Anda di halaman 1dari 5

KOREA

Pada awal tahun 1870-an, Jepang kembali berusaha merebut Korea yang berada dalam
pengaruh Cina. Pada tahun 1895 Maharani Myeongseong dibunuh oleh mata-mata
[3]
Jepang Pada tahun 1905, Jepang memakasa Korea untuk menandatangani Perjanjian
Eulsa yang menjadikan Korea sebagai protektorat Jepang, lalu pada 1910 Jepang mulai
[4]
menjajah Korea. Perjuangan rakyat Korea terhadap penjajahan Jepang
dimanifestasikan dalam Pergerakan 1 Maret dengan tanpa kekerasan. Pergerakan
kemerdekaan Korea yang dilakukan Pemerintahan Provisional Republik Korea lebih
banyak aktif di luar Korea seperti di Manchuria, Cina dan Siberia.

Dengan menyerahnya Jepang di tahun 1945, PBB membuat rencana administrasi


bersama Uni Soviet dan Amerika Serikat, namun rencana tersebut tidak
terlaksana. Pada tahun 1948, pemerintahan baru terbentuk, yang demokratik
(Korea Selatan) dan komunis (Korea Utara) yang dibagi oleh garis lintang 38
derajat. Ketegangan antara kedua belah pihak mencuat ketika Perang Korea
meletus tahun 1950 ketika pihak Korea Utara menyerang Korea Selatan.

Abad ke 19

Dalam abad ke 19, Korea mencoba mengontrol pengaruh asing dengan menutup semua
perbatasannya untuk semua negara kecuali dengan Cina. Tahun 1853 sebuah kapal
perang Amerika Serikat, USS South America, berlabuh di Busan selama 10 hari dan
mengadakan kontak dengan pejabat-pejabat Korea. Beberapa orang Amerika pernah
terdampar di Korea karena kapal mereka tenggelam pada tahun 1855 dan 1865, namun
mendapat perlakuan yang baik dari orang Korea dan mereka dipulangkan ke negara asal
lewat Cina. Walau demikian Choson tetap waspada terhadap pihak-pihak asing dan juga
tetangga mereka, Dinasti Qing.

Invasi Perancis (1866)

Invasi Perancis ini terjadi karena pihak Kerajaan yang melakukan pembantaian terhadap
misionaris Katolik dari Perancis serta warga Korea yang masuk Kristen. Kejadian ini
membuat pasukan Perancis melancarkan serangan pada musim gugur tahun 1866.
Peperangan terjadi di Pulau Ganghwa di lepas pantai Incheon dan tentara Korea berhasil
dikalahkan oleh pasukan Perancis yang memakai persenjataan modern.

Peristiwa tahun 1866-1895

• Pada tahun 1866, Jenderal Sherman (Amerika Serikat) melakukan penculikan,


pembunuhan dan perampokan terhadap warga pesisir pantai Korea.
• Pada tahun 1871, militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap
Korea dan menewaskan 350 orang. Peristiwa ini disebut Sinmiyangyo
• Tahun 1894-1895 Jepang memenangkan perang dengan Dinasti Qing pada Perang
Sino Jepang yang membuat Jepang memaksa Korea membuka pelabuhannya pada
tahun 1876.
• Pada tahun 1895 Maharani Myeongseong dibunuh oleh mata-mata Jepang [19]

Kekaisaran Han Raya

Pada tahun 1897, Dinasti Joseon beralih menjadi Kekaisaran Han Raya dengan Kaisar
Gojong sebagai pemimpinnya. Pada tanggal 25 Juli 1905 secara efektif Korea sudah
berada dalam wilayah prektorat Jepang dengan paksaan tanpa adanya perjanjian dan
persetujuan dari Raja Gojong.

Penjajahan Jepang

Pada tahun 1910 Jepang secara efektif menduduki Korea dalam Perjanjian Aneksasi
Jepang-Korea. Perjanjian ini dipakai oleh Jepang tanpa menghiraukan kemarahan rakyat
Korea yang tidak menyetujui perjanjian yang tidak disahkan oleh Raja Gojong tersebut.

Korea diduduki Jepang dengan bentuk kepemimpinan Gubernur Jenderal Korea sampai
tahun 1945 ketika Jepang menyerah kepada tentara sekutu.

Jaringan transportasi dan komunikasi dibangun di seluruh wilayah negeri oleh


pemerintahan kolonial Jepang dan mengarah pada eksploitasi rakyat Korea. Hanya
sedikit manfaat yang didapat rakyat Korea dari modernisasi ini, karena semua fasilitas
hanya dibuat untuk melancarkan kepentingan dan perdagangan Jepang. Beberapa
kejahatan penjajahan Jepang atas Korea:

• Meruntuhkan Gyeongbokgung
• Mengenakan pajak tinggi terhadap hasil pertanian serta mengekspornya ke Jepang
yang menyebabkan bencana kelaparan bagi rakyat Korea.
• Menyiksa dan membunuh warga yang menolak membayar pajak
• Kerja paksa membangun jalan dan pertambangan
• Perbudakan seks terhadap wanita Korea [20]
• Mengirimkan pekerja ke teritori Jepang lain untuk kerja paksa

Spekulasi wafatnya Raja Gojong bulan Januari 1919 karena diracuni oleh mata-mata
Jepang membuat rakyat melakukan aksi protes secara damai di seluruh negeri pada
tanggal 1 Maret 1919, peristiwa ini disebut Pergerakan 1 Maret. Dalam peristiwa ini
tentara dan polisi Jepang membunuh hampir 7000 orang Korea. [21]

Setidaknya 2 juta orang ikut ambil bagian dalam pergerakan ini (Jepang mengklaim
kurang dari 500 ribu orang). Banyak warga Kristen Korea juga terbunuh oleh tentara
Jepang, termasuk sebuah desa bernama Jeamri yang seluruh penduduknya dibinasakan
oleh Jepang karena mendukung perjuangan kemerdekaan. Pergerakan 1 Maret ini telah
menginspirasi pidato Presiden Amerika Serikat, Woodrow Wilson yang mendeklarasikan
kebebasan hak asasi manusia.

Pemerintahan Provisional Republik Korea diresmikan di Shanghai, Cina setelah


terjadinya Pergerakan 1 Maret untuk memperjuangkan kemerdekaan Korea.
Pemerintahan provisional dianggap sebagai pemerintahan de jure dari rakyat Korea dari
tahun 1919 sampai 1948.

Sentimen anti Jepang di Korea terus mencuat, seperti pada peristiwa protes mahasiswa di
seluruh Korea pada bulan November 1929 yang membuat pengetatan peraturan militer
tahun 1931. Kurikulum sekolah dimodifikasi untuk menghilangkan pengajaran dalam
bahasa Korea. Sekolah juga dilarang untuk mengajarkan murid-muridnya mengenai
sejarah Korea. Orang Korea dipaksa untuk mengadopsi nama orang Jepang Dalam perang
dunia ke II, banyak pula warga Korea yang dipaksa untuk menyokong usaha perang
tentara Jepang

Pemecahan Korea

Pemecahan Korea secara efektif dimulai pada 8 September 1945, ketika Amerika Serikat
menduduki zona bagian selatan semenanjung, sementara Uni Soviet mengambil alih
daerah di atas garis 38 derajat lintang utara.

• Tanggal 22 November 1943 pada Konferensi Kairo, disetujui bahwa Korea akan
dibebaskan dan merdeka.
• Dalam konferensi di Yalta bulan Februari tahun 1945, disetujui bahwa Korea
akan dibagi ke dalam wilayah 4 perwakilan (gabungan) negara (trusteeship).
• Tanggal 9 Agustus 1945, tentara Uni Soviet memasuki Korea sebelah utara dari
Siberia.
• Tanggal 15 Agustus 1945, Jepang menyingkir dari Korea setelah kekalahannya
dari tentara sekutu
• Bulan Desember 1945, sebuah konferensi di Moskow mendiskusikan tentang
masa depan Korea dan dibuatlah Komisi Gabungan Soviet-AS. Komisi ini
mendiskusikan tentang pengesahan pemerintahan nasional di Korea.
• Bulan September 1947, AS mengajukan permintaan Korea kepada Majelis Umum
PBB

Harapan untuk penyatuan dan kemerdekaan Korea secara cepat menguap akibat pengaruh
dari Perang Dingin dan ketidaksetujuan terhadap rencana pembentukan negara komunis
pihak utara sehingga akhirnya tahun 1948 Korea terpecah menjadi dua negara yang
berbeda ideologi, sistem ekonomi dan sosial. Tanggal 12 Desember 1948, dengan
[24]
resolusi 195 dalam sidang Majelis Umum PBB ke 3, PBB menyatakan bahwa Korea
Selatan (Republic of Korea) adalah satu-satunya pemerintahan Korea yang sah. Pada
bulan Juni 1950 Perang Korea pecah ketika pihak Korea Utara menyerbu Korea Selatan
dengan melewati garis pararel 38 derajat, yang mengakhiri semua kemungkinan dan
harapan akan reunifikasi kedua Korea.
Dinasti Qing (Hanzi: 清清, hanyu pinyin: Qīng Chao) (1644 - 1911), dikenal juga sebagai
Dinasti Manchu dan adalah satu dari dua dinasti asing yang memerintah di Cina setelah
dinasti Yuan Mongol dan juga adalah dinasti yang terakhir di Cina. Asing dalam arti
adalah sebuah dinasti pemerintahan non-Han yang dianggap sebagai entitas Cina di
zaman dulu. Dinasti ini didirikan oleh orang Manchuria dari klan Aisin Gioro (Hanyu
Pinyin: Aixinjueluo), kemudian mengadopsi tata cara pemerintahan dinasti sebelumnya
serta meleburkan diri ke dalam entitas Cina itu sendiri.