Anda di halaman 1dari 27

BARISAN dan DERET

Materi Pelajaran

Tujuan Pemelajaran

Evaluasi
Barisan
Perhatikan jajaran bilangan:

a. 2, 4, 6, 8, 10, ...

b. 2, 4, 8, 16, 32, ...

Masing-masing mempunyai pola tertentu,


disebut BARISAN.

lanjut kembali
Setiap bilangan pada barisan disebut
suku.
Pada barisan 2, 4, 6, 8, 10, ...
suku pertama = 2,
suku kedua = 4, suku ketiga = 6 dst.

Suku ke-n dapat ditulis Un , n = 1, 2, 3, 4, 5, ...

Pada barisan 2, 4, 6, 8, 10,...


U1 = 2,
U2 = 4,
U3 = 6 dst.
Sehingga suku ke-n dapat dirumuskan:
Un = 2n

Latihan 1 sebelumnya lanjut


kembali
Deret
Jumlah suku suatu barisan disebut DERET.
Contoh:
a. 2 + 4 + 6 + 8 + 10 + ...
b. 2 + 4 + 8 + 16 + 32 + ...
Masing-masing bilangan pada deret juga disebut Suku.

NOTASI SIGMA
Deret dapat ditulis dengan Notasi Sigma.
Contoh: 5
a. 2+4+6+8+10 = ∑ 2n
n=1
5
b. 2+4+8+16+32 = ∑ 2n
n=1 sebelumnya lanjut kembali
Latihan 2
Barisan Aritmetika
Perhatikan barisan: a. 2, 5, 8, 11, 14, ...
b. 10, 8, 6, 4, 2, ...
Nampak pada tiap barisan tersebut,
selisih dua suku yang berturutan selalu tetap (sama),
disebut Barisan Aritmetika.
Selisih tetap tersebut disebut beda (b) dengan b = U n – Un–1
Contoh:
Pada barisan 2,5,8,11,14,... maka b = U2 – U1
= 5 – 2 = 3
Pada barisan 10,8,6,4,2,... maka b = 8 – 10 = – 2

kembali
sebelumnya lanjut
Rumus suku ke-n barisan aritmetika
Pada barisan aritmetika, jika suku pertama (U1) adalah a
dan bedanya b, maka suku ke-n dapat dirumuskan:
Un = a + (n – 1) b
Contoh:
Diketahui barisan aritmetika: 2,6,10,14,18,...
Tentukanlah: a. Rumus suku ke-n. b. Suku ke-100
Jawab:
a. a = 2 , b = 4 b. U100 = 4 . 100 – 2
Un = 2 + (n – 1) 4 = 400 – 2
= 2 + 4n – 4 = 398
Un = 4n – 2

Latihan 3 sebelumnya lanjut kembali


Deret Aritmetika
Jika 2, 5, 8, 11, 14, ... disebut barisan aritmetika,
maka 2 + 5 + 8 + 11 + 14 + ... disebut deret aritmetika.
Jumlah n suku yang pertama (Sn) deret aritmetika dirumuskan:
Sn = ½ n (a + Un)
atau
Sn = ½ n ( 2a + (n – 1) b )
Contoh:
Diketahui deret aritmetika: 5 + 15 + 25 + 35 + 45 + ... .
Tentukanlah jumlah 50 suku yang pertama dari deret tersebut.
Jawab: a = 5 , b = 10 , n = 50
S50 = ½ . 50 ( 2 . 5 + ( 50 – 1) . 10 )
sebelumnya
= 25 ( 10 + 490 )
= 25 . 500 = 12500 lanjut kembali
Catatan:
1. Jika Sn dan Sn-1 diketahui maka Un dapat dirumuskan:
Un = Sn – Sn-1
2. Jika banyaknya suku yaitu n ganjil maka suku tengah (Ut)
yaitu suku yang terletak di tengah-tengah dari barisan
ataupun deret aritmetika dapat dirumuskan:
a + Un
_______ , a = suku pertama,
Ut = Un = suku terakhir
2

Latihan 4

sebelumnya lanjut kembali


Barisan Geometri
Perhatikan barisan:
a. 2, 6, 18, 54, 162, ... b. 16, 8, 4, 2, 1, ...
Nampak pada tiap barisan tersebut,
perbandingan dua suku yang berturutan selalu tetap (sama),
disebut Barisan Geometri.
Un
_____
Perbandingan tetap tersebut disebut rasio (r) dengan r =
Un-1
( Un atau Un-1 tidak nol)

Pada barisan 2, 6, 18, 54, 162, ... maka r = ____


U2 sebelumnya
U1
= ____
6 = 3 lanjut
2

Pada barisan 16, 8, 4, 2, 1, ... maka r = __


8 __
1
=
16 2
kembali
Rumus suku ke-n barisan
geometri
Pada barisan geometri, jika suku pertama (U1) dilambangkan a
dan rasionya r maka suku ke-n dapat dirumuskan:
Un = a r n–1
Contoh:
Diketahui barisan geometri: 2, 4, 8, 16, 32, ... .
Tentukanlah: a. Rumus suku ke-n, b. Suku ke-11.
Jawab:
a. a = 2 , r = 2
Un = 2 . 2n–1
. 11 – 1
b. U11 = 2 2 sebelumnya
10
= 2 . 2
= 2 . 1024 = 2048
lanjut kembali
Catatan:
Jika pada barisan atau deret geometri, banyaknya suku yaitu n
adalah ganjil, maka suku tengah (Ut) yaitu suku yang terletak
di tengah-tengah dapat dirumuskan:
______ , a = suku pertama
Ut = √ a . Un
Un = suku terakhir

Latihan 5

sebelumnya lanjut kembali


Deret Geometri
Jika 2, 4, 8, 16, 32, ... adalah barisan geometri
maka 2 + 4 + 8 + 16 + 32 + ... adalah deret geometri.
Jumlah n suku yang pertama dari deret geometri
dapat dirumuskan:
a ( 1 – rn )
Sn = _____________ , untuk r < 1
1–r
atau
a ( rn – 1 ) , untuk r > 1
Sn = ______________
r–1

sebelumnya lanjut kembali


Contoh:
Tentukan jumlah 10 suku yang pertama dari
deret geometri: 2 + 4 + 8 + 16 + 32 + ... .
Jawab:
a = 2, r = 2
n – 1 )
a ( r
Sn = ______________
r–1
10
2 ( 2 – 1) 2 ( 1024 – 1 )
= _____________ = ___________
2–1 1

= 2 . 1023
= 2046

Latihan 6 sebelumnya lanjut kembali


Deret geometri tak hingga
Untuk deret geometri dengan – 1 < r < 1, jika banyaknya suku
mendekati tak hingga, maka jumlah tak hingga (S∞) dari
deret geometri tersebut dapat dirumuskan:
S∞ = ______
a
1–r
Contoh:
Hitunglah jumlah tak hingga dari deret geometri: 8 + 4 + 2 + ... .
Jawab:
a = 8, r = ½
S∞ = _____
8
1– ½

= __ 8
½
= 16
Latihan 7 sebelumnya lanjut kembali
Barisan Aritmetika

-Siswa dapat mengidentifikasi pola bilangan, barisan dan deret.

-Siswa dapat menuliskan suatu deret dalam notasi sigma.

-Siswa dapat menentukan konsep barisan aritmetika.

-Siswa dapat menentukan suku ke-n dari suatu barisan aritmetika.

-Siswa dapat menentukan suku tengah dari suatu barisan aritmetika


yang banyak sukunya ganjil.

lanjut
kembali
Deret Aritmetika
-Siswa dapat menentukan konsep deret aritmetika.

-Siswa dapat menentukan jumlah n suku yang pertama


dari suatu deret aritmetika.

-Siswa dapat menentukan suku ke-n jika jumlah n suku


yang pertama dan jumlah (n – 1) suku yang pertama
diketahui.

sebelumnya lanjut kembali


Barisan Geometri

-Siswa dapat menentukan konsep barisan geometri.

-Siswa dapat menentukan suku ke-n dari suatu barisan geometri.

-Siswa dapat menentukan suku tengah dari suatu barisan geometri


yang banyak sukunya ganjil.

sebelumnya lanjut kembali


Deret Geometri

-Siswa dapat menentukan konsep deret geometri.

-Siswa dapat menentukan jumlah n suku yang pertama


dari suatu deret geometri.

sebelumnya lanjut kembali


Deret Geometri Tak Hingga

-Siswa dapat menentukan jumlah tak hingga


dari suatu deret geometri dengan – 1 < r < 1.
(r : rasio)

sebelumnya kembali
Latihan 1
1. Tentukanlah suku ke-6 dan rumus suku ke-n dari barisan:
a. 1, 4, 9, 16, 25, ...
b. 1, 3, 5, 7, 9, ...
c. 2, 4, 8, 16, 32, ...

2. Tentukanlah jumlah tujuh suku yang pertama (U1+U2+U3+...+U7)


dari deret:
a. 1+4+9+16+25+...
b. 1+3+5+7+9+...
c. 2+4+8+16+32+...
lanjut kembali
KUNCI JAWABAN
Latihan 2
...
1. Tulislah dalam notasi sigma dari: 3 + 6 + 9 = ∑ ...
...

5
2. Tulislah bentuk deret dari: ∑ n² = ... + ... + ... (dst)
n=1

KUNCI JAWABAN
sebelumnya lanjut kembali
Latihan 3
1. Tentukanlah rumus suku ke-n dan suku ke-101
dari barisan aritmetika:
a. 3, 6, 9, 12, 15, ...
b. 200, 198, 196, 194, 192, ...

2. Diketahui barisan aritmetika dengan U2 = 5 dan


U7 = 25. Tentukanlah suku ke-10.

KUNCI JAWABAN
sebelumnya lanjut kembali
Latihan 4
1. Tentukanlah jumlah 50 suku yang pertama dari deret aritmetika:
a. 4 + 7 + 10 + 13 + 16 + ...
b. 20 + 18 + 16 + 14 + 12 + ...

2. Diketahui barisan aritmetika: 2, 5, 8, 11, 14, ... . Jika


banyaknya suku adalah 1001 maka tentukanlah suku tengahnya.

3. Diketahui deret aritmetika dengan


jumlah lima suku yang pertama adalah 40 dan
jumlah empat suku yang pertama adalah 26. Tentukanlah:
a. Suku kelima.
b. Suku ke-10.

KUNCI JAWABAN
sebelumnya lanju kembali
Latihan 5
1. Tentukanlah rumus suku ke-n dan suku ke-10 dari
barisan geometri:
a. 3, 6, 12, 24, 48, ...
b. 81, 27, 9, 3, 1, ...

2. Diketahui barisan geometri dengan suku ketiga adalah 12 dan


suku keenam adalah 324. Tentukanlah suku kelima.

3. Diketahui barisan geometri: 2, 4, 8, ... . Jika banyaknya suku


adalah 15 maka tentukanlah suku tengahnya.

KUNCI JAWABAN
sebelumnya lanjut kembali
Latihan 6
1. Tentukanlah jumlah delapan suku yang pertama dari
deret geometri:
a. 2 + 6 + 18 + 54 + 162 + ...
b. 81 + 27 + 9 + 3 + 1 + ...
c. 1 – 2 + 4 – 8 + 16 – ...

2. Diketahui barisan geometri dengan


suku pertama adalah 2 dan suku keempat adalah 54.
Tentukanlah jumlah enam suku yang pertama.

KUNCI JAWABAN
sebelumnya lanjut kembali
Latihan 7
1. Hitunglah jumlah tak hingga dari deret geometri:
a. 18 + 6 + 2 + ...
b. 4 – 2 + 1 – ...

2. Diketahui jumlah tak hingga suatu deret geometri adalah 20


dan suku pertamanya adalah 8. Tentukanlah rasionya.

3. Sebuah bola dijatuhkan ke lantai dari ketinggian 2 meter.


Setiap kali bola jatuh di lantai dipantulkan lagi vertikal
(lurus ke atas) dengan ketinggian setengah dari tinggi
sebelumnya. Hitunglah panjang lintasan yang ditempuh bola
tersebut hingga berhenti.

KUNCI JAWABAN

sebelumnya kembali
Kunci Jawaban
Lat. 1: 1.a. U6 = 36, Un = n² b. U6 = 11, Un = 2n – 1
c. U6=64, Un=2n 2.a. 140 b. 49 c. 254
3
Lat. 2: 1.  3n 2. 1 + 4 + 9 + 16 + 25
n=1
Lat. 3: 1.a. Un=3n, U101=303
b. Un=202–2n, U101=0 2.U10=37

Lat. 4: 1.a. S50=3875 b. S50=1450


2. Ut=1502 3.a.U5=14 b. U10=29
Lat. 5: n-1 n-1
1.a.Un=3 . 2 ,U10=1536 b.Un=81 . (1/3) ,U10=1/243
2. U6 = 108 3. Ut = 256
13
Lat. 6: 1.a.S8=6561 b.S8=121 27 c.S8= – 85 2. S6=242
Lat. 7: 1.a. S=27 b.S=8/3 2. r=3/5 3. 6 meter
kembali