.60 243.16 5.98 24.29 6.24 269.45 50.82 58.18 54.08 7. Manuver Loading Hauling Manuver + Dumping Return Cycle Time 8 .16 738. 7.33 278.04 4.61 54.55 67.76 20.35 258.61 4. 8.79 6.58 8.48 214.17 292.36 3. 15. 27.64 21.

278. Produktivitas alat gali-muat backhoe Volvo EC 210Blc Q n  Kb  Eff  3600 Ct Q 4  1.83 LCM jam x 403.83  3600 Q 15.972 BCM 35. Penambahan 1 unit alat angkut Waktu kerja efektif : 403.972  0.83 LCM jam x 403.83 (Lampiran D) 9 .Kb  Eff  3600 Ct 1.83 LCM / jam Produktivitas backhoe Volvo EC 210Blc : Produktivitas articulate dump truck Volvo BM A35/bulan : Kondisi Aktual Waktu kerja efektif : 403.822.995 Q  149.85 x 1 bcm/m3 a.0675 LCM /bulan Q= n  Kb  Eff  3600 Ct = 1. Dimana : Q = produktivitas. = 0.83 Q= c.45 jam/bulan (Lampiran L) Jumlah alat angkut : 7 unit Q= 35. = 0.93BCM / jam Ct = cycle time = 657. Produktivitas alat angkut articulate dump truck Volvo BM A35 pasangan backhoe Doosan 500 LCV 500 LCV Penambahan 2 unit alat angkut Waktu kerja efektif : 403.80 x 0.972  0.83  3600 Q 24.26 BCM / jam Q b.995 Kb  Eff  3600 Ct 0.78 detik (Lampiran F) Produktivitas articulate dump truck Volvo BM A35 : Q 2.454 LCM /bulan ( BCM / jam) Eff = effisiensi kerja backhoe (Lampiran D) Kb = Kapasitas bucket nyata Ct = cycle time detik (Lampiran E) Q 35.45 x6 jam bulan 86.45 jam/bulan (Lampiran L) Jumlah alat angkut : 5 unit Q LAMPIRAN H Produktivitas Alat Angkut 1.45 x5 jam bulan 72. LCM/jam n = jumlah pengisian oleh backhoe Doosan 500 LCV = 4 bucket (Lampiran E) Kb = kapasitas bucket nyata backhoe Doosan LCM jam x 403.83 35.78 Q Kb  Eff  3600 Q Ct 35.733.83  3600 657.45 x7 jam bulan (Lampiran G) Eff = effisiensi kerja dump truck = 0. LCM jam x 403.87 Q  236.799 BCM Kb  Eff  3600 Ct Q Dimana : Q = produktivitas.681 LCM /bulan Penambahan 3 unit alat angkut Waktu kerja efektif : 403.799  0.45 jam/bulan (Lampiran L) Jumlah alat angkut : 4 unit Q Q= Kb = Kb spek alat x Ff x SF x ρ overburden = 1.83 = 15.175 m3 x 0.45 x4 jam bulan 57.45 jam/bulan (Lampiran L) Jumlah alat angkut : 6 unit Q d.

908 LCM /bulan Kondisi Ideal Waktu kerja efektif : 425 jam/bulan (Lampiran L) Jumlah alat angkut : 7 unit (Lampiran J) Kondisi Aktual Waktu kerja efektif : 403.45 x2 jam bulan Penambahan 1 unit alat angkut Waktu kerja efektif : 403.27 detik (Lampiran F) Produktivitas articulate dump truck Volvo BM A35 : Q n  Kb  Eff  3600 Ct Q 13  0.084 LCM /bulan LCM / jam f.518.45 jam/bulan (Lampiran L) Jumlah alat angkut : 8 unit Q= Q f.028 LCM /bulan Penambahan 2 unit alat angkut Waktu kerja efektif : 403.799  0.45 x6 jam bulan 92.759.594.45 x5 jam bulan 76.45 jam/bulan (Lampiran L) Jumlah alat angkut : 5 unit Q= Q e.138.897.644.83 LCM jam x 403.83  3600 814. 2.45 x8 jam bulan Q= Q 115.542 LCM /bulan 35. Q= Q Q c. LCM jam x 403.056 LCM /bulan Penambahan 3 unit alat angkut Waktu kerja efektif : 403.83 x 425 x7 Q= jam bulan 106. Produktivitas articulate dump truck Volvo BM A35/bulan : 101.25 LCM /bulan 38.45 jam/bulan (Lampiran L) Jumlah alat angkut : 6 unit Q= Q 35. LCM/jam n = jumlah pengisian oleh backhoe Volvo EC 210 Blc = 13 bucket (Lampiran E) Kb = kapasitas bucket nyata backhoe LCM jam x 403.12 35.83 (Lampiran D) Ct = cycle time = 814.12 Q d.2945 LCM /bulan 35.Q e.83 LCM jam x 403.45 jam/bulan (Lampiran L) Jumlah alat angkut : 2 unit b. Penambahan 4 unit alat angkut Waktu kerja efektif : 403.45 jam/bulan (Lampiran L) Jumlah alat angkut : 3 unit LC M jam 35.57 LCM /bulan Penambahan 4 unit alat angkut Waktu kerja efektif : 403. Produktivitas alat angkut articulate dump truck Volvo BM A35 pasangan backhoe Volvo EC 210Blc Q n  Kb  Eff  3600 Ct Volvo EC 210 Blc = 0.45 x3 jam bulan 46.45 x4 jam bulan 61.83 LCM jam x 403.799 BCM (Lampiran G) Eff = effisiensi kerja dump truck = 0.277. 30. 35.45 jam/bulan (Lampiran L) Jumlah alat angkut : 4 unit Q= Dimana : Q = produktivitas. Kondisi Ideal Waktu kerja efektif : 425 jam/bulan (Lampiran L) 10 .83 a.27 Q  38.83 LCM jam x 403.189.

87 detik Cycle Time Alat Angkut (CtDT) = 657.76 11 .06 artinya alat muat dan angkut bekerja 100%.Jumlah alat angkut : 4 unit (Lampiran J) MF < 1. maka dilakukan penambahan unit alat angkut sehingga diharapkan tidak terjadi waktu tunggu bagi alat gali muat. c. LAMPIRAN I Match Factor 1.12 x 425 x4 Q= jam bulan Q 64. Besarnya match factor setelah adanya penambahan alat angkut yaitu : Penambahan 1 unit alat angkut Dilayani oleh = Backhoe Doosan 500 LCV Jumlah Alat Gali Muat (nL) = 1 unit Jumlah Alat Angkut (nDT) = 5 unit Banyaknya Pengisian (nP) = 4 kali Cycle Time Alat Gali Muat (CtL) = 24.61 a. Kondisi Aktual Di layani oleh = Backhoe Doosan 500 LCV Jumlah Alat Gali Muat (nL) = 1 unit Jumlah Alat Angkut (nDT) = 4 unit Banyaknya Pengisian (nP) = 4 kali Cycle Time Alat Gali Muat (CtL) = 24. MF < 1. Untuk mengatasi hal ini. Penambahan 4 unit alat angkut Dilayani oleh = Backhoe Doosan 500 LCV Jumlah Alat Gali Muat (nL) = 1 unit Jumlah Alat Angkut (nDT) = 8 unit Banyaknya Pengisian (nP) = 4 kali Cycle Time Alat Gali Muat (CtL) = 24.78 detik MF= nDT x( nP x CtL) nL x CtDT MF= 7 x(4 x 24. Match Factor Pasangan Backhoe Doosan 500 LCV Dengan ADT Volvo BM A35 A. sehingga terdapat waktu tunggu bagi alat muat karena menunggu alat angkut yang belum datang. sehingga terdapat waktu tunggu bagi alat muat karena menunggu alat angkut yang belum datang.87) 1 x 657. Penambahan 2 unit alat angkut Dilayani oleh = Backhoe Doosan 500 LCV Jumlah Alat Gali Muat (nL) = 1 unit Jumlah Alat Angkut (nDT) = 6 unit Banyaknya Pengisian (nP) = 4 kali Cycle Time Alat Gali Muat (CtL) = 24. LCM jam 38.87 detik Cycle Time Alat Angkut (CtDT) = 657.91 MF < 1.78 detik M F= nD T x (nP x CtL) nL x CtDT ¿ 0. artinya alat gali muat bekerja kurang dari 100 % sedang alat angkut bekerja 100 %.78 M F= MF= MF= MF= nDT x(nP x CtL) nL x CtDT 5 x(4 x 24.78 ¿ 1.804 LCM /bulan b.87 detik Cycle Time Alat Angkut (CtDT) = 657. B. d.78 0.87) 1 x 657.87 detik Cycle Time Alat Angkut (CtDT) = 657. sehingga terdapat waktu tunggu bagi alat muat karena menunggu alat angkut yang belum datang. sehingga tidak terjadi waktu tunggu dari kedua jenis alat tersebut.87 detik Cycle Time Alat Angkut (CtDT) = 657. Setelah Penambahan Alat Angkut Lamanya waktu tunggu bagi alat gali muat untuk menunggu datangnya alat angkut tentunya berpengaruh besar terhadap produktivitas.87) 1 x 657.78 detik Penambahan 3 unit alat angkut Dilayani oleh = Backhoe Doosan 500 LCV Jumlah Alat Gali Muat (nL) = 1 unit Jumlah Alat Angkut (nDT) = 7 unit Banyaknya Pengisian (nP) = 4 kali Cycle Time Alat Gali Muat (CtL) = 24.78 ¿ ¿ 0. artinya alat gali muat bekerja kurang dari 100 % sedang alat angkut bekerja 100 %.87) 1 x 657. artinya alat gali muat bekerja kurang dari 100 % sedang alat angkut bekerja 100 %.78 detik nDT x(nP x CtL) nL x CtDT 6 x (4 x 24.06 MF = 1.78 detik MF= nDT x(nP x CtL) nL x CtDT MF= 4 x ( 4 x 24.

28 MF > 1.995 detik Cycle Time Alat Angkut (CtDT) = 814. sehingga terdapat waktu tunggu bagi alat angkut.51 Penambahan 2 unit alat angkut Dilayani oleh = Backhoe Volvo EC 210Blc Jumlah Alat Gali Muat (nL) = 1 unit Jumlah Alat Angkut (nDT) = 4 unit Banyaknya Pengisian (nP) = 13 kali Cycle Time Alat Gali Muat (CtL) = 15. 2.27 detik didapat tingkat kesesuaian kerja “Match Factor” yang baik dapat digunakan rumus sebagai berikut : nDT x(nP x CtL) MF= MF= nL x CtDT 3 x(13 x 15.995 detik Cycle Time Alat Angkut (CtDT) = 814.995) 1 x 814. MF < 1.995 detik Cycle Time Alat Angkut (CtDT) = 814.77 8 x(4 x 24. Besarnya match factor setelah adanya penambahan alat angkut yaitu : a.78 MF < 1.27 detik nDT x(nP x CtL) MF= nL x CtDT MF= c.27 ¿ 0.27 detik MF= nDT x( nP x CtL) nL x CtDT MF= 5 x(13 x 15.87) 1 x 657. sehingga terdapat waktu tunggu bagi alat angkut. ¿ 1. Untuk mengatasi hal ini.02 2 x (13 x 15. sehingga terdapat waktu tunggu bagi alat muat karena menunggu alat angkut yang belum datang.MF= ¿ 0.27 ¿ 1.27 nDT = MF x nL x CtDT nP x CtL Dimana : nDT = Jumlah unit dump truck yang dibutuhkan 12 . Setelah Penambahan Alat Angkut Lamanya waktu tunggu bagi alat gali muat untuk menunggu datangnya alat angkut tentunya berpengaruh besar terhadap produktivitas.995 detik Cycle Time Alat Angkut (CtDT) Untuk menghitung jumlah ideal kebutuhan alat angkut dalam melayani alat gali muat sehingga = 814.27 ¿ 1. b.995) 1 x 814. sehingga tidak terjadi waktu tunggu dari kedua jenis alat tersebut. sehingga terdapat waktu tunggu bagi alat muat karena menunggu alat angkut yang belum datang. maka dilakukan penambahan unit alat angkut sehingga diharapkan tidak terjadi waktu tunggu bagi alat gali muat.27 detik MF = 1. Penambahan 1 unit alat angkut Dilayani oleh = Backhoe Volvo EC 210Blc Jumlah Alat Gali Muat (nL) = 1 unit Jumlah Alat Angkut (nDT) = 3 unit Banyaknya Pengisian (nP) = 13 kali LAMPIRAN J Perhitungan Jumlah Alat Angkut Cycle Time Backhoe (CtL) = 15. artinya alat gali muat bekerja kurang dari 100 % sedang alat angkut bekerja 100 %. MF= nDT x( nP x CtL) nL x CtDT MF= 4 x (13 x 15. artinya alat gali muat bekerja 100 % sedangkan alat angkut bekerja kurang dari 100 %. Kondisi Aktual Dilayani oleh = Backhoe Volvo EC 210Blc Jumlah Alat Gali Muat (nL) = 1 unit Jumlah Alat Angkut (nDT) = 2 unit Banyaknya Pengisian (nP) = 13 kali Cycle Time Alat Gali Muat (CtL) = 15. artinya alat gali muat bekerja kurang dari 100 % sedang alat angkut bekerja 100 %.995) 1 x 814.21 MF > 1. Penambahan 3 unit alat angkut Dilayani oleh = Backhoe Volvo EC 210Blc Jumlah Alat Gali Muat (nL) = 1 unit Jumlah Alat Angkut (nDT) = 5 unit Banyaknya Pengisian (nP) = 13 kali Cycle Time Alat Gali Muat (CtL) = 15. Match Factor Pasangan Backhoe Volvo EC 210Blc Dengan ADT Volvo BM A35 A. B.02 artinya alat muat dan angkut bekerja 100%.995) 1 x 814. artinya alat gali muat bekerja 100 % sedangkan alat angkut bekerja kurang dari 100 %.

612 = 1152 ≈7 Jadi jumlah ADT Volvo BM A35 yang dibutuhkan adalah sebanyak tujuh unit.9 + 167. Kehilangan waktu yang direncanakan Makan = 1.935 nDT nDT = 3. Kebutuhan Jumlah Dump Truck Untuk Pasangan Backhoe Volvo EC 210Blc Dengan ADT Volvo BM A35 Di layani oleh = Backhoe Volvo EC 210Blc Jumlah Alat Gali Muat (nL) = 1 unit Match Factor (MF) =1 Banyaknya Pengisian (nP) = 13 kali Cycle Time Alat Gali Muat (CtL) = 15.5 jam Cycle Time Alat Angkut (CtDT) = 657.78 nDT = = 525 jam/tahun 4 x 24.27 detik nDT = MF x nL x CtDT nP x CtL nDT = 1 x 1 x 814. LAMPIRAN L Effisiensi Waktu Kerja kali bulan x 12 bulan tahun 3.995 814.07) jam/tahun = 723.MF = Match Factor (dianggap nilainya satu) A.916 ≈4 Jadi jumlah ADT Volvo BM A35 yang dibutuhkan adalah sebanyak empat unit.78 detik Total jam kerja tersedia = jumlah hari kerja × (shift kerja/hari × jam kerja/shift) MF x nL x CtDT = 350 hari × (2 × 10.kehilangan waktu kerja yang direncanakan) = 3 % × (7350– 1781) jam/tahun = 167. Kondisi waktu kerja saat ini nL = Banyaknya unit alat gali 1. Waktu kerja CtDT = Cycle time dump truck (detik) Waktu kerja efektif operasi penambangan PT. 4.78 nDT = Libur kerja = 99.45 jam/bulan 13 . 2.48 nDT nDT 2 x 24 jam x 2 = 6.87 Sholat Jum’at = 2 jam/minggu × 52 minggu/tahun = 104 jam/tahun 657.5) nDT = nP x CtL = 7350 jam/tahun 2.27 13 x 15.87 detik Jam kerja/shift = 10. jam /tahun Total kehilangan waktu yang direncanakan = (525 + 104 + 1152) jam/tahun = 1781 jam/tahun Kehilangan waktu yang tidak direncanakan Hujan = rata-rata curah hujan × (waktu kerja kehilangan waktu kerja yang direncanakan) = 10 % × (7350– 1781) jam/tahun = 556.5 jam/hari × 350 hari/tahun 1 x 1 x 657.9 jam/tahun Lain-lain = 3 % × (waktu kerja. Bina CtL = Cycle time alat gali muat (detik) Bara Sejahtera sebagai pihak kontraktor 1.07 jam/tahun Total kehilangan waktu yang tidak direncanakan = (556. Np = Banyaknya pengisian ke bak dump truck Firman Ketaun yang dilakukan oleh PT. 5.97 jam/tahun ≈ 724 jam Total kehilangan waktu = (1781 + 724) jam/th = 2505 jam/tahun Jam kerja efektif/tahun = total jam kerja – total kehilangan waktu = (7350– 2505) jam/th = 4845 jam/tahun Jam kerja efektif/bulan = jam kerja efektif /t a h un 12 bulan/ta h un = 4845 jam/tahun 12bulan/tahun = 403. Kebutuhan Jumlah Dump Truck Untuk Pasangan adalah sebagai berikut : Backhoe Doosan 500 LCV Dengan ADT Volvo Hari kerja/tahun = 365 hari/tahun – hari BM A35 libur/tahun Di layani oleh = Backhoe Doosan 500 LCV = 365 hari/tahun – 15 Jumlah Alat Gali Muat (nL) = 1 unit hari/tahun Match Factor (MF) =1 = 350 hari/tahun Banyaknya Pengisian (nP) = 4 kali Shift kerja/hari = 2 Cycle Time Alat Gali Muat (CtL) = 24.27 nDT = 207.995 detik Cycle Time Alat Angkut (CtDT) = 814. 6.

kehilangan waktu kerja yang direncanakan) = 2 % × (7350– 1554) jam/tahun = 115. ≈ 695.52 jam/tahun 14 . Kehilangan waktu yang direncanakan Makan = 1 jam/hari × 350 hari/tahun = 350 jam/tahun Sholat Jum’at = 1 jam/minggu × 52 minggu/th = 52 jam/tahun Libur kerja = 2 x 24 jam x 2 6. Bina Bara Sejahtera sebagai pihak kontraktor adalah sebagai berikut : Hari kerja/tahun = 365 hari/tahun – hari libur/tahun = 365 hari/tahun – 15 hari/tahun = 350 hari/tahun Shift kerja/hari = 2 Jam kerja/shift = 10. Setelah dievaluasi 1. 4845 jam x 100 7350 jam = 65.92 % B.5 jam/tahun Jam kerja efektif/tahun = total jam kerja – total kehilangan waktu = (7350– 2249.5 jam Total jam kerja tersedia = jumlah hari kerja × (shift kerja/hari × jam kerja/shift) = 350 hari × (2 × 10.6 + 115.7.5 jam/ tahun 12 bulan/tahun = 425.92) jam/tahun = 695. 7. jam /tahun Total kehilangan waktu yang direncanakan = (350 + 52 + 1152) jam/tahun = 1554 jam/tahun Kehilangan waktu yang tidak direncanakan Hujan = rata-rata curah hujan × (waktu kerja kehilangan waktu kerja yang direncanakan) = 10 % × (7350– 1554) jam/tahun = 579.5 jam x 100 7350 jam = 69. Effisiensi waktu kerja = jam kerja efektif x 100 total jam kerja tersedia = 5.6 jam/tahun Lain-lain = 2 % × (waktu kerja.395 % kali bulan x 12 bulan tahun = 1152 3.92 jam/tahun Total kehilangan waktu yang tidak direncanakan = (579.5) = 7350 jam/tahun 2.5 jam/tahun Jam kerja efektif/bulan = jam kerja efektif /ta h un 12bulan/tah un = 5100.52) jam/th = 2249.5) jam/th = 5100. Waktu kerja Waktu kerja efektif operasi penambangan PT.5 jam/tahun Total kehilangan waktu = (1554 + 695. 4. Firman Ketaun yang dilakukan oleh PT.04 jam/bulan ≈ 425 jam/bulan Effisiensi waktu kerja = jam kerja efektif x 100 total jam kerja terse dia = 5100.