Anda di halaman 1dari 8

Pendahuluan

Vitamin D memiliki peranan penting dalam tubuh yaitu dalam membentuk
struktur tulang dan gigi yang kuat, meningkatkan absorbsi kalsium di saluran pencernaan dan
juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh serta mencegah berbagai jenis kanker.
Apabila terjadi defisiensi vitamin D, maka tubuh akan mengalami berbagai gangguan
penyakit, antara lain osteoporosis, osteopenia, diabetes, hipertensi, dan berbagai penyakit lain
seperti penyakit jantung, kanker payudara, dan kanker colorectal.1
Vitamin D pada manusia dapat berasal dari paparan sinar matahari, dari bahan
makanan, maupun suplemen diet yang mengandung bahan vitamin D. Radiasi solar
ultraviolet B akan berpenetrasi ke dalam lapisan kulit dan mengubah 7-dehydrocholesterol
menjadi previtamin D3 dan secara cepat akan diubah lagi menjadi vitamin D3 melalui proses
reaksi isomerisasi. Beberapa sumber makanan secara alamiah mengandung vitamin D dalam
hal ini disebut sebagai D2 atau D3. Vitamin D2 dibentuk melalui iradiasi ultraviolet terhadap
ergosterol yang berasal dari bahan ragi, sedangkan vitamin D3 melalui iradiasi ultraviolet
terhadap 7-dehydrocholesterol yang berasal dari lanolin. Vitamin D yang berasal dari kulit
dan diet kemudian dimetabolisme di dalam hati menjadi 25-hidroxyvitamin D yang nantinya
akan digunakan dalam menentukan status vitamin D dalam pemeriksaan laboratorium. Di
dalam ginjal, oleh enzim 25-hydroxyvitamin D-1α-hydroxylase (CYP27B1) akan mengubah
25-hidroxyvitamin D menjadi bentuk aktif yaitu 1,25 dihidroxyvitamin D. Produksi 1,25
dihidroxyvitamin D oleh ginjal diatursecara ketat tergantung dari kadar hormon paratiroid,
serum kalsium dan fosfor. Efisiensi dari absorpsi kalsium pada ginjal dan usus akan
meningkat dengan adanya 1,25 dihidroxyvitamin D. Ini juga akan menginduksi ekspresi
enzim 25-hydroxyvitamin D-24-hydroxylase (CYP24), yang akan menyebabkan reaksi
katabolisme terhadap 25-hydroxyvitamin dan 1,25 dihidroxyvitamin D menjadi betuk biologi
inaktif dan larut dalam air yaitu asam calcitriol.1,2,3

1. dan Metabolisme Tulang. Selain itu transport kalsium pada usus akan meningkat sebanyak 45-65% pada wanita saat kadar 25-hydroxyvitamin D meningkat dari kisaran 20-32 ng per mL. Mengacu pada beberapa studi. diperkirakan terdapat 1 juta orang tersebar di seluruh dunia mengalami defisiensi maupun insufisiensi vitamin D. Sintesis dan Metabolisme Vitamin D Terkait Regulasi Kalsium. Phosfat. Kadar 25-hydroxyvitamin D berbanding terbalik dengan kadar hormon paratiroid hingga pada level 30-40 ng per mL.3 Dari definisi tersebut di atas.1 2. dimana pada titik ini kadar paratiroid hormon telah berada pada titik nadir. dan kadar 25-hydroxyvitamin D di atas 30 ng per mL diindikasikan sebagai kadar vitamin D yang cukup. Kemudian .1 Defisiensi Vitamin D Defisiensi vitamin D didefinisikan oleh sebagian besar para ahli yaitu nilai 25hydroxyvitamin D kurang dari 20 ng per mililiter. Maka dari itu disimpulkan bahwa kadar 25hydroxyvitamin D antara 21-29 ng per mL didefinisikan sebagai insufisiensi relatif dari vitamin D. Intoksikasi vitamin D dikatakan bila kadar 25-hydroxyvitamin D melebihi 150 ng per mL. 40100% orang lanjut usia di Eropa dan Amerika mengalami defisiensi vitamin D.Gambar 1.

Fosfor.88-1. Dari hasil studi meta-analisis terhadap tujuh Randomized Clinical Trial (RCT) yang mengevaluasi risiko patah tulang pada orang tua yang diberikan 400 IU vitamin D3 per hari. dan risiko patah tulang belakang sebesar 32%. Chapuy et al.25-dihydroxyvitamin D. Studi oleh Women Health Initiative juga menunjukkan bahwa kadar serum 25-hydroxyvitamin D memiliki pengaruh yang kecil terhadap risiko tingkat patah tulang saat kadar serum 25hydroxyvitamin D sebesar 26 ng per mililiter (65 nmol per liter) atau kurang. Hormon paratiroid juga akan mengaktivasi osteoblast. . 0.1 2. yang nantinya akan menstimulasi transformasi dari proosteoclast menjadi osteoclast yang matang. sebesar 1. dan risiko relatif fraktur nonvertebral sebesar 23% (nilai pooled relative risk. hitam. risiko patah tulang panggul akan berkurang sebesar 43%.24). Bila kadar 25hydroxyvitamin D sebesar 30 ng per mL atau kurang maka akan terjadi penurunan absorpsi kalsium usus yang signifikan dan berasosiasi dengan peningkatan kadar hormon paratiroid.87) dengan vitamin D3 dibandingkan dengan kalsium atau placebo.50. Osteoclast kemudian melarutkan matriks kolagen dalam tulang yang akan menyebabkan terjadinya osteopenia dan osteoporosis yang pada akhirnya akan meningkatkan risiko terjadinya patah tulang. 95% CI. maupun golongan kaum Amerika-Meksiko.000 wanita pasca menopause didapatkan terjadi peningkatan risiko batu ginjal tapi tidak didapatkan manfaat sehubungan dengan risiko fraktur tulang panggul.88).86-1. 0.lebih dari 50% wanita post menopause dalam pengobatan osteoporosis memiliki kadar 25hydroxyvitamin D sub optimal yaitu di bawah 30 ng per mL. 0.77. terungkap manfaat yang kecil terhadap risiko baik patah tulang nonvertebral ataupun tulang panggul (nilai pooled risiko relatif patah tulang panggul.1 Sebuah studi yang dilakukan oleh Women Health Initiative yang membandingkan efek dari pemberian 400 IU vitamin D3 ditambah 1000 mg kalsium per hari terhadap plasebo pada lebih dari 36.68 untuk 0.4 2. dan Tulang Tanpa vitamin D yang memadai. Pada satu studi dikatakan bahwa kadar serum 25hydroxyvitamin D secara langsung berkaitan dengan densitas tulang pada orang kulit putih. 0.200 mg kalsium dan 800 IU vitamin D3 setiap hari selama 3 tahun. Namun.3.74.3 Osteoporosis dan Patah Tulang Sekitar 33% wanita usia 60-70 tahun dan 66% dari mereka yang berusia 80 tahun atau lebih tua diperkirakan mengalami osteoporosis. 1. 0. 95% CI. 95% CI.61 untuk 0. Hormon paratiroid kemudian akan meningkatkan reabsorpsi tubular dari kalsium dan menstimulasi ginjal untuk memproduksi 1. pooled relative risk nonvertebral fraktur.15. Sebesar 58% pengurangan agka kejadian fraktur nonvertebral diamati pada 389 pria dan wanita berusia di atas 65 tahun yang menerima 700 IU vitamin D3 dan 500 mg kalsium per hari. 95% CI. melaporkan bahwa di antara 3270 wanita Perancis usia tua yang diberikan 1. 1. risiko relatif patah tulang pinggul berkurang sebesar 26% (nilai pooled risiko relatif sebesar 0. Diperkirakan bahwa 47% dari perempuan dan 22% dari laki-laki 50 tahun atau lebih akan menderita akibat fraktur osteoporosis yang berkepanjangan di sisa hidup mereka.2 Metabolisme Kalsium. hanya 10-15% kalsium yang berasal dari makanan dan 60% fosfor yang akan diabsorpsi. dengan densitas tulang yang baik akan tercapai bila kadar 25-hydroxyvitamin D mencapai 40 ng per mL atau lebih. Sedangkan dalam studi yang menggunakan dosis 700-800 IU vitamin D3 per hari.03.

hydroxyvitamin D meningkat menjadi lebih dari 40 ng per mililiter (100 nmol per liter). dan usus besar. prostat. Hal ini akan mengurangi proliferasi sel baik sel normal dan sel kanker dan menginduksi sel tersebut ke tahap diferensiasi terminal.92) dibandingkan dengan hanya kalsium atau plasebo. Hasil akhirnya adalah peningkatan sintesis cathelicidin.25-dihydroxyvitamin D3 dan analog aktif untuk pengobatan psoriasis. Selain itu. Sel monosit dan makrofag yang telah terpapar oleh lipopolisakarida atau Mycobacterium Tuberculosis akan meningkatkan regulasi gen vitamin D reseptor dan 25-hydroxyvitamin D1α-gen hidroksilase sehingga terjadi peningkatan produksi 1. termasuk gen yang bertanggung jawab untuk pengaturan proliferasi sel. apoptosis. 3.25dihydroxyvitamin D mengontrol lebih dari 200 gen baik secara langsung ataupun tidak langsung.4-1. Ketika kadar serum 25hydroxyvitamin D berada di bawah 20 ng per mililiter (50 nmol per liter).25-dihydroxyvitamin D juga merupakan imunomodulator yang kuat.25-dihydroxyvitamin D. 95% CI.64 untuk 0.25 dihydroxyvitamin D3.78.4 Vitamin D Terkait Kekuatan Otot dan Kejadian Jatuh Pada Orang Tua Otot skelet memiliki reseptor vitamin D dan membutuhkan vitamin D agar dapat berfungsi optimal. bila terjadi defisiensi vitamin D maka akan menyebabkan kelemahan otot skelet.65. Bentuk aktif vitamin D yaitu 1.perempuan yang konsisten mengkonsumsi kalsium dan vitamin D3 memiliki pengurangan risiko terjadinya patah tulang panggul sebesar 29%. payudara. 0.11-0.0). Jadi. dan angiogenesis.2 2. Sebuah studi meta-analisis terhadap lima RCT (subjek sebanyak 1.237 orang) dikatakan bahwa peningkatan asupan vitamin D mengurangi risiko jatuh sebesar 22% (nilai pooled odds ratio terkoreksi sebesar 0. beberapa jaringan tersebut dan sel tersebut akan mengekspresikan enzim 25-hydroxyvitamin D-1α-hydroxylase.4 2. Pencegahan optimal dari fraktur nonvertebral dan tulang panggul didapatkan hanya dalam uji klinis yang dengan memberikan 700 sampai 800 IU vitamin D3 per hari pada pasien dengan kadar awal 25-hydroxyvitamin D kurang dari 17 ng per mililiter (42 nmol per liter) dan nantinya kadar 25-hydroxyvitamin D kemudian naik menjadi sekitar 40 ng per mililiter.28%.1. 95% CI. 1.hydroxyvitamin D meningkat dari nilai 4-16 ng per mililiter (10 sampai 40 nmol per liter) dan akan terus meningkat saat kadar 25.75). monosit dan .5 Fungsi Non-Skeletal Vitamin D Organ-organ seperti otak. bentuk aktif dari vitamin D. diferensiasi. Salah satu aplikasi praktis adalah penggunaan 1. Sedangkan pemberian sebesar 800 IU vitamin D3 per hari ditambah dengan suplementasi kalsium akan mengurangi risiko jatuh (nilai pooled rasio odds terkoreksi sebesar 0. serta sel-sel imun memiliki reseptor vitamin D dan akan berespon terhadap 1. 0. 0. Kecepatan kinerja dan kekuatan otot proksimal membaik secara nyata bila kadar 25. 95% CI. subjek yang menerima 800 IU vitamin D2 per hari ditambah kalsium mengalami penurunan risiko jatuh sebesar 72% dibandingkan dengan kelompok plasebo (nilai adjusted rate ratio sebesar 0. Studi meta-analisis yang sama juga meneliti frekuensi jatuh dan menyatakan bahwa pemberian 400 IU vitamin D3 per hari dikatakan tidak efektif dalam mencegah jatuh. tuberculosis serta agen infeksi lainnya. Dalam sebuah RCT yang dilakukan selama periode 5 bulan pada rumah perawatan. yang merupakan suatu peptida yang mampu menghancurkan M.

4 nmol per liter] adalah 1. lebih rentan terhadap penyakit tuberkulosis daripada orang kulit putih. dan kanker payudara.25- 2. dan odds ratio sebesar 39. dan cenderung memiliki bentuk yang lebih agresif terhadap penyakit tuberkulosis. dengan kecenderungan defisiensi vitamin D.25-dihydroxyvitamin D3 juga menghambat sintesis renin. Kadar serum 1. 1.3.6 Vitamin D dan Penyakit Kronis 2. Hal ini dapat menjelaskan mengapa orang kulit hitam.6. Satu analisis kohort dari Nurses Health Study (32.makrofag akan dicegah dalam proses untuk memulai respon imun bawaan ini.1 Kanker Baik penelitian prospektif dan retrospektif epidemiologi penelitian menunjukkan bahwa kadar 25-hydroxyvitamin D di bawah 20 ng per mililiter berhubungan dengan 30-50% peningkatan risiko kanker usus besar.4 Gambar 2. Metabolisme dari 25-hydroxyvitamin dihydroxyvitamin D untuk Fungsi Nonskeletal. bersamaan dengan kematian yang lebih tinggi dari kanker ini.1 D Menjadi 1.53.2 ng per mililiter [40. meningkatkan produksi insulin.25-dihydroxyvitamin D tidak terkait .1.6 nmol per liter] adalah 0. dan meningkatkan kontraktilitas miokard. P≤0.01).9 ng per mililiter [99. kanker prostat.826 orang) menunjukkan bahwa odds ratio untuk kanker kolorektal berbanding terbalik dengan meningkatnya kadar median 25-hydroxyvitamin D (odds ratio pada 16.0.2.

Kemungkinan penjelasan tersebut adalah bahwa usus besar. Hubungan antara vitamin D dan diabetes dalam satu studi disebutkan bahwa kekurangan vitamin D akan meningkatkan terjadinya resistensi insulin. maka 1.25-dihydroxyvitamin D memulai kehancurannya sendiri dengan merangsang gen CYP 24 untuk menghasilkan asam calcitroic tidak aktif. tingkat 25-hydroxyvitamin D .4 2. 0.1. Studi lain menunjukkan bahwa gabungan asupan harian 1200 mg kalsium dan 800 IU vitamin D menurunkan risiko tipe 2 diabetes sebesar 33% (risiko relatif.0 bila asupan vitamin D adalah 6-94 IU per hari dan risiko relatif 0.59. 0.25dihydroxyvitamin D dapat berperan menginduksi apoptosis dan mencegah angiogenesis. Ini adalah penjelasan yang masuk akal terkait mengapa peningkatan paparan sinar matahari dan kadar 25-hydroxyvitamin D di sirkulasi yang tinggi berhubungan dengan penurunan risiko terjadinya beberapa jenis kanker. Diabetes dan Penyakit Kardiovaskular Di antara pria dan wanita ras kulit putih didapatkan data bahwa risiko untuk terjadinya multipel sclerosis menurun sebesar 41% untuk setiap kenaikan 20 ng per mililiter kadar 25hydroxyvitamin D di atas sekitar 24 ng per mililiter (60 nmol per liter) (odds ratio.36-0. payudara.6. 0.49 0.3. Hal ini menjamin bahwa 1. tingkat 1. penurunan produksi insulin.90) dibandingkan dengan asupan harian yang kurang dari 600 mg kalsium dan kurang dari 400 IU vitamin D. Osteoarthritis.dengan kolorektal cancer.25dihydroxyvitamin D tidak akan naik dalam merespon terhadap peningkatan paparan sinar matahari atau meningkatkan asupan vitamin D. 1 Sedangkan berdasarkan data yang diperoleh dari Women Health Initiative. Juga disebutkan bahwa jika sel menjadi ganas. Teka-teki di sini adalah bahwa sejak ginjal mengatur secara ketat produksi 1.25-dihydroxyvitamin D seringkali normal atau bahkan meningkat. sehingga mengurangi potensi untuk sel ganas untuk bertahan. Pada satu studi yang mengumpulkan data yang diperoleh dari 980 perempuan menunjukkan bahwa asupan vitamin D dengan dosis tertinggi jika dibandingkan dengan asupan vitamin D dosis terendah memiliki korelasi positif dengan risiko 50% lebih rendah untuk menderita kanker payudara. Dalam satu studi pasien dengan hipertensi yang terkena radiasi ultraviolet B tiga kali seminggu selama 3 bulan. P <0. dan jaringan lain juga mengekspresikan 25-hydroxyvitamin D-1α-hidroksilase dan menghasilkan 1.25dihydroxyvitamin D lokal untuk mengontrol gen yang membantu mencegah kanker dengan menjaga proliferasi sel dan diferensiasi.2 Vitamin D dan Penyakit Autoimun. 0. Selanjutnya. prostat. Setelah 1. 1.53 ketika asupan adalah 233-652 IU per hari.2. dan dikaitkan dengan sindrom metabolik. Sedangkan wanita yang mengkonsumsi lebih dari 400 IU vitamin D per hari memiliki penurunan risiko sebesar 42% untuk terjadinya multipelsclerosis. partisipan yang memiliki konsentrasi awal 25-hydroxyvitamin D kurang dari 12 ng per mililiter (30 nmol per liter) akan mengalami peningkatan risiko sebesar 253% menderita kanker kolorektal selama periode follow-up selama 8 tahun. 95% CI. Namun sebuah studi prospektif tentang asupan vitamin D dan risiko kanker kolorektal pada 1954 pria menunjukkan hubungan langsung antara asupan pemberian asupan vitamin D dan angka kejadian kanker Colorectal (dengan relative risk 1. P = 0.67.25-dihydroxyvitamin D.04) . 95% CI. kadar serum 1.05).25-dihydroxyvitamin D menyelesaikan tugas ini.25-dihydroxyvitamin D tidak masuk ke dalam sirkulasi untuk mempengaruhi metabolisme kalsium. pada kondisi insufisiensi vitamin D. Pengamatan serupa juga didapatkan untuk rheumatoid arthritis dan osteoarthritis.97.

dan tekanan darah menjadi normal (baik tekanan sistolik dan diastolik berkurang hingga 6 mm Hg).2 Hubungan antara kadar vitamin D dan penyakit jantung terkait dengan kadar high sensitive Cross Reactive Protein (hs-CRP) dalam sirkulasi.meningkat sekitar 180%.1. menemukan bahwa kadar serum 25-hidroxyvitamin D berbanding terbalik dengan kadar hs-CRP. yang memiliki peranan penting dalam regulasi sistem imun. Sedangkan defisiensi vitamin D dikaitkan dengan terjadinya gagal jantung kongestif dan meningkatnya kadar faktor inflamasi. dengan hasil akhir induksi CRP akan menurun.5. kadar CRP dapat digunakan sebagai penanda inflamasi sitemik termasuk pada sel miokard.25-dihidroxyvitamin D3 akan menghambat NF-kB dengan melakukan upregulating terhadap inhibitor NF-kB (IkB-α) dan menurunkan fosforilasi IkB-α. Seperti telah diketahui. respon inflamasi dan stres.6 . Selanjutnya 1. termasuk Creactive protein (CRP) dan interleukin-10. Pada suatu studi cross-sectional oleh NGO pada 253 orang dewasa. Pemberian suplemen vitamin D dikatakan dapat menurunkan kadar hs-CRP dalam sirkulasi melalui mekanisme penekanan terhadap Nuclear Factor Kappa B (NF-kB).

Hruska KA. 2007. Diunduh dari http://www. J Clin Invest 2006. Vitamin D Deficiency. Effect of Vitamin D Supplementation on the Level of Circulating High-Sensitivity C-Reactive Protein: A Meta-Analysis of Randomized Controlled Trials.nih. Neng Chen et al. 6th medical progress n engl j med 357.gov/pubmed/23126502 tanggal 12 Oktober 2014. 2007.nlm. Tanggal 10 Oktober 2014 5. Et al.nih. Review Article. 2007 279 ed. Resurrection of Vitamin D Deficiency and Rickets.nih.org/doi/full/10. N Engl J Med 2007. 6. Overview of General Physiologic Features and Functions of Vitamin D. Primer on the metabolic bone diseases and disorders of mineral metabolism. 2006. 1.116:2062-72. 2014. Diunduh dari http://www. DeLuca HF.3.nih. Y.nlm.DAFTAR PUSTAKA 1. Diunduh dari http://www. 6. Nutrients 2014.org july 19.357:266-81. Scand. Hyperphosphatemia and Hypophosphatemia. 2013.nlm. Diunduh dari www.ncbi. 2004. J.gov/pubmed/24918698 tanggal 12 Oktober 2014. MF.nejm.ncbi. Immunol.80:Suppl:1689S-1696S.gov/pubmed/15585789 tanggal 10 Oktober 2014 4.ncbi.25-Dihydroxyvitamin D3 Inhibits Nuclear Factor Kappa B Activation By Stabilizing Inhibitor Iκbα Via Mrna Stability And Reduced Phosphorylation In Passively Sensitized Human Airway Smooth Muscle Cells. Song. 2206-2216. Holick MF. Am J Clin Nutr 2004.nejm. 2013. Diunduh dari http://www.1056/NEJMra070553 tanggal 9 Oktober 2014 2.gov/pmc/articles/PMC1523417/ tanggal 9 Oktober 2014 3. 109–116.nlm. 77. . Diunduh dari http://www. Holick.ncbi.