Anda di halaman 1dari 40

LAPORAN

PRAKTIK PEMBINAAN PROGRAM KEPEMUDAAN


TENTANG
PELATIHAN KESENIAN REYOG KENDANG TULUNGAGUNG
Disusun untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Pembelajaran Berwawasan
Kemasyarakatan
yang dibimbing oleh Drs. Suhel Mardyono, S.Pd,M.Pd

Disusun oleh :
KONANG SANCOKO
NIM : 821 366 281

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL


UNIVERSITAS TERBUKA
UPBJJ UT - MALANG
POKJAR BANDUNG - TULUNGAGUNG
Masa Registrasi 2013.2

KATA PENGANTAR
Dengan ucapan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas
segala puji, rahmat serta hidayahnya. Sehingga terselesaikan laporan
tentang

kegiatan

Pelatihan

Praktek

Kesenian

Reog

Pembinaan
Kendang

Program

Tulungagung

Kepemudaan
di

Desa

tentang
Gandong,

Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung.


Penyusunan laporan ini sebagai tugas mata kuliah Pembelajarana
Berwawasan Kemasyarakatan pada semester VII. Dalam penyusunan
laporaan ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu penulis
mengucapkan terima kasih kepada yang terhormat :
1. Bpk. Drs. Suhel Mardyono, S.Pd,M.Pd, selaku Dosen Pembimbing mata
kuliah Pembelajaran Berwawasan Kemasyarakatan.
2. Ibu Karyatin, M.Pd selaku Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan
Bandung, Kabupaten Tulungagung.
3. Bpk. Drs. Setyawan Dwi Parwanto selaku Penilik PLS Kecamatan Bandung
Kabupaten Tulugagung.
4. Bpk Susanto, S.Pd selaku Kepala Desa Gandong Kecamatan Bandung
Kabupaten
Tulungagung.
5. Bpk Mukardi, S.Pd selaku Kepala Sekolah SD Negeri I Gandong yang telah
menyediakan tempat.
5. Warga belajar yang sukarela membantu penulisan dan menyelesaikan
penulisan Laporan

Praktik Pembinaan Program Kepemudaan ini.

6. Semua pihak yang penulis tidak bisa sebutkan satu persatu.


Semoga dengan laporan ini akan dihadirkan putra putri bangsa yang
sudah berkualitas serta berguna untuk pembangunan bangsa dan negara.
Laporan ini penulis sadari masih jauh dari kesempurnaan, maka dari itu
penulis mengharapkan atas kritik dan saran yang sifatnya membangun.

Gandong,

Oktober 2013

Penulis

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . .i
KATA PENGANTAR . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . ii
DAFTAR
ISI . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . iii
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
..... 1
1.2. Tujuan Umum . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
..... 2
1.3. Tujuan
Khusus . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

1.4. Hasil
Pembinaan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

BAB II PELAKSANAAN PROGRAM


2.1. Waktu

dan

Pelaksanaan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Tempat
3

2.2. Materi Pelatihan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .


. . . . . .5
2.3. Strategi Dan Diskripsi Jalannya Kegiatan . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . 11
BAB III TEMUAN DAN HASIL
3.1. Temuan Evaluasi Proses . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . .17
3.2. Temuan
Produk . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

Evaluasi
19

3.3.
Pembahasan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 20
BAB IV PENUTUP
4.1.
Kesimpulan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

22

4.2. Saran . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
......

22
4.3. Tindak

Lanjut . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . .

22

DAFTAR
PUSTAKA . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 23
DAFTAR
LAMPIRAN . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 24
DAFTAR
TABEL . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 25

BAB I
PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG
Salah satu SDM yang paling penting adalah generasi muda, mereka
adalah penerus bangsa yang bertanggung jawab atas kelangsungan hidup
bangsa ini dan yang akan memberikan warna bagi masa depan bangsa
Indonesia.
Beberapa tahun terakhir ini citra bangsa kita tercoreng akibat perbuatan
yang dilakukan oleh generasi muda kita, kita dapat mengambil contoh
masalah penyalahgunaan obat terlarang, penjarahan, perkelahian atau

tawuran, dsb. Hal ini tidak saja merugikan diri mereka sendiri tetapi juga
orang lain, selain itu citra bangsa Indonesia di mata dunia Internasional juga
dipertaruhkan.
Berbagai masalah tersebut salah satunya merupakan dampak dari
banyaknya jumlah pengangguran yang ada di Indonesia. Oleh karena itu
untuk mengurangi dampak tersebut maka dibutuhkan kerjasama antara
semua pihak untuk mengatasinya. Salah satunya dengan cara melakukan
gerakan pembinaan kepemudaan, dengan kegiatan tersebut diharapkan
mereka dapat menyalurkan bakat dan minat untuk melakukan kegiatan yang
positif yang berguna untuk diri mereka sendiri dan orang lain.
Selama ini peran Lembaga Kepemudaan belum berperan aktif dan
belum menampakkan hasil yang nyata dalam pembangunan, padahal
pemuda dalah generasi penerus dan berpotensi besar dalam pembangunan
daerah karena usianya yang produktif.
Untuk membantu para pemuda agar terus meningkatkan segala potensi
dan kemampuan yang dimilikinya maka diperlukan konsep yang tepat dalam
lembaga kepemudaan agar termotivasi maju. Program-program yang dapat
diciptakan

guna

meningkatkan

partisipasi

pemuda

dapat

berupa

keterampilan, kewirausahaan, kepeloporan dan kepemimpinan. Apabila


Lembaga Kepemudaan tersebut dapat dikelola dan dikembangkan dengan
baik, maka akan menghasilkan sesuatu yang sangat berguna untuk
kemajuan daerah.
Salah satu partisipasi pemuda adalah dengan diadakannya Pelatihan
Kepemudaan. Hal ini yang diambil adalah Pelatihan Kesenian Reyog Kendang
Tulungagung pada usia dini.

1
2
1.2 TUJUAN UMUM PEMBINAAN KEPEMUDAAN
1.

Menambah wawasan pengetahuan dan ketrampilan generasi muda


terutama dalam bidang kesenian

2.

Meningkatkan potensi pemuda dalam pengetahuan tentang kesenian

yang ada didaerah3.

nya sendiri

Melatih sikap mandiri, bekerjasama, kebersamaan dan kekeluargaan.

1.3. TUJUAN KHUSUS PEMBINAAN KEPEMUDAAN


1.
2.

Memiliki keterampilan dasar dalam kesenian Reyog kendang.


Menambah pengetahuan dan wawasan tentang Kesenian yang ada di

daerahnya sendiri.
3.

Mengurangi tingkat kenakalan terutama pada tingkat remaja

khususnya pada usia dini.


1.4.

HASIL PEMBINAAN KEPEMUDAAN

Hasil yang diharapkan pada kegiatan pembinaan kepemudaan agar pemuda


yang dibina tersebut dapat berpartisipasi dalam kelestariaan budaya
terutama dibidang kesenian yang ada di Tulungagung.

BAB II
PELAKSANAAN PROGRAM

2.1. TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAAN


2.1.1.

Tempat pelaksanaan
Tempat pelaksanaan Praktik Pembinaan Program

Kepemudaan dilaksa-

nakan di halaman SD Negeri I Gandong,

Desa Gandong Kecamatan Bandung


2.1.2.

Kabupaten Tulungagung.

Waktu Pelaksanaan
Kegiatan Praktik Pembinaan Program Kepemudaan ini

dilaksanakan

mulai tanggal 26 Oktober 2013 sampai 31 Oktober

2013. Adapun rincian

kegiatan sebagai berikut :

a. Jadwal Sosialisasi Program Pelatihan Kesenian Reyog Kendang.


Pert
N

e-

Hari /

Tempa

Wakt

mua

Tanggal

1.

n
-

Sabtu

Rumah

Meminta

26

Kepala

mengadakan

Oktober

Desa

kepemudaan kepada Bapak

2013

Gando

Susanto, S.Pd selaku Kepala

ng

Desa Gandong.
Sosialisasi dan

Konsultasi

tentang

persiapan

Kegiatan

u
izin

untuk
pelatihan

pelaksanaan

program

Pukul
09.00
11.00

Pelatihan Kesenian Reyog


2.

Kendang Tulungagung.
Minta
izin
untuk Pukul

Senin

Kantor

28

UPTD

mengadakan

Oktober

Kec.

kepemudaan

2013

Bandu

Kepala

ng

Bandung.
Konsultasi

pelatihan 08.30
kepada -

UPTD

Kepemudaan
Pendidikan
Bandung
pelaksanaan

Kecamatan 09.15

dengan

PLS
Dinas

Kecamatan
tentang
program

Pelatihan Kesenian Reyog


Kendang Tulungagung. dan

keikutsertaan
untuk
3.

pemuda

menjadi

warga

belajar dalam pelatihan.


Penjaringan Warga Belajar

Senin

Rumah

28

warga

yang

Oktober

belajar

2013

(Andika

program pelatihan.
Mendata
Warga

yang

akan

dalam Pukul
14.00

dibina

menjadi

Belajar peserta 15.00

pelatihan.
b. Jadwal pelaksanaan Program Pelatihan Kesenian Reyog
Kendang

Tulungagung.

Pert
N

e-

Hari /

Tempa

mua

Tanggal

Selasa

Rumah

29

salah

Oktober

satu

Wakt

Kegiatan

n
1.

2013

Warga
Belajar
(Andika

Mengadakan
untuk

pertemuan

lebih

mengenal

Warga Belajar.
Melakukan

pendataan

ulang Warga Belajar.


Memberikan penjelasan dan
maksud

dilaksanakan

program
Kesenian

Pelatihan
Ryog

Kendang

Tulungagung.
Penjelasan

14.00
-

tentang 17.30

perlengkapan
peralatan

Pukul

atau
yang

akan

digunakan untuk pelatihan.


Penjelasan tentang gerakan
tari dari kesenian Reyog

2.

kendang tulungagung.
Mempersiapkan peralatan Pukul

Rabu

Halam

30

an SD

kesenian

Oktober

Negeri

2013

Tulungagung.
Menjelaskan

Gando

kendang

ng

kenong,

Reyog

dan

Kendang 14.00
-

jenis

dari 17.00
(gembluk),

gong

yang

akan

digunakan

pelatihan

dan

memainkan

dalam
cara
kendang

(gembluk).
Menjelaskan

gerak

tari

secara urut yang digunakan


dalam

kesenian

Reyog

Kendang Tulungagung.
Mendemonstrasikan
cara
membunyikan

kendang

(gembluk),

kenong,

maupun
kesenian

gong

dalam

Reyog

Kendang

kepada Warga Belajar.


Mendemonstrasikan gerak tari
secara urut yang digunakan
dalam
3.

II

kesenian

Reyog

Kendang Tulungagung.
Penjelasan ulang tentang

Kamis

Halam

31

an SD

cara

Oktober

Negeri

kendang (gembluk), kenong

2013

maupun gong dan gerak

Gando

tari

ng

Kendang.
Warga Belajar

membunyikan

secara

urut

demonstrasi

Reyog

melakukan
dalam

membunyikan kendang dan

14.00

gerak tari secara urut.


Warga
Belajar
kembali 17.00
melakukan
dalam
kendang

Pukul

demonstrasi
membunyikan

dan

gerak

tari

secara urut.
Evaluasi akhir
Perpisahan dengan Warga
Belajar

2.2. MATERI PELATIHAN / KEGIATAN PELATIHAN KESENIAN REYOG


KENDANG TULUNGAGUNG.
Reog kendang Tulungagung

semakin tidak di kenal dikalangan

masyarakat umum. Di beberapa daerah kelompok- kelompok kesenian


reog kendang ini banyak yang punah. Seiring punahnya kelompok
kesenian ini semakin tidak dikenal lagi reog kendang.
Kemudian para aktivis kesenian Reog dan jaranan bersatu untuk
melestarikan kesenian Reog Kendang Tulungagung dengan mendirikkan
Komunitas Reyog Kendang Batara Agung Saguru sebagai wadah
seniman tari Reyog dan Jaranan se-Kabupaten Tulungagung . Saat ini
terdapat sekitar 300 kelompok kesenian Reog Kendang di Tulungagung.
Karena

kesenian yang telah hidup di Tulungagung selama

puluhan tahun tersebut kerap menjadi sengketa antar kelompok


kesenian., maka Reyog Kendang Batara Agung Saguru mengajukan Hak
Cipta Reog Kendang itu sendiri yang

merupakan hasil perjuangan

wadah tari tradisional sayuk guyub rukun atau Paguyuban Batara Agung
Saguru Tulungagung. Karena itu pemerintah daerah juga berterima
kasih kepada para seniman Reog Kendang yang telah memperjuangkan
hak intelektual ini.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kabupaten
Tulungagung Ahmad Pitoyo mengatakan penerbitan SK HAKI ini diterima
Wakil Bupati Tulungagung
6
Mohammad Atiah . Dalam SK tersebut tertulis bahwa Reog Kendang
tercatat dalam nomor registrasi C00200903657 atas nama Hak Cipta
Bupati

Tulungagung.

Ini

berarti

kesenian

tersebut

mutlak

milik

Tulungagung.
Dalam

program

Pelatihan

Kesenian

Reyog

Kendang

Tulungagung ini bertujuan untuk mengajak Warga Belajar lebih


mengenal

Kesenian

Asli

Tulungagung

dan

pada

melestarikannya.
A.Perlengkapan Reyog Kendang Tulungagung
1. Dhodhog ( Kendang / Gembluk) Kerep

: 1 buah

2. Dhodhog ( Kendang / Gembluk) Arang

: 1 buah

3. Dhodhog ( Kendang / Gembluk) Imbal 1

: 1 buah

4. Dhodhog ( Kendang / Gembluk) Imbal 2

: 1 buah

akhirnya

ikut

5. Dhodhog ( Kendang / Gembluk) Keplak

: 1 buah

6. Dhodhog ( Kendang / Gembluk) Trinthing


7. Kenong menggunakan 5 sledro
8. Gong menggunakan 5 slendro

: 1 buah
: 1 buah
: 1 buah

Gambar 2.2.1
Peralatan Reyog Kendang

7
B.Langkah-langkah Pelatihan Kesenian Reyog Kendang
Tulungagung
1. Membimbing cara membunyikan kendang / gembluk / dhodhog.
a. Membentuk group yang terdiri dari 8 orang untuk bisa memainkan
kendang,

kenong dan gong.

b. Setiap Warga Belajar memegang salah satu kendang yang akan


dimainkan.
c. Memainkan kendang, kenong, dan gong dengan nada pukulan
sebagai berikut :
4/4 sedang

ATER-ATER KENDANG KEREP

OTK

TK

TK

*
NG

NG

NG
Kendang arang
O
B

BB

BB

OB

OB

OB

OB

OB

0B

OB

OP

OP

OP

OP

OP

OP

OP

OT

TT

OT

TT

OT

TT

OT

0B

Imbal 2
B

Keplak
OP

Imbal 1

OB

OP

Trinthing
TT

OT

4/4 lambat
N
NG
Dhodhog arang

P
TT

B
Imbal 1

TT

TT

TT

O
Imbal 2
B
Keplak
O
Trinthing
T
4/4 sedang

IRAMA DRUM BAND

Semua dhdodhog
Dipukul bersamaan
NG

NG

*
BB
BB

BB

BB

BB

Gambar 2.2.2
Membimbing cara memukul kendang
2. Membimbing cara melakukan gerak tari Reyog Kendang
Tari reyog 1 set / unit terdiri dari 6 penari sesuai dengan jumlah
dhodhog / ken-

dang dalam satu set. Bila ingin menampilkan secara

masal maka akan menggunakan

kelipatan dari satu set tersebut. Ke-

6 penari akan memukul sambil menari. Gerakan

dasar

tari

adalah

gerak berjalan sedangkan pukulan masing-masing penari tidaklah


sama. Untuk itu gerakkan yang dilakukan oleh penari tidaklah banyak
hanya berkisar

gerak kaki dan gerak kepala disertai dengan pola lantai

yang berubah ubah.Gerakan

ini

sangat

sederhana

mudah tetapi karena gerak tangan dan kaki tidak


secara intensif untuk mendapat reflek yang sempurna.

dan

kelihatan

sama harus dilatih

NAMA GERAK TARI DAN DISKRIPSINYA


1. Gerak Baris
Gerakan

lurus

seperti

dhodhog/kendang kerep

layaknya

orang

berbaris

dengan

berada di depan, kaki mengikuti gerak

dhodhog/kendang biasanya menggunakan

irama

drumband

gunanya untuk keluar dan masuk panggung.


2. Gerak Sundangan
Gerakkan bahu dan kepala badan agak membungkuk, kaki tanjak
kanan bila yang

depan

kaki

banteng yang sedang menyeruduk/

kanan.

Gerakkan

ini

menyerupai

nyundang.
9

Gambar 2.2.3
Gerakan Sundangan
3. Gerak Andul
Mengayun kaki yang diangkat setinggi paha. Ayunan dilakukan ke
depan ke bela-

kang. Ada kalanya kaki yang menjadi tumpuan

mengikuti dengan gerak loncat

( gedrik).

Gambar 2.2.4
Gerakan Andul
4. Gerakan Menthokan
Gerakan posisi badan membungkuk telapak kaki napak datar,
kedua lutut menem-

pel mendak berjalan ke depan sehingga pinggul

megal menggol seperti menthok

berjalan.
10

Gambar 2.2.5
Gerakan Menthokan
5. Gerak Gedjoh Bumi
Posisi badan agak membungkuk, kaki kanan menapak datar kaki
kiri di belakang

diangkat tumitnya (gejuk) atau di gejoh-gejohkan ke

tanah sampai kaki kanan

lurus.

Gambar 2.2.6
Gerakan Gedjoh Bumi

11
6. Gerak Ngongak Sumur
Gerak kaki kanan ke depan ke belakang pada saat kaki kanan ke
depan kepala me-

nunduk ke bawah (seperti orang melihat ke dalam

sumur), dan waktu kaki kanan

Gambar 2.2.7

di belakang pandangan ke atas.

Gerakan Ngongak Sumur


7. Gerak Midak Kecik
Gerakan berjalan mundur dengan ujung
dahulu kemudian

kaki menapak lebih

baru tumit.

8. Gerak Lilingan
Gerakkan berpasangan yang saling berhadapan antara dua penari.
Mereka berpan-

dangan dengan jarak yang sangat dekat. Biasanya

dilakukan dengan kaki tanjak

berhenti dan kepala lenggut-lenggut

bisa di lakukan dengan berjalan saling

berputar.

9. Gerak Kejang
Gerakan berjalan dengan tumit diangkat. Posisi badan mulai dari
kepala sampai

kaki kaku lurus sehingga gerak jalan dilakukan

terpatah-patah seperti robot.


2.3. STRATEGI DAN DISKRIPSI JALANNYA KEGIATAN
2.3.1.

Strategi Kegiatan
a. Kegiatan yang dilakukan sesuai minat pemuda yang ada

dilingkungan

sekitar.
12

b. Waktu

yang

diperlukan

dimusyawarahkan

selama

pelaksanaan

kegiatan

bersama Warga Belajar.

c. Waktu pelakanaan kegiatan disesuaikan dengan kondisi dan


situasi ling2.3.1.

kungan sekitar.
Diskripsi Jalannya Kegiatan Kepemudaan

Pert
N

e-

Hari /

Tempa

mua

Tanggal

1.

n
-

Sabtu

Rumah

Meminta izin Pukul

26

Kepala

untuk

09.00-

Tanya

Oktober

Desa

mengadakan

11.00

jawab

2013

Gando

pelatihan

dengan

ng

kepemudaan

Bapak

kepada

Kepala

Bapak

Desa

Susanto,

Gandong

Kegiatan

Waktu Strategi

- Dialog dan

S.Pd

selaku

Kepala Desa
Gandong.
Sosialisasi
dan
Konsultasi
tentang
persiapan
pelaksanaan
program

Pelatihan
Kesenian
Reyog
Kendang
Tulungagung
2.

.
Minta

Senin

Kantor

28

UPTD

untuk

08.30-

dengan

Oktober

Kec.

mengadakan

09.15

Penilik

2013

Bandu

pelatihan

PLS

ng

kepemudaan

Bapak

kepada

Setiawan

Kepala UPTD

tentang

Kecamatan

kegiatan

Bandung.
Konsultasi

kepemud

dengan

akan di

izin Pukul

- Berdialog

aan yang

PLS

Kepemudaan

laksanaka

Dinas

Pendidikan
Kecamatan
Bandung
tentang
pelaksanaan
program
Pelatihan

Kesenian
Reyog
Kendang
Tulungagung
.

Dan

keikutsertaa
n

pemuda

untuk
menjadi
warga
belajar
dalam
3.

pelatihan.
Penjaringan

Senin

Rumah

28

warga

Warga

Warga

Oktober

belajar

Belajar yang

Belajar

2013

(Andika

akan

yang

dalam

- Mencatat

dibina

bersedia

program

Pukul

ikut

pelatihan.
Mendata

14.00-

dalam

15.00

Kegiatan

Warga
Belajar yang
menjadi
peserta
4.

pelatihan.
Mengadakan

Pukul
14.00-

Selasa

Rumah

29

salah

pertemuan

Oktober

satu

untuk

2013

Warga

mengenal

Belajar

Belajar

Warga

tentang

(Andika

Belajar.
Melakukan

kesenian

pendataan

Kendang

ulang Warga

yang asli

Belajar.
Memberikan

milik

lebih 17.30

- Berdialog
dengan
Warga

Reyog

penjelasan

Kabupate

dan maksud

n Tulung

dilaksanakan

Agung

program
Pelatihan
Kesenian
Reyog
Kendang
Tulungagung

.
Penjelasan
tentang
perlengkapa
n

atau

peralatan
yang

akan

digunakan
untuk

pelatihan.
Penjelasan
tentang
gerakan tari
dari
kesenian
Reyog
kendang
tulungagung
.

5.

II

Rabu

Halam

Mempersiap

Pukul

30

an SD

kan

14.00-

an

Oktober

Negeri

peralatan

17.00

kepada

2013

kesenian

warga

Gando

Reyog

belajar

ng

Kendang

tentang

Tulungagung

peralatan

Reyog

- Mengenalk

Menjelaskan

Kendang

jenis

dan

dari

kendang

bentuk

(gembluk),

tarian

kenong, dan

Reyog

gong

yang

akan
digunakan
dalam
cara

memainkan
kendang

(gembluk).
Mendemonst

bagaiman
memukul
Kendang
yang baik
dan
benar

ra sikan cara

kepada

membunyika

warga

belajar.

kendang

(gembluk),
kenong,
maupun
gong dalam
kesenian
Reyog
Kendang
kepada
Warga

strasikan
a cara

pelatihan
dan

Kendang.
- Mendemon

Belajar.
Menjelaskan
gerak

tari

secara

urut

yang
digunakan
dalam
kesenian
Reyog

Kendang
Tulungagung

.
Mendemonst
rasikan
gerak

tari

secara

urut

yang
digunakan
dalam
kesenian
Reyog
Kendang
Tulungagung
6.

III

.
Penjelasan

Pukul

- Mengajak

14.00-

warga

Kamis

Halam

31

an SD

ulang

Oktober

Negeri

tentang cara 17.00

belajar

2013

membunyika

untuk

Gando

mendemo

ng

(gembluk),

nstrasika

kenong

n gerakan

maupun

tari dari

kendang

gong

dan

Reyog

gerak

tari

secara

urut

Kendang
- Menjelaska

Reyog

Kendang.
Warga

n ulang
bagaiman
a cara

Belajar

membuny

melakukan

ikan /

demonstrasi

memukul

dalam

kendang

membunyika

dengan

baik dan

dan

kendang
gerak

benar
- Memberika

tari

secara

urut.
Warga

tantanga

Belajar

warga

kembali

belajar

melakukan

yang

demonstrasi

berani

dalam

maju

membunyika

untuk

mendemo

n kepada

kendang

dan

gerak

nstrasika

tari

secara

n gerakan

urut.
Evaluasi

akhir
Perpisahan

Reyog
Kendang
- Kembali
warga

dengan

mendemo

Warga

nstrasika

Belajar

n
perpadua
n
memukul
kendang
dan
gerakan
tari
Reyog
Kendang.

BAB III
TEMUAN DAN HASIL
3.1 TEMUAN EVALUASI PROSES
3.1.1 Praktik Hari Pertama
N
o

Nama

Jm
l

Evaluasi Proses
Keaktifa
n

Keberania
n

Kemam
puan

Kerja
Sama

Ket

1
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Andika Risky
Septian
Dwi Resta
Setiawan
Gilang Abhi H.
Dhimas Satria
Putra
M. Miftahul N.

1
3

9
8

3
3

2
2

Dicky Tri Wahyudi


Wahyu Joko
Prasetyo
Ayunin Nuril Ami

Memadu
-kan
Gerak
dan Tari
1 2 3 1

10

3.1.2 Praktik Hari Kedua


Jm
l

Evaluasi Proses

No

1.
2.

Nama

Keaktifa
n

Kemam
puan
Keberania Memadu Kerja
n
-kan
Sama
Gerak
dan Tari

Andika Risky
Septian
Dwi Resta
Setiawan

4.

Dhimas Satria
Putra

5.

M. Miftahul N.

6.

Dicky Tri Wahyudi

7.

Wahyu Joko
Prasetyo

8.

Ayunin Nuril Ami

1
2

1
3

9
3

Gilang Abhi H.

3.

Ket

9
9

8
2

7
3

11

17
18
Pedoman Pengolahan Skor

N
o
1.

2.

3.

4.

Kategori

Keaktifan

Keberani
an
Kemampuan memadukan
Gerak
dan Nada
Kerjasam
a

Sko
r
1

Keterangan
Pasif dalam mengikuti kegiatan

Aktif dengan bimbingan tutor

Aktif tanpa bimbingan tutor

Belum berani praktik

Berani praktik dengan bimbingan tutor

Berani praktik tanpa bimbingan tutor

Belum mampu memadukan antara nada dan gerak

Mampu memadukan antara nada dan gerak dengan


bimbingan tutor

Mampu memadukan antara nada dan gerak tanpa


bimbingan tutor
Sulit untuk bekerjasama

Bisa bekerjasama

Senang membantu teman

Skor Nilai: 1.

12
12

X 10 = 10

7.

12
12

X 10 = 5

2.

11
12

X 10 = 9,2

8.

12
12

X 10 = 4,2

3.

10
12

X 10 = 8,3

9.

12
12

X 10 = 3,3

4.

9
12

X 10 = 7,5

10.

12
12

X 10 = 2,5

5.

12
12

X 10 = 6,7

11.

12
12

X 10 = 1,6

6.

12
12

X 10 = 5,8

12.

12
12

X 10 = 0,8

Rentang Nilai : 1. 9,2 10 = Sangat Baik


2. 8,3 9,1 = Baik
3. 7,5 8,2 = Cukup
4. 6,7 7,4 = Kurang
5. 0,0 6,5 = Sangat Kurang
19

Nilai Akhir ( NA ) =

Praktek 1+ Praktik 2
2

Hasil akhir pengamatan Praktik I, dan Praktik II, adalah sebagai berikut :

N
o

Nama

1.

Praktik

Jml

Nilai
Akhir

Keterangan

II

Andika Risky S.

18

Baik

2.

Dwi Resta Setiawan

17

8,5

Baik

3.

Gilang Abhi H.

18

Baik

4.

Dhimas Satria Putra

15

7,5

Cukup

5.

M. Miftahul N.

14

Kurang

6.

Dicky Tri Wahyudi

10

19

9,5

Sangat Baik

7.

Wahyu Joko P.

15

7,5

Cukup

8.

Ayunin Nuril Ami

11

20

10

Sangat baik

3.2. TEMUAN EVALUASI PRODUK


Berdasarkan selama praktik, baik praktik di lapangan maupun tes
tertulis diperoleh gambaran bahwa sebagian besar warga belajar
mampu :
1. Menyebutkan perlengkapan / alat yang digunakan dalam Pelatihan
Kesenian Reyog Kendang.
2. Menyebutkan macam-macam kendang / Dhodhog dalam Kesenian
Reyog Kendang.
3. Menyebutkan macam-macam gerakan tari Reyog Kendang.
4. Dapat menjelaskan langkah-langkah / cara melakukan gerak tari
Menthokan
5. Dapat menjelaskan cara melakukan gerak tari Andul

20
3.3 PEMBAHASAN
Berdasarkan

hasil

praktek,

secara

garis

besar

Warga

Belajar

menunjukkan kerja yang baik, baik kemampuan (skill) maupun keaktifan


bertanya tentang hal-hal yang berkaitan tentang Kesenian Reyog Kendang
yang belum mereka ketahui. Berikut ini gambaran unjuk kerja yang
didasarkan pada evaluasi proses pada praktek pertama sampai praktek ke
lima antara lain :
1. ANDIKA RISKY SEPTIAN
Aktif dalam mengikuti seluruh kegiatan, memiliki jiwa kepemimpinan,
bisa diajak bekerjasama, cepat merespon dan mengerti apa yang tutor
sampaikan, luwes dalam melakukan gerak maupun memukul kendang.
2. DWI RESTA SETIAWAN
Mampu menerima dan memahami materi dengan cepat, kurang aktif
dalam mengikuti

kegiatan , keseriusan dalam mendengarkan penjelasan instruktur

juga baik. Kerjasama

dalam kelompok baik.

3. GILANG ABHI HENDRIANTO


Pemahaman terhadap penjelasan instruktur Wahyuni kurang, keseriusan dalam
mendengarkan penjelasan instruktur juga kurang. Peran serta dalam pembelajaran
kurang. Kerjasama dalam kelompok kurang.
4. DHIMAS SATRIA PUTRA
Pemahaman terhadap penjelasan instruktur Dwi Baik, keseriusan dalam mendengarkan
penjelasan instruktur juga baik. Peran serta dalam pembelajaran baik. Kerjasama dalam
kelompok cukup.
5. M. MIFTAHUL NURMUAWANTO
Pemahaman terhadap penjelasan instruktur Sri Rahayu kurang, keseriusan dalam
mendengarkan penjelasan instruktur juga kurang. Peran serta dalam pembelajaran
kurang. Kerjasama dalam kelompok kurang.
6. DIKY TRI WAHYUDI
Pemahaman terhadap penjelasan instruktur Sumarti Sangat Baik, keseriusan dalam
mendengarkan penjelasan instruktur juga baik. Peran serta dalam pembelajaran sangat
baik. Kerjasama dalam kelompok baik.
7. WAHYU JOKO PRASETYO
Pemahaman terhadap penjelasan instruktur Dwi Sarjono Cukup, keseriusan dalam

mendengarkan penjelasan instruktur baik. Peran serta dalam pembelajaran cukup.


Kerjasama dalam kelompok baik.

21
8. AYUNIN NURIL AMI
Pemahaman terhadap penjelasan instruktur Dwi Sarjono Cukup, keseriusan dalam
mendengarkan penjelasan instruktur baik. Peran serta dalam pembelajaran cukup.
Kerjasama dalam kelompok baik.
Disamping itu berdasarkan pengamatan dan analisa di lapangan, terdapat hal-hal yang
menghambat dan mendorong kegiatan kepemudaan ini, antara lain :
a. Faktor Penghambat
- Pemilihan waktu yang luang untuk pelaksanaan kegiatan, karena setiap Warga Belajar
memiliki kegiatan harian yang berbeda-beda.
- Kesibukan dari Warga Belajar satu dengan warga belajar yang lain yang berbeda-beda.
- Keterbatasan waktu pelaksanaan kegiatan kepemudaan tersebut.
b. Faktor Pendorong
- Adanya tanggapan positif dari masyarakat dan dukungan dari aparatur Desa.
- Sudah terjalinnya kekerabatan antara warga belajar satu dengan warga belajar lainnya
karena masih dalam satu wilayah Desa.
- Adanya kerjasama yang baik antar warga belajar.

BAB IV
PENUTUP
4.1.KESIMPULAN
Pada hakekatnya pemuda memiliki potensi yang luar biasa jika
mendapat kesempatan dan motivasi serta pembinaan yang tepat. Peran
serta masyarakat luas pada umumnya, dan lembaga yang berkompeten
pada

khususnya

di

bidang

kepemudaan

merupakan

fasilitator

dan

moderator yang bisa menjembatani kebutuhan para pemuda.


Dari

hasil

pelaksanaan

program

kepemudaan

yang

telah

kami

laksanakan ternyata secara umum hasilnya sangat membanggakan dengan


dibuktikan mereka sangat semangat dan antusias di dalam mengikuti
program tersebut.
Untuk lebih memacu agar para pemuda dapat menggali potensi yang
ada pada diri mereka maka diperlukan bantuan dari lembaga lembaga
yang menangani bidang tersebut agar pemuda bisa mengoptimalkan
potensi yang dimilikinya.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut tak jarang terbentur oleh
kendala-kendala

diantaranya

waktu

pelaksanaannya

masih

belum

terorganisir secara tepat. Selain itu banyak Warga Belajar mempunyai


profesi masing-masing yang dapat menghambat terlaksananya kegiatan
tersebut.
4.2.SARAN
1. Lembaga Kepemudaan hendaknya lebih intensif turun ke bawah untuk
bisa mengali lebih

dalam terhadap potensi terutama potensi seni yang

dimiliki para pemuda.


2. Pemuda hendaknya bersikap terbuka, selalu aktif dan kreatif berfikir
dinamis terhadap dinamika perkembangan kemajuan jaman sehingga tidak
mudah untuk melupakan kebudayaan yang dimiliki di daerahnya, serta

diharapkan sikap pemuda yang aktif, kreatif

dan

mandiri

akan

mampu

bersaing demi kelangsungan masa depan yang menjadi harapan.


4.3.TINDAK LANJUT
1. Menggalang potensi dan minat pemuda secara berkala sehingga program
ini dapat berjalan secara berkelanjutan pada generasi mendatang.
2. Bagi para pemuda yang telah memiliki kemampuan dasar hendaknya
dapat meningkatkan keterampilan melalui praktek-praktek lapangan

22
DAFTAR PUSTAKA

Asal

Sejarah.2013.Asal

usul

dan

sejarah

Reyog

Tulungagung.http://asalsejarah.blogspot.com/.
diakses tanggal 8 Nopember 2013.
Tulungagung.2013.Sejarah Tanah Tulungagung.http://tulungagung.go.id//
diakses tanggal 6 Nopember 2013
Astuti,

Widwi.2013.Reyog

Kendang

Tulungagung.

http://widwiastutipdae.blogspot.com diakses tanggal 7 Nopember 2013

23

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 : Daftar Hadir Warga Belajar dalam kegiatan Praktik Pembinaan


Kepemudaan
Tentang Pelatihan Kesenian Reyog Kendang Tulungagung
Halaman : 27
Lampiran 2 : Tes Tertulis tentang kegiatan Kepemudaan
Halaman : 28
Lampiran 3 : Fotocopy Identitas Warga Belajar
Halaman : 29
Lampiran 4 : Foto Kegiatan Pelatihan Kesenian Reyog Kendang Tulungagung
Halaman : 37

24

DAFTAR TABEL

Tabel 1

: Identitas Kebutuhan Kegiatan Kepemudaan

Halaman : 26

25
26
IDENTIFIKASI
KEBUTUHAN KEGIATAN KEPEMUDAAN

Identitas
N
o

Nama

1.

Jenis
Kelami
n

Usi
a

Pendidika
n

Andika Risky
S.

14

Sekolah
Dasar

2.

Dwi Resta S.

13

Sekolah
Dasar

3.

Gilang Abhi
H.

12

Sekolah
Dasar

4.

Dhimas
Satria P.

12

Sekolah
Dasar

5.

M. Miftahul N. L

13

Sekolah
Dasar

Minat
Kegiatan
Kepemudaan
Kesenian
Reyog
Kendang
Kesenian
Reyog
Kendang
Kesenian
Reyog
Kendang
Kesenian
Reyog
Kendang
Kesenian
Reyog

Citacita
Senima
n
Pengus
aha
Pegawa
i
Guru
Pengus
aha

Kendang
6.

Dicky Tri W.

11

Sekolah
Dasar

7.

Wahyu Joko P.

13

Sekolah
Dasar

8.

Ayunin Nuril
A.

12

Sekolah
Dasar

Mengetahui,
Kepala Desa Gandong

Kesenian
Reyog
Kendang
Kesenian
Reyog
Kendang
Kesenian
Reyog
Kendang

Senima
n
Pengus
aha
Pegawa
i

Dinas Pendidikan
Penilik PLS Kec.

Bandung

SUSANTO, S.Pd

Drs. SETYAWAN DWI

PARWANTO
NIP. 19650518 200701 1
014

Instruktur Mata Kuliah

Drs. SUHEL MARDYONO, S.Pd,M.Pd


NIP. 19560621 198203 1 003

Lampiran 1
27

DAFTAR HADIR WARGA BELAJAR


DALAM KEGIATAN PRAKTEK PEMBINAAN KEPEMUDAAN
TENTANG KESENIAN REYOG KENDANG TULUNGAGUNG

N
o

Nama

1.

Andika Risky S.

2.

Dwi Resta S.

3.

Gilang Abhi H.

4.

Dhimas Satria P.

5.

M. Miftahul N.

6.

Dicky Tri W.

7.

Wahyu Joko P.

8.

Ayunin Nuril A.

Pertemuan
I

Ket
II

Lampiran 2
28
TES TERTULIS
KEGIATAN PELATIHAN KEPEMUDAAN
Tentang
KESENIAN REYOG KENDANG TULUNGAGUNG

III

Uraian Soal:
1. Sebutkan alat / perlengkapan yang digunakan dalam Pelatihan Kesenian
Reyog Kendang !
2. Sebutkan macam-macam kendang / dhodhog dalam Kesenian Reyog
Kendang !
3. Sebutkan macam-macam gerak tari Reyog Kendang !
4. Jelaskan

bagaimana

langkah-langkah

melakukan

gerakan

tari

Menthokan !
5. Jelaskan bagaimana cara melakukan gerakan tari Andul !
Jawaban Uraian Soal
1. - 6 buah Kendang / Dhodhog
- 1 buah Gong
- 1 buah Kenong
- 6 buah selendang
- 1 buah pemukul Gong, 1 buah pemukul Kenong, 1 buah pemukul
Kendang Trinthing
2. - Dhodhog ( Kendang / Gembluk) Kerep
- Dhodhog ( Kendang / Gembluk) Arang
- Dhodhog ( Kendang / Gembluk) Imbal 1
- Dhodhog ( Kendang / Gembluk) Imbal 2
- Dhodhog ( Kendang / Gembluk) Keplak
- Dhodhog ( Kendang / Gembluk) Trinthing
3. - Gerak Baris

- Gerakan Menthokan

- Gerak Sundangan - Gerak Gedjoh Bumi


- Gerak Andul

- Gerak Midak Kecik


- Gerak Lilingan

- Gerak Ngongak Sumur - Gerak Kejang

4. Gerakan posisi badan membungkuk telapak kaki napak datar, kedua lutut
menempel mendak berjalan ke depan sehingga pinggul megal menggol
seperti menthok berjalan.
5. Mengayun kaki yang diangkat setinggi paha. Ayunan dilakukan ke depan
ke belakang.
Ada kalanya kaki yang menjadi tumpuan mengikuti dengan gerak loncat
(gedrik).

Lampiran 4
37
FOTO KEGIATAN
PELATIHAN KESENIAN REYOG KENDANG TULUNGAGUNG

1. Persiapan Membimbing Pelatihan Kesenian Reyog Kendang

2. Membimbing melakukan demonstrasi bagaimana cara memukul


Kendang

38

3. Mendemonstrasikan cara melakukan gerakan Sundangan

4. Mendemonstrasikan cara melakukan gerakan Andul

39

5. Mendemonstrasikan cara melakukan gerakan Menthokan

6. Mendemonstrasikan cara melakukan gerakan Gedjoh Bumi

Anda mungkin juga menyukai