Anda di halaman 1dari 9

Menyusuri Asal Mula

Manusia Indonesia

• Fitri Wulansari
• Maria Anastasia
Sitanggang
• Reimitha Rachmawati
• Weny dwi Nur Aisyah
Ada revolusi yang lebih hebat
dari kemajuan teknologi
informasi. Revolusi yang bisa
mengalahkan segala teori
tentang peradaban manusia di
masa lalu. Sekaligus revolusi
besar di bidang kesehatan dan
kedokteran yang memungkinkan
sebuah penyakit bisa
ditanggulangi sebelum sempat
mewabah. Itulah revolusi genom.
Awal tahun 2001, mantan
presiden Amerika Serikat Bill Clinton
dan Perdana Menteri Inggris Tony
Blair mengumumkan selesainya
konsep pertama dari peta urutan
nukleotida genom manusia.
Pengumuman ini menandai
selesainya tahap pertama dari
Human Genome Project atau Proyek
Genome Manusia yang bertujuan
menguraikan urutan nukleotida
genom manusia yang merupakan
cetak biru penentu sifat kita sebagai
manusia.
Homo sapiens pertama kali
menjejakkan kaki di kepulauan
Nusantara sekitar 60.000 tahun lampau.
Manusia purba Homo erectus yang
hidup di Jawa sejuta tahun lalu
merupakan missing link dalam evolusi.
Tak ada kaitan antara mereka
dengan manusia Jawa Modern yang
hidup saat ini. Saat Homo sapiens
mendarat di kepulauan Nusantara,
pulau Sumatra, Jawa dan Kalimantan
masih tergabung dengan daratan Asia
sebagai sub-benua
Berdasar bukti arkeologi
menunjukan bahwa budaya neolitik
dimulai sekitar 5000 tahun lalu di
kepulauan Nusantara. Bersamaan
dengan budaya baru ini bukti
antropologi menunjukan munculnya
juga manusia dengan ciri fisik
Mongoloid. Populasi Mongoloid ini
menyebar ke segala penjuru kawasan
Nusantara sekitar 5000 sampai 3000
tahun lalu dengan membawa bahasa
Austronesia dan teknologi pertanian.
Pohon filogenetik yang dibangun
berdasar keanekaragaman DmtDNA
dari berbagai populasi Indonesia
tersebut menunjukkan dengan jelas
adanya struktur pengelompokan
populasi. Pertama, populasi berbahasa
papua dari Alor dan Papua Barat
membentuk satu kelompok. Sedangkan
populasi berbahasa Austronesia
membentuk kelompok lain.
Penelitian DNA purba dari situs
Plawangan di Jawa Tengah dan
Gilimanuk Bali menunjukan bahwa
manusia Indonesia yang hidup di
kedua situs tersebut telah berkerabat
secara genetik sejak 2000-3000
tahun lalu. Pada kenyataannnya
hingga sekarang populasi manusia
Bali dan Jawa masih memiliki
kekerabatan genetik yang erat
hingga sekarang.
Kerajaan:Animalia
Filum:Chordata
Kelas:Mammalia
Ordo:Primates
Famili:Hominidae
Genus:Homo
Spesies:H. erectus
THE END