Anda di halaman 1dari 12

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN ( STIKES )

MUHAMMADIYAH MANADO
Program Studi S1 Keperawatan

SK MENDIKNAS RI : 048/D/O/2008
Alamat : Jl. Sasuit Tubun Nomor 9 Kel. Istiqlal. Kec. Wenang. ManadoSulawesi Utara

Telp/fax : 0431-850372 email :


stikesmuhammadiyahmdo@yahoo.com

FORMAT ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS


PENGKAJIAN
Tanggal Pengkajian

I.

: Minggu , 02 Maret 2015

DATA UMUM

a.

Nama Kepala Keluarga

: Tn D.B

b.

Jenis Kelamin

: Laki-laki

c. Umur

: 38 Tahun

d.

: Islam

Agama

e. Suku

: Bolangitang

f.

: SD

Pendidikan

g.

Pekerjaan

: Petani

h. Alamat

: Tote Dusun II Kecamatan Bolangitang Barat

a. Komposisi Keluarga
Hub
No

Nama Umur J K

Dgn Agama
KK

Tn. D

38 L

Suami Islam

Pendi
Dikan

Pekerjaan

SD

Petani

Pnykt yg

Status
imunisasi

dderita
3 bln trakhir
Muntahmuntah

Ny.P

37 P

IRT

14 LK Anak islam SMP

Pelajar

pelajar

Istri

Islam SMA

anak islam

SD

Dalam keluarga Tn. D khususnya pada Tn.D umur 38 tahun menderita penyakit gastritis,
menurut keterangan Tn D mengatakan bahwa Tn.D sudah menderita gastritis sejak 3 Blan yang
lalu, sering muntah-muntah dan mengeluh sakit uluh hati dan terdapat
Masalah yang ditemukan :
Genogram:

Keterangan :
: Laki-laki
: Garis keturunan
+++: Meninggal dunia

: Perempuan
---- : Tinggal seruma
Di hitamkan: Penderita
X : riwayat gastritis

Berdasarkan genogram diatas, keluarga Tn.D menurut garis keturunan terlihat tidak ada yang
mempunyai riwayat gastritis dari Ny. P
b. Tipe Keluarga
Tn D berkata Saya dan Istri tinggal di rumah ini dengan 2 orang anak
c.

Suku Bangsa dan Budaya


Tn. D dan keluarga merupakan warga negara Indonesia bersuku Bolangitang . Bahasa yang
dipergunakan dalam komunikasi antar anggota keluarga dengan menggunakan bahasa
Bolangitang. Keluarga menguasai bahasa bolangitan dan bahasa Indonesia. Dalam kehidupan
berkeluargannya, terutama Tn. D dan Ny. P percaya adanya adat istiadat yang mengikat dan
memegang teguh tradisi yang ada di wilayah tempat tinggalnya.

d. Agama
Tn. D dan keluarganya semua beragama Islam. Keluarganya juga rajin mengikuti kegiatan
keagamaan. Tn. D mengatakan sering mengikuti kegiatan pengajian bapak- bapak, Ny.P juga
sering mengikuti pengajian ibu-ibu yang dilakukan. Keluarganya sering melakukan sholat
jamaah di rumah terutama sholat magrib dan isya.
e.

Status Sosial Ekonomi


Secara ekonomi, keluarga Tn. D sebagai petani dan tiap bulannya selalu menerima gaji tidak
menetap. Ny.P ibu rumah tangga, Keluarga ini cukup mampu memenuhi kebutuhan dasar hidup
sehari-hari dan masyarakat sekitar menganggap keluarga Tn. D termasuk ekonomi kebawah.
Dirumah yang Tn. D sekarang tempati, mempunyai barang seperti, TV, alat-alat perlengkapan
masak , dan lain-lain.

f.

Aktivitas Rekreasi Keluarga


Ny. P mengatakan Kalau hari libur nggak kemana-mana Dan Tn.D,setiap hari ke kebun

II. RIWAYAT TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA


a. Tahap Perkembangan Keluarga Saat Ini
Tn. D dan Ny. P. memiliki anak pertama berusia 19 tahun (Tn. D), anak ke dua 11tahun
(Ny.P). tahap perkembangan keluarga Tn. D saat ini adalah tahap perkembangan keluarga
dengan anggota keluaga Remaja
b. Tahap Perkembangan Keluarga Yang Belum Terpenuhi
Keluarga Dengan Anggota Keluarga Dewasa
Memberikan kebebasan yang seimbang dengan tanggung jawab mengingat anaknya sudah bekerja.
Mempertahankan hubungan intim dengan keluarga
Tn. D mengatakan isterinya tidak pernah meminta yang macam- macam/ berlebihan. Ny. P
berkata Suami saya sifatnya agak keras/ tegas mbak, tapi sayang sama istri dan anaknya, mau
menerima pendapat orang lain dan kalau mau pergi biasanya ijin dulu
Mempertahankan komunikasi terbuka antara anak dan keluarga, dan antar suami dan isteri.
Tn. D mengatakan jika tidak ada

kesibukan pasti menyempatkan waktu untuk berkumpul

dengan keluarga .
c.

Riwayat Keluarga Sebelumnya (Pihak Istri dan Suami)


Menururt keterangan Ny.P yaitu sebelumnya anggota keluarganya belum pernah ada yang
menderita gastritis baik dari Tn.D ataupun ibu dari Ny.P Begitu juga dari garis keturunan Tn.D
sebelumnya belum pernah ada anggota keluarga yang menderita gastritis Dan penyakit lain yang
biasanya sering di derita hanya batuk, pilek dan demam.

d. Riwayat Keluarga Inti


Ny.P berkata Tn.D menderita gastritis sudah sejak 3 Bulan yang lalu, tidak pernah di opname
di Rumah Sakit, hanya di periksakan ke mantri terdekat.

III. DATA LINGKUNGAN


a. Karakteristik Rumah
Karakteristik rumah Tn.D adalah rumah permanent dimana dinding rumah dari batu bata
yang sudah di plester dengan luas tanah dari berdirinya bangunan rumah 5 x 8m2. Lantai rumah
baik halaman depan, ruang tamu, dan kamar tidur sudah berlantai ubin. Ventilasi rumah Tn. D
baik, sinar matahari bisa masuk ke dalam rumah dan kamar-kamar melalui pintu dan jendela.
Persediaan air bersih untuk mencukupi keluarga berasal dari sumur gali. Kondisi air minum
cukup bersih (tidak berbau, tidak berwarna dan tidak berasa). Tempat penampungan bagi sampah
rumah tangga terletak di belakang rumah. Pengolahan sampah biasanya dikumpulkan kemudian
dibakar. Limbah dari rumah tangga dan dari dapur mengalir ke selokan terbuka di belakang
rumah. Kondisi ruangan dalam rumah kurang tertata rapi kurang bersih, rumah berdinding batu
bata dan sudah diplester. Letak WC dan kamar mandi berada di luar rumah. Jenis WC yang
digunakan adalah leher angsa. Kondisi dalam kurang bersih dan rapi. Untuk masalah keamanan
di rumah ataupun dikampung menurut Tn. D selama ini baik, aman dan terkendali.
Denah Rumah

Teras depan

b.

Karakteristik Tetangga dan Komunitas


Karakteristik tetangga dan masyarakat di lingkungan sekitar keluarga sebagian besar tampak
merupakan kelompok sosial ekonomi menengah kebawah. Pada pagi hari lingkungan tampak
sepi karena sebagian besar tetangganya bekerja. Tetangga sekitar Tn.D sebagian besar bekerja
sebagai petani dan nelayan. Tingkat pendidikan tetangga Tn.D rata-rata hanya lulusan SD dan
SMA saja dan masih terdapat beberapa tetangga yang sama sekali belum pernah mengenyam
bangku sekolah. Jarak rumah Tn.D dengan tetangga cukup dekat. Kebiasaan para tetangga jika
sore hari terutama bagi ibu-ibu biasa saling berkumpul di rumah tetangga yang dekat untuk
saling berbagi cerita.

c.

Mobilitas Geografis Keluarga


Tn. D dan Ny. D mengatakan sudah tinggal di rumah yang di tempati selama kurang lebih 20
tahun. Sarana transportasi yang biasa dipakai untuk bepergian yang bisa dijangkau dalam waktu
dekat dengan sepeda motor, atau menggunakan alat transportasi umum.

d.

Perkumpulan Keluarga dan Interaksi dengan Masyarakat


Kegiatan berkumpul dengan keluarga, tanpa terganggu oleh kesibukan masing-masing
biasanya dilakukan pada waktu sore hari dan malam hari yaitu dengan nonton TV bersamasama. Jika dalam keluarga tersebut sedang ada permasalahan maka akan di bahas bersama- sama.
Di dalam keluarga selalu melakukan musyawarah dalam mengambil keputusan. Sedangkan
interaksi dengan masyarakat atau tetangga sekitar baik Tn.D dan Ny. P dalam bentuk arisan,
kerja bakti dan atau pertemuan rutin warga seperti pengajian dan PKK.

e.

Sistem Pendukung Keluarga


Jumlah anggota keluarga 4 orang yaitu Tn.D, Ny.P Tn.D beserta

anak beserta anak..

Masyarakat sekitarpun juga sebagai pendukung yang baik ketika keluarga ini sedang dalam
kondisi sakit. Menurut Ny. P biasanya warga masyarakat akan saling membantu, jika di antara
warga masyarakat ada yang membutuhkan pertolongan atau mempunyai hajat.

IV. STRUKTUR KELUARGA


a. Pola Komunikasi Keluarga
Pola hubungan komunikasi Tn. D dengan anggota keluarga lain termasuk dengan
anaknya tampak baik. Dalam berkomunikasi sehari- hari Tn. D dan seluruh anggota keluarga
yang lain menggunakan bahasa indonesia dan hubungan antar anggota keluarga tampak baik dan
akrab. Selain itu, pola komunikasi yang diterapkan dalam keluarga ini dengan menggunakan
komunikasi terbuka, antar anggota keluarga jika ada masalah atau ada sesuatu yang terlupa
saling mengingatkan.
b. Struktur Kekuatan Keluarga
Didalam keluarga yang paling berperan dalam pengambilan keputusan terhadap segala
masalah terutama masalah kesehatan adalah

Tn.D dengan tidak mengesampingkan pendapat

dari anggota keluarga lain. Saat Ny. P merasa kondisinya kurang baik maka Tn. D memutuskan
untuk memeriksakan istrinya ke mantri ataupun dokter terdekat. Tn. D cukup mengatakan
mampu mengendalikan perilaku istri. Demikian juga menurut Ny.P jika jengkel dengan suami
dan anaknya akan marah sebentar kemudian setelahnya akan baik kembali.
c.

Struktur Peran
Baik Tn.D maupun anggota keluarga yang lain menerima dan mampu menjalankan tugas
dan peran masing- masing dengan baik. Dalam keluarga ini, Tn.D sebagai kepala keluarga dan
Ny.P sebagai ibu rumah tangga. Keluarga Tn. D setiap bulannya mendapatkan pemasukan untuk
kebutuhan keluarga tidak menentu untuk pengeluaran 1 bulannya kurang dari pemasukannya
sehingga keluarga masih bisa menabung.

d. Nilai dan Norma Keluarga


Keluarga Tn.D mengutamakan kesehatan, sehingga jika ada salah satu anggota keluarga
yang sedang sakit bisa dicegah dengan obat-obatan yang tersedia ataupun langsung merujuk ke
mantri ataupun dokter terdekat. Ketersediaan makanan yang memenuhi beberapa zat gizi dalam

keluarga ini sudah cukup memenuhi dikonsumsi setiap harinya. Ny.P mempunyai persepsi bahwa
Gastritis yang diderita oleh Tn..D merupakan penyakit yang disebabkan oleh pola makan yang
salah dan penyakit orang yang sudah sangat tua.
V. FUNGSI KELUARGA
a. Fungsi Afektif
Saat dikaji Tn.D mengatakan bahwa ia sangat menyayangi keluarganya dan dalam
keluarga harus saling menjaga, menyayangi dan menghormati. Karena itu ia selalu berusaha
mendidik anaknya agar selalu menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi serta
menghargai orang sebaya atau lebih muda. Menurut Tn.D antar anggota keluarga saling
mendukung, saling mencintai, saling mempunyai rasa memiliki dan rasa menghormati. Jika ada
permasalahan dalam keluarga biasanya akan dibicarakan bersama-sama. Ny.P selaku ibu rumah
tangga juga dilibatkan dalam membuat keputusan keluarganya.
b. Fungsi Sosialisasi
Fungsi sosialisasi sudah mampu Tn.D dan Ny.P jalankan, segala kegiatan baik arisan RT,
PKK, pengajian ibu-ibu atau pengajian bapak-bapak, kerja bakti dan kegiatan sosial yang ada
baik Tn. D maupun Ny.P selalu aktif mengikutinya.
Menurut Ny. P adat istiadat dan budaya desa yang ada di daerah tersebut tetap mereka
hormati, tetap menjaga dan menghargai budaya yang ada. Jika ada warga masyarakatnya yang
sedang punya hajat, tetap mendukung warga yang lainnya untuk saling bantu membantu.
c.

Fungsi Perawatan Kesehatan


Keluarga Tn. D berusaha untuk dapat memenuhi kebutuhan baik sandang, pangan dan
perlindungan bagi anggota keluarganya, meskipun dalam hal makanan tidak wajib dapat
memenuhi kebutuhan 4 sehat 5 sempurna. Tetapi paling tidak salah satu atau bahkan dua sampai
tiga dari kebutuhan tersebut bisa tersedia setiap harinya.
Tn. D dan Ny. P meyakini bahwa kesehatan itu sangat penting. Dan jika ada anggota
keluarga yang sakit jika dengan obat-obatan yang tersedia belum bisa menyembuhkan, maka
keluarga tersebut akan membawa anggota keluarga yang sakit ke tempat pelayanan terdekat
seperti mantri atau dokter. Keluarga meyakini kalau sakit dan sehat itu adalah hal yang harus
disyukuri.

Penapisan masalah berdasarkan 5 tugas perawatan keluarga :


Mengenal masalah kesehatan
Saat di tanya tentang kesehatan Tn.D, Ny.P mengatakan bahwa Tn.D sudah menderita gastritis
sejak 3 Bln yang lalu, Tn.D blum pernah di opname di Rumah Sakit. Saat di tanya tentang
penyakitnya Tn.D Ny.P mengatakan mungkin penyakitnya disebabkabkan karena pola makan
yang salah dan kondisi badannya lemas. Keluarga sendiri sudah tahu tentang penyakit yang
dialami oleh Tn.D yaitu gastritis, tetapi, penyebab, tanda gejala serta perawatannya juga pihak
keluarga belum tahu.
Mengambil keputusan mengenai tindakan kesehatan yang tepat.
Ny.P mengatakan kalau Tn.D jarang melakukan kontrol rutin untuk kesehatannya karena
beliau beranggapan kalau dirinya tidak merasakan gejala tidak enak badan maka beliau tidak
memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan. Tetapi anggota keluarga pasti akan berobat
jika ada anggota keluarga yang sakit..
Kemampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit
Ny.P mengatakan jika ada anggota keluarganya yang sakit akan diperiksakan ke mantri atau
dokter terdekat.
Kemampuan keluarga memelihara/ memodifikasi lingkungan rumah yang sehat
Keluarga tidak tahu bagaimana cara memodifikasi lingkungan rumah yang sehat dan bagaimana
menjaga supaya lingkungan rumah tetap bersih dan rapi. Hal ini dapat dilihat pada kondisi
sekitar rumah yang, kotor, ventilasi cukup, penerangan cukup dan halaman bersih dan rumah
kurang tampak rapi.
Kemampuan keluarga menggunakan fasilitas/pelayanan kesehatan di masyarakat.
Ny.P mengatakan bahwa selama ini jika ada anggota keluarga yang sakit maka akan berusaha
membawanya ke pusat pelayanan kesehatan seperti mantri, dokter namun sebelumnya jika sudah
sembuh dengan pengobatan yang ada di toko/ apotik maka tidak perlu di bawa ke mantri ataupun

dokter. Fasilitas yang digunaan untuk menjangkau ke tempat pelayanan kesehatan biasanya
menggunakan angkutan umum yang ada atau sepeda motor saja.
d. Fungsi Reproduksi
Dari perkawinannya Tn. D dan Ny. P mempunyai 2 orang anak yaitu :M dan L Saat ini
keluarga ini dalam tahap perkembangan keluarga dengan anggota keluarga remaja.
Dahulu Ny. P untuk mengendalikan jumlah anggota keluarga dengan mengikuti beberapa
program KB seperti KB pil dan KB suntik.
e.

Fungsi Ekonomi
Tn. D berkata Penghasilan keluarga saya setiap bulannya Rp1.000.000,- Dan itu sudah
dianggap mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari keluarga seperti biaya untuk keperluan belanja
dan sosial dengan pengelolaan yang baik. Keluarga tidak mempunyai tabungan untuk keperluan
yang mendadak.

VI. STESSOR DAN KOPING KELUARGA


a

Stressor jangka pendek dan jangka panjang.


1. Stessor jangka pendek
Keluarga mengatakan merasa tidak ada masalah yang dirasakan dalam waktu kurang dari enam
bulan ini. Semua dirasakan oleh keluarga baik-baik saja.
2. Stressor jangka panjang
Keluarga memandang masalah sebagai cobaan hidup yang harus di usahakan untuk diselesaikan
sesuai kemampuan kita, Tn. D mengatakan sekarang ini yang menjadi masalah saya yaitu
bagaimana saya harus menyiapkan kebutuhan untuk masa keluarga saya,
Kemampuan keluarga berespon terhadap situasi /stressor
Yang digunakan dalam menghadapi masalah biasanya dengan membicarakan dengan anggota
keluarga lain dan saling meminta pendapat. Anggota keluarga juga akan berobat saat ada anggota
keluarga yang sakit.

b. Strategi koping yang digunakan

Bila ada masalah dalam keluarga, biasanya akan dirembuk bersama-sama untuk mencari
jalan keluarnya. Seandainya masalah sulit dipecahkan bersama, biasanya Tn. D akan meminta
bantuan pada saudara-saudaranya atau tetangga.
c.

Strategi adaptasi disfungsional


Sejauh ini tidak pernah ada/muncul strategi disfungsional dalam keluarga Tn. D.

VII.

HARAPAN KELUARGA TERHADAP PERAWAT

Keluarga berharap bisa diberikan informasi kepada mereka tentang hal-hal yang berhubungan
dengan kesehatan, terutama Ny. P mengatakan ingin tau tentang perawatan gastritis. Persepsi
Keluarga Terhadap Perawat Keluarga menganggap sosok perawat adalah orang yang bekerja di
bidang kesehatan serta dapat membantu jika ada masalah kesehatan yang muncul dalam
keluarga. Keluarga mengatakan ingin mendapatkan berbagai informasi mengenai kesehatan demi
menjaga kesehatan seluruh anggota keluarganya
VIII.

PEMERIKSAAN FISIK

1. Pemeriksaan Fisik Keluarga Tn. D


Variable
1. Keadaan umum

Tn. D
Baik

Ny. P
Baik

2. TTV
120/80 mmHg

120/70 mmHg

90 x / menit

94x/ menit

20 x / menit

24x/ menit

36,50C

36,5oC

55 kg

45 kg

TD
N
RR
S
BB

3. Rambut

Rambut hitam

Rambut hitam

4. Mata

Conjungtiva tidak anamis

Conjungtiva tidak anamis

Sklera tidak ikterik

Skelera tidak ikterik

Tidak ada polip

Tidak ada polip

Fungsi penciuman baik

Fungsi penciuman baik

Murkosa bibir lembab,gigi

Murkosa bibir lembab,gigi bersih,tidak

bersih,tidak ada yang tanggal

ada yang tanggal

5. Hidung

6. Mulut

7. Leher

Tidak ada pembesaran kelenjarTidak ada pembesaran kelenjar tiroid

8. Dada

tiroid
Simetris

Simetris

9. Payudara

Tidak di lakukan pemeriksaan

Tidak dilakukan pemeriksaan

10. Abdomen

Tidak di lakukan pemeriksaan

Tidak di lakukan pemeriksaan

11. Ekstremitas

Tidak ada oedem

Tidak ada oedem

12. Kulit

Sawo matang,bersih,turgor kulitSawo matang,bersih, turgor kulit baik


baik