Anda di halaman 1dari 32

SKENARIO BLOK 4

SAAT SI KEMBAR
GALAU
Presented
by : tutorial
B

STEP 1
• COPY RESEP  salinan dibuar apt memuat ket dlm resep, nama dan
alamt apt, ttd apa, no resep, tgl pmbuatan, tanda atau tulisan ne.det (blm
diberikan), detur (sudah)
• PANU peny.kulit karena jamur ditandai dengan bintik putih pada kulit
(area putih pada kulit)
• ERIMED TUBE sed.dalam bntuk krim (isinya AB eritromicin);
kons.berbeda beda
• JERAWAT acne vulgaris, peny kulit karna peradangan di
kel.sebaseae komedo, postula, biasa menyerang wajah, dada, punggung
• BENZOLAC TUBE sed.krim, isinya benzoil peroxide utk jerawat; utk
mengeringkan dan mengelupaskan kulit, mempermudah sebum keluar dari
kulit, eliminasi p.acne ; menghilangkan produksi minyak di wajah, ES :
kulit kering; ada yang bntuknya gel.
• S.U.E  signa usus eksternus  pemakaian diluar utk penggunaan topikal
• RESEP alat kmunikasi dokter dengan APT  nama, SIP, alamat, nama
pasien, usia, R/, paraf dokter,

STEP 2
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Patofisiologi dari jerawat?
Definisi, etiologi, tanda gejala acne?
Persiapan resep dari copi resep dan etiket nya?
Monitoring dan edukasi dari resep yg dterima?
Klasifikasi acne?
Perb.gangguan kulit yang disebabkan oleh jamur dan
bakteri?
7. KIE terkait pengobatan yg dterima?
8. Tx farmakologi p.acne?
9. Hal-hal yang diperhatikan dlm dispensing sed.farmasi?
10. Tx berdasarkan jenis acne?
11. Perb.jerawat wanita pada wanita dan pria?

kulit? 16. Tata lksana terapi acne jrwat scra umum? 15.lasi utk salep dan manufacture nya? 17. hal-hal yang diperhatikan dalam permintaaan copy resep? 19. Tanggapan APT terhdp resep yang dterima? 14. Klasifikasi dari peny. FR terjadinya acne? 13.STEP 3 12. Tx yang dterima px sdah tepat atau blm? . Standar formu. Tx non farmakologi utk acne? 18.

Klasifikasi peny. pergantian kulit 2-3 hari. penggunaan obat. ada gelembung kecil. terasa gatal. karena alergi. pecah2. ada bintik menonjol pd kulity krna alergi makanan) . terasa nyeri karena s. ada tonjolan yang menebal -Kanker kulit melanoma --> paling berbahaya -Inpetigo  karena bakteri dan menular. adanya zat kimia tertentu -Bisul  infeksi seperti benjolan (berisi air atau nanah. gatal2.aureus -campak  karena virus -kudis terasa gatal. -urtika (kelainan pd kulit.kulit -eksim  rasa gatal pada kulit : merah2. pada tangan dan jari kaki -kurap  karena jamur -Psioriasis  tanda sama kayak eksim. melepuh -Herpes  virus dan bakteri -Jerawat  -Ketombe  sisik2 putih -Panu. paparan mtahari.

leher. papul >10 dan <50. tidak sembuh selama 6 bln dengan pengobatan) Sangat berat  komedo > 50. papu >50-100. papul >100.parut (nodul pecah)  (ada lesi polipustular. memungkinkan adanya jar parut (ada lesi. terjadi inflamasi pada acne dan ada jar parut . sampai kesistemik. hanya terjadi pda wajah) Sedang komedo <20. ada tanda2 inflamasi. ada papul (bentol merah) < 10 buah tidak tumbuh nodul (bentol. dlm nya ada nanah) dan jar. ada tnda inflamasi.Klasifikasi jerawat Dibagi 4 berdasar lesi dan jumlah : Ringan  muncul komedo < 10 buah. meluas ke bag. timbul nodul ttpi ringan) Berat  komedo >20. ada nodul. nodul >5. ttp tidak ada nodul dan jar parut (lesi lebih banyak.

hilang usia 4-6 thn).Ada tiga : •Acne komedonal  terjadi komedo tanpa inflamasi •Acne papulpotular  komedo + ada inflamasi •Papul berat  acne keras.gejala sistemik (seluruh tubuh merah2) Sekunder  sindrom hormonal .genetik. pubertas). sindrom cusing.klasik (usia.apokrin . ada inflamasi dan rasa nyeri Berdasar penyebab ada 2 Vulgaris  A.dewasa . pada wanita. acne karma penyakit tumor Hidradenitis supurative  lokasi di kel.infartil (usia 3-12 bln.berat (nodul dan inflamasi berat). a. A. krn peny. A. a.

faktor psikis. peningkatan sebum.tertutup (putih) . etiologi • Definisi sudah • Etiologi : faktor genetik. makana yang tinggi lemak. adanya hiperkeratonosit. bakteri. estrogen dan progesteron.Patofisiologi. • Gejala : ada timbul bintik merah yang ditandai radang dan sakit jika ditekan. timbul bintik putih dan hitam (komedo) • Komedo terbuka (hitam). hormon androgen. iklim (terlalu panas dan lembab). kosmetik.

Patofisiologi : •peningkatan sebum dan pengelupasan keratonosid memicu pelebaran kanal  oversekresi bercampur dengan keratonosit  sumbatan keratonosid  komedo (black : akumulasi melanin . white : luka smakin meradang) •Karana peningkatan androgen  memicu sebum  kel.minyak produksi sebum scr berlebih .

gender (wanita lbh tinggi resikonya). ras. obat obatan steroid. beda acne wanita dan pria Pria  androgen stabil tidak sperti wanita Wanita  peningkatan androgen terutama pada menstruasi . bakteri • 11. tingkat stress yang berlebih. mak manis). paparan lingkungan. makanan tinggi lemak (coklat. merokok.• 12 faktor risiko • Kosmetik. susu. pola hidup (menggaruk wajah). inh. fenitoin. faktor gen.

bisa di subkutan .Kulit karna bakteri dan jamur : • Acne karna bakteri  muncul inflamasi.kulit ada penggundulan (tanpa ada rambut).peny. tonjolan ada nanahnya • Jamur  tidak ada tonjolan. bag.

astringen. Sistemik  AB (tetra. eritro). tetrasiklin). kontrasepsi oral Berat  derivat vit A isotretinoin. tdk blh pada bumil (teratogenik) Topikal  utk ringan. AB dalam bntuk krim dosis rendah. steroid . derivat asam retinoat (mnrunkan produksi sebum). mgd unsur sulfur.Terapi farmakologi Secara umum : Ringan  AB topical. retinoid Sedang sampai berat  AB (eritro. klinda. keratolitik.

laser leserfi. Menghindari faktor risiko spt makanan (kacang) Jangan banyak berkeringat Hindari stress Hindari rambut dari muka terutma saat lepek Pake suplemen vitamin A dan asam lemak omega 3 . pemberian kolagen. terapi dengan sinar (blue light). operasi kulit. dermabrasi.Non farmakologi • • • • • • • • • • • • • Jangan tll sering mencuci muka (ckup 2x sekali) Membersihkan wajah dgn pembersih yg lembut Pilih produk dengan kandungan water base Gunakan sunblock Jgn gunakan handuk berulang-ulang Perhatikan apa saja yang menyentuh kulit Jangan memainkan jerawat Dapat menjalani chemical pilling (memicu sel2 baru). facial. injeksi steroid.

pilling. facial. Benzolac tube  utk acne vulgaris berat Pada kasus : jerawat pda bobby tdk berat. unsur sulfur. px cek jenis kulitnya (mmudahkan dlm pmilihan produk). tingkatan masih ringan  pengatasan dengan tx non farmako terlebih dahulu (rajin membersihkan wajah. tretinoin. oxigenasi Farmakologi  preparat yg mengandung asam salisilat.Apakah tx sudah tepat?? Erymed tube  biasa dignakan utk yg sudah parah (radang). adapassen (semua dlm bntuk topikal) Steroid tdk tll disarankan  jangka panjang justru akan memperparah jerawat .

pake sabun wajah sesuai jenis kulit. utk topikal (kulit dibersihkan dahulu) .Monitoring. kurangi stress. rajin OR teratur. edukasi Monitoring dan: KIE •Keparahan acne  penilaian acne (ringan-berat) •Reaksi alergi obat Edukasi : menjaga kebersihan. jaga pola makan.

Pemberian etiket putih (oral).prosedur dispensing • • • • memastikan resep (skrining). biru (topikal) Pemberian KIE . memastikan bentuk sediaan  membuat sediaan.

ada tulisan pcc. no resep. usia Etiket (identitas apotek. no telp. nama. SIA. pro. det (sdh dserahkan). paraf) Copy resep  tergantung permintaan pasien. diparaf apoteker. nama resep. cara penggunaan. pro. . ne det (blm) .Persiapan resep dan Penulisan copyresep resep : copy • Logo. nama obat. nama apt. R/.

krna air lbih dominan F.air + minyak dicampur  tambah emulgator  mix sampai terbentuk cream yg stabil .Standar formulasi cream : - Fase minyak. fase air. cleansing o/w  banyak digunakan. emulgator dan zat tambahan w/o  emolien.

STEP 4 • Lihat Mind Maping .

evaluasi dan KIE kepada pasien? 5.Klasifikasi dan tata laksana terapi (farmakologi dan non farmakologi) acne? 3.DPR dan non DRP’s beserta penanganannya? .STEP 5 (LEARNING OUTCOME) Mahasiswa mampu memahami : 1. patofisiologi. etiologi.Definisi. etiket.Pelayanan resep (pemberian copy resep. dan prosedur penyiapan dispensing) 4.Monitoring. tanda dan gejala dari acne? 2.

STEP 7 .

faktor imun Patofisiologi : peningkatan produksi sebum  berkaitan dgn h. baktri. dan inflamasi kulit. Bisa di leher. tanda awal msuknya pubertas.androgen  meningkatkan kelenjar sebaseae  meningkatkan androgen Hiperproliferasi  menyebabkan sumbatan pda folikel Hormonal  peningkatkan androgen Inflamasi  hiperproliferasi  penrunan asam lineloat  penyumbatan folikel Kolonisasi dari p. patofisiologi.1. pungggung.acne  p acne (memecah trigliserida di sebum) . tanda dan gejala dari acne? Definisi : acne vulgaris adalah obstruksi dan inflamatif yg trjadi pada kel. hormonal (androgen)  utk pria pengobatannya lbih cepat. tmbuh satu thun sblm haid pertama kali. etiologi. Definisi. dada dan wajah Etiologi : peningkatan produksi sebum. genetik.minyak / sebaseae.

prolling (dangkal. hipertropik .Tanda dab gejala : Komedo  terbuka/hitam dan tertutup/putih Papula  bentol merah Pastula  merah bag sekitar Nodul  peradangan krn inflamasi Kista  lebih dalam Jar. boscar (scar luas dan berbatas tegas).parut terbentk saat acne sdh pecah Lesi inflamasi Hiperpigmentasi residual Scar  espik (dalam dan sempit). luas dan ada undulasi).

jgn memakai lap/handuk yg kotor . sering digaruk) -Berat  sdh masuk peradangan berat.2. dll -Kons mkana cukp bergizi dan seimbang -Jangan tll bnyk keringat . rileks. dan produksi minyak berlebih  respon inflamasi berlebih shg peradangan  sering mengorek-orek luka (belum sembuh sdh sering simain mainin) Non farmakologi : . bentuk acne besar2  mulai dari genetik. jgn byk pikiran -Hindari makanan spt kcang tanah.hindari memainkan jerawat -Utk rambut jgn sampai mengenai wajah -Jangan trlalu sering cuci muka 2x sehari -Pembersih water based -Hindari stress. coklat -Hindari paparan sinar matahari -Terapi fisik cth facial. Klasifikasi dan tata laksana terapi (farmakologi dan non farmakologi) acne? Klasifikasi : -Ringan  penumpukan kotoran pda pori2  komedo (hitam dan putih) -Sedang  krn pori2 yg terbuka dimasuki bakteri  peradangan (krna tangan kotor.

05-0. papul 10-30. BPO. BPO. AB oral Maintenance  RT. + AB topikal Kortikosteroid  kalo sudah tahap nodul  pake injeksi 2.25 ml Vit. ada nodul <10 Berat : tdk ada komedo.5-10 mg/ml  per lesi 0. AB topikal Sedang  retinoid topikal. BPO. tx hormon. tx hormon. AB oral Berat  retinoid oral/topikal. nodul >10 .Farmakologi Ringan  retinoid topikal. AB topikal. papul <10 tdk ada nodul Sedang : komedo >25.A dan asam lemak omega 3 Klasifikasi : Ringan : komedo <25. papul >30.

nama dan SIK apoteker. isi (R/.cerna). Pelayanan resep (pemberian copy resep. biru (utk penggunaan diluar) Isi: nama dan alamat aptek. di tanda tangani APA. nama umur px. pcc (pro copy conform). dan prosedur penyiapan dispensing) Copy Resep : salinan resep yg dibuat oleh apt sesuai dgn resep asli Isi : Nama dan alamt apotek. nama dkter. nama obat. nama px. etiket. tgl resep. no dan tgl pmbuatan. det (sdh diberi). tgl dan no urut pmbuatan. ne. nama dan SIA.3.det (blm diberikan).APING Etiket : putih (melewati sal. bila perlu ada ket (dikocok dahulu) . atran pakai. paraf apt.

ESO.sip dkter. jangka waktu. 4T. perhatikan tgl kdaluarsa) -Re cek ulang (sesuai tdk obat dgn px. (kesesuaian farmasetis dan klinis).Prodedur dispensing : -Penerimaan resep -Validasi resep -Dicek/skrining.dll) -Meracik obat dan menyiapkn obat (hrs sesuai resep. administratif (nama . mnghtng kebuthn obat. dosis. tgl resep. tx non frmako -Px menerima resep . pmeriksaan identitas) -Dokumentasi -KIE (px sdh paham)  cara pemakain.

evaluasi dan KIE kepada pasien? Monitoring dan evaluasi  tingkat keparahan acne. AB (dgnkan slama 4 minggu). KIE : -Menjga kebershan tangan (jgn sentuh muka klo kotor !) dan tbuh -Membershkan kulit dgn sabun khusus (cek kulit terlbh dahulu) -Bag. rx alergi. Monitoring. yang dioleskan dbershkn dahulu -Cara penggunaan yg benar -Topikal (maks 1x/hari harus sdh dibershkan) -Hindari makan tertentu -Hindari sinar mtahari langsung -OR teratur -Jaga kebersihan muka. jangan digosok tll keras -Gunakan pelembut muka dgn efek mengeringkn wajah -Penggunaan hanya pada bagian yg berjerawat . menghindri timbulny rx seknder.4. kepatuhan px.

Benzolac tube  pemilihan obat tdk tepat krna BT dgnkn untk acne sedang-berat  takutnya menimbulkan iritasi Solusi : retinoid topikal (ex: tretinoin  meningktkan perombakan sel pda dinding folikular dan menrunkn kohesifitas sel penghmbatan komedo) Pilihan : krim 0.025% . suka menggaruk jerawat . DPR dan non DRP’s beserta penanganannya? DRP : 1. px disarankan menggunakn 30 mnt stelah mencuci muka (2 hari sekali  sehari 1x  2x sehari utk meningkatkan tolerabilitas) (+) Erimed tube  tetap dipakai. krna kombinasi dengan retinoid menurunkan kreatinisasi 2.5. Erimed tube  hanya dipakai sedang – berat (tdk dignakan) Solusi: Cuma pake retinoid Non DRP : krg menjaga kebersihan (pernah kena panu).

3% dgn efikasi sama.DRP: 3. Ringan : hanya ada komedo dan dgn papula dan pastula Tx ringan dgn papula dan pastula (topikal retinoid dan BPO) Pilihan : -adapallen (gel/krim 0. -BPO (saling sinergis dengan adapallen)  non antibiotik ttpi pnya efek anti mkroba 4.1%). lebih safety dibanding 0. Tx ringan dgn papula dan pastula : retinoid + AB topikal .

kekuatan sediaan Klinis : diagnosis tdk ada Utk px akan lbih baik dengan gel dibanding krim . usia. no resep. BB. TB. paraf dokter Farmasetis : penggunaan krg jelas (frekuensi).Skrinning resep : Administratif : tgl pmbuatan ga ada.

TERIMAKASIH .