Anda di halaman 1dari 3

MULTIPLE CHOICES

PENGANTAR PERATURAN NASIONAL, INTERNASIONAL DAN AMANDEMEN YANG ADA.


Pilihlah yang benar dengan menandai X di kolom untuk pilihan anda dari
pernyataan dibawah ini..

No
:
1

Singkatan darai apakah UNCLOS dan apakah artinya?


a) UNCLOS adalah singkatan dari United Nations Convention of Law of the
Sea atau Konvensi PBB tentang Hukum Laut.
b) UNCLOS adalah singkatan dari United Nations of Convention Law of the
Sea artinya adalah Konvensi tentang hukum transportasi laut PBB
c) UNCLOS adalah singkatan dari United Nations of Corporation of Law of
the Sea artinya Hukum Internasional tentang Hukum Pidana Laut
Apakah UNCLOS telah diratifikasi oleh Indonesia dan dengan apakah
diratifikasinya kalau ya kapan?
a) Belum diratifikasi
b) Ya telah diratifikasi dengan Undang-2 No: 17 tahun 1985
c) Ya telah diratifikasi dengan PP No: 17 tahun 1985
Konvensi Internasional merupakan Hukum internasional yang otomatis
akan berlaku didalam suatu Negara bilamana Negara tersebut mengirim
delegasinya dan ikut menanda tangani Konvensi didalam konperensi.
a) Ya, tentu saja Delegasi Indonesia kan wakil Negara
b) Tidak otomastis, akan tetapi bilamana negara bermaksud
memberlakukan untuk berlaku di negaranya maka harus meratifisir
Konvensi tersebut
c) Kalau yang hadir dan tanda tangan adalah Menteri Luar Negeri, maka
otomatis akan berlaku sebagai Hukum Nasional
Hague Rules 1924 tentang Pengangkutan barang melalui laut apakah
telah diratifikasi oleh Pemerintah Indonesia?
a) Tidak pernah diratifikasi, akan tetapi didalam KUHD merupakan
prinsip dasar didalam pasal-pasalnya
b) Indonesia telah meratifikasi pada tahun 1955
c) Hague rules 1924 adalah Konvensi pertama yang pernah diratifikasi
oleh Pemerintah Indonesia
Apakah Pemerintah Indonesia berhak melakukan tindakan hukum
berdasarkan hukum Negara Indonesia terhadap Nakhoda dan/ABK
warga Negara Indonesia yang sedang bekerja di kapal berbendera asing
bilamana terjadi pelanggaran pidana diluar wilayah Indonesia
a) Tidak berhak, karena yang berlaku dikapal adalah sesuai dengan
bendera kapalnya dan hukum Negara dimana kapal saat kejadian
berada
b) Kedaulatan Negara tidak berlaku terhadap kapal asing meskipun ada
pelanggaran hukum dan yang berwenang adalah Nakhoda kapal

10

11

12

yang bersangkutan
c) Ya, Pemerintah berhak melakukan tindakan hukum berdasar hukum
Nasional atas Nakhoda/dan ABK kapal asing terhadap pelanggaran
pidana diatas kapal yang sedang berlahuh di pelabuhan di mana saja
Sebagai Negara kepulauan, Kedaulatan atas laut territorial Indonesia
adalah 12 Nautical miles dari garis-garis pantai setiap pulau, apakah
pernyataan tersebut tepat.
a) Ya, setiap pulau memiliki kedautatan 12 mil laut dari garis pantai
setiap pulaunya
b) Tidak 12 mil, tetapi 200 mil laut
c) Bukan dari setiap pulau, akan tetapi ukuran 12 mil laut adalah dari
garis lurus yang menghubungkan antara pulau-pulau terluar
Konvensi Internasional SOLAS adalah konvensi internasional tentang
Keselamatan dilaut, singkatan dari apakah SOLAS tersebut
a) Safety of life at sea
b) Safe of Lash at sea
c) Safe our life at sea
Konvensi tentang Transportasi Laut, Hague rules 1924 telah diratifikasi
oleh Pemerintah Indonesia sejak kapankah?
a) Sejak Indonesia merdeka tahun 1945
b) Indonesia belum pernah meratifikasinya
c) Sejak tahun 1985 bersama dengan ratifikasi UNCLOS
KUHD adalah Hukum perdata dibidang perdagangan, dan khusus untuk
masalah hukum perdata dan dagang dibidang kelautan diatur dalam
Buku I
a) Benar semua yang berhubungan dengan hukum laut perdata diatur
dalah buku I
b) Salah semua yang berhubungan dengan hukum laut perdata diatur
dalah buku II
c) Salah semua yang berhubungan dengan hukum laut perdata diatur
dalah buku I dan II
Benarkah KUHD (Kitab Undang-undang Hukum Dagang) RI adalah
undang-2 perdata mengenai ketentuan hukum perdata laut dan asuransi
dibuat oleh Pemerintah Indonesia bersama dengan DPR
a) Tidak benar, karena yang membuat hanya Presiden saja
b) Benar karena KUHD merupakan Undang-undang maka dibuat oleh
Presiden bersama dengan DPR
c) Tidak benar, KUHD tersebut berasal dari jaman Hindia Belanda tahun
1933
Indonesia adalah anggauta IMO dan Apakah Pemerintah telah
meratifisir ketentuan SOLAS, ISPS dan STCW yang mengatur tentang
keselamatan dan keamanan pelayaran?
a) Benar Indonesia telah meratifikasinya
b) Indonesia belum meratifikasinya
c) Tanpa meratifikasi, tetapi setuju memberlakukan di dalam Negara
Indonesia
Undang-undang Pelayaran No:17/2008 merupakan undang-2 dibidang
pelayaran yang telah menggantikan KUHD yang dinilai usang
a) Tidak benar, karena isinya tidak hanya melulu bidang perdata saja

14

13
15

16

17

18

19

Apakah Undang-undang Pelayaran No:17/2008 mengatur ketentuan


aministratif/ ketata usahaan Negara, aturan perdata dan sekaligus juga
ketentuan pelanggaran pidana?
a) Undang-undang tersebut hanya mengatur masalah keselamatan
saja.
b) pelayaran
Benar sekali,
karena kita memang perlu Undang-undang nasional
b)
Undang-undang
tersebut
hanya mengatur
kewenangan
Kementerian
c) Benar sekali, makanya
Undang-undang
Pelayaran
juga mngatur
perhubungan
dalam perijinan pelayaran.
masalah perdata
c)
Undang-undang
tersebut mengatur
ketentuan
KUHD adalah kitab Undang-undang
warisan
zamanAdministratif,
penjajahan Belanda, X
ketentuan
perdata
ketentuan
pidana
dalam bidang
apakah
saat ini
masih dan
berlaku
sebagaipelanggaran
hukum positif
di Indonesia
a) pelayaran
Ya, masih berlaku sebahai hukum positip dibidang perdata dagang
X
b) Tidaksemua
lagi, itu
sebabnyapasal-2
kita buat
Undang-undang
Nasional
Pelayaran
Apakah
ketentuan
dalam
Undang-undang
pelayaran
No:
c) Masih telah
berlaku,
akan dan
tetapi
hanya
padadiimplementasikan
bagian angkutan barang
17/2008
lengkap
dapat
segera
dan saja
dapat dilaksanakan?
a) Tentu saja, undang-undang aturan hukum tertinggi dalam suatu
Negara sehingga harus dapat diimplementasi dan dilaksanakan
dengan konsekwen.
b) Untuk dapat diimplementasi dan dilaksanakan banyak pasal yang
masih perlu dibuat aturan pelaksananya dengan PP , Permen dan
ketentuan lain yang dipersyaratkan sesuai dengan bunyi pasalnya
c) Hanya sedikit pasal, kurang dari 3 pasal yang perlu aturan
pelaksananya.
Salah satu Aturan pelaksana dari Undang-2 No:17/2008 yang telah
siap, diantaranya adalah PP tentang Kepelabuhanan, PP No: 61/2009
a) Didalam salah satu Bab/pasal PP tersebut diantaranya adalah
mengatur tentang Otoritas Pelabuhan
b) PP tersebut tidak ada hubungannya dengan Undang-2 No:17/2008
c) PP tersebut mengatur khusus kewenangan Syahbandar di wilayah
DKLR dan DLKP
Salah satu Aturan pelaksana dari Undang-2 No:17/2008 yang telah
siap, diantaranya adalah PP tentang Kepelabuhanan, PP No: 61/2009
a) Semua ketentuan pasal -2 dalam PP tersebut sudah dapat
dilaksanakan sehingga tidak perlu ada Peraturan Menteri/Permen.
b) Masih ada ketentuan yang menetapkan bawa didalam
pelaksanaannya perlu diatur oleh Peraturan Menteri
c) Didalam PP tersebut menugaskan Syahbandar untuk membuat
rencana induk pelabuhan masing-2
Didalam Bab IV PP No: 61/2009 tentang PENYELENGGARAAN
KEGIATAN DI PELABUHAN fungsi Syah Bandar adalah melaksanakan
keselamatan dan keamanan pelayaran.
a) Dalam melaksanakan fungsi tersebut Syahbandar berhak menahan
kapal walaupun kapal tersebut laik laut dan tidak ada ketetapan
Pengadilan.
b) PP tersebut menetapkan Syahbandar sebagai Penguasa
pemerintahan tertinggi di Pelabuhan tanpa syarat
c) Dalam salah satu pasal menentukan bahwa syahbadar berwenang
melaksanakan pengawasan dan penegakan hukum dibidang
angkutan perairan, kepelabuhanan dan perlindungan lingkungan
maritim di pelabuhan
Didalam salah satu pasal dalam Undang-2 Pelayaran No:17/2008
mengatur ketentuan tentang penyelenggara Pelabuhan,
a) Penyelenggara pelabuhan adalah Syahbandar dan Otoritas
Pelabuhan.
b) Penyelenggara Pelabuhan dapat dilaksanakan oleh Otoritas
Pelabuhan atau Unit Penyelenggara Pelabuhan