Anda di halaman 1dari 2

Nama : AYU RINA NINGTIAS

Kelas : XII-AP2
Tugas Bahasa Indonesia Membuat Cerpen

Bernapas Tanpamu
“Kenapa harus pergi secepat ini, bu ?”, “ kenapa bu ?” tanyaku lagi. Aku

tak pernah menyangka Ibu akan pergi secepat itu. Itu yang selalu aku pikir

setiap harinya. Sampai sekarang pun aku tak pernah sadar bahwa ia sudah tak

ada lagi bersamaku. Kini hari – hariku tanpa beliau, sesekalipun aku merasa

kembali sedih dan ingin menangis.

Aku selalu teringat masa – masa ketika ibu masih ada , yang selalu

membantu aku disaat kesusahan untuk melakukan atau mencari sesuatu,

bukan aku saja yang merasa kehilangan kakakku bahkan ayahku juga. Sesekali

mereka sering merenung sendiri, aku ikut sedih ketika melihat mereka

seperti itu, yang tak pernah aku lupakan masa indah bersama ibu, yaitu sapaan

ketika aku sampai dirumah sehabis pulang sekolah dan tanya – tanya nya, hari

ini ingin makan apa , capek ga ? , ngapain aja disekolah, yang saat ini tidak

akan pernah aku rasakan lagi.

Ketika aku ingat ibu aku hanya bisa menangis di saat aku shalat dan

berdoa. Jujur aku sangat terpukul dengan meninggalnya ibuku. Tapi aku hanya

bisa pasrah dan menerima itu semua dengan ikhlas. Sesekali aku teringat saat

– saat detik meninggalnya ibuku. Pada saat aku mandi dan terdengar

hembusan nafas ibu yang begitu keras dan yang bisa aku lakukan hanya

menangis. Ternyata itu nafas terakhir ibu, dan ketika menyadari bahwa ibu

tidak ada hatiku sangat hancur.


Aku pun sadar betapa berarti nya ibu. Aku hanya bisa menyesalkan

semua ini, hanya temanlah yang bisa membantu dan membuat hidupku bangkit

dan semangat lagi. Selamat jalan Ibu , aku selalu mendoakan mu disini.

 Tema : Kehidupan

 Penokohan : Protagonis ( Aku ; seseorang yang sedih , Menyesal, dan

cepat bangkit )

 Alur : Maju Mundur ( campuran )

 Lattar : Di rumah

 Amanat : Jangan pernah menyia – nyiakan ibu dan Menyakiti perasaanya

, ketika ia sudah tidak ada walaupun beberapa menit, rasanya

sudah tidak bisa hidup tanpa ibu. Sayangi dan hormati ibumu

selama masih ada.

 Gaya Bahasa : Bahasa Lugas

 Sudut Pandang : Sudut Pandang Orang Pertama